Sebelum dikenal sebagai Wali, Mbah Kiai Musyafa’ dianggap orang Gila. Namun kemudian banyak orang yang menemukan Karomahnya. Karena itu, setelah dia meninggal, makamnya kerap didatangi peziarah.

Kota Kaliwungu, tepatnya di wilayah Kecamatan Kaliwungu, Kendal Jawa Tengah, tampak sangat anggun bila dilihat dari bukit yang terletak di Desa Proto Mulyo, sebelah timur Kampung Gadukan, Kutoarjo, Kaliwungu. Masjid Al-Muttaqin yang berada di pusat kota terlihat sangat dominan dan lebih besar dibanding bangunan lain yang ada di sekitarnya. Menara dan kubah masjid tampak sangat kukuh, seperti menegaskan betapa Allah SWT Mahabesar.

Dari ketinggian bukit itu, tampak kecantikan kota Kaliwungu yang mempesona. Disana terdapat makam alim ulama dan para penyiar agama Islam tempo dulu. Masyarakat menyebutnya sebagai makam Jabal (bukit), sebuah kawasan perbukitan. Salah seorang ulama besar yang dimakamkan disana adalah Kiai Musyafa’ bin Haji Bahram.

Seperti halnya makam wali-wali yang lain, makam Mbah Syafa’, demikian beliau biasa disapa, inipun kerap dikunjungi para peziarah, terlebih pada hari Kamis wage sore dan Jumat Kliwon. Pada kedua hari tersebut, ratusan bahkan ribuan peziarah datang kesana. Santri dari beberapa pesantren juga kerap menjadikannya sebagai tempat untuk melaksanakan riadah.

Selama hidup (antara tahun 1920 – 1969), Mbah Syafa’ dikenal sebagai sosok yang zuhud. Ia sangat sederhana, baik dalam berpakaian maupun dalam bertutur kata. Kesederhanaannya dalam berpakaian, membuat sebagian orang menganggap Mbah Syafa’ sebagai Kiai yang sangat miskin. Tidak jarang orang juga mengatakan bahwa Mbah Syafa’ adalah orang gila, karena ia memang kerap berperilaku Khawariqul Adah, yaitu berperilaku diluar kebiasaan manusia pada umumnya.

Anggur Mekkah

Sangkaan orang bahwa Mbah Syafa’ adalah orang gila sudah terdengar sebelum masyarakat mengetahui karomah dan kewaliannya. Pada suatu hari tetangga disekitar rumah Mbah Syafa’ di bikin geger. Pasalnya setelah musim haji, ada seorang haji yang datang ke sana, ia mengaku di titipi anggur oleh seseorang di Mekah untuk diserahkan kepada Mbah Syafa’, yang baru saja menunaikan ibadah haji di Mekah. Padahal tetangga Mbah Syafa’ menyaksikan sendiri, selama musim haji itu Mbah Syafa’ berada di rumahnya.

Sejak itu pandangan orang pada dirinya berubah, apalagi setelah karomah-karomahnya disaksikan orang-orang disekitarnya. Suatu saat Mbah Syafa’ menjamu tamu yang datang. Masing-masing tamu menuang sendiri air minum dari ceret yang sudah disediakan. Anehnya air minum yang berasal dari satu ceret itu di rasakan berbeda-beda oleh tamu yang minum.

Dalam kisah yang lain, sekitar tahun 1060-an, Mbah Syafa’ kedatangan seorang tentara. Tentara itu bermaksud memohon restu, karena sebagai pembela negara dia mendapat tugas ikut dalam rombongan pasukan Trikora yang akan membebaskan Irian Jaya dari pendudukan Belanda. Saat dia sampai di tempat tinggal Mbah Syafa’, dan mengemukakan maksudnya, Mbah Syafa’ tidak menjawab sepatah kata pun. Beliau hanya mengambil sebuah wajan yang telah di bakar hingga merah membara.

Oleh Mbah Syafa’ wajan itu di dekatkan ke kepala orang tersebut sambil dipukul beberapa kali. Sesaat kemudian beliau masuk kedalam rumah dan keluar dengan membawa tiga buah biji randu (Klentheng), lantas menyerahkannya pada orang itu. Orang tersebut tidak mengerti apa maksud Mbah Syafa’, namun ia tetap menyimpan biji randu pemberian Mbah Syafa’.

Di belakang hari, isyarat tersebut bisa diketahui setelah kapal yang ditumpangi tentara Indonesia hancur di tengah laut. Namun atas izin Allah orang tersebut selamat.

Dalam kisah yang lain diceritakan pada 1940an, suatu hari Mbah Syafa’ menggali tanah hingga dalam. Orang-orang disekitarnya merasa heran dengan apa yang dikerjakannya itu. Sebagian mengira tempat itu akan digunakan untuk memelihara ikan, sebagian yang lain menyangka akan dibuat sumur.

Setelah beberapa saat, orang baru sadar bahwa Mbah Syafa’ mengetahui peristiwa yang bakal terjadi belakangan. Karena tidak lama berselang, tentara Jepang menyerbu daerah Kaliwungu, dan lubang itu dipergunakan sebagai tempat persembunyian orang-orang yang ada di sekitarnya.

Berbagai peristiwa aneh terjadi termasuk setelah ia meninggal dunia pada 13 Maret 1969 (seperti yang tertulis pada nisannya). Suatu ketika saat sedang membersihkan Balai Desa Krajan Kulon, Mbah Rasyid, tukang sapu kantor tersebut, ditemui Mbah Syafa’ tanpa berbincang apapun. Mbah Syafa’ memberinya uang seribu rupiah, padahal ia telah meninggal dunia.

Anehnya, ketika sudah dibelanjakan, uang itu tetap utuh dan tetap ada di saku Mbah Rasyid begitu ia sampai di rumah. Hal itu berulang hingga tiga kali, membuat gundah Mbah Rasyid. Hatinya baru tenang setelah uang itu ia kembalikan ke kuburan Mbah Syafa’.


www.sufiz.com

Mbah Syafa’ Wali Allah Yang Dianggap Gila Dan Penuh Karomah


Cerita nyata dari kisah perjalanan bisnis benda-benda antik atau barang antik yang banyak dikatakan harganya selangit bisa membuat kaya mendadak, karena begitu populernya barang-barang ghaib antik sehingga menjadikan banyak sebagian orang terlena terbelenggu dengan uang banyak dengan dilatar belakangi mendapatkan buyer/pembeli yang berani mahal membelinya. Faktanya itu semua hanya modus kebohongan ataupun kejahatan yang tidak di sadari oleh korban atau orang yang suka berbisnis benda/barang antik ghaib.

Saking terlenanya dengan uang banyak yang bisa membuat kaya mendadak tetap saja orang yang melakoni bisnis ini masih ngeyel dan masih menjalaninya, walaupun belum goal mendapatkan buyer. Dia tidak sadar telah mebuang banyak waktu yang disia-siakanya. Menurut pengalaman pribadi dan juga menurut pengalaman seseorang yang sudah melakoni bisnis benda ghaib antik yang sudah sadar, adanya bisnis barang antik yang harganya setinggi langit itu semua hanya berawal dari polah tingkah laku modus penipuan kejahatan dukun-dukun kere dan pekok tukang kibul. Banyak cerita memang tentang bisnis ini namun kenyataan-nya hanya omong kosong belaka, mereka hanya menghambur-hamburkan waktu,tenaga,harta dan lain sebagainya. Berikut secuil Misteri cerita kisah praktek modus ataupun fakta bisnis benda/barang antik.

Amat : Ya saya sendiri Erwin : Saya ada barang neh RB (rantai babi), kapan bisa kemari ?
Amat : Apakah udah ada pelanggannya dan sudah dites ? Kalimat diatas merupakan penggalan percakapan telepon yang selalu dilakoni Pak Amat saat menerima telpon dari koleganya sesama pebisnis barang antik. Di dunia perantikan pak amat telah dikenal luas, oleh koleganya mulai dari pulau sumatera sampai jawa.

Baru-baru ini saja dia telah selesai melakukan ekspedisi memburu barang antik ke daerah Jambi, Lampung serta Jawa Timur dengan biaya dari temannya. Tujuan mereka diantaranya ingin mencari dollar brazil yang katanya bisa membuat kaya mendadak. Selama ini jenis barang antik yang mereka cari yakni batu delima, rantai babi, keris dan lain sebagainya. Sewaktu pertama kali Pak Amat mengenal bisnis ini, dia sering dimanfaatkan orang lain untuk membiayai perjalanan temannya pergi ke suatu daerah mencari dan mendapatkan barang antik.

Sekarang giliran dia pula yang sering dibiayai oleh temannya untuk melakukan serangkain perjalanan ritual mencari barang antik. Kalau tidak salah Pak Amat telah menekuni bisnis ini sejak 2004 yang lalu, berarti sudah 6 tahun sampai dengan sekarang. Anehnya, bukan untung yang diperolehnya melainkan buntung. Buktinya mulai dari rumah, sepeda motor, kalung dan cincin kesayangan isteri serta kebunnya telah tergadai dan hilang begitu saja tanpa pernah kembali lagi. Namun itu semua tidak membuatnya untuk segera bertaubat dan menyesali perbuatannya, malahan dia semakin tertantang dan menikmati perburuan barang antik tersebut. Keluarga dan anak-anak Pak Amat sudah pasrah semoga beliau mendapatkan petunjuk dari si pemilik petunjuk itu sendiri.

Fenomena bisnis barang antik ini ternyata telah merusak jiwa dan pikiran masyarakat. Bahkan mereka sering menjadi korban penipuan dari pihak lain yang memanfaatkannya. Contohnya Pak Amat, kalau dihitung mungkin sudah ratusan juta dia kehilangan duitnya dengan percuma tanpa dia sadari. Begitu juga dengan Pak Amat lainnya yang berada diluar sana yang senasib dan sepenanggungan penderitaannya.

Permasalahannya kenapa mereka mau berbisnis yang justru merugikan. Ini kan aneh dan tidak masuk diakal, tapi ini memang terjadi dan nyata. Pak Amat pernah berujar bahwa motivasi dia berbisnis ini untuk mendapatkan keuntungan untuk mengganti kerugian yang selama ini dia alami. Keinginan untuk kaya mendadak tanpa melalui proses yang rasional sering menjadi pilihan masyarakat di tengah kondisi sosial ekonomi yang tidak menentu ini. Kasihan memang, tapi mau dibilang apa mereka seperti sudah terdoktrin dan sulit untuk dicerahkan kembali. Semoga saja Pak Amat dan koleganya kembali ke jalan yang lurus.


BERIKUT 10 BENDA-BENDA/BARANG ANTIK MISTIK GHAIB REKAYASA DUKUN YANG PALING BANYAK DI CARI ORANG INDONESIA JUGA BANYAK DIPERBINCANGKAN HAGA MAHAL SETINGGI LANGITT, Preeettt

1.Batu Mustika

Modus Dan Fakta Bisnis 11 Benda/Barang Ghaib Ini Hanya Rekayasa Dukun Kere Yang Katanya Harga Selangit

2.Merah Delima

Modus Dan Fakta Bisnis 11 Benda/Barang Ghaib Ini Hanya Rekayasa Dukun Kere Yang Katanya Harga Selangit merah delima


3.Kol Buntet

Modus Dan Fakta Bisnis 11 Benda/Barang Ghaib Ini Hanya Rekayasa Dukun Kere Yang Katanya Harga Selangit merah kol buntet


4.Pring/Bambu Petuk

Modus Dan Fakta Bisnis 11 Benda/Barang Ghaib Ini Hanya Rekayasa Dukun Kere Yang Katanya Harga Selangit merah bambu petuk

5.Keris Nogo Sosro

Modus Dan Fakta Bisnis 11 Benda/Barang Ghaib Ini Hanya Rekayasa Dukun Kere Yang Katanya Harga Selangit merah keris sosro nogo

6.Wesi Kuning

Modus Dan Fakta Bisnis 11 Benda/Barang Ghaib Ini Hanya Rekayasa Dukun Kere Yang Katanya Harga Selangit  wesi kuning

7.Wesei Towo

Modus Dan Fakta Bisnis 11 Benda/Barang Ghaib Ini Hanya Rekayasa Dukun Kere Yang Katanya Harga Selangit  wesi towo

8.Samurai/Pedang Katana

Modus Dan Fakta Bisnis 11 Benda/Barang Ghaib Ini Hanya Rekayasa Dukun Kere Yang Katanya Harga Selangit  samurai katana


9.Betoro Karang

Modus Dan Fakta Bisnis 11 Benda/Barang Ghaib Ini Hanya Rekayasa Dukun Kere Yang Katanya Harga Selangit  betoro karang


10.Tasbih Bertuah

Modus Dan Fakta Bisnis 11 Benda/Barang Ghaib Ini Hanya Rekayasa Dukun Kere Yang Katanya Harga Selangit  tasbih bertuah


11.Rantai Babi

Modus Dan Fakta Bisnis 11 Benda/Barang Ghaib Ini Hanya Rekayasa Dukun Kere Yang Katanya Harga rantai babi





Modus Dan Fakta Bisnis 11 Benda/Barang Ghaib Ini Hanya Rekayasa Dukun Kere Yang Katanya Harga Selangit


Kesurupan adalah kondisi saat tubuh manusia dimasukii atau dihuni oleh makhluk asral atau arwah lainnya. Terkadang hal ini terjadi akibat manusia terlalu sering melamun atau dalam kondisi yang kurang prima.

Nah, mau tahu seperti apa rasanya melihat orang lain kerasukan? Seperti IDN Times sudah rangkum cerita dari 10 orang yang pernah mengalami hal ini.

1. Muridku di pojok sana.

Muridku di pojok sana.

Hari itu seperti biasa aku mengajar di sebuah sekolah menengah pertama. Aku masuk kelas, suasana kelas sudah tidak mengenakkan bagiku siang itu. Aku memulai pelajaran seperti biasa. Namun, yang aku bingungkan adalah salah satu muridku yang ada di pojok kelas. Padahal dia tidak termasuk murid pemalas dan tidak biasa duduk di belakang. Tumben sekali, menurutku. Ketika sesi tanya-jawab, aku pun sengaja memanggil namanya. Aku panggil terus, dia tidak menjawab. Teman sekelasnya pun telah melihatnya kebingungan. Dia hanya duduk tertunduk. Aku pun kembali memanggil namanya. Dia kemudian mulai tertawa. Tertawanya pun beda, suaranya seperti leher sedang tercekik. Perasaanku mulai tidak enak dan benar saja, dia mulai tertawa sendiri. Matanya tertutup, tapi dia seperti tidak bisa mengontrol diri dan terus tertawa. Suasana kelas mulai panik, dan aku meminta para murid untuk keluar dari kelas kemudian meminta ketua kelas untuk memanggil guru dan staf sekolah.

Kemudian, dia malah mulai menangis. Dia berkata "Aku juga mau ikut belajar. Aku nggak mau di sini terus. Aku ikut dia terus, ya." Bulu kudukku pun berdiri. Jujur, aku panik dan takut murid-murid lain terkena hal serupa. Akhirnya, guru lain pun datang dan bantu menenangkannya. Dia terus berteriak meminta para guru memanjatkan doa di dekatnya. Sekitar 10 menit guru berjibaku dengan makhluk yang ada di dalamnya. Akhirnya dia tenang, meskipun diakhiri dengan tawa yang membuat diriku merinding.

2. Temanku terlalu 'tidak tahu diri'.

Temanku terlalu 'tidak tahu diri'.

Seperti biasa aku nongkrong dengan teman-temanku pada sore hari. Menjelang maghrib, aku dan teman-teman lain ingin pulang, tapi Putri tidak mau. Dia bersikeras untuk nongkrong dulu. Kami pun mengalah. Namun, yang menjadi masalah adalah tingkah laku Putri yang seperti tidak mengindahkan sejumlah larangan di tempat nongkrong kamu. Dia mulai merokok dan buang sampah seenaknya. Melewati adzan Maghrib, Putri mulai terdiam. Dia tidak merokok ataupun ngobrol dengan kita. Salah satu temanku pun menepuknya dan berkata "Hoi, kan lu yang ngajak kita nongkrong lagi, kok diam sih."

Putri mulai menangis dan meronta-ronta. Dia pun berteriak "Kurang ajar kamu! Kurang ajar kalian! Pergi! Pergi!". Kami panik, berusaha menenangkannya. Kami sadar kalau dia kerasukan. Kami pun segera meminta tolong satpam di pos jaga depan. Satpam tersebut sadar bahwa ada yang tidak beres dan segera berlari ke arah kami. Putri terus memberontak dan mencakar teman-teman laki-laki yang menahannya. Satpam tersebut seperti sudah paham cara mengusir makhluk yang ada dalam tubuh Putri. "Hei! Jangan ganggu! Biarkan mereka main!" kata Satpam. "Dia nggak sopan. Rumahku dibuangi sampah! Pergi! Pergi!" balas Putri. Bapak Satpam tersebut pun habis-habisan baca doa dan Putri kembali memberontak.

Lebih dari 20 menit, sampai akhirnya makhluk itu pergi. Putri diangkat ke pos satpam dan kami diceramahi habis-habisan oleh bapak itu.

3. Makhluk itu berpindah-pindah.

Makhluk itu berpindah-pindah.

Kelasku waktu itu kosong, jam menunjukkan pukul 13.00. Guru kami tidak masuk dan tidak ada guru pengganti. Kami pun hanya bermain-main. Namun semuanya terdiam ketika salah satu teman kami tertawa dengan suara nyaring. Kami memintanya untuk lebih tenang agar tidak dimarahi guru dari kelas lain. Dia tidak bisa diam, sampai akhirnya mulai kejang-kejang. Kami panik, teman-temanku yang perempuan mulai ketakutan. Guru di kelas sebelah mendatangi kami dengan raut wajah marah. Ketua kelas kami berusaha menjelaskan dan akhirnya para cowok dan guru tersebut mengangkat teman yang kesurupan ini ke UKS.

Di sana, beberapa guru ikut berkumpul dan baca doa. Sebentar saja setelah dibacai doa, dia sudah tenang. Namun, teriakan terdengar dari kelas kami lagi. Ternyata murid lain juga terkena hal serupa. Guru pun berlari ke kelas. Kembali doa-doa berhasil mengusir makhluk itu. Namun murid lain di kelas kami pun berteriak lagi. Guru-guru kebingungan terus membaca doa sampai 10 menit kemudian. Keadaan lebih tenang dan murid-murid langsung dipulangkan.

4. Anak tetanggaku diikuti dan terus dirasuki.

 4. Anak tetanggaku diikuti dan terus dirasuki.

Jadi, singkatnya malam itu anak tetanggaku sakit panas. Demam tinggi, kata orangtuanya saat meminta es batu di rumahku. Semalaman aku bisa mendengar anaknya mengerang. Kemudian, keesokkan harinya dia lebih tenang. Namun malamnya, suhu badannya kembali naik dan dia kembali mengerang. Karena curiga, warga lain meminta keluarga itu untuk memeriksakan anaknya ke paranornal. Akhirnya paranormal dipanggil sore itu. Anak tersebut langsung lari ketakutan dan berteriak-teriak ketika melihat sang paranormal. Kemudian anak itu mulai berteriak ketika sang paranormal mengucap doa.

"Panas! Panas! Berhenti!" kata anak itu. Sang orangtua yang tidak tega pun meminta paranormal untuk menghentikannya. Namun, sang paranormal tidak mau dan memberitahu bahwa anaknya telah diikuti oleh genderuwo dan setiap malam ingin merasuki tubuh anak itu agar bisa mendapat energi dari manusia. Pasrah, orangtuanya pun ikuti memanjatkan doa bersama paranormal itu. Anak tersebut terus mengerang kesakitan dan kepanasan. Hingga cukup lama, akhirnya tenang dan sadar. Dia mengatakan "Ma, om bulu-bulunya masih ada di depan rumah." Sang dukun pun membantu keluarga tersebut mengusir makhluk hidup.

5. Pembantu baruku dapat 'teman' baru.

Pembantu baruku dapat 'teman' baru.

Bulan lalu aku mendapat pembantu baru setelah tiga bulan aku kesulitan mendapatkan yang cocok. Pembantu baruku ini pekerja keras dan jujur. Dia juga baik hati kepada keluargaku. Dua bulan pertama, dia mulai melaporkan padaku kalau kurang enak dengan suasana kamarnya di dekat dapur. Aku memahami kondisinya, mungkin dia terlalu peka. Bagiku karena tingkahnya yang baik, aku berikan pula yang dia inginkan dengan kamar kosong lainnya di dekat kamar anakku.

Tidak ada komplain lagi darinya selama dua minggu. Namun, suatu malam dia berteriak-teriak dan menggedor-gedor dinding kamarnya. Anakku yang panik langsung nangis dan aku serta suami pun langsung menenangkan anak dan mengecek pembantu. Ketika diketuk tidak ada respon, hanya teriakan dari kamarnya. Kami panik dan meminta sopir kami untuk membantu suami mendobrak pintu kamarnya. Terlihat dia sudah di lantai dengan badan sudah kejang-kejang sambil teriak. Kami pun langsung meminta supir untuk meminta tolong tetangga seberang rumah yang memang punya kemampuan lebih. Tak lama dia datang dan mengatakan bahwa pembantu kami sedang diperebutkan dua makhluk.

Keduanya saling keluar masuk dari tubuhnya. Tetangga kami segera membaca doa-doa sambil membawa Al Quran. Dia terus menerus membaca sambil mengarahkan Al Quran ke pembantu kami. "Pergi, jangan ganggu keluarga ini! Kalian tidak bisa punya satu tubuh untuk kalian sendiri!" Terus menerus doa dipanjatkan. Hampir 45 menit semua ini terjadi, sampai pembantu kami lebih tenang dan diberi air yang sebelumnya sudah didoakan. Setelah beres, kami akhirnya memindahkan semua anggota keluarga serta pembantu di lantai dasar dan kamar berdekatan.

6. Adik iparku menarik makhluk lain.

Adik iparku menarik makhluk lain.

Rumahku memang terkenal angker. Namun, anggota keluargaku tidak pernah ada yang kesurupan. Mungkin hanya suara-suara benda digerakkan dan lari-larian saja. Kami merasa tidak masalah. Namun, semunya berubah ketika adik suamiku menginap di rumah kami. Dia bermalam selama dua hari, tapi di malam kedua dia mulai mengeluhkan bahwa sering dicolek dan dipanggil namanya. Suamiku berusaha menenangkannya dan memintanya sekamar dengan anak kami.

Dan malam terakhir justru jadi malam puncaknya. Makhluk yang selama ini mengganggunya merasuki tubuhnya. Dia mengerang, menangis, kemudian tertawa. "Aku senang sama dia, tidak seperti kalian, sangat nyaman masuk dalam tubuhnya." ujar adik iparku. Suamiku panik dan membawa air sembari membacakan doa. Adik iparku pun semakin tidak karuan, menangis dan meminta ampun. Akhirnya suamiku bilang, "Pergi dari rumah ini, selamanya, jangan ganggu keluarga saya lagi." Namun, makhluk itu gigih. Tetangga kami yang merasa terganggu mendatangi rumah kami. Kemudian, menyadari apa yang terjadi dia langsung membantu doakan.

Aku tidak tahu apa kemampuan tetanggaku, tapi seakan-akan dia punya energi besar sampai makhluk itu minta ampun sejadi-jadinya. Hanya butuh lima menit dan makhluk itu keluar.

7. Toilet sekolahku.

 Toilet sekolahku

Temanku, sebut saja Tasya, memang punya indera keenam. Dia memang sering kerasukan. Namun, ini pertama kalinya aku melihat dia kerasukan secara langsung. Kami ke toilet bersama. Ketika masuk, dia hanya dia, aku ajak ngobrol dia diam. Aku pun membiarkannya. Keluar dari toilet, aku cuci tangan di wastafel. Tasya masih diam saja. Namun, ketika aku mengajaknya keluar dia tidak mau dan mulai tertawa. Tawanya seperti tawa-tawa hantu perempuan di televisi. Seram deh!

Tasya cekikikan sambil memandangku. Tasya berkata "Mau ikut aku?" Aku panik dan berteriak. Aku berteriak sekeras mungkin. Tasya masih menunjukku dan terus mengatakan hal sama sambil tertawa. Pegawai sekolah yang mendengar teriakanku langsung masuk ke toilet dan menanyakan penyebab aku teriak. Aku menunjuk Tasya. Pegawai itu lalu memintaku segera keluar. Tasya masih berdiri di situ, wajahnya semakin pucat. Guru-guru datang bersama pegawai lain dan berusaha membawa Tasya keluar dari toilet.

Dia meronta dan berteriak "Nggak mau, aku mau dia. Lepas! Dia mau ikut aku." Aku semakin panik dan tidak kuat menahan air mata. Akhirnya Tasya berhasil dikeluarkan dari toilet, tapi kondisinya sama. Mulai dibacakan doa, tapi malah hanya tertawa. Kepala sekolah pun datang dengan seorang paranormal. 15 menit lebih paranormal tersebut mengusir makhluk itu. Dia terus mengatakan bahwa Tasya bersedia pergi dengannya. Namun, akhirnya berhasil dikeluarkan dan Tasya berangsur tenang.

8. Sepupuku yang terlalu peka.


Sepupuku baru berusia 15 tahun dan punya indera keenam. Hari itu kami sedang acara keluarga. Kami bermain dengan sepupu-sepupu lainnya yang masih kecil. Salah satu sepupuku yang kecil berkata padanya, "Mbak Titi, ada temannya di belakang." Padahal kami bermain di belakang rumah dan belakang Titi tidak ada orang. Aku parno, Titi berusaha mengelak. Aku berusaha tidak panik, tapi Titi mulai merasa aneh dan dia utarakan padaku. Aku semakin panik dan meminta para sepupuku yang kecil masuk untuk memanggil orangtua Titi.

Benar saja, tidak lama setelah mereka masuk, Titi mulai menangis sendiri. "Aku mau pulang, aku mau pulang, tolong, tolong." ujar Titi. Aku panik dan berteriak kepada ayah Titi. Ayahnya yang sadar dengan kondisi Titi segera menuju ke belakang. Satu rumah gempar, anak-anak sepupu yang kecil mulai ditemani ke tempat lain agar tidak diganggu. Pamanku dan ayahku mulai membaca doa, sembari ibunya Titi terus memanggilnya. Tidak lama, Titi tidak menangis lagi. Namun, dia malah tertawa sekarang.

Panik kembali berlanjut. Para bapak-bapak terus membaca doa. Akhirnya Titi lebih tenang dan sadarkan diri setelah 30 menit.

9. Muridku berteriak dan menangis.


Sore itu pelajaran tambahan untuk SMA kelas tiga dalam rangka UN. Namun kejadian aneh terjadi di hari terakhir pelajaran tambahan. Sesaat sebelum memulai belajar, dua murid dari masing-masing kelas di lantai atas dan dasar kerasukan. Keempat murid itu ada yang berteriak histeris. Ada juga yang menangis minta tolong. Kepanikan terjadi. Beberapa siswa yang penasaran hanya celingak-celinguk. Aku dan beberapa guru serta murid laki-laki lainnya berusaha menempatkan keempatnya dalam satu ruangan yang sama.

Kami bingung, bagaimana caranya menghentikan ini. Kami terus menerus membaca doa. Kami bingung karena kondisi keempatnya tidak berubah. Kami pun meminta murid-murid untuk membubarkan diri dan agar menghubungi orangtua keempat murid ini. Setengah jam kondisi mereka tidak membaik. Akhirnya wakil kepala sekolah akhirnya meminta bantuan paranormal. Paranormal yang didatangkan pun dua sekaligus. Justru setelah kedatangan kedua paranormal, keempat murid malah jadi tertawa semua. Seperti menertawai keputusan kami.

Akhirnya, kedua paranormal itu berjuang dengan doa dan sesajen yang dibawa. Orangtua keempat murid itu tiba dan membantu memanggil serta berdoa untuk anaknya. Dua jam kemudian, paranormal baru berhasil mengeluarkan satu. Ketiganya masih terus berubah-ubah. Menangis, tertawa, meminta ampun, sampai ada yang mengatakan bahwa tubuh murid ini telah jadi miliknya.

Kami akhirnya berhasil membebaskan tiga murid saat adzan Maghrib berkumandang. Makhluk-makhluk itu seperti benar-benar panik dan keluar dari tubuh mereka.

10. Lokasi wisata angker.

Hari itu aku dan keluarga memutuskan untuk berkunjung ke vila kami. Ingin menghabiskan akhir pekan bersama keluarga, pikirku. Baru malam pertama, istriku sudah kerasukan. Dia kejang-kejang sambil menangis. Aku yang kebingungan terus membacakan doa. Cukup lama kondisi istriku tidak berubah, tapi memang ada saja bantuan dari Tuhan. Penjaga rumah kami terbangun dan segera mencari orang pintar kenalannya.

15 menit kemudian dia kembali bersama sang dukun. Dukun mengatakan bahwa arwah penasaran dekat vila kamilah yang merasuki istri. Aku berusaha menenangkan anakku yang terus menangis memanggil mamanya. Paranormal sempat mengaku kesulitan karena energi yang dimiliki makhluk itu besar. Dimintalah sejumlah sesajen untuk makhluk itu. Doa-doa pun ikut saya panjatkan. Penjaga rumah kami juga terus membantu sang dukun untuk membaca doa dan menekan ujung jempol kaki istriku.

Cukup lama sampai akhirnya dia tenang. Meski begitu, sang paranormal akui bahwa makhluk tersebut masih mengawasi istriku. Benar saja, tidak lama istriku mulai berteriak-teriak lagi. Paranormal seperti kehilangan akal, tapi berusaha untuk terus menggunakan jampi-jampinya. Selama 30 menit, sejumlah sesajen dan sejenis hadiah kepada makhluk itu diberikan agar segera keluar dari tubuh istriku. Akhirnya berhasil dan istriku berangsur normal. Paranormal tersebut bahkan sampai lari ke depan rumah untuk benar-benar mengejar dan mengusir makhluk itu dari vila kami.

Subuhnya aku dan keluarga langsung pulang.

Pengalaman-pengalaman di atas ini memang akan buat kita panik dan khawatir, apalagi orang-orang terdekat kita yang alami itu. Pernah alami hal serupa? Coba di-share!

10 Kisah Nyata Orang Kesurupan Dimasuki Makhluk Ghaib Ini Bakal Buatmu Merinding

Older Posts Home