Tips Membuat Mobil Anda Cepat Terjual Dengan Harga Mahal

Nafsu menjadi bagian dari emosional manusia dan menjadi bagian dari psikologis yang kekuatannya cukup besar dalam mempengaruhi dan mengendalikan pemikiran manusia. Nafsu inilah yang menyebabkan manusia memiliki banyak hasrat untuk dipenuhi. Nafsu juga berperan besar dalam mendorong manusia untuk menjadi tamak jika tak mampu mengendalikannya dengan logika. Jadi nafsu adalah dorongan yang datang dari dalam diri setiap manusia untuk melakukan berbagai hal yang diinginkan.

Nafsu, hawa dan syahwat adalah tiga hal yang berbeda namun selalu berdampingan dan berkaitan erat dengan nafsu. Hawa nafsu merupakan dorongan dari dalam diri yang kuat untuk melakukan sesuatu yang bersifat duniawi. Hawa nafsu bisa dihubungkan ke dalam banyak makna. Sementara, nafsu syahwat dihubungkan kebutuhan biologis manusia atau seksualitas. Nah, apa yang membedakan antara nafsu pria dan wanita? Berikut adalah perbandingan nafsu pria dan wanita.

1. Pria Syahwatnya Lebih Besar Dibanding Wanita
Syahwat bagian dari nafsu dan syahwat pada pria lebih besar dari pada wanita. Hal ini ditujukkan dengan keinginan seorang pria untuk berhubungan jauh lebih besar. Sementara banyak yang beranggapan bahwa nafsu wanita lebih besar lantaran kekuatan syahwat yang menguasinya. Sementara pada pria justru sebaliknya, ia mampu mengendalikan nafsu syahwat. Nafsu dan hasrat yang lebih besar ini yang menjadi alasan mengapa pria selingkuh meski cinta pasangannya, yakni karena nafsunya yang tak terpenuhi.

2. Pria Lebih Aktif Melampiaskan Nafsu Dibanding Wanita
Dalam hal pelampiasan nafsunya, seorang pria lebih aktif mencari pasangan yang bisa memuaskan nafsu yang dimilikiya. Tidak seperti wanita yang justru jarang melampiaskan nafsu dan lebih bisa meredamnya. Hal ini dikarenakan pria lebih membutuhkan pemenuhan hasrat dibanding wanita. Karena itu kamu harus tahu ciri-ciri pria mencintai karena nafsu saja dan ketahui pula ciri-ciri ciuman tanda cinta atau nafsu. Penting pula untuk mengetahui cara menahan hawa nafsu saat pacaran bagi pria dan wanita.

3. Nafsu pada Wanita Dipengaruhi oleh Lingkungan
Berbeda dengan pria, nafsu pada wanita dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan budaya. Contohnya saja pada beberapa negara, ada wanita yang bebas dan lebih terbuka soal seks dan di beberapa bagian negara lainnya kaum wanitanya justru lebih tertutup terhadap seks. Selain itu nafsu wanita akan terangsang dengan lingkungan yang romantis. Sementara pria justru lebih to the point dan tidak membutuhkan suasana yang romantis. Wanita yang berada dalam suasana romantis akan lebih mudah terpancing dan tentunya sebagian pria sudah mengetahuinya. Jadi nggak heran ya kenapa kaum wanita sangat menyukai hal-hal yang romantis.

4. Nafsu Wanita Terbagi dalam Banyak Hal
Nafsu dan keinginan wanita terbagi untuk banyak hal sehingga hasrat seksual bukanlah menjadi fokus utama. Sebut saja misalnya nafsu untuk menjadi menjadi yang tercantik dan terdepan dalam hal kemewahan. Sementara tidak demikian pada pria yang porsi untuk hasratnya jauh lebih besar dan nafsunya tidak terbagi untuk berbagai hal lainnya. Kamu juga perlu simak apa saja alasan wanita rela melepas keperawanan sebelum menikah yang juga dipengaruhi oleh nafsu.

5. Pria Lebih Banyak Berpikir Tentang Seks dari pada Wanita
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa porsi seks pada pria lebih besar sehingga membuat pria lebih sering memikirkan seks. Minimal kaum pria berpikir tentang nafsu ini satu kali dalam sehari. Sementara pada wanita hanya seperempat yang memiliki kecenderungan terhadap seks. Hal ini juga bisa menjadi alasan kenapa pria tidak bisa menahan hawa nafsu. Pria bisa bernafsu kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja. Itulah mengapa para wanita dianjurkan berhati-hati jika berdekatan dengan pria.

6. Nafsu pada Wanita Dipengaruhi oleh Emosional dan Perasaan
Nafsu pada wanita dipengaruhi pula oleh perasaan dan emosi yang membuat wanita jadi kurang responsif terhadap nafsu yang dimilikinya. Nafsu pada wanita ini jauh lebih rumit dibanding pria karena juga dipengaruhi oleh kondisi psikologis dan mental. Simak juga cara mengetahui nafsu wanita dalam bercinta dan cara mengetahui pacar cinta atau nafsu yang banyak membuat pasangannya menjadi korban pelampiasan saja.

Demikianlah 6 perbandingan nafsu pria dan wanita. Simak juga ciri-ciri nafsu laki-laki terhadap wanita, tanda pria hanya memanfaatkan wanita untuk pelampiasan nafsu semata yang masuk ke dalam ciri-ciri pria tidak serius dalam menjalin hubungan. Karena seperti yang telah kita dengar, pada kenyataan banyak wanita yang menjadi korban pelampiasan nafsu pria yang menghancurkan masa depannya.

6 Perbandingan Nafsu Pria dan Wanita


Bila kita lihat dunia yang berkembang pesat ini, kita bisa sadari mirisnya keadaan yang bisa mengancam generasi-generasi muda menjadi tak punya akhlakul karimah lagi, terlebih dalam hal ini adalah terlahirnya Aplikasi-aplikasi Media Social yang kian banyak serta tak terbendung lagi, hingga tersalahgunakan. Mulai dari Tiktok, Bigolive, Facebook, Instragam dan akun-akun media social lainya.

Semua memanjakan pengguna akun medsos dengan berbagai fiturnya dan juga dengan mudahnya menyebarkan berita-berita isu Hoax yang memicu satu sama lain menjadi terpecah ataupun saling berkelahi. Dan disinilah juga para pembisnis internet bergembira menikmati penghasilan, yang tak lain juga para penghianat bangsa, yang bergembira diatas terancamnya generasi milenial khususnya.

Inilah sebuah fakta yang terjadi, entah disadari atau tidak hal ini juga bisa mengancam generasi milenial menjadi rusak akhlak kepribadianyanya sehingga bisa juga mengancam bangsa ini terjajah lagi. Maka dari situlah pentingnya Akhlaq mulia, Karena Akhlak merupakan parameter utama keimanan, maka itulah yang seharusnya kita tanam sejak hari ini serta mengapa kita harus bangkit dan bersatu dalam menyerukan/menyebarkan semua tentang Akhlakul Karimah

Kenapa akhlak ataupun kepribadian bisa rusak bahkan bangsa ini??? Yah, karenanya bangsa ini akan bisa tetap berdiri tegak sampai hari akhir hanya dengan generasi-generasi mudanya yang tetap terjaga akhlakul karimahnya.

Nah, itulah sebabnya kenapa kita harus melawan medsos dengan share video atau menulis narasi tentang hal-hal positif saja/lebih baik tentang postingan yang menunjukan akhlak karimah, dan tak lain juga untuk menanggulangi pergerakan-pergerakan diatas kesempatan para penghianat bangsa yang menyelinap di tengah-tengah politik yang semakin panas antara pendukung Cebong Vs Kampret. Itulah cara sederhana yang bisa kita lakukan dengan cukup share secara serentak hal-hal positif tanpa memicu perkelahian pendapat yang sangat riskan terjadinya pertumpahan darah di akhir cerita.

Mengabaikan isu-isu negatif pemicu perselisihan lebih baik bagi kita yang hanya orang awam.

Milenial Terancam Medsos dan Cebong Vs Kampret, Orang Awam Lakukan Cara Sederhana Ini !!!!


Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Mojokerto, KH Asep Saifuddin Abdul Chalim mengemukakan tips kunci agar santri-santri sukses dalam menyerap ilmu pengetahuan dan memanfaatkan ilmu yang telah didapatkan.

“Ada sistem pengondisian agar santri bisa memahami ilmu kemudian ilmunya bermanfaat. Itu ada teorinya. Manfaat itu artnya memiliki keberdayaan dalam menghadapi masa depan. Teorinya itu satu, ajeg dalam berkesungguhan, jangan berkesungguahan dalam satu bulan saja, tapi terus-menerus,” katanya ketika ditemui NU Online di akhir Ramadhan lalu.

Kedua, tambah putra salah seorang pendiri NU asal Jawa Barat, KH Abdul Chalim, tidak boleh kenyang karena kalau sampai kenyang tidak bisa cerdas.

“Kenyang itu menghilangkan kecerdasan. Kenyang itu terjadi sepuluh menit, setelah berhenti makan. Bayangkan kalau orang pada saat makannya saja sudah kenyang apa yang akan terjadi 10 menit kemudian? Makanya Nabi melarang orang makan kenyang. Harus berhenti sebelum kenyang,” jelasnya.

Ketiga, tidak boleh maksiat karena maksiat itu beban. Ketika orang belajar dan mambaswa beban, apalagi beban psikologis, santri tidak akan bisa mengerti akan pelajarannya.

Keempat, santri harus punya wudlu karena wudlu itu cahaya. Sementara ilmu yang disampaikan oleh guru itu datangnya kepada pemikiran muridnya dalam bentuk abstrak, berupa sinar, cahaya. Ketika cahaya datang diterima oleh yang memiliki cahaya akan mudah terserap.

Kelima, sering membaca Al-Qur’an karena ketika orang membaca Al-Qur’an dengan dilihat teksnya, maka dia akan terlibat berpikir bagaimana menerapkan tajwidnya dalam bacaan yang dijabarkan. Apalagi lebih jauh dengan memahami ayat-ayatnya. Nah, ketika orang hanyut dalam berpikir, itu orang akan cerdas.

“Berikutnya, santri harus rajin shalat malam,” tambah Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) tersebut.

Yang terakhir, ketujuh, menjauhi makanan yang mendekati kotor, apalagi najis karena tidak barokah. “Makanan di luar yang dilihat oleh banyak orang termasuk oleh orang yang tidak punya uang, tidak barokah. Ketika orang yang tidak punya uang itu melihat, dia kepingin, tapi tidak bisa membeli makanan, yang terkondisikan demikian akan hilang barokahnya. Hal itu dibuktikan berpuluh-puluh kali bahwa anak yang ngantuk itu karena jajan di luar. Hal Sangat berpengaruh kepada kecerdasan anak,” jelasnya.

Jika seorang santri memegang yang tujuh tersebut, itu sudah perwujudan tawakal yang dijamin keberhasilannya. Pasti berhasil. (Abdullah Alawi)

http://www.nu.or.id/post/read/69641/7-kunci-kesuksesan-santri-dapat-ilmu-bermanfaat-

Santri Cerdas lmunya Bermanfaat Inilah 7 Kunci Sukses Di Pesantren


Jodoh merupakan sesuatu yang menjadi sebuah misteri bagi sebagian orang, pun juga khususnya disini tentang persoalan jodoh bagi santriwan-santriwati. Bagi para santri yang sudah siap untuk menjalin hubungan halal yaitu pernikahan, Tentu sebagian mereka banyak yang menginginkan bertemu jodoh yang tak jauh dari latar belakang sebagai anak pesantrenan. Misalnya ketika ada cowok santri yang sudah siap menikah tentu berharap juga mendapatkan sosok santriwati juga yang siap untuk diajak nikah. Tentu mereka pun banyak mempunyai alasan mengapa sebagai cowok pesantren juga ingin/berharap untuk meminang santriwati.

Nah, lalu hal apa saja cara yang dilakukan para santri untuk mendapatkan jodoh santriwati. Berikut link kontak-kontak sebagai sarana supaya di pertemukan jodoh sesama santri baik itu santriwati/santri putra.

1.Sowan Kiai atau pengasuh pesantrennya

Biasanya ketika ada santri yang sudah ingin segera menikah hal yang dilakukan adalah dengan sowan kiai. Mereka percaya dengan sowan ke guru bisa mendapatkan pujaan hatinya, dimana hal itu sebagai lantaran untuk menemukan pasangan saja. Dan tak cuma hal itu saja harapan mendapatkan berkah dari Kiai juga menjadi salah satu tujuan utama. Disamping itu calon pasangan yang akan dipilihkan kiai nantinya tentu menjadi sebuah pilihan tepat dan ampuh yang banyak dipercaya sebagai sepasang suami istri.

Hal lainnya seperti yang dilansir dari datdut.com cara santri menemukan jodoh belahan jiwanya adalah sebagai berikut:

2.Menggali informasi dari saudara teman seperjuangan mondok

Salah satu humor santri adalah pertanyaan: “kamu punya mbak tidak?” Di kalangan santri putra, pertanyaan ini sering dilontarkan pada santri lain yang lebih junior. Apalagi kalau santri junior itu tergolong ganteng dan imut-imut. Logikanya, kalau adik saja ganteng, pasti mbaknya cakep. Mungkin pertanyaan sejenis juga berlaku di kalangan santri putri, saya kurang tahu. Soal kenyataan bahwa si kakak ternyata beda wujud dari adiknya, itu urusan nanti.

Memang, mencari belahan jiwa lewat teman juga menjadi salah satu trend di pesantren. Alasannya karena teman yang punya saudara baik kakak atau adik akan bisa menjadi penghubung dengan pihak lawan jenis. Ada juga yang memang mencarikan jodoh buat saudaranya. Kalau yang ini, biasanya akan menawarkan kepada teman atau ustad yang ia anggap layak.

3.Ustad-Santriwati

Di sebagian besar pesantren, pemisahan antara santri putra dan putri belum bisa diikuti dengan menyediakan pengajar sesuai pemisahan jenis kelamin. Masih banyak ustad yang terpaksa ditempatkan di kelas putri. Biasanya diutamakan mereka yang sudah berkeluarga. Kalau tidak ada, maka ustad yang lumayan senior dan dewasa yang ditempatkan. Mungkin agar lebih bisa menjaga diri. Sekaligus agar si ustadz tersebut punya lebih banyak kesempatan untuk “memilih”.

Iya, memilih pasangan hidup. Dan, tidak sedikit lho para guru yang akhirnya memperistri santri putri binaan mereka. Sebenarnya tidak selalu dari kelas yang dibina oleh si ustad, kadang juga mendapat jodoh dari kelas lain.

4. Sesama Santri Abdi Dalem

Kalangan santri bukan ustadzatau pengurus, tapi bisa sering bertemu mbak pondok, sebutan umum santri putri, adalah bagian santri abdi dalem. Santri yang membantu pekerjaan rumah tangga kiai. Biasanya yang perempuan lebih sering bertugas di dapur, sedangkan yang cowok sering bertugas di luaran untuk belanja dan sebagainya. Kadang juga menjadi sopir kiai.

Tidak sedikit santri dari kalangan relawan di dapur kiai ini yang akhirnya mengikat cinta di pelaminan. Sering berinteraksi, bertegur sapa, kadang juga bercanda dalam batas wajar, membuat mereka saling tahu karakter masing-masing. Ketika cocok semua, baik kedua pihak maupun dengan izin kiai, tak perlu lama-lama mereka akhirnya menikah.

5.Dijodohkan Kiai

Bagi yang masih jomblo tulen, belum punya pacar maupun incaran, dijodohkan oleh kiai adalah karunia besar. Kalau ternyata dijodohkan dengan orang yang dari sisi fisik kurang ganteng ataupun kurang cantik, mereka masih berharap berkah dari doa dan restu sang guru. Kiai yang mendidik mereka. Kalau ternyata pasangan yang didapat sesuai selera, itu namanya ibarat mendapat durian runtuh.

Tapi tak jarang pula santri yang merasa kiamat ketika dijodohkan oleh kiai. Mereka dari kalangan santri yang sudah punya pilihan hati. Dilema antara harus taat dengan kiai atau taat dengan cinta mau tak mau menjadi pikiran sendiri. Kalau menuruti kiai, kekasih tersakiti. Kalau memilih kekasih, guru yang tersinggung. Nah, Anda menemukan pasangan hidup dari jalur mana?

Cari Jodoh Santriwati 5 Hal Yang Dilakukan Para Santri


Berjilbab merupakan suatu kewajiban bagi perempuan muslimah yang sudah dewasa atau dalam islam disebut baligh. Namun kewajiban yang seharusnya seorang muslimah harus memakai jilbab sampai saat ini seolah-olah hanya suara yang didengar lewat telinga kanan serta keluar dari telinga kiri saja. Nah, inilah yang harus kita perhatikan sebagai orang tua yang mempunyai anak perempuan tapi belum mau berjilbab.

Disinilah peran dari orang tua sangatlah penting untuk membuat bagaimana cara agar anak perempuan mau berljilbab sebelum anak beranjak menjadi perempuan yang baligh. Karena rambut adalah mahkota yang perlu dijaga.Salah satu alasan kenapa anak perempuan tidak mau memakai jilbab diantaranya adalah karena orangtua tidak mengajarkannya berhijab sejak dini.

Pembelajaran untuk anak perempuan menggunakan hijab sejak dini amatlah penting, Tapi bagaimana caranya, berikut ulasannya :

1.Seorang ibu harus mencontohkan kebiasaannya setiap hari untuk memakai Hijab.

Madhrasah pertama seorang anak itu terlahir dari seorang ibu kandung yang ikhlas membimbing dan memberikan contoh keteladanan setiap hari. Seperti halnya juga dalam hal memakai kerudung/jilbab hendaknya orang tua terlebih dahulu membiasakan untuk memakai jilbab dihadapannya mulai sejak dini, mulai dari memakai begitu juga alasannya ataupun kenapa harus mengenakan jilbab.

Dilansir dalam solusiislam.com dijelaskan bahwa ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar anak mau berhijab dengan senang hati.

1. Keteladanan
Keteladanan dari orangtua memang sangat berpengaruh bagi anak, karena biasanya anak akan mengikuti apa yang dilakukan orangtuanya.

Tapi saya pernah melihat justru orangtua yang sudah menutup aurat malah mendandani anaknya bak model, artis dan lainnya. Semoga itu tidak terjadi pada kita. Perlakukanlah anak layaknya anak-anaknya bukan orang dewasa.

2. Pembiasaan Sederhana
Pembiasaan memakai hijab bisa dilakukan saat anak ingin pergi bermain bersama teman. Pembiasaan awal memang agak sulit tapi ketika kita yakin bisa, insyaAllah akan dimudahkan.

Cara sederhana adalah ajak si kecil main tapi kita harus ingatkan bahwa kita akan main ke luar jadi harus pakai hijab begitu seterusnya setiap kali akan pergi main ke luar.

3. Tidak Memaksa
Ketika si kecil sudah senang memakai hijab saat bermain kemudian ia membukanya karena merasa gerah, sebaiknya kita tidak memaksa agar ia tidak melepasnya.

Biarkan ia membuka hijabnya, setelah ia merasa sudah nyaman, baru kita mulai mengingatkannya. Ingatkan dengan cara yang sederhana, “Dek, kita pakai lagi yuk hijabnya, biar disayang Allah.”

Meskipun belum mengerti insyaAllah ia akan mau memakai dengan suka rela.

4. Pemilihan Model Baju dan Hijab
Pilihlah model hijab yang sederhana, menyerap keringat, nyaman dipakai. Tidak mengapa jika ia memakai baju pendek tapi memakai hijab.

Usahakan agar ia memakai celana panjang saat bermain di luar. Sekarang ini banyak model gamis untuk anak-anak yang lucu, jika ia sudah bisa memakainya kita bisa menghadiahkan untuknya.

5. Memberikan Pujian
Tak segan kita memberikan pujian karena ia sudah memakai hijab, kerjasama dengan orang sekitar agar mereka ikut memuji. Pujian di awal sangat dibutuhkan tapi setelah berjalan lama, ia akan nyaman tanpa pujian.

6. Berikan Tempat Khusus Untuk Hijabnya
Sebaiknya ibu memberikan tempat khusus untuk hijabnya, agar saat ia mulai mengerti perintah kita bisa memintanya untuk mengambil dan menyimpannya kembali setelah digunakan, selain menjadi anak yang sholihah ia menjadi anak yang bertanggung jawab, insyaAllah.

7 Cara Melatih Anak Sejak Dini Agar Mau Berjilbab !!!


Terkadang ada banyak Cowok akan semakin berani mati-matian jika mereka sudah jatuh hati dengan seorang wanita, hingga si cowok terus mengejar tanpa henti untuk mengajak pacaran. Walaupun seorang wanita sudah menunjukkan sinyal cara-cara menolak yang secara tegas bahwa memang ia tak tertarik sama sekali, Padahal cowok sudah berkata akan segera melamar dan mengatakan dia benar-benar cinta serta mengungkapkan janji-janji manisnya kelak jika sudah menikah.

Tentu hal ini wanita akan menjadi terganggu serta tak nyaman, terlebih jika hal ini dialami oleh seorang santriwati yang masih belum selesai belajar di Pondok Pesantren. Pasalnya mereka tentu masih ingin banyak belajar Agama Islam di Pondok. Namun nggak cuma santri, wanita manapun sudah pasti akan merasa terusik dengan cowok yang suka ataupun jatuh cinta dengannya.

Cowok yang sudah gila cinta, buta mata hati akan cenderung terus mengejar-ngejar tanpa dia sadari sendiri. Mulai banyak chat kamu pagi hingga malam, menelpon kamu terus, berlebihan memberikan sesuatu, perhatiannya besar untuk kamu begitupun keluargamu. Hal ini juga bisa kita lihat apa-apa yang kamu sukai mulai dari makanan atau hal lainnya, laki-laki itu tentu akan memberi sepenuhnya yang terbaik. Perjuangannya tak henti supaya wanita yang ia cintai mau menjadi pasangannya.


Namun hal yang perlu di perhatikan juga saat menolak kata cinta yang diungkapan laki-laki baik dari segi usahanya untuk memperjuangkan cinta agar tak ditolak wanita. Jangan asal menolak dan terlihat sombong atau jual mahal kepada seseorang yang sudah mengatakan cinta padamu. Selain untuk menjaga hubungan silahturahim dan menghindari permusuhan, jawabanmu juga harus bisa menghargai usahanya karena sudah memberanikan diri mengatakan semua perasaannya padamu. Pasti penolakanmu itu akan menjadi hal yang tidak mudah untuknya bahkan membuat hatinya hancur berkeping-keping.

Berikut tips yang juga berlaku untuk menolak ajakan pacaran dan lamaran untuk menikah:

1.Jujur mengatakan dengan apa adanya bahwa kamu tak tertarik dengannya

Berbohong adalah pangkal rusaknya ikatan jalinan silahturahim dengan seseorang dan tak akan membantu apapun terlebih dalam jangka panjang. Jadi sebaiknya katakan dengan jujur dan dengan cara yang baik agar dia tidak tersinggung.

2.Jawablah dengan tegas dan jangan menggantung supaya dia tak salah paham

Jika kamu memang benar-benar belum ingin pacaran atau menikah saat laki-laki datang mengungkapkan perasaannya ataupun melamar kamu jangan menjawab "Kasih aku waktu untuk menjawabnya". kata-kata jawaban seperti itu akan menunjukkan kamu terlihat ada harapan baginya. Dan jawaban seperti itu juga akan memberikan pikiran dia mempunyai rasa sedikit, bisa-bisa nanti jatuhnya jadi PHP. Hal ini akan lebih menyakitkan buat si cowok.

3.Ajak untuk berteman saja atau layaknya kalian berdua kerabat dekat tapi tetap batasan

Katakan kamu hanya nyaman kalau berteman saja dan lebih senang jika menjaga persahabatan layaknya saudara dekat dari keluargamu, tidak lebih dari itu. Dan mintalah dia untuk menghargai keputusanmu.

4.Bilang sama dia "Kamu itu terlalu baik denganku" Seperti ini udah banyak orang melakukannya, dalam urusan cinta dan jodoh tak bisa dipaksakan kok.

5.Jika kamu udah ada pasangan yang lain dan sudah siap untuk pergi kepelaminan katakan saja hal itu dengan terang-terangan

Jangan sungkan. Hal ini juga harus kamu katakan dengan bai-baik supaya dia mengerti dengan keadaanmu apa yang sebenarnya sudah terjadi.

6.Jika sudah sangat genting dan dia sudah kelewat batas atau berlebihan denganmu, 

Nomer lima diatas bisa kamu terapkan walaupun hanya berbohong. Biar kamu lebih nyaman, dan jika dia sudah ada jarak baru mulai dengan jujur dan minta maaf, untuk sekedar menyadarkan dia. Bisa jadi disaat itu dia lagi buta cinta buta hati.

7.Berikanlah penjelasan bahwa kamu masih ingin berkarir atau belajar di lembaga pendidikan tertetu (Katakanlah sesuai dengan apa yang masih kamu jalani)

Alasan ini adalah jawaban yang logis beberapa orang memang masih malas dan enggan untuk menjalin hubungan dengan orang lain.

Dari 7 cara diatas mungkin bisa kamu lakukan, jika ada cowok/lali-laki yang mengajak pacaran tapi kamu enggan tertarik padanya. Penolakan-penolakan diatas juga berlaku ketika kamu dilamar seseorang tanpa dia tersakiti hatinya.

Baca Juga:7 Alasan Cewek Yang Baru Kamu Kenal Malah Menghindar Saat Didekati. Nomer 1 Wajib Kamu Ketahui Agar Tidak Dicap Pembinor

Jadi Santriwati Yang Tegas Saat Di Ajak Pacaran Cowok, Inilah 7 Cara Menolak Agar Tak Menyakitinya


Saat seorang santri berkata atau saat ingin meminta izin pulang dari Pondok Pesantren ke pengurus atau pengasuh pesantren, biasanya mereka mempunyai siasat agar diizinkan pulang. Kata pulang disini bisa juga bisa diartikan pulang sementara ataupun juga boyong dari pesantren. Nah, ketika seorang santri berkeinginan untuk pulang pasti mereka mempunyai alasan-alasan yang berbeda-beda dihadapan pengurus pesantren juga ketika sowan Kiai (pengasuh pondok) untuk pulang.

Banyak motif mengapa kadang santri sangat ingin segera minta izin pulang sementara dan biasanya sering terjadi pada santri baru yang rumahnya bisa dijangkau dengan mudah dan dekat. Tetapi lain halnya ingin segera pulang untuk waktu yang lama/boyong faktor penyebab nya yang sering terjadi adalah karena akan segera menikah.

Namun jika santri yang hanya ingin sekedar pulang sementara ini lebih disering terjadi biasanya karena ingin sekedar melepas rindu keluarga/orang tua, masih belum merasa nyaman, dan keperluan-keperluan yang darurat dikampung halaman.

Berikut 4 siasat yang sering digunakan para santri untuk izin pulang dari pesantren, biasanya dia adalah seorang santri masih baru.



1. Sedang tak enak badan

Merasa sakit merupakan motif terbaik untuk izin pulang. Pihak pondok pesantren tentu tak akan meminta/memaksa santri tetap tinggal di pondok karena kesehatan Anda sedang terganggu. Hal ini pasti santri akan diizinkan pulang.

2. Ada keperluan keluarga yang mendadak

Salah satu motif yang paling biasa digunakan para santri untuk pulang cepat adalah adanya keperluan keluarga yang mendadak. Misalnya, santri beralasan ada salah satu keluarga sedang sakit dan tak ada yang bisa merawatnya di rumah.

Pikirkan situasi keluarga yang membutuhkan kehadiran Anda karena itu dapat membuat Anda bersungguh-sungguh saat meminta izin pulang cepat.

3.Ada acara perayaan bersama keluarga

Perayaan ulang tahun, pernikahan dan acara lain dapat menjadi salah satu siasat untuk pulang lebih cepat. Mereka cukup menyampaikan pada pihak pesantren seperti pengurus, ustad-ustadzah, Kiai , ada pernikahan saudara.

4.Lagi rindu/kangen suasana kampung baik itu kangen orang tua atau teman di kampung biasa juga sering terjadi oleh beberapa santri tetapi lebih banyak dialami oleh seorang yang masih baru nyantri.

Siasat Ketika Berkata Ingin Izin Pulang 4 Hal Ini Sering Jadi Alasan Ke Pengurus Atau Kiai Oleh Santri Baru


Saat ini banyak kita jumpai disekitar kita gaya pacaran anak jaman now (sekarang) sangat parah banget. Hal ini bisa kita lihat langsung secara nyata didepan mata maupun di berbagai media sosial banyak bertebaran foto-foto gaya pacaran jaman sekarang yang sudah di luar batas. Tak hanya foto saja tentunya video-video gaya pacaran anak jaman now (sekarang) pun juga banyak kita temui di berbagai situs media online hingga cerita-cerita pacaran yang sudah tidak wajar pun juga banyak dituliskan menjadi sebuah artikel.

Buat orang yang lagi pacaran. Gandengan tangan, cubit-cubitan, bahkan peluk-pelukan jadi hal yang lumrah dilakukan orang pacaran katanya dunia serasa milik berdua. Tapi jangan lupa daratan, ya. Sadar nggak sadar kadang orang tetap mempunyai penyesalan dan kecewa karena pernah mengalami pacaran hingga berlarut-larut terbawa nafsu setan, hingga akhirnya parah di luar kontrol iman.

Namun bagi orang yang sudah menyesali dan sadar akan perbuatan pacaran yang sudah terlanjur parah, penyesalan tetap saja berada pada paling akhir cerita yang terlewati. Walaupun kamu telah memutuskannya hingga sudah tidak berhubungan sama sekali tetap saja pasti kelakuan-kelakuan saat pacaran parahmu masih membekas dalam hati dan benak pikiran.

Lalu bagaimana cara untuk melupakan mantan ketika pacaran yang parah pernah dilakukan,  Simak 6 Ulasan berikut dan berhentilah menangisi diri sendiri, bersiaplah untuk memulai hidup yang baru.

1. Hindari menyalahkan dia

Sama seperti kamu tidak bisa mengendalikan perasaan jatuh cinta yang terbawa nafsu setan padanya, dia juga tidak bisa mengendalikan perasaan tidak jatuh cinta yang nafsu pada kamu. Jika kamu menyalahkannya karena hanya menganggap kamu teman atau mengatakan bahwa dia jahat karena tidak mencintamu, ini berarti kamu tak adil.

2. Sadarilah bahwa memang sebaiknya dijauhi

Tidak peduli seberapa hebat dirinya, jika dia hanya mencintai kamu hanya untuk pacaran yang dipenuhi nafsu setan, kamu memang tidak akan bahagia dengannya. Jatuh cinta setengah mati untuk sekian lama pada seseorang dapat membuat kamu buta akan kekurangannya. Mundur darinya untuk mengamati kenyataan yang ada, tanpa harus bersikap jahat atau kasar, akan membantu kamu mengambil jarak dari perasaan cinta tertolak yang tragis itu.

3. Ambillah waktu selama beberapa saat untuk menjauh dari orang itu

Sebagian dari proses menciptakan ruang untuk diri sendiri bersedih dan melangkah maju kembali adalah dengan menghilangkan orang itu sehingga dia tidak lagi menjadi bagian dari hidup kamu. Kamu tidak harus benar-benar menyingkirkannya dari hidup kamu, tetapi kamu tetap perlu menjauh darinya.

4. Sadarilah bahwa kamu tidak dapat mengendalikan orang lain.

Reaksi langsung kamu saat mengetahui bahwa orang itu tidak mencintai kamu seperti yang kamu inginkan mungkin adalah berpikir “Aku akan ‘membuatnya’ mencintaiku!” Pemikiran ini memang wajar, tetapi tidak benar dan tidak berguna. Satu-satunya hal yang dapat kamu kendalikan di dalam hidup ini adalah tindakan dan respons diri kamu sendiri. kamu tidak dapat membujuk, memaksa, atau mengancam seseorang untuk memiliki perasaan tertentu yang tidak dia miliki

5. Buanglah semua kenang-kenangan tentang dia

Kamu bisa menangisi kenang-kenangan itu saat menyingkirkannya, tetapi langkah ini sangat penting dalam proses pemulihan. Mempertahankan kenang-kenangan tentang dia hanya akan membuat kamu lebih sulit untuk melangkah maju, dan ini tentu bukanlah tujuan yang kamu inginkan!

6.Tobatlah serta memperbanyak memohon ampun kepada Tuhan adalah salah satu cara paling ampuh untuk melupakan mantan saat pacaranmu yang parah sudah terlewati, serta mintalah bimbingan orang alim sebagai pembimbing menuju jalan kebenaran yang baru.

Pacaran Romantis Jaman Sekarang - Nusagates

Menyesali Pacaran Paling Parah Yang Pernah Dilakukan Inilah 6 Cara Melupakannya

ANAK MONDOK ITU REZEKI ORANG TUA
Lagi viral anak artis masuk pesantren. Semoga saja langkah keluarga pasangan artis ini menjadi motivasi dan pendorong bagi para publik figur lainnya, dan juga masyarakat umum untuk membawa anak mereka menimba ilmu Islam di Pondok Pesantren.

Berikut beberapa nasehat dari KH. Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Pesantren Modern Gontor) untuk para orang tua yang masih enggan memasukan anaknya kedalam pondok pesantren.

1. Terlalu memanjakan anak itu akan menghambat masa depannya, sebab nanti mereka gak bisa mandiri, gak paham agama, gak ngerti Qur'an, gak punya akhlaq, ujung-ujungnya gak bisa jadi amal jariyahmu kelak, kalau kamu telah tiada.

2. Ketika anak mau masuk pondok apalagi menghafal Qur'an gak usah ditangisi. Itu rezeki, kamu harus bersyukur.

3. Coba bayangkan jika anak-anakmu hidup di luar sekarang, apa iya kamu tega setiap jam 4 pagi memaksa mereka untuk bangun Tahajud? Apa iya setiap hari kamu ada waktu menyimak setoran hafalan mereka?

4. Coba kamu lihat dirimu sekarang sudah yakinkah kira-kira dengan sholatmu, puasamu, bisa membuat kamu masuk surga-Nya Allah?

5. Jika kamu yakin amalmu bisa menjamin kamu masuk surga yo sak karepmu. Urusen anakmu dengan budaya barat yang sekarang lagi trend di luar sana.

6. Anak-anak kecil wes podo pinter dolanan hape buka situs apa saja bisa, bangga punya ini itu: baju, sepatu, tas ber-merk, lha pas di suruh ngaji blekak blekuk. Ditanya tentang agama prengas-prengep, arep dadi opo?

7. Kamu hanya dititipi mereka, nanti kamu akan dimintai pertanggungjawaban atas mereka. Kira-kira kalau anakmu lebih bangga kenal artis, lebih bangga dengan barang ber-merk, lebih seneng menghafal lagu ora genah, gak kenal Gusti Allah, gak kenal kanjeng Nabi, gak bisa baca dan paham Qur'an gak ngerti budi pekerti. Lha kamu mau jawab apa kelak dihadapan Gusti Allah?

8. Apa hakmu menghalangi anak-anakmu lebih dekat dengan pemiliknya dengan jalan tholabul ilmi di lingkungan yang mendukung mereka menjadi lebih arif dan berbudi? Ingat kamu hanya perantara, dipinjami, dititipi, dan diamanahi.

Semoga Allah ﷻ memudahkan para generasi umat Islam untuk menjadi penghafal dan pembela Al-quran, yang kelak dengannya akan memberikan syafaat kepada kedua orang tuanya, Aamiin.
Sumber: Ichal Aydoğan

Anak Mondok Itu Rezeki Orang Tua 8 Nasehat KH Hasan Abdullah Sahal Gontor


Tentu banyak orang yang berharap ingin masuk pesantren/mondok sekaligus kuliah tetapi terkendala oleh biaya keuangan yang minim, bahkan tak ada sama sekali dana agar bisa melanjutkan keinginannya untuk kuliah sekaligus mesantren. Harapan dan keinginan seseorang ingin mondok dengan kuliah mungkin bertujuan demi masa depannya yang lebih cerah.

Sebuah hal yang sangat baik dan layak di dukung penuh!!! Tapi sayangnya, banyak sebagian orang belum tentu bisa mewujudkan itu, karena seperti yang kita tahu apabila kuliah dan hidup di Pesantren itu bakal butuh uang yang gak sedikit. Sebagian Orang tuapun juga pasti banyak yang belum mampu untuk menuruti atau mengizinkan anaknya untuk mondok dan kuliah karena biaya masuk kuliah dan mesantren yang pasti cukup mahal. Tapi lain halnya jika ada biaya kuliah dan mondok yang gratis atau cara lain yang bisa mewujudkan impian untuk mendapatkan biaya yang murah/bahkan gratis. Tentunya, orang tua akan menganggukan kepala dan memberi izin hal itu jika memang mereka sudah tak sanggup membiayai karena ada solusi lain.

Nah, jika hal itu terjadi dalam kehidupanmu, lalu apa cara solusi yang tepat agar bisa mendapatkan biaya kuliah gratis dan mesantren ???

1.Carilah informasi dan memperbanyak link relasi kepada siapapun agar kamu bisa student loans, pasti kamu akan mendapatkan bantuan dari orang yang benar-benar percaya kepadamu dan mendapatkan dana kulian serta mesantren. Dengan demikian hal ini bukan salah satu yang bisa kamu anggap benar-benar tanpa biaya tetapi kamu mempunyai perjanjian dengan orang yang mempercayaimu, dan nantinya kamu akan melunasinya setelah kamu bekerja.

Student loans termasuk juga adalah lembaga-lembaga yang memberikan bantuan atau institusi tertentu untuk orang yang ingin membiyai pendidikan seorang mahasiswa atau orang yang ingin kuliah lengkap dengan biaya buku dan biaya hidup lainnya.(kata lain ini adalah pinjaman). Nah, yang seperti ini tentu seseorang yang mendapatkannya harus melunasinya setelah lulus nanti dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Sampai saat ini tentu masih banyak lembaga yang menawarkan dan mekanismenya pun tak jauh berbeda, mulai dari pinjaman tanpa bunga, pinjaman berbunga, hingga pendanaan lewat crowdfunding. Hal ini bisa kamu gali infonya dengan membuka situs Dana Didik atau Koperasi Jasa Siswa Bangsa yang digagas oleh Yayasan Sampoerna Foundation.

Namun juga ada banyak perguruan tinggi yang mempunyai sistem seperti ini seperti halnya Sekolah Bisnis Prasetya Mulya, Universitas Indonesia, Universitas Bina Nusantara, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pelita Harapan, Universitas Atma Jaya, Universitas Trisakti, Universitas Al Azhar Indonesia, Universitas Bunda Mulia dan Sekolah Bisnis Institut Pengembangan Manajemen Indonesia.

2.Jika kamu kurang tertarik dengan yang diatas kamu juga bisa cari tahu tentang beasiswa yang memberikan bantuan pendidikan tanpa harus mengembalikannya kelak

Scholarship atau beasiswa adalah program bantuan pendidikan yang paling sering kita temui. Berbeda dengan student loans, beasiswa tidak mewajibkan penerimanya untuk melunasi pinjaman. Banyak sekali beasiswa untuk kuliah di perguruan tinggi di Indonesia. Seandainya kamu sudah mengincar kampus tertentu, kamu bisa langsung membuka situsnya dan mencari info soal beasiswa di sana.

Jika kamu mengharapkan beasiswa dari lembaga tertentu, kamu bisa mencoba Beasiswa Bidik Misi. Beasiswa ini memang ditujukan untuk lulusan SMA atau calon mahasiswa. Ada pula beasiswa yang bisa dilamar ketika kamu sudah diterima menjadi mahasiswa. Sebut saja Tanoto, Wardah, Beswan Djarum, PPA dan lainnya. Selain update dari situsnya langsung, kamu juga bisa sering-sering melihat papan pengumuman kampus atau menanyakan ke bagian TU kampus. Sebab, tidak semua beasiswa di-update melalui situsnya masing-masing. (Kutipan IDNtimes.com)

3.Bekerja sambil kuliah sekaligus mesantren kenapa tidak ???

Anak yang berkeinginan kuat dalam cita-citanya meraih masa depan yang lebih baik tentu harus memiliki jiwa yang kuat tak tergoyahkan dan terus pantang menyerah. Dan biasanya jiwa muda mandiri itu selalu mempunyai keinginan yang banyak seperti ingin merangkap semua yakni bekerja, kuliah, dan mesantren. Nah, tentu hal ini memang tak mudah dan butuh perjuangan yang ekstra kuat.

Jika hal ini kamu alami ada baiknya kamu wajib membaca artikel dibawah ini sebagai ide atau inspirasi peluang yang pas dan cocok sesuai passion.












4.Jadilah Wirausaha mandiri

Nah jika kamu benar-benar ingin mandiri solusi terbaik sebelum melangkah ke karir pendidikan adalah kamu harus jadi wirausaha mandiri dengan mengembangkan bakat dan potensi yang kamu miliki atau kamu paling sukai. Contoh Dagang, bisnis online, dan lain-lain yang tentu tak jauh berdasarkan dengan bakatmu.

Nah, itulah solusi yang paling ampuh Agar Bisa Kuliah Gratis Dan Mondok menurut santriyai.com, tinggal kamu pilih yang mana nih???

Teruslah berjuang dan pantang menyerah seperti halnya "Khalid bin Walid yang membakar kapal-kapal tentara kaum muslimin saat ekspansi ke Eropa. Sehingga mereka tak lagi bisa mundur, takada pilihan lain selain maju bertempur. Maka begitulah semestinya pemuda, kalian-kalian ini, perjalanan masih panjang. Jangan sampai patah semangat!Dalam hidup tidak ada jalan mundur.”

Kendala atau hambatan. Itu semua adalah tantangan. Paradigma semacam ini membentuk sikap yang berbeda. Kalau kita menganggap masalah sebagai hambatan, kita cenderung akan berusaha menghilangkannya. Tapi kalau anggapan kita adalah tantangan, maka kita akan berupaya menghadapinya.”

Agar Bisa Kuliah Gratis Dan Mondok Bacalah 4 Solusi Biaya Ini


Menjalani kehidupan di Pondok Pesantren emang nggak mudah. Ada tantangan-tantangan yang perlu di hadapi, terlebih kamu saat ini menjadi seorang santri yang tergolong santri generasi milenial. Tantangan itulah yang biasanya bisa membuat menyerah. Karena santri jaman sekarang so pasti di tuntut berbagi hal yang otomatis berjalan mengikuti arus dunia ini yang semakin maju.

Yaaa, bagi seorang santri yang masih setia tinggal di Pesantren bahkan hingga belasan tahun mondok, berusahalah keras untuk lebih berkembang menjadi pribadi yang sukses. Bukan hanya sekedar bertahan lama tinggal di Pondok Pesantren tetapi bertahan sekaligus berkembang sukses saat mondok yang juga hal ini jarang di lakukan orang lain.

Biar kamu bisa bertahan saat di rantauan pesantren sekaligus sukses berkembang, kamu juga harus melakukan peran-peran penting menjalani kehidupan sebagai seorang santri generasi milenial. Ada hal-hal yang perlu kamu lakukan. Mulai dari bersikap keras pada diri sendiri  mengingat ada keluarga yang diam-diam mendoakanmu dalam hati setiap harinya.

Berikut 6 tantangan yang harus kamu hadapi sebagai seorang santri jaman now (jaman sekarang):

1.Buanglah rasa malas pada diri sendiri, Disitulah santri bisa lebih mandiri dan berani

Hidup di Pesantren tidak secara otomatis membuat anak santri jadi mandiri. Memiliki rasa malas tentu akan selalu ada. Tinggal bagaiamana kamu sebagai seorang santri menyikapinya. Namun, bersikap keras terhadap diri sendiri itu menjadi pilihan yang semestinya tertanam dalam diri. Bersikap keras pada diri sendiri bukan berarti kamu menyiksa diri. Namun kamu bersikap lebih dari biasanya. Lebih rajin. Lebih sadar kesehatan. Atau lebih berani dalam mengambil tindakan. Dari bersikap keras pada diri sendiri, kamu jadi lebih mandiri dan berani dalam menjalani kehidupan di perantauan.

2.Tetaplah berteman dengan siapa saja, namun kamu juga wajib ngerti tanda teman santri yang baik, suapaya kamu lebih terjaga dan bisa lebih waspada terhadap pergaulan teman yang tak patut kamu tiru.

3.Aktiflah dengan berbagai kesukaan yang sesuai dengan pilihanmu, hobi serta cita-citamu perlu kamu lakukan. Dari situlah kamu bisa nyaman tinggal di pesantren dan lebih berkembang.

4.Tuntutan belajar yang sangat ketat, seperti mengahafal perlu kamu sikapi dengan bijak sebagai bentuk kedewasaan seorang santri. Lelah dan sulit untuk menghafal saat mondok itu bukan suatu alasan yang tepat, coba lagi dan jangan menyerah pada keadaan yang membuat kamu jadi pribadi yang nggak berkembang.

5.Disaat santri kehabisan bekal/Menipis, janganlah kamu memberi kabar orang tua dengan tergesa-gesa. Coba carilah peluang usaha yang pas dan cocok di Pesantren siapa tahu ada peluang.

6.Kamu mungkin sangat lama bertahan di pesantren, bahkan belasan tahun, Karena nyaman sekali di Pesantren karena mungkin kamu mondok sambil bekerja.

Tapi perlu di perhatikan juga, sisihkan sedikit penghasilan itu untuk keperluan kelurga dan buat jenjang masa depanmu terlebih tabungan buat ke pernikahan nanti.

7.Disaat kamu didera cobaan penyakit itulah yang seharusnya kamu sadari, itu menjadi bagian hidup bahwa kamu semestinya bisa sehat lagi dengan caramu sendiri. Karena sembuh dengan cara keyakinan diri sendiri itu adalah obat utama paling manjur. Apalagi kamu jauh dari keluarga yang udah pasti seharusnya itulah kamu lakukan. Siapa lagi kalau bukan dirimu sendiri.

8.Meskipun seorang santri jauh dari orang tua, mereka tentu selalu mendoakanmu diam-diam. Maka teruslah berjuang sampai titik terang jalan kamu terlihat.

Santri Generasi Milenial 8 Tantangan Agar Berkembang Sukses Ini Perlu Dilakukan Saat Di Pesantren

sumber foto:redaksiindonesia.com

Suatu hari ada seorang muhibbin bertanya kepada Hbib Gasim bin Ahmad Baharun. "Usatadz. Anda ini sungguh mengagumkan sekali, mempunyai anak dan semuanya menjadi ulama yang bermanfaat. Bukan baik untuk diri sendiri, tapi juga bisa memperbaiki umat. Kalau boleh tahu, apa tips dan rahasianya agar memiliki putra yang menjadi ulama?"

Habib Gasim balik bertanya, Kamu berapa kali mendoakan anakmu?"

"Tiap kali saya doakan diri saya, saya juga mendoakan anak saya."

"Berapa kali kamu mendoakan dirimu sendiri?"

"Setiap selesai melaksanakan shalat, saya berdoa untuk saya dan juga anak saya."

"Hmm.. Kamu tahu, semenjak anak saya bayi sampai dia sekolah, setiap saya melihatnya saya selalu berdoa untuknya. Ketika melihat dia sedang main-main, saya berdoa, Ya Allah baguskan nasibnya.' Ketika melihat dia sedang menonton film kartun, 'Ya Allah bahagiakan hidupnya dunia akhirat.' Saya melihat anak saya sedang makan, 'Ya Allah karuniakan rizki yang melimpah baginya, yang berkah dan membawa kebaikan. 'Saya melihat anak saya sedang tidur. 'Ya Allah pandanglah ia dengan pandangan kasih sayang-Mu. Tiap kali saya melihat anak saya, saya doakan dia. Doa apa saja yang terlintas dalam pikiran, karena saya yakin entah sekarang atau lusa, pasti ada di antara doa-doa tersebut yang diijabah oleh Allah.

Itulah bagaimana cara memiliki anak agar menjadi ulama/Kiai, dengan setiap saat mendoakan anak ketika melihatnya mulai sejak lahir hingga beranjak dewasa tanpa henti. Wejangan diatas diambil dari Buku Oase Jiwa 2, buku yang mengambil rangkuman-rangkuman pengajian mbah KH. Maimun Zubair. Bagi siapa saja yang ingin memiliki buku Oase Jiwa 2 bisa
klik whatshap disini.

Tips Dan Rahasia Agar Memiliki Anak Yang Menjadi Ulama/Kiai Oleh Habib Gasim Bin Baharun

7 Tips Mengatasi Anak Yang Keras Kepala Tidak Mau Mondok
Foto IG Ala Santi
Tidak semua anak yang terlahir dari darah daging kita sendiri itu, menurut apa nasehat/perkataan-perkataan orang tuanya. Anak yang tergolong keras kepala cenderung selalu mengelak saat orang tua memerintahnya. Kemauan sang anak dengan kedua orang tua tentu sebagian banyak orang mengalami berbagai hal yang berbeda/berlawanan. Seperti halnya ketika orang tua ingin sekali anaknya mondok atau masuk pesantren, tetapi anaknya ngeyel dan sangat bandel tetap bekata "gak mau mondok" dengan berbagai alasan-alasan.

Tentu hal ini sangat tidak di inginkan orang tua, apalagi ini menyangkut perihal tanggung jawab orang tua dan tanggung jawab dari pribadi setiap manusia. Nah, salah satu cara yang mungkin dapat mengatasi agar anak mau di Pondokkan adalah dari 7 hal di bawah ini:

1.Doa

Doa adalah hal yang memang seharusnya kita panjatkan setiap hari dengan tanpa henti, dan mendoakan anak agar tidak keras kepala serta biar kata-katanya yang selalu terucapkan "tidak mau mondok" berubah menjadi "iya saya mau masuk pesantren". Berdoa kepada Allah Swt hukumnya wajib, serta doa adalah hal yang paling terperca ampuhnya dalam mengatasi berbagai masalah apapun. Jadi memang seharusnya sebagai orang tua selalu mendoakan setiap hari anak agar mau masuk pesantren/mondok.

2.Berkunjung bersama anak dan perkenalkan dunia Pondok Pesantren

Mungkin anak belum tahu/kenal tentang dunia Pondok Pesantren sama sekali, yang ia tahu hanyalah dari cerita-cerita orang sekitar yang mengatakan sisi negatifnya saja. Nah, apabila seperti itu ajaklah anak untuk berkunjung ke Pesantren terlebih dahulu untuk sekedar jalan-jalan, dan melihat-lihat suasana Pondok Pesantren yang sebenarnya. Bersamaan itulah momen yang pas untuk memperkenalkan bagaimana sih Pesantren itu, serta jelaskanlah seberapa penting orang menuntut Ilmu di Pesantren baik itu untuk dirinya sendiri atau untuk kedua orang tuanya.

3.Nasehati anak betapa pentingnya menuntut Ilmu di Pesantren saat dia sedang santai dan berkumpul bersama

Menasehati anak juga harus pada posisi dan keadaan yang tepat, janganlah asal untuk menasehati. Nah, mungkin momen yang pas untuk menasehati anak agar di sedikit luluh hatinya disaat dia sedang santai, dan berkumpul bersama. Di saat itulah kamu nasehati betapa pentingnya Ilmu dan efek yang tidak pernah menuntut Ilmu sama sekali. Jika anak masih keras kepala dan ngeyel berkata "Kan belajar Ilmu Agama bisa dirumah, gak harus di Pesantren". Maka jelaskanlah perbedaan antar belajar di rumah dan di Pesantren/panjang lebarkalah sisi-sisi orang yang pergi untuk sebuah Ilmu.

4.Ajak kerumah beberapa santri yang kamu anggap dia bisa membujuk untuk masuk Pesantren

Untuk menaklukkan hati anak yang keras kepala tidak mau mondok, mungkin anda bisa mengajak dari beberapa santri untuk kerumah untuk membujuknya dan menceritakan hal yang sebenarnya. Selain itu hal yang paling ampuh untuk melembutkan hatinya yang keras, ngeyelan anda bisa ajak dari beberapa santri asli dari Pondok Pesantren untuk membaca Alqur an, tahlilan, dan lain-lain sebagainya. Mungkin ketika dia melihat santri yang membaca Alqur an di rumah dengan suara merdu, fasih dan lancar hal ini bisa sedikit membantu untuk melumpuhkan hatinya. Karena sangat banyak orang mempercayai betapa dahsyatnya fadhilah-fadhilah Alqur an, dari orang yang membacanya, mendengarkan, sekaligus tempatnya pasti akan menjadi tempat yang penuh berkah.

5.Berikan suasana realigi di Rumah anda

Suasana realigi ini bisa kita lakukan seperti memajang foto-foto ulama di dinding, meyediakan tempat khusus buku-buku islami di bagian tertentu didalam rumah, selalu mendengarkan music-musik bernuansakan islami dan ceramah-ceramah dari Ulama/Kiai. Hal kecil ini sepele tetapi kemungkinan besar akan mempengaruhi psikologisnya yang selalu keras kepala.

6.Cobalah berbicara dengan buah hati anda dengan baik-baik serta berikan janji-janji manis apabila dia bersedia di Pondokkan

Buatlah perjanjian dengan sang anak apabila ia bersedia di Pondokkan terlebih apabila orang tua sanggup menuruti semua yang di inginkan anak jika ia mau masuk pesantren. Tentu hal ini akan sedikit membuatnya sedikit tertarik mau mondok.

7.Cobalah minta solusi atau sowan ke Kiai/Ulama agar anak cepat di bukakan hatinya dan lekas masuk Pesantren secepat mungkin, Karena dengan kita sowan Kiai kita bisa mendaptkan berkah doa dari beliau dan mendapatkan amalan ijazah-ijazah agar anak mau mondok.


7 Tips Mengatasi Anak Yang Keras Kepala Tidak Mau Mondok

santriyai-santri ganteng kebangetan
Foto Haluannews

Menarik perhatian cowok alumni Pesantren Idaman memang tak mudah. Perlu trik khusus agar mantan santri ponpes yang jadi idaman di kampung itu tetap nyaman saat di dekatmu/sekitar lingkunganmu. Nah, agar cintamu tak bertepuk sebelah tangan, ada baiknya kamu melakukan hal ini yang kemungkinan besar bisa di jadikan sebagai cara menaklukkan hati pria alumni Pesantren tersebut.

Sebagai bentuk perjuangan untuk mendapatkan hati pria alumni Pesantrenan tentu bagi wanita melakukan berbagai macam hal untuk mencuri perhatian mantan santri jebolan Pesantren itu. Terlebih dia memang sosok pria yang jadi idola di kampung tempat tinggalmu, entah itu karena ketampanannya, keshalehannya, kecerdasannya atau malah semuanya dia miliki, yang bisa dikatakan juga sosok lulusan santri Pesantren yang Multitalent. duhh perempuan mana yang enggak tergila-gila.

Berikut hal-hal yang harus dilakukan untuk menaklukan cowok lulusan pesantren idaman tersebut:

1.Tunjukin senyum bahagia lebarmu saat di dekatnya

Memiliki senyum ikhlas yang memperlihatkan bahagia secara ikhlas atau senyum yang nunjukin kamu mempunyai selera humor yang baik juga bisa menjadi alasan cowok jatuh hati dan tertarik untuk mengenal anda lebih. Kamu bisa tersenyum lebar saat dia sedikit memberikan lelucon, sehingga memungkinkan cowok tersebut berfikir bahwa guyonannya bisa menghibur kamu.

2.Milikilah sifat positif setiap saat gak cuma ketika ada dia saja

Perempuan yang tampak energik/ceria dan penuh semangat setiap kali ada event pertemuan, entah ketika saat ada musyawarah remaja atau perkumpulan apa pun itu di desamu dll sebagainya milikilah sifat itu. Sebagai bentuk perjuangan cinta agar dia tertarik padamu.

3.Berakhlak manis dan terlihat anggun

Jadilah wanita yang berakhlak baik, manis dan tampak anggun tapi sederhana. Usahakanlah tidak cerewet menggosip karena hal itu akan sedikit mengganggu dalam segi pandang dan kedengarannya gak enak untuk didengar. Tunjukinlah aja sikap manis penuh akhlak yang santun, sehingga ini akan memberikan peluang yang kemungkinan besar dia dapat kamu miliki.

4.Jadilah diri sendiri

Jadilah diri sendir jika kamu ingin didekati pria lulusan pesantren idaman, Pria akan mudah tertarik jika perempuan menjadi dirinya sendiri. Pria tentunya tidak akan mau mengenalmu lebih dalam apabila ada wanita yang menunjukan sifat palsu, Pria pada dasarnya sebagian besar banyak memilih wanita yang hanya ada dalam diri wanita tersebut yang sesungguhnya.

5.Pede (Percaya diri) pada penampilan

Tidak ada yang lebih baik selain bersyukur pada saat ini atas segala nikmat dan karunia Tuhan. Saat kamu percaya diri/optimis pada penampilan dan bersyukur pada penampilan anda, sang pujaan hati akan tentunya akan melihat kamu adalah sosok wanita yang spesial. Meski kamu hanya berpenampilan sederhana tanpa dandan, bahkan ala kadarnya tetapi tetap menjaga sopan santun seorang wanita sebagaimana mestinya.

Bagi para ladies yang ada rencana untuk mencuri perhatian cowok lulusan Pesantren, Hal diatas bisa di jadikan jurus paling ampuh yang kemungkinan besar peluang berhasil 100%. Tapi yang namanya jodoh tetap sudah ada yang ngatur, hal diatas jadikanlah sebagai bentuk perjuangan jemput bola saja.

Tips Mendapatkan Hati Cowok Alumni Pesantren Idaman Saat Di Kampung Catat 5 Hal Ini


Sebagai orang tua saat ini mungkin lagi di bingungkan dalam memilah-milah Pesantren yang terbaik untuk anak kita. Memilih pesantren unggulan terbaik adalah suatu tahapan pertama kali yang harus di perhatikan sebelum memasukkan anak ke Pesantren. Apalagi kalau anak yang kita ingin Pondokkan itu adalah anak perempuan yang masih lulusan SD. Karena usia-usia anak yang masih lulusan SD ini memang banyak orang mengatakan masih tergolong usia pertumbuhan yang masih ingin di manja-manja orang tua. Maka dari situlah mengapa orang tua harus mempunyai alasan cara dalam memilih pesantren unggulan terbaik yang banyak tersebar di Indonesia ini.

Selain itu, mengenai apa saja dan kenapa harus memilih Pesantren yang baik adalah suatu yang memang harus di perhatikan sejak awal. Karena hal ini yang akan membuat anak akan merasa nyaman tinggal di Pesantren untuk jangka waktu yang lama demi meraih Ilmu-Ilmu yang bermanfaat nantinya.

Berikut ini adalah info seputar mengenai memilih pesantren unggulan terbaik tentunya sangat di rekomendasikan khususnya di Indonesia ini.

1.Menentukan terlebih dahulu pilihan Pesantren Modern Atau Pesantren Salaf

Seperti yang kita tahu bahwa di Indonesia ini dunia pendidikan dalam Pondok Pesantren terbagi menjadi 2 kategori yaitu:
  • Pondok Pesantren Modern

Perlu kita ketahui mana yang tepat dan cocok untuk pendidikan anak kita, jika sudah menentukan pilihan ingin memondokkan anak ke model Pesantren modern, pesantren bertipe seperti ini biasanya anak bisa sambil sekolah. Karena Pondok Pesantren Modern biasanya mempunyai yayasan sekolah formal tersendiri. Jadi anak tidak sepenuhnya hanya mengkaji Ilmu Agama Saja tetapi juga mempelajari materi-materi sekolah umum juga. Sehingga ketika anak nantinya tinggal di pesantren ini anak gak perlu repot-repot lagi keluar pesantren untuk sekolah formal lagi.
  • Pondok Pesantren Salaf

Model pendidikan pesantren salaf merupakan model pendidikan pertama kali yang di terapkan dari ribuan Pondok Pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia ini. Biasanya Pesantren salaf hanya mengedepankan untuk mengkaji Ilmu-Ilmu kurikulum yang ada di Pesantren saja. Dan biasanya juga sistem peraturannya pun tak seketat yang ada di Pondok Pesantren Modern. Namun Pondok Salaf juga banyak yang memperbolehkan untuk sekolah di luar Pesantren.

Jadi dari kedua kategori Pesantren yang ada di Tanah Air ini bisa kita ketahui, tempat Pondok Pesantren mana yang cocok dan pantas untuk anak Perempuan kita. Tentu sebagai orang tua sudah mengetahui jenis karakter seorang anak, sehingga sudah semestinya pilihan rekomendasi pesantren yang baik bagi anak perempuan khususnya pasti sudah ada dalam gambaran tersendiri bagi para orang tua didik, dari dua kategori Pesantren di Atas.

2.Melihat-lihat dari keadaan luar lingkungan Pondok Pesantren terlebih dahulu

Sebaiknya ketika melihat-lihat keadaan luar Pesantren ini dilakukan bersama dengan sang anak. Ketika ada rasa tertarik dan merasa akan nyaman dengan lingkungan Luarnya ini bisa menjadi hal yang cukup baik. Pasalnya ketika sudah merasakan hal yang positif dari luarnya biasanya ini akan membuat anak akan lebih kerasan.

Aura yang dirasakan menjadi sugesti yang nantinya akan membuat anak lebih bisa menikmati dan mencintai tempat tinggalnya nanti. Hal lainnya anak akan menjadi lebih bertambah suka lagi nantinya, ketika sudah berada di Pesantren dengan di ceritakannya kisah-kisah dari Pesantren yang ia tinggali. Jadi tidak menutup kemungkinan ini akan memberikan efek yang sangat positif dengan bertambahnya keyakinan dari faktor psikologis maupun kenyataan yang ada yang bisa dianggap takdir. Seperti halnya didalam hati seorang anak tersebut setelah mendengarkan cerita dari kisah pesantren akan berkata "Oo ternyata inilah cahaya yang menjadikan saya langsung tertarik dengan pesantren ini". Mungkin hal ini akan terjadi dan akan bertambah semangat. Maka dari itu bawalah anak ketika sedang memilih-milih pesantren.

3.Menanyakan bagaiamana metode kegiatan belajar mengajar terlebih dahulu kepada pengurus Pesantren atau Pengasuh Pondok tersebut, sebagai bentuk penilaian kita pas atau tidaknya bagi anak kita. Bukan untuk maksud apa-apa atau menilai buruk, tetapi semata-mata demi anak yang kita cintai. Metode pembelajarannya akan membuat anak betah atau tidak lebih baik di utamakan terlebih dahulu. Namun jika anak telah memilih pilihannya sendiri itu justru jauh lebih baik lagi.

4.Mensurvei bagaimana keadaan kebersihan tempat kamar mandi

Nah, faktor yang banyak di keluhkan di kalangan anak Pesantren biasanya adalah perkara air. Jika tempat dan keadaan kamar mandi baik kebersihan serta kenyamanannya ini akan lebih di unggulkan bagi anak kita yang belum pernah sama sekali mengetahui dunia Pesantren.

5.Fasilitas yang cukup untuk keseharian belajar

Sebetulnya fasilitas bukanlah faktor utama Pesantren baik, tidak perlu mewah, lengkap. Justru itu menurut santriyai.com akan memanjakan anak-anak mengurangi tingkat pikiran kreativitas bagi anak. Namun fasilitas yang terpenting adanya sosok Ustad/zah maupun pengurus pesantren yang mengajar.

Baca Juga:5 Cara Orang Tua Agar Anak Berhasil Sukses Mondok Di Pesantren

5 Tips Memilih Pesantren Unggulan Terbaik Yang Cocok Untuk Anak Perempuan


Banyak orang tentunya yang berkeinginan masuk pesantren/mondok tetapi tak punya uang sebagai biaya hidup di Pesantren. Disaat itulah pasti kamu akan merasa galau dan bimbang, karena pertanya-pertanyaan didalam diri muncul, bagaimana nantinya saya bisa mencukupi kebutuhan apabila ingin mondok tetapi tidak punya uang ?? Terlebih orang tua juga kurang mendukung saat kepingin hijrah ke Pesantren karena faktor finansial yang dianggap beliau belum mampu dan siap untuk membiayai nantinya saat di Pondok.

Adapun juga ketika ada seorang anak mau mondok tetapi orang tua melarang dan menghalang-halangi keinginanmu yang ingin menuntut Ilmu di Pesantren. Banyak alasan tentunya mengapa orang tua tidak menyetujui kalau kamu ingin masuk pesantren. Seperti halnya beliau sebagai orang tua hanya ingin menyekolahkan di sekolah formal saja. Biasanya ini sering terjadi ketika kamu sudah lulus SD,SMP,SMA, disalah satunya ketika sudah rampung sekolah kamu ingin melanjutkan pendidikan di Pesantren saja. Entah itu selesai tamat SMA atau kadang juga, disaat itulah kamu memilih malah pingin mondok, tapi orang tua tak mendukung dan mengizinkan hal itu terjadi.

Nah, namun janganlah bersedih dan tetap berusahalah bagaimana caranya merayu orang tua dengan semaksimal mungkin, pasti jika kamu bersungguh-sungguh dan yakin seyakinnya pasti orang tua akan meridhoimu mondok. Berikut ini adalah solusi paling ampuh tetap pergilah mondok meski tak punya uang dan dilarang orang tua itu justru seharusnya jadi bahan semangat untuk berhijrah. Walupun nantinya jika kamu berhasil meluluhkan beliau, semuanya nanti akan terasa pahit dan berat, namun kamu pasti tetap akan bahagia. Tapi juga harus perlu di perhatikan juga saat kamu tak punya uang atau orang tua tak merestui kepergianmu ke Pesantren maka dibawah inilah cara sederhananya:

1. Mencari Beasiswa Santri

Banyak di Indonesia ini yang menyediakan atau membuka Beasiswa untuk santri melalui lembaga-lembaga organisasi tertentu. Kamu bisa cari tahu melalui Internet atau tanyakan ke Pesantren secara langsung. Pasti jika kamu berusaha dan yakin cara ini bakal sukses kamu tempuh. Karena di Dunia ini tiada yang tak mungkin atas izin Allah Swt.

2. Mondok Sambil Bekerja

Bekerja sambil nyantri adalah solusi yang paling tepat ketika kamu ingin menuntut Ilmu tapi terkendala bekal. Hal inilah yang harus kamu lakukan agar kamu bisa mencapai keinginanmu hidup di Pesantren. Banyak kok pesantren salaf yang memperbolehkan santrinya mondok sambil kerja Seperti halnya anak-anak santri PPMHM SALATIGA yang banyak sebagian dari santri sambil bekerja.

3. Menggali Informasi Tentang Pesantren Tujuanmu dan Tanyakan Bagaimana Solusi Yang Paling Tepatnya

Setidaknya kamu juga hendaknya terlebih dahulu menuju ke Pesantren Tujuanmu dan tanyakan apa yang bisa kamu lakukan disana ketika nantinya kamu membutuhkan urusan finansial. Menurut pengalaman admin dari Pesantren ada kok yang hidup di Pesantren tanpa mengandalkan uang kiriman dari orang tua. Seperti halnya dengan ikut membantu masyarakat sekitar Pesantren seperti kesawah, menjagakan anak, warung dll sebagaianya. Kamu bisa cari tahu info ini ketempat dimana pesantren tujuanmu.

4. Mondok Sambil Bisnis Atau Berdagang, Mondok sambil berbisnis bisa kamu lakukan dengan kreativitas yang kamu miliki atau passion yanf kamu sukai.

Tetapi Jika Orang Tua Tak Ingin Anaknya Masuk Ke Pesantren/ Mondok, Perhatikanlah cara-cara paling ampuh berikut ini:

1. Teguhkan dan Ikhlaskan Niat

2. Negosiasi Dengan Orang Tua Secara Baik-Baik

3. Berikanlah Janji-Janji Manis

4. Perbanyak Beribadah dan Mendoakan Orang Tua Supaya Tergugah Hatinya Betapa Pentingnya Mondok/Menuntut Ilmu






8 Solusi Ketika Ingin Mondok Tapi Tidak Punya Uang Dan Dilarang Orang Tua, Tetap Hijrahlah Meski Berat Tanggung Jawab Kamu Pasti Akan Bahagia


Kangen berat dengan sesuatu yang pernah dijalani waktu mondok di Pesantren atau hal lain ketika kita mulai tumbuh rasa rindu seperti kangen dengan pacar/kekasih, keluarga besar mulai dari orang tua adik, kakak, ibu, ayah dan sebagainya, karena kita sedang berada jauh dari jangkauannya sehingga tidak bisa bertemu dengan alasan-alasan yang wajar yang tidak memungkinkan. Biasanya hal ini juga sering di alami oleh anak-anak lulusan Pesantren atau para alumni.

Munculnya kerinduan terhadap suasana yang ada di Pondok serta kangen ingin bertemu teman masa-masa saat ngaji bersama dengan banyak sahabat santri yang menggebu sudah menjadi sepasang hal yang saling melengkapi, namun juga wajib kita lewati apabila resah gelisah terus-terusan melanda relung hati yang paling dalam. Karena hal ini biasanya juga akan berakibat tidak baik bagi diri kita sendiri. Seperti halnya kita akan berangan-angan berdiam diri dengan kegalauan karena ingin berjumpa atau sekedar ingin mengulang masa-masa tersebut walaupun hanya sementara yang ada dalam benak. Sehingga kegiatan aktivitas sehari-hari menjadi terbengkalai karena banyak berdiam diri dan malah kadang menjadi malas-malasan.

Momok paling utama ketika kata rindu muncul dari relung hati biasanya memang terkendala oleh jarak dan waktu. Tetapi jangan khawatir segala sesuatu itu bisa diatasi walau hanya sementara menhilangkan rasa rindu itu terobati. Berikut ini adalah cara ampuh untuk mengobati/menghilangkan rasa kangen rindu dari banyak hal mulai masa waktu berhubungan dengan kekasih/pacar, masa mondok dan sekolah di Pesantren, Masa Sekolah umum mulai SD, SMP, SMA, dan masa kuliah. Hal ini juga bisa untuk sekedar mengingatkan masa tersebut sekaligus mengenang momen-momennya, tergantung posisi dan kondisi kita yang pas untuk obat rindu atau hanya ingin sekedar mengingat kenangan-kenangan itu.

1.Ketika rasa itu tak tertahankan kita bisa melihat foto-foto atau video kenangan yang indah dalam masa tersebut. Dengan hal ini kita bisa sedikit terbantu sebagai salah satu obat mujarab yang simpel untuk meredakan rasa gejolak kangen yang berlebihan. Meski terkesan sepele dengan melihat foto-foto atau video kebersamaan seperti saat mengalami masa di pesantren, menjalin hubungan pacar LDR, dan foto-foto keluarga, hal ini akan sedikit membantu meringankan atau menggantikan kehadirannya.

2.Khusus buat para alumni pesantren bisa juga mendengarkan lagu-lagu yang paling kamu anggap mengesankan, dan luapkanlah semua perasaan itu dengan ikut bernyanyi sekencang-kencangnya. Karena dengan mendengarkan lagu dan ikut bernyanyi itu akan terasa asyik serta bisa sebagai pemecah suasana hati yang gelisah.

3.Dari pada gelisah itu kamu terus-teruskan melanda, mending buat untuk menuliskan momen kenangan-kenangan yang kamu alami, siapa tahu tulisanmu itu menjadi karya yang berguna. Sudah banyak orang membuktikan bahwa dengan menulis bisa digunakan sebagai cara yang efektif serta dapat membantu menumpahkan segala keresahan jiwa. Dari pada suntuk gak jelas sehingga biasanya malah cenderung banyak bermain hape, game mending tungkanlah rasa itu menjadi sebuah tulisan, baik itu cerpen, puisi, artikel, novel, komik dll sebagainya.

Aktivitas yang positif seperti itu akan sedikit membantu mengalihkan perasaan dari kerinduan, apalagi tentang pacar hal itu harus segera kamu atasi. Karena untuk penangkal stres dari banyak memikirkannya. Sehingga apabila kamu menulis siapa tahu tulisanmu itu manfaat dan berguna bagi banyak orang serta menjadi sebuah karya yang tak kan pernah hilang,

4.Luapkanlah rasa itu dengan mengatur jadwal untuk menelpon teman atau video call, puaskanlah untuk melihat secara langsung walaupun hanya video jarak jauh yang sedang berlangsung. Luapkanlah kerinduan, keluh kesah, dan buanglah kesenduan hati melalui cerita hatimu yang paling dalam.

5.Jalan terahir adalah menyempatkan waktu, tenaga, saku untuk bertemu atau menghampirinya. Walaupun jarak yang jauh, Mungkin saja ini adalah akan terasa berat buat kamu jalani, namun sebagai pelepas hasrat kerinduan hal ini harus kamu segera tuntaskan.


5 Cara Simpel Untuk Membantu Meredakan Rasa Rindu Waktu Di Pesantren Dan Seseorang Lainnya

Older Posts Home