Secara logika pemikiran alasan logis tentang pacaran haram merupakan pendapat yang bisa diterima oleh kalangan masyarakat umum. Tetapi jika dilihat dengan hukum syariat agama islam dalil-dalil alasan kenapa pacaran itu haram tentu semakin jelas dan sangat keras, mengapa tidak di perbolehkannya seseorang pacaran. Yaa, setiap orang tentu tahu ataupun mengerti larangan-larangan tentang menjalin ikatan hati dengan seseorang yang bukan sedarah maupun sebelum ada ikatan resmi pernikahan (pacaran) adalah haram. Karena persoalan ini sudah tak asing lagi didengar, yang oleh para pendakwah seperti ustad/zah, kiai/ulama  yang membahas tentang menjalin hubungan dekat yang bukan muhrimnya itu adalah hal yang sangat fatal.

Banyak faktor sebab-sebab orang sudah tahu hukum tapi masih tetap nekat melanggar, mereka entah sadar atau tidak bahwa apa yang mereka lakukan itu adalah perbuatan yang sebetulnya mempunyai dampak-dampak yang tanpa di sadari yang justru membawa ke jurang yang terjal serta mengerikan.


Berikut ini adalah hal dan dampak yang sering tidak di sadari saat pacaran:

1.Sadar atau tidak sebagai pasangan kamu sering nempel/bersentuhan layaknya kamu udah menjadi pasangan yang halal

2.Kamu dengan pasangan pacarmu yang belum halal itu kadang sering banget menggerutu kekurangan. Padahal setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan sendiri-sendiri. Disinilah yang sering terjadi saat pacaran saling menilai kelemahan-kelemahan pasangan. Dan dari situlah kadang terjadi sebuah masalah pertengkaran. Karena kamu merasa paling benar saat ada masalah dengannya

3.Disalah satu pihak tentu setiap pasangan selalu ingin menjadi sosok yang kamu inginkan. 

4.Saat sering bertemu dengan pasanganmu itu kamu mungkin tidak menyadari untuk membedakan cinta dan nafsu. Dengan demikian tentu seseorang yang normal akan berfikiran berbuat mesum dengan pacarmu itu.

5.Udah banyak bukti bahwa pacaran itu membuat kecanduan dan tidak akan merasakan kepuasaan. Terbukti adanya banyak cowok maupun cewek yang sering gonta-ganti pacar.Baca Juga: Nasehat Untuk Orang Pacaran Yang Merasa Bahwa Cinta Dalam Pacaran Itu Benar Atau Hanya Nafsu

6.Baik itu pasangan laki-laki maupun wanita tentu salah satunya cenderung selalu mengandalkan kecantikan dan ketampanannya sebagai cara untuk membuat pasangan agar mempunyai daya tarik.

7.Berdasarkan alasan logika, logisnya manusiawi itu tentu mengatakan pacaran sebagai bentuk ekspresi cinta tetapi sebenarnya menurut agama islam sendiri adalah sebuah pelampiasan nafsu.

8.Egomu yang mempunyai prinsip pacaran dahulu dengan sepuas-puasnya mumpung belum menikah menjadikan kamu menjadikan sosok orang yang sombong. Karena kamu merasa dengan mudah mendapatkan pacar dengan mengandalkan segala kelebihan yang ada pada dirimu. Padahal itu justru hal yang perlu kamu syukuri atas segala nikmat yang Tuhan berikan.

9.Berujung penderitaan jika terlalu lama pacaran, hal ini sebuah fakta yang banyak di alami khususnya bagi perempuan. Seringkali perempuan dengan serius pacaran tapi pria pasangannya malah tertarik/selingkuh dengan perempuan lain.

10.Efek negatifnya jika kamu pacaran parah atau berlebihan biasanya cenderung mengakibatkan keprawanan seorang wanita hilang, serta yang sangat fatal lagi adalah berujung aborsi.


Logika Dan Dalil Tahu Alasannya Hukum Pacaran Itu Haram 10 Hal Ini Dampak Yang Tak Disadarinya


Menjalani kehidupan di Pondok Pesantren emang nggak mudah. Ada tantangan-tantangan yang perlu di hadapi, terlebih kamu saat ini menjadi seorang santri yang tergolong santri generasi milenial. Tantangan itulah yang biasanya bisa membuat menyerah. Karena santri jaman sekarang so pasti di tuntut berbagi hal yang otomatis berjalan mengikuti arus dunia ini yang semakin maju.

Yaaa, bagi seorang santri yang masih setia tinggal di Pesantren bahkan hingga belasan tahun mondok, berusahalah keras untuk lebih berkembang menjadi pribadi yang sukses. Bukan hanya sekedar bertahan lama tinggal di Pondok Pesantren tetapi bertahan sekaligus berkembang sukses saat mondok yang juga hal ini jarang di lakukan orang lain.

Biar kamu bisa bertahan saat di rantauan pesantren sekaligus sukses berkembang, kamu juga harus melakukan peran-peran penting menjalani kehidupan sebagai seorang santri generasi milenial. Ada hal-hal yang perlu kamu lakukan. Mulai dari bersikap keras pada diri sendiri  mengingat ada keluarga yang diam-diam mendoakanmu dalam hati setiap harinya.

Berikut 6 tantangan yang harus kamu hadapi sebagai seorang santri jaman now (jaman sekarang):

1.Buanglah rasa malas pada diri sendiri, Disitulah santri bisa lebih mandiri dan berani

Hidup di Pesantren tidak secara otomatis membuat anak santri jadi mandiri. Memiliki rasa malas tentu akan selalu ada. Tinggal bagaiamana kamu sebagai seorang santri menyikapinya. Namun, bersikap keras terhadap diri sendiri itu menjadi pilihan yang semestinya tertanam dalam diri. Bersikap keras pada diri sendiri bukan berarti kamu menyiksa diri. Namun kamu bersikap lebih dari biasanya. Lebih rajin. Lebih sadar kesehatan. Atau lebih berani dalam mengambil tindakan. Dari bersikap keras pada diri sendiri, kamu jadi lebih mandiri dan berani dalam menjalani kehidupan di perantauan.

2.Tetaplah berteman dengan siapa saja, namun kamu juga wajib ngerti tanda teman santri yang baik, suapaya kamu lebih terjaga dan bisa lebih waspada terhadap pergaulan teman yang tak patut kamu tiru.

3.Aktiflah dengan berbagai kesukaan yang sesuai dengan pilihanmu, hobi serta cita-citamu perlu kamu lakukan. Dari situlah kamu bisa nyaman tinggal di pesantren dan lebih berkembang.

4.Tuntutan belajar yang sangat ketat, seperti mengahafal perlu kamu sikapi dengan bijak sebagai bentuk kedewasaan seorang santri. Lelah dan sulit untuk menghafal saat mondok itu bukan suatu alasan yang tepat, coba lagi dan jangan menyerah pada keadaan yang membuat kamu jadi pribadi yang nggak berkembang.

5.Disaat santri kehabisan bekal/Menipis, janganlah kamu memberi kabar orang tua dengan tergesa-gesa. Coba carilah peluang usaha yang pas dan cocok di Pesantren siapa tahu ada peluang.

6.Kamu mungkin sangat lama bertahan di pesantren, bahkan belasan tahun, Karena nyaman sekali di Pesantren karena mungkin kamu mondok sambil bekerja.

Tapi perlu di perhatikan juga, sisihkan sedikit penghasilan itu untuk keperluan kelurga dan buat jenjang masa depanmu terlebih tabungan buat ke pernikahan nanti.

7.Disaat kamu didera cobaan penyakit itulah yang seharusnya kamu sadari, itu menjadi bagian hidup bahwa kamu semestinya bisa sehat lagi dengan caramu sendiri. Karena sembuh dengan cara keyakinan diri sendiri itu adalah obat utama paling manjur. Apalagi kamu jauh dari keluarga yang udah pasti seharusnya itulah kamu lakukan. Siapa lagi kalau bukan dirimu sendiri.

8.Meskipun seorang santri jauh dari orang tua, mereka tentu selalu mendoakanmu diam-diam. Maka teruslah berjuang sampai titik terang jalan kamu terlihat.

Santri Generasi Milenial 8 Tantangan Agar Berkembang Sukses Ini Perlu Dilakukan Saat Di Pesantren


Santri juga manusia biasa,toh juga sama dengan seperti yang lainnya, memiliki quotes (kutipan-kutipan) kata sedih/galau mengharukan, karena memang manusia tak lepas dari unek-unek perasaan yang kapan saja bisa terketuk hatinya untuk merasakan sebuah cinta. Yaa sebuah quotes santri yang pasti selalu di iringi setiap saat oleh perasaan pernak-pernik cinta yang senang ataupun sedih kala menjalani kehidupan di Pesantren. Mereka setiap santri memiliki cara pandang berbeda dalam menyikapi jikalau sedang di ketuk hatinya dan cara mengutarakan sebuah perasaan ke orang tua pun tentu berbeda-beda.


Berikut 7 Quotes Santri Kepada Orang Tua

1.Di tengah kejauhan dari sosok orang tua, anak santri selalu mengharapkan doa dan keridhoan dari keluarga yang bisa jadi sebuah spirit batin anak dalam menimba ilmu.

2.Duhai Ibu dan Bapak jika engkau rindu serta menginginkan kepulanganku dari pesantren, tunggulah aku dan janganlah bersedih ,sampai aku kembali kerumah kampung kelahiran itu, untuk berkumpul dengan engkau yang membesarkanku. Bersabarlah menunggu kepulanganku menuntut ilmu, Waktu yang tepat kadang menjadi sebuah perjuangan pilihan hidup ini.

3.Senantiasa aku disini selalu bersyukur dan berusaha untuk memberikan yang terbaik untukmu, karena engkau telah memasukkan aku ke pesantren. Sehingga aku sadar inilah takdir kewajiban yang harus kujalani dengan sebaik-baiknya

4.Di tengah cobaan, penderitaan atau suka duka menjadi seorang santri, mondok di pesantren selalu memberikan hikmah pembuka hati dan pikiranku lebih dewasa dalam menghadapi berbagai masalah. Mandiri adalah pilihan

5.Hidup hemat adalah bagian dari proses perjuangan. Aku yakin, tidak ada proses yang mengkhianati hasil,

6.Kesendirian dan kesepian perasaan kangen merindumu kadang selalu ku temui, Apakah aku sedih ???? Iya, tapi aku sadar ini merupakan bagian perjuangan.

7.Teruntuk orang tuaku, seiring berjalannya waktu kini aku semakin sadar bahwa engkau mengizinkanku ke pesantren ini menjadikanku lebih tahu arti sebuah hidup serta menjadikan hidup ini lebih berarti menjadi seseorang yang lebih kuat untuk menghadapi dunia yang fana ini.


Untuk Anak Yang Sedang Di Pesantren Inilah 7 Quotes Santri Terhadap Orang Tua

Mempunyai teman dekat seperjuangan kala menjadi santri di Pondok Pesantren semestinya bisa bikin yang menjalaninya nyaman dan bahagia serta semakin betah tinggal di Asrama Pesantren tersebut, sampai akhirnya kamu bisa lulus dengan meraih ilmu yang bermanfaat. Itu alasan kenapa mempunyai teman dekat santri saat di Pesantren begitu penting. Teman yang bisa nyambung dan cocok merupakan suatu langkah pertama, yang bikin kamu betah/kerasan sekaligus jadi sahabat terbaik yang bisa membuat jiwamu merasa lepas saat kamu nantinya dihampiri sebuah cobaan dan masalah-masalah lainnya.

Memiliki teman yang sekaligus sahabat saat mondok bisa ngebuat kamu menjalani pahit kerasnya kehidupan lingkungan pesantren. Dia akan menjadi salah satu teman yang selalu menemani setiap langkah perjuanganmu dalam belajar di pondok lebih terbuka, santai dan menyenangkan. Namun perlu kamu ketahui, apa saja sih yang menunjukan bahwa teman mondok (santri) itu mempunyai tanda-tanda dia adalah sahabat terbaikmu juga ???

1.Dia adalah tempat kamu curhat segala keluh kesahmu secara fisik empat mata

http://syihab-blog.blogspot.com/2013/02/pandai-memilih-teman-yang-membawa-kita.html
Ketika teman sudah seperti layaknya saudara kandung dirimu sendiri, kamu bakal mudah percaya sama dia. Bercerita hal-hal penting yang sedang kamu alami. Teman santri kala mondok bakal menjadi pertama kali kamu cari waktu saat ketemu kesulitan. Dan dia tentu bakal mendengarkan apa keluh kesahmu serta biasanya apabila kamu sudah sangat paham agama sebelumnya kamu sudah bermunajad/curhat kepada Tuhanmu terlebih dahulu.

2.Kamu lebih merasa nyaman dan bahagia kala sedang berkumpul dengannya


Kita tentu banyak sekali menghabiskan waktu dengan teman-teman yang hanya ala kadarnya berkumpul, ngobrol, nongkrong doang tanpa adanya faedah yang lebih kamu dapatkan. Memang itu perlu tapi tak seharusnya over hingga waktu kamu tidak tersadari habis dengan cuma-cuma. Namun apabila dia adalah betul-betul teman dekat terbaik dan bisa memberikan kamu faedah menjalani hidup di Pesantren lebih baik untuk kedepan tentu secara langsung seharusnya kamu bisa sadar, dia adalah sahabat yang nyaman serta bisa membuatmu bahagia karena kamu mendapatkan suatu yang lebih dari dia. Seperti belajar bareng, tukar pemikiran dll sebagainya.

3.Kamu merasa jelas/paham ketika dia menasehatimu

http://picbear.online/tag/pondokmahasiswa
Tidak semua orang merasa paham dan jelas ketika ada yang menasehati. Namun berbeda jikalau dia adalah sahabat terbaik tentu kamu akan lebih cepat paham dan menerima apa yang dia ucapkan.

4.Saling berbagi hobi, selera dan kesukaan

https://www.pontianakpost.co.id/lanjutkan-cita-cita-lama-ayahnya-yang-tertunda
Kamu bisa menganggap seseorang sebagai sahabat karena kecocokan dan kesamaannya denganmu. Ketika kamu dan teman santri dekatr punya banyak kesamaan, kamu bakal ngerasa dia adalah sahabatmu. Kamu dan dia sama-sama suka bola, traveling, vespa, atau The Beatles. Dan ini bisa jadi cerita seru buat kalian berdua.

5.Dia dan kamu mempunyai bahan candaan yang gak orang lain pahami

http://barudaksantrialhidayahnf.blogspot.com/2017/02/kumpulan-santri-alhidayah-nf-riung-asih.html
Kamu dan temanmu itu punya guyonan lucu yang bikin kalian berdua tertawa lepas, sampai kalian kadang ngerasa bersalah kalau ketawa keras-keras di tempat umum.

6.Kalaupun ada kesalahpahaman diantaranya kalian tetap santai dan hanya sejenak saja


7.Dia adalah lawan debat terfavoritmu.Seorang sahabat santri nggak cuma sharing tentang hobi, selera, dan kesukaan aja. Dia juga bisa jadi lawan debat favoritmu.



Baca Juga:Cara Menyenangkan Hati Sahabat, Kata-Kata Ini Yang Hanya Bisa Ku Persembahkan Kala di Pesantren

7 Tanda Teman Seperjuanganmu Di Pesantren Adalah Sahabat Terbaikmu Sekaligus Membuat Makin Kerasan Mondok


Sekilas contoh bagaimana penyebaran Islam di Tanah Jawa yang di ambil dari buku Oase Jiwa 2 yang ditulis oleh kanthongumur dari rangkuman pengajian syaikhuna  KH. Maimoen Zubair. Berikut kutipan pengajian KH. Maimoen Zubair tentang dakwah Islam di Tanah Jawa,

Saya pernah mendongeng di Yaman. Pernah ada delegasi dari Indonesia ke Yaman, saya ikut dompleng naik pesawat kepresidenan. Selama hidup, ya saat iru pertama kali saya merasakan naik pesawat presiden. Saya duduk di bagian depan, lha wong Kiai’. Ya Allah, kursinya kok empuk, wangi, ada kamarnya pula, padahal kalau ingat pesawat waktu naik haji ini lutut sampai dipepet-pepetkan. Ya Allah. Penumpangnya saat itu para pejabat, hanya saya yang tidak punya jabata. Setelah turun , saya lihat daftar di situ nama saya pakai ‘Syaikh Maimoen’, lhoh dianggap ‘syaikh’ saya. Kemudian para pejabat itu menginap di (hotel) Hilton, sedangkan saya diajak menginap di isatana Negara.

Ternyata semua pejabat itu ada acara masing-masing, ada perundingan pembukaan penerbangan antara Garuda Indonesia dengan pemerintah Yaman, ada lain-lainya. Saya sendiri tidak tahu akan diundang acara apa, saya bilang saya ininbukan pejabat, bukan pegawai kenegaraan. Namun salah satu dewan pemerintahan disana meminta saya untuk menghadiri suatu acara. Disitu saya duduk disamping ketua lembaga tersebut. Beliau berpidato panjang lebar, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Lalu kesempatan terahir pidato diserahkan kepada saya. Maka saya pun mendongeng dengan bahasa Arab tentang perjalanan Ibnu Batutah.

Ibnu Batutah itu hidup di tahun 1300-an masehi, pada saat itu tidak ada ulama di dunia ini sebesar beliau. Saat itu Ibnu Batutah bertekad merantau sampai ke wilayah Timur Jauh. Namun tidak sampai, ia hanya bisa mencapai Aceh yang kala itu sudah ada kerajaan Islam. Di situlah Ibnu Batutah sangat dihormati, disuguhi makanan daerah kala itu berupa manisan asam. Bagi orang Arab rasa manisan asem yang merupakan campuran antara manis, tahu kecut, tapi tidak tahu manis campur kecut. Itu seperti halnya orang desa dahulu, yang hanya tahu kopi pahit dan gula manis, belum tahu campuran kopi dan gula ternyata enak.

Orang Arab hanya kenal istilah chomid untuk kecut dan khulwun untuk manis, tidak ada istilah manis dan kecut. Kalau kita orang jawa punya istilahnya, kita sebut ‘seger’. Nah, Ibnu Batutah kagum dengan rasa manis-kecut itu sehingga bertanya, “ini makanan apa ?” Dijawab oleh orang Aceh, “Ini tamar (korma).” Ibnu Batutah heran, sebab kurma yang ia kenal hanya manis, tidak ada campuran kecut. Tentu saja yang dimaksud bukan korma seperti di Arab, melainkan disebut dengan ‘ Korma Jawa’. Coba anda Lihat di kamus Muhith atau kamus Munjid, disana asam di sebut dengan tamar juga. Tapi bukan tamar Arab, melainkan tamar Jawa. Adanya tamar ini merupakan lambang semaraknya agama Islam. Allah Ta’ala telah berfirman,

“Tidaklah kamu perhatikan bagaimana Allahh telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit” (Ibrahim:24)

Pohon yang kokoh di dalam ayat ini ialah pohon tamar. Dengan adanya makanan seripa tamar ini. Ibnu Batutah merasa bahwa Islam akan semarak di kepulauan Jawa, meskipun bukan tamar Arab melainkan tamar Jawa.

Saya pernah mengaji, tidak main-main, saya mengaji di Mekah kepada Syaikh Abdullah bin Nuh. Guru saya itu mengajari bahwa Islam yang paling dikagumi ialah Islamnya bangsa Indonesia. Hal ini didasarkan pada penafsiran beliau terhadap hadist Rasulullah,

“Yang paling mengagumkan dari keimanan umatku adalah masa-masa akhir umatku. Mereka tidak bertemu denagnku dan tidak beretemu para sahabatku.”

Semisal Mesir atau daerah-daerah bekas kekuasaan Uni Soviet Seperti Bukhara, Turkistan, Uzbekistan. Agama Islam mulai didakwahkan oleh Nabi Muhamad pada tahun 611 M, kemudian beliau hijrah pada 623 M, lalu wafat pada 633 M. Setelah itu hingga tahun 750-an masehi adalah masa-masa perkembangan Islam di masa sahabat, Pada masa itu tentu ramai persebaran Islam memasuki negeri-negeri lain.

Sedangkan Indonesia ini ajaib, seperti kata guru saya. Pada awal 1400-an belum ada masjid besar di Tanah Jawa ini. Pada 1440 baru muncul Walisongo, berarti berjarak 700 tahun sejak wafatnya Baginda Nabi. Berarti sudah bukan zaman sahabat, bukan zaman para ulama mujtahid, bukan zaman Syaikh Abu al-Hasan as-Syadzili. Pada zaman itu Baghdad yang pernah menjadi pusat perhatian Islam sudah hancur, sudah dihancurkan oleh keluarga Jenghis Khan, kaisar yang tidak mengenal agama samawi. Bangsa Arab saat itu bertekuk lutut kepda Huaghu Khan.

Begitulah ajaibnya. Pada 1480 M, Kanjeng Sunan Kalijaga meresmikan masjid besar pertama di Demak Bintara. Cara mengembangkan Islampun berbeda, lain dari yang lain. Misalnya di Kudus yang pada saat itu masyarakat masih banyak yang menganut agama Hindu-Budha. Penganut Hindu menganggap sapi sebagai hewan yang suci. Sebagaimana sekarang kalau kita lihat di India , jika ada sopir menabrak sapi, dia akan mendapat masalah. Sapi dianggap binatang yang suci oleh umat Hindu, sedangkan kerbau tidak. Maka agar dakwah Islam tetap Kondusif, aman dan tenteran, kaum muslim tidak usah menyembelih sapi ketika Qurban, cukup menyembelih kerbau saja.

Beginilah contoh Islam masuk ke Tanah Jawa. Tidak di zaman sahabat, tidak di zaman tabi’in, tidak di zaman tabi’ut tabi’inm tidak di zaman keemasan Islam, namun kini menjadi negeri dengan penduduk mayoritas Islam.

Khususnya di Jawa. Perlu di ketahui bahwa istilah Jawa Tenggara. Maka ketika saya masih kecil ada istilah Jawa Almari dan Jawa Almariki, istilah Jawa Almari artinya menunjukan Jawa di Pulau Jawa ini, 'mriki' artinya 'disini' Ketika Islam sudah masuk ke wilayah semenanjung Samudera Pasai di Aceh, masih belum bisa menembus Tanah Jawa, sebab dihalangi oleh keberadaan ilmu hitam wilayah pegunungan Kerinci. Itu di sebelah barat, sedangkan diwilayah timur masih terhalangi oleh adanya kerajaan-kerajaan Sriwijaya yang dipimpin Brawijaya.

Lalu bagaimana Islam masuk ke Tanah Jawa? Yakni dengan tidak melawan adat masyarakat secara langsung. Dakwah Islam tidak lepas dari perubahan zaman dan tempat. Caranya pun berbeda-beda, disesuaikan dengan wilayah yang didatangi dan waktu kedatangannya.

Islam masuk ke Tanah Jawa ini tidak bisa melalui peperangan , kalau melalui perang justru bisa jadi islam tidak diterima. Masuknya Islam di Tanah Jawa ini jangan sampai mengganggu keberadaan budaya Jawa. Misal, orang Jawa itu pada saat lebaran punya adat sungkeman, mengecup lutut ibu dan bapaknya. Sedangkan orang Arab pada saat hari raya terbiasa berpelukan, bahkan sampai memegang jenggot ayah atau kakeknya sendiri. Jadi kalau Islam ,asuk di tanah Jawa sambil melarang adat sungkeman, ya bisa habis Islam ini. Atau menganjurkan untuk pegang jenggot orang tua, ya dianggap kurang ajar Islam ini.

Dakwah Islam di Tanah Jawa Yang Sudah Di Rasa Ibnu Batutah Dan Cara Walisongo Berdakwah

7 Tips Mengatasi Anak Yang Keras Kepala Tidak Mau Mondok
Foto IG Ala Santi
Tidak semua anak yang terlahir dari darah daging kita sendiri itu, menurut apa nasehat/perkataan-perkataan orang tuanya. Anak yang tergolong keras kepala cenderung selalu mengelak saat orang tua memerintahnya. Kemauan sang anak dengan kedua orang tua tentu sebagian banyak orang mengalami berbagai hal yang berbeda/berlawanan. Seperti halnya ketika orang tua ingin sekali anaknya mondok atau masuk pesantren, tetapi anaknya ngeyel dan sangat bandel tetap bekata "gak mau mondok" dengan berbagai alasan-alasan.

Tentu hal ini sangat tidak di inginkan orang tua, apalagi ini menyangkut perihal tanggung jawab orang tua dan tanggung jawab dari pribadi setiap manusia. Nah, salah satu cara yang mungkin dapat mengatasi agar anak mau di Pondokkan adalah dari 7 hal di bawah ini:

1.Doa

Doa adalah hal yang memang seharusnya kita panjatkan setiap hari dengan tanpa henti, dan mendoakan anak agar tidak keras kepala serta biar kata-katanya yang selalu terucapkan "tidak mau mondok" berubah menjadi "iya saya mau masuk pesantren". Berdoa kepada Allah Swt hukumnya wajib, serta doa adalah hal yang paling terperca ampuhnya dalam mengatasi berbagai masalah apapun. Jadi memang seharusnya sebagai orang tua selalu mendoakan setiap hari anak agar mau masuk pesantren/mondok.

2.Berkunjung bersama anak dan perkenalkan dunia Pondok Pesantren

Mungkin anak belum tahu/kenal tentang dunia Pondok Pesantren sama sekali, yang ia tahu hanyalah dari cerita-cerita orang sekitar yang mengatakan sisi negatifnya saja. Nah, apabila seperti itu ajaklah anak untuk berkunjung ke Pesantren terlebih dahulu untuk sekedar jalan-jalan, dan melihat-lihat suasana Pondok Pesantren yang sebenarnya. Bersamaan itulah momen yang pas untuk memperkenalkan bagaimana sih Pesantren itu, serta jelaskanlah seberapa penting orang menuntut Ilmu di Pesantren baik itu untuk dirinya sendiri atau untuk kedua orang tuanya.

3.Nasehati anak betapa pentingnya menuntut Ilmu di Pesantren saat dia sedang santai dan berkumpul bersama

Menasehati anak juga harus pada posisi dan keadaan yang tepat, janganlah asal untuk menasehati. Nah, mungkin momen yang pas untuk menasehati anak agar di sedikit luluh hatinya disaat dia sedang santai, dan berkumpul bersama. Di saat itulah kamu nasehati betapa pentingnya Ilmu dan efek yang tidak pernah menuntut Ilmu sama sekali. Jika anak masih keras kepala dan ngeyel berkata "Kan belajar Ilmu Agama bisa dirumah, gak harus di Pesantren". Maka jelaskanlah perbedaan antar belajar di rumah dan di Pesantren/panjang lebarkalah sisi-sisi orang yang pergi untuk sebuah Ilmu.

4.Ajak kerumah beberapa santri yang kamu anggap dia bisa membujuk untuk masuk Pesantren

Untuk menaklukkan hati anak yang keras kepala tidak mau mondok, mungkin anda bisa mengajak dari beberapa santri untuk kerumah untuk membujuknya dan menceritakan hal yang sebenarnya. Selain itu hal yang paling ampuh untuk melembutkan hatinya yang keras, ngeyelan anda bisa ajak dari beberapa santri asli dari Pondok Pesantren untuk membaca Alqur an, tahlilan, dan lain-lain sebagainya. Mungkin ketika dia melihat santri yang membaca Alqur an di rumah dengan suara merdu, fasih dan lancar hal ini bisa sedikit membantu untuk melumpuhkan hatinya. Karena sangat banyak orang mempercayai betapa dahsyatnya fadhilah-fadhilah Alqur an, dari orang yang membacanya, mendengarkan, sekaligus tempatnya pasti akan menjadi tempat yang penuh berkah.

5.Berikan suasana realigi di Rumah anda

Suasana realigi ini bisa kita lakukan seperti memajang foto-foto ulama di dinding, meyediakan tempat khusus buku-buku islami di bagian tertentu didalam rumah, selalu mendengarkan music-musik bernuansakan islami dan ceramah-ceramah dari Ulama/Kiai. Hal kecil ini sepele tetapi kemungkinan besar akan mempengaruhi psikologisnya yang selalu keras kepala.

6.Cobalah berbicara dengan buah hati anda dengan baik-baik serta berikan janji-janji manis apabila dia bersedia di Pondokkan

Buatlah perjanjian dengan sang anak apabila ia bersedia di Pondokkan terlebih apabila orang tua sanggup menuruti semua yang di inginkan anak jika ia mau masuk pesantren. Tentu hal ini akan sedikit membuatnya sedikit tertarik mau mondok.

7.Cobalah minta solusi atau sowan ke Kiai/Ulama agar anak cepat di bukakan hatinya dan lekas masuk Pesantren secepat mungkin, Karena dengan kita sowan Kiai kita bisa mendaptkan berkah doa dari beliau dan mendapatkan amalan ijazah-ijazah agar anak mau mondok.


7 Tips Mengatasi Anak Yang Keras Kepala Tidak Mau Mondok

Foto:AlaNu

Pagi itu, ba'da Subuh, mobil yang ditumpangi seorang kiai berangkat dari ndalem, meluncur menuju kesuatu daerah. Di dalam mobil hanya ada tiga orang; kiai, seorang sopir, dan seorang anak muda penderek, yang belum setahun nderekke kiainya.


Saat meluncur di jalan, si penderek ini bicara dalam hatinya sendiri, "Aduuh, perut saya agak perih. Lapar. Semalam memang tak sempat makan malam." Namun kemudian, dalam hitungan waktu kurang dari lima menit tiba-tiba dhawuh, "Gini ini yang enak cari sarapan dulu, ya?"

Antara kaget bercampur senang, sambil berusaha berlagak tetap tenang, si penderek merespon, Inggih Kiai. Saya Nderek."

"Nderek? Ya sudah pasti itu. Tapi sejujurnya, kamu setuju nggak?" tanya beliau.

"Nggih kiai, saya sangat setuju, "jawab si penderek.

"Ya begitu. Orang hidup itu harus jujur diri. Yang konsekuen. Jangan omong 'ya nderek Kiai' seolah benar-benar pasrah, padahal dalam hatinya sangat berharap. Duh gayanya saja pasrah. Jangan begitu. Ya sudah. Kita nanti sarapan di rumah makan langganan biasanya itu."lanjut beliau.

Mendengar dhawuh itu, si penderek semakin merasa lapar dan ingin rasanya segera sampai di warung makan. Dalam hati si penderek ingin sekali menikmati rasanya sarapan rawon. Saking pinginnya, seolah rasa rawon itu sudah di ujung lidahnya.

Beliau kemudian berkata, seolah hanya mengajak bercanda, "Tapi, kalau saya perhatikan, seringkali, menu yang kamu pilih itu sama dengan yang saya pilih. Sekarang begini. Kita bikin perjanjian. Kali ini, kamu tidak boleh milih menu yang sama dengan pilihan saya. Bagaimana, setuju?"

"Wah, Kiai ini serius?" pikir si penderek. Tapi gak masalah. Sebab sering kali di warung langganan itu, beliau memilih gulai. Memang gulainya itu yang disukai Kiai. Sedangkan sekarang, yang ia idamkan rawon.

"Nggih, Kiai. Saya tidak akan memilih menu yang sama dengan pilihan Kiai, "sahutnya.

Sampailah mobil di depan rumah makan. Seseuai janjinya, Kiai minta sopir agar berhenti untuk sarapan di warung langganan. Warung yang sederhana itu rupanya baru saja dibuka. Ibu si penjual kelihatan masih merapikan tatanan lauk dan kerupuk. Melihat Kiai datang, ibu itu tersenyum, langsung menyambut sambil mempersilahkan,

"Silahkan Kiai, pesan makan apa?"

Tanpa babibu, Kiai menjawab, Rawon!"

Duar! Kaget betul si penderek. Pesanan idamannya sudahdi pesan Kiai. Tak seperti yang dia bayangkan. Dia hanya bisa melongo, campur antara kaget dan bingung..

"Kalau masnya mau sarapan apa?"tanya si ibu.

Mungkin karena bingung, si penderek tidak segera jawab. Kiai menegurnya,

"Kita ini sedang ditunggu. Ayo kamu makan apa?"

Si penderek dengan agak ngawur dan terkesan asal jawab akhirnya menyebut, "Pe.. Pecel."

Tak, lama seporsi nasi rawon dihaturkan ke hadapan Kiai. Panasnya nasi Rawon itu masih mengepul asap. Herannya, Kiai Kiai tidak langsung mendaharnya. Beliau biarkan saja rawon itu di hadapannya. Tapi aroma kepulan asap rawon itu benar-benar menggiurkan selera si penderek.

"Monggo Kiai, dhahar duluan. Mumpung masih panas, "Kata si penderek mempersilahkan. Tapi dibalik itu, barangkali dia pingin segera menepis aroma rawon yang memasuki penciumannya itu. Tapi Kiai dhawuh,

'Nggaklah kita toleran. Nanti mulainya bareng,"

Beberapa saat kemudian, keluarlah seporsi nasi pecel. Maka mulailah makan bersama. Dalam menu pecel itu, sayurnya kelihatan masih segar. Bumbu pecelnya juga enak. Lauk yang menyertai bervariasi. Ada abon daging. Juga telur mata sapi serta tempe goreng yang tebal tampak baru saja diangkat dari penggorengan.

Setelah dua-tiga kali sendokan, dalam hati si penderek yang semula tidak begitu berhasrat terhadap pecel, akhirnya muncul pikiran, "Enak juga yaa pecel ini, "ia pun mulai lahap menikmatinya.

Tapi tiba-tiba Kiai menarik piring pecel, bersamaan dengan menyodorkan rawonnya ke hadapan penderek, sambil dhawuh, "Tukar. Supaya sama-sama merasakan."

Si penderek heran tak habis pikir, "Kiai ini bagaimana. Saya sudah memupus pingin saya pada rawon, dan sudah melupakannya, dan kini baru saja merasa nikmat dengan pecel itu, kok malah ditarik, ditukar dengan rawon yang saya sudah gak ingin lagi, "benaknya.

Setelah naik mobil, dalam perjalanan Kiai dhawuh,

" Orang menjalani hidup itu, jangan terpaku pada harapan, keinginan, target. Jangan. Silahkan kau bercita-cita, tapi jangan terpaku. Jangan kemudian menutup diri, jangan emoh terhadap selain cita citamu itu. Kenapa? Karena kalau kau hanya terpaku pada harapanmu, maka selamanya kau tak akan pernah meraskan kebahagian. Sebab yang namanya orang bahagia itu adalah orang yang lahir batinnya selalu siap menerima dan menghadapi kenyataan yang ada di depan matanya. Bahagia bukanlah terwujudnya harapan. Bukan. Itu tipuan nafsu. Itu semu dan sementara. Coba kau buktikan, ikuti kemauanmu, tak lama kok kamu akan bosan dan merasa sudah tidak bahagia lagi, padahal yang kamu mau itu masih ada di genggaman tanganmu."


Santri Nderek Kiai, Rangkuman Pengajian KH. Maimun Zubair ( Buku Oase Jiwa 2)


Untuk para santri khususnya para alumni Pondok Pesantren mengenang masa lalu waktu mondok itu menurut admin bisa di jadikan obat saat rindu bergejolak di dalam hati. Maka dari situlah santriyai.com yang merupakan bloger atau situs yang menjurus/membahas ke content-content artikel tentang dunia anak santri Pondok Pesantren akan sedikit berbagi melalui gambar dan kata-kata santri baik itu tentang santriwati ataupun santri putra Pondok Salaf. Semua kata beserta gambar-gambar untuk santri yang bisa dikatakan lucu dibawah ini akan tersaji secara acak, karena kumpulan kata dan foto ini diambil dari banyak sumber di Google blog-blog orang banyak.

Namun santriyai.com sebelumnya akan sedikit basa-basi terlebih dahulu, ya mungkin untuk sebagian orang yang pernah mondok akan sedikit terhibur walaupun hanya sebuah foto dan kata. Asyiknya waktu mondok tentu sangat berkesan dalam waktu lama bahkan seumur hidup.


1.Syarat dan ketentuannya berlaku cuma tertempel aja atau setelah selesai gunakin kabur pura-pura lupa. Tapi Gpp deh mungkin lagi bokek juga karena kiriman orang tua masih lama.


2.Disaat anak-anak di luar sana asyik dengan bermain keluyuran sana-sani bersama teman gaul, nongkrong kamu pilih tetap serius belajar.





3.Rela deh bagi-bagi walaupun sedikit tapi kenyang karena bersama mereka, tapi pasti juga ada yang nyesek tuh karena alasan-alasan tertentu. Seperti masih panas jadi gak berani nelan makanannya atau juga gak kebagian tempat mayorannya, karena udah kedahuluan. 


4. Kenakalan ini yang membuatmu di hukum tetapi terkenang samapai saat ini, karena kamu terkena hukuman yang beraneka ragam.



5.Pokoknya selau sarung, peci, dan baju koko deh kemanapun


6.Demi bertahan kamu harus ngutang ke teman-teman

 7.Prinsipmu begitu besar demi meraih Ilmu yang manfaat


8.Ketemu dia lagi dia lagi serasa Dunia ini sempit

 9.Nimatnya ngaji bareng-bareng seperti ini tiada kata lelahmu setiap hari beginian



10.Kamu selalu identik tentang nunggu dan menunggu


11.Kalau di Pondok ada yang kakak adek selalu jadi korban ejek atau bahan pembicaraan saat kumpul
12.Baru satu menit sudah menghilang, hihihih jalan sendiri kali ya

13.Merasa jengkel saat dibangunin pengurus dan tetap nekat ngumpet serta masih bangkong. Tetapi kalau pak kiyai yang bangunin langsung deh cepet-cepet kabur.

14.Berharap sekali dapet santriwati idaman di salah satunya, diam-diam kamu ngincer dia


15.Saat inilah yang pelajaran yang sangat berharga yang hanya banyak di ketahui santri pada umumnya


16.Ingat ndak sih nih dimana-mana banyak kitab berada di ventilasi

17.kata-kata ini selalu jadi andalan yang penting yakin lah


 Kata kata santri salafy terkeren paling populer banyak sekali dan mudah ditemukan di forum-forum grub santri media sosial seperti facebook.  Dan bisa dijadikan sebagai profil  DP BBM, WA (whatshap),  Seperti

“Asmara adalah api Allah yang menyala, dimana datang dan perginya adalah dihati”

***

“Tanda-tanda cinta itu tidaklah samar pada seseorang, seperti halnya pembawa minyak kasturi wangian bunga semerbak tak dapat dirahasiakan”

***

“Sesungguhnya hati itu bila telah hilang cintanya maka bagaikan kaca yang pecah tak dapat di tambal lagi”

***

“Biarlah ku berbicara padanya dengan secarik kertas dan tarian penaku ini, barangkali ia mahu menerima cintaku dengan tanpa penyesalan”

***

“Tiada jalan bagiku padanya selain menyebutnya dengan hati yang dapat mengobarkan api cinta dan rindu didadaku”

***

“Sungguh kok andaikan engkau minta saksi akan cintaku padamu. Maka basahnya pipiku dengan air mata lebih tepat sebagai saksi”

***

“Kalau engkau aku ibaratkan dengan bulan purnama yang terbit, berarti aku mengurangi hakmu sebab engkau lebih elok dan lebih indah”

***

“Bukan maksud hatiku berpisah denganmu, akan tetapi kehendak Allah diatas semua maksudku”

***

“Tak ada tabir penghalang yang dapat menjauhkan harapanku terhadap dirimu. Langit saja masih dapat diharap cerah ketika tertutup awan”

***

“Bila aku berbaring seorang diri dikamarku maka seketika itu terlintas bayangmu dalam Hatiku”

Baca Juga:25 Kata-Kata Untuk Wanita Dalam Bahasa Arab Beserta Artinya Yang Bikin Hati Terharu

18 Top Gambar dan Kata-Kata Keren Ala Santriwan Santriwati Pondok Salafy Untuk Mengenang Masa Lalu


Banyak orang tentunya yang berkeinginan masuk pesantren/mondok tetapi tak punya uang sebagai biaya hidup di Pesantren. Disaat itulah pasti kamu akan merasa galau dan bimbang, karena pertanya-pertanyaan didalam diri muncul, bagaimana nantinya saya bisa mencukupi kebutuhan apabila ingin mondok tetapi tidak punya uang ?? Terlebih orang tua juga kurang mendukung saat kepingin hijrah ke Pesantren karena faktor finansial yang dianggap beliau belum mampu dan siap untuk membiayai nantinya saat di Pondok.

Adapun juga ketika ada seorang anak mau mondok tetapi orang tua melarang dan menghalang-halangi keinginanmu yang ingin menuntut Ilmu di Pesantren. Banyak alasan tentunya mengapa orang tua tidak menyetujui kalau kamu ingin masuk pesantren. Seperti halnya beliau sebagai orang tua hanya ingin menyekolahkan di sekolah formal saja. Biasanya ini sering terjadi ketika kamu sudah lulus SD,SMP,SMA, disalah satunya ketika sudah rampung sekolah kamu ingin melanjutkan pendidikan di Pesantren saja. Entah itu selesai tamat SMA atau kadang juga, disaat itulah kamu memilih malah pingin mondok, tapi orang tua tak mendukung dan mengizinkan hal itu terjadi.

Nah, namun janganlah bersedih dan tetap berusahalah bagaimana caranya merayu orang tua dengan semaksimal mungkin, pasti jika kamu bersungguh-sungguh dan yakin seyakinnya pasti orang tua akan meridhoimu mondok. Berikut ini adalah solusi paling ampuh tetap pergilah mondok meski tak punya uang dan dilarang orang tua itu justru seharusnya jadi bahan semangat untuk berhijrah. Walupun nantinya jika kamu berhasil meluluhkan beliau, semuanya nanti akan terasa pahit dan berat, namun kamu pasti tetap akan bahagia. Tapi juga harus perlu di perhatikan juga saat kamu tak punya uang atau orang tua tak merestui kepergianmu ke Pesantren maka dibawah inilah cara sederhananya:

1. Mencari Beasiswa Santri

Banyak di Indonesia ini yang menyediakan atau membuka Beasiswa untuk santri melalui lembaga-lembaga organisasi tertentu. Kamu bisa cari tahu melalui Internet atau tanyakan ke Pesantren secara langsung. Pasti jika kamu berusaha dan yakin cara ini bakal sukses kamu tempuh. Karena di Dunia ini tiada yang tak mungkin atas izin Allah Swt.

2. Mondok Sambil Bekerja

Bekerja sambil nyantri adalah solusi yang paling tepat ketika kamu ingin menuntut Ilmu tapi terkendala bekal. Hal inilah yang harus kamu lakukan agar kamu bisa mencapai keinginanmu hidup di Pesantren. Banyak kok pesantren salaf yang memperbolehkan santrinya mondok sambil kerja Seperti halnya anak-anak santri PPMHM SALATIGA yang banyak sebagian dari santri sambil bekerja.

3. Menggali Informasi Tentang Pesantren Tujuanmu dan Tanyakan Bagaimana Solusi Yang Paling Tepatnya

Setidaknya kamu juga hendaknya terlebih dahulu menuju ke Pesantren Tujuanmu dan tanyakan apa yang bisa kamu lakukan disana ketika nantinya kamu membutuhkan urusan finansial. Menurut pengalaman admin dari Pesantren ada kok yang hidup di Pesantren tanpa mengandalkan uang kiriman dari orang tua. Seperti halnya dengan ikut membantu masyarakat sekitar Pesantren seperti kesawah, menjagakan anak, warung dll sebagaianya. Kamu bisa cari tahu info ini ketempat dimana pesantren tujuanmu.

4. Mondok Sambil Bisnis Atau Berdagang, Mondok sambil berbisnis bisa kamu lakukan dengan kreativitas yang kamu miliki atau passion yanf kamu sukai.

Tetapi Jika Orang Tua Tak Ingin Anaknya Masuk Ke Pesantren/ Mondok, Perhatikanlah cara-cara paling ampuh berikut ini:

1. Teguhkan dan Ikhlaskan Niat

2. Negosiasi Dengan Orang Tua Secara Baik-Baik

3. Berikanlah Janji-Janji Manis

4. Perbanyak Beribadah dan Mendoakan Orang Tua Supaya Tergugah Hatinya Betapa Pentingnya Mondok/Menuntut Ilmu






8 Solusi Ketika Ingin Mondok Tapi Tidak Punya Uang Dan Dilarang Orang Tua, Tetap Hijrahlah Meski Berat Tanggung Jawab Kamu Pasti Akan Bahagia


Kelelahan Anda mungkin merupakan gejala dari masalah yang jauh lebih dalam!

Mengalami keletihan konstan karena stres berdampak pada tingkat energi Anda bisa melelahkan! Emosi Anda mungkin terasa seperti tidak terkendali, kecemasan Anda terasa seperti semakin buruk, dan Anda merasa tidak enak lagi.

Tingkat kortisol yang tinggi - alias stres - mempengaruhi lebih banyak aspek kehidupan dan kebahagiaan daripada yang Anda sadari, itulah sebabnya mengapa belajar cara meningkatkan tingkat energi Anda secara alami dapat membantu. Anda bisa meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan melalui diet, olahraga, perawatan diri, dan makan makanan sehat.

Anda tidak harus terus-menerus kelelahan - dan lebih baik lagi, "memperbaiki" untuk ini mudah!

1.Dapatkan Lebih Banyak Tidur

Mengambil stres dari pundak Anda bisa menjadi pengalaman yang membebaskan. Dan secara fisik, ada banyak hal yang dapat Anda fokuskan untuk mengurangi area ini. Memantau tingkat tidur Anda adalah bagian penting dari pelepas stres. Jika Anda akan berada pada jam yang wajar - tetapi kemudian menghabiskan dua jam bermain di telepon Anda - Anda tidak mencapai kualitas istirahat yang Anda butuhkan, yang pasti akan membuat dirinya sendiri dikenal pada hari berikutnya.

Hilangkan layar dari kamar tidur Anda, membuatnya gelap semaksimal mungkin, dan gunakan kebisingan putih jika Anda perlu, tetapi pastikan bahwa Anda secara konsisten mendapatkan cukup tidur dan kualitasnya juga bagus.

2.Olah Raga Setiap Hari

Berolahraga dengan baik setiap hari, meskipun hanya kardio kecil atau berjalan cepat di kantor saat makan siang, dapat membantu mengurangi stres dan kelesuan. Latihan secara alami meningkatkan endorfin dan tingkat energi Anda , jadi 15 menit berjalan mungkin benar-benar lebih bermanfaat daripada tidur siang 30 menit.

Plus, endorfin itu juga akan memastikan untuk memerangi kadar kortisol Anda dan menjaga mereka tetap alami, sehingga Anda merasa diberdayakan, tenang, dan lebih sehat untuk boot!

3.Makan-Makanan Yang Baik

Makanan adalah bahan bakar tubuh kita, dan itu sangat penting bahwa kita memahami apa yang kita masukkan ke dalamnya. Sangat mudah untuk mendapatkan camilan manis ketika kita merasa lelah atau tertekan, tetapi penting untuk memahami jenis tubuh Anda dan jenis makanan apa yang akan bermanfaat bagi Anda daripada makan emosi Anda ... bersama dengan donat ruang istirahat.

Tapi bagaimana Anda tahu apa yang seharusnya Anda makan bukan permen atau camilan yang buruk untuk Anda? Mencari tahu tipe tubuh ideal Anda dapat membantu Anda mengurangi tingkat stres dan kelelahan Anda dengan mencari diet yang paling cocok untuk Anda.

4.Membuang Rasa Amarah

Kemarahan adalah semua yang pasti kita alami dari waktu kewaktu, tetapi jika kita masih belum bisa melepaskan amarah ataupun meredakannya itu justru akan memberikan efek yang tidak baik dalam jangka panjang, menurut DR. Mein yang di lansirnya melalui yourtango.com

Bisa menemukan cara yang bermanfaat untuk melepaskan marah itu bukan saja baik, tetapi juga meningkatkan kesehatan anda. Apabila kita masih berpegang dalam kemarahan tentu akan mempunyai beberapa hal efek samping yang buruk dan menjadi cepat lelah. Karena kadar kortisol yang meningkat tentu menjadi faktor yang berkontribusi.

Cara alaminya adalah cobalah menggunakan minyak esensial pada titik-titik tertentu untuk membantu meredakan rasa amarah dan belajar teknik pernapasan atau meditasi untuk membantu Anda menghilangkan kemarahan yang tersimpan dalam tubuh Anda.

Anda tidak bisa menghentikan diri Anda dari lelah ketika hidup menjadi gila, tetapi tidak ada yang harus merasa lelah sepanjang waktu. Dengan sedikit usaha dan keterampilan, Anda dapat belajar untuk mengurangi gejala-gejala stres yang terburuk, meningkatkan tingkat energi Anda secara alami, dan menyingkirkan keletihan konstan yang telah mengganggu Anda!

4 Cara Yang Benar Secara Alami Untuk Meningkatkan Energi Untuk Jangka Panjang

Sumber Foto IG Ala Santri
Bukan tanpa alasan mengapa kamu saat ini sebagai pria harus memperjuangkan gadis-gadis lulusan Pondok Pesantren. Jaman yang semakin menggila seperti ini memang rumit, dimana-mana banyak kita temui gadis-gadis berkelakuan nakal atau tak tau sopan santun. Seperti yang sudah tidak asing lagi, kita lihat banyak jaman sekarang ini yang selalu mengumbar aurat memamerkan body tubuhnya. Entah itu berpakaian pendek memperlihatkan paha, ketat dalam berpakaian, berjilbobs dll sebagainya.

Kejadian ini banyak dilakukan oleh wanita-wanita atau gadis remaja hingga sudah tua pun sampai saat ini masih banyak bermunculan dengan berpenampilan gaya-gaya sexy, layaknya tidak tahu sopan santun berpenampilan. Padahal masyarakat Indonesia ini sudah dikenal luas manca negara orang-orangnya penuh etika baik sopan santunnya. Namun seiring perkembangan jaman saat ini hari makin hari etika ataupun tradisi masyarakat Indonesia semakin tenggelam jauh bagaikan ditengah lautan yang dalam.

Dan parahnya lagi diera yang semakin serba digital mereka tak tau malu mengumbarnya di media sosial (medsos) seperti facebook, instragam, dll. Bagi masyarakat muslim yang taat tentu hal ini dilihatnya sebagai kesedihan yang amat dalam, karena mereka orang-orang yang alim tentu tahu sebab akibat resiko yang akan menimpanya kelak di dunia ataupun akhirat nanti.

Nah, inilah yang seharusnya kita sadari mulai saat ini. Terlebih khususnya bagi kaum laki-laki yang saat ini sedang mencari-cari pendamping hidup. Rekomendasi alasan mengapa gadis lulusan pesantren itu layak kita cari ataupun pantas kita perjuangkan sebagai istri idaman masa depan yang lebih baik adalah 5 hal berikut ini.

1.Gadis Pesantren bisa menuntunmu mengenal lebih dalam pengetahuan Agama

Menikahi atau ingin memiliki gadis lulusan Pesantren sebagai istri bukanlah hal yang gampang bagi seorang cowok awam atau bukan berlar belakang Pondokan. Namun setidaknya memiliki niat dan usaha berjuang untuk memiliki sosok gadis pesantren adalah termasuk hal yang patut diberi apreasi. Seberapapun niat dan usaha dalam berjuang itu tentu mempengaruhi dalam sebuah hasil yang indah. Segala urusan Jodoh memang semua sudah ada yang mengatur, tetapi entah itu berhasil atau tidaknya untuk memiliki gadis pesantren tentu semua akan berpengaruhi kelak.

Sebuah nilai plus apabila kamu sebagai cowok bisa mendapatkan gadis Pesantren, karena dia aka berbagi Ilmu pengetahuan tentang Agama lebih dalam kepadamu jika kamu sosok laki-laki yang sedikit buta tentang pengetahuan Agama. Dia pun tidak akan sungkan berbagi jika kamu sebagai pria benar-benar mengungkapkan rasa keingintahuanmu tentang Ilmu Agama.

2.Insyaallah bisa di ajak untuk hidup yang sederhana

Gadis-gadis jebolan pesantren memang sudah terbiasa untuk hidup sederhana, hal ini bisa kita lihat kala dia ada didalam Pondok Pesantren. Kesederhanaan yang di pelajari waktu ia mondok akan membawa keberkahan saat nantinya ia sudah berkeluarga sendiri dengan kamu. Perbandingannya antara gadis pesantren dengan gadis luar yang notabene awam itu sangatlah berbeda. Mulai kemandiriaannya, akhlaknya, pergaulannya dan lain-lain sebagainya. Hal inilah mengapa sosok gadis pesantren itu insyaallah mau diajak hidup sederhana.

3.Dia akan menjaga dirinya dalam hal cara berpenampilan secara baik tanpa mengumbar aurat kala di depan umum

So pasti dalam berpenampilan atau berpakaian pun tentunnya seorang wanita gadis pesantren akan selalu menjaga auratnya di depan umum. Kebiasaannya sebagai santri saat ia mondok di pesantren yang selalu mengenakan pakaian sarung, baju lengan panjang dan selalu berkerudung pun menjadi hal yang sudah melekat sampai dirumah tentunya. Nah, hal itu juga sangat menguntungkan bagi kaum laki-laki apabila bisa mendapatkan wanita lulusan pesantren, baik dalam segi tanggung jawab sebagai seorang suami tentang akhlak dan sedikit mengurangi beban dosa berat tanggung jawab laki-laki.

4.Mempunyai Ilmu pengetahuan dalam hal mendidik anak secara baik

Urusan didik mendidik anak bagi gadis pesantren itu sudah dapat dikatakan tak diragukan lagi, mereka tahu bagaimana ilmunya, dan sudah terbiasa menjaga anak-anak. Tentu bagi seorang santriwati pada jamannya mondok sangat suka sekali dengan jagain gus kecil atau kalau sudah lama mondok tentu sudah berpengalaman didik mendidik anak, seperti halnya kala mengajar anak TPQ. Jadi inilah yang membuatnya menjadi lebih berpengalaman dalam urusan didik mendidik anak.

5.Mengatur uang belanja dengan baik

Sebagai anak rantau memiliki uang yang pas-pasan mepet itu adalah hal yang wajar dan kerap di alami seseorang anak rantau. Sama seperti juga seorang santri khususnya bagi santri putri, urusan untuk mengatur uang agar cukup pada waktunya sebelum kiriman dari orang tua datang menjadikannya ia sangat pandai dalam hal mengatur uang. Jadi hal itulah mengapa ia bisa dikatakan mempunyai potensi untuk pintar mengatur uang belanja.

Jaman Berkelakuan Tak Tahu Sopan Santun Sexy Dan Mengumbar Nafsu 5 Alasan Ini Mengapa Gadis Pesantren Layak Kamu Perjuangkan

Foto Pribadi Kreatif Via Fb Teras Santri

Mengenali ciri-ciri kebiasaan santri ketika di Pondok Pesantren bahwa dia memiliki tanda pribadi kreatif, inovatif yang bisa dikatakan berpotensi besar untuk sukses setelah keluar (boyong) dari Pondok Pesatren ataupun saat masih di pesantren adalah hal yang menarik untuk di bahas. Terlebih bagi orang tua yang anaknya masih di Pondok Pesantren.

Mengenali pribadi perilaku anak yang masih mondok juga hal yang penting untuk diketahui orang tua, sebagai bentuk perhatian dan agar mengetahui batasan-batasan apa saja, sarana mencegah perilaku kurang baik atau negatif yang seharusnya dikurangi untuk si anak yang sedang di Pondok Pesantren. Tingkah perilaku seseorang ataupun si buah hati dimanapun tempatnya seperti halnya saat di Pondok/sedang menuntut Ilmu tentu setiap hari perkembangannya akan bertambah, mulai dari wawasan, pergaulan, akhlak, pemikiran, dll sebagainya.

Nah, apabila sebagai orang tua memiliki perhatian khusus seiring perkembangan si anak dari hari ke hari maka menandakan bahwa sosok sebagai orang tua yang sangat sayang demi kelanjutan masa depan yang lebih baik dan berharga. Terlebih buat kita, sebagai anak dan masih mondok/menuntut ilmu harus peka nih dan harus bersifat lebih dewasa lagi.

Kembali lagi kepembahasan. Kebiasaan Apa saja sih yang menandakan kamu memilki pribadi yang kreatif dan inovatif sebagai seorang santri ???

Terkadang kita merasa dan mempunyai pemikiran tidak perlu menjadi orang pintar untuk bisa sukses atau membanggakan keluarga. Adakalanya cukup menjadi orang yang kreatif. Karena pribadi yang kreatif selalu bisa menarik perhatian orang lain dengan cara pandangnya terhadap sesuatu, aktivitasnya yang beda dari orang lain, produktivitasnya dan lain sebagainya.

Meskipun terkadang mereka yang kreatif punya penampilan yang biasa sekali. Tapi entah kenapa mereka yang tergolong kreatif selalu punya daya tarik tersendiri atas keahlian yang dimilikinya. Kalau kamu bagaimana? Apakah menurutmu dirimu tergolong pribadi yang kreatif? Untuk bisa menilai kepribadian orang kreatif sejatinya kamu bisa melihatnya dari kebiasaan yang mereka lakukan. Berikut di antaranya.

1.Kamu lebih sering begadang, demi mempelajari pelajaran yang biasanya malah dianggap sulit bagi sebagian anak Pondok Pesantren, tapi justru itu malahmenjadi sebab mengutak-atik konsep pemikiran ide itu adalah makanan sehari-harimu.

Apakah kamu lebih memilih (karena lebih nyaman) begadang mengerjakan sesuatu ketimbang memilih waktu lainnya? Kalau iya, boleh jadi kamu tergolong pribadi yang kreatif. Melansir Huffingtonpost, peneliti dari Catholic University of the Sacred Heart di Italia, menemukan bahwa orang yang suka begadang lebih bisa menngembangkan solusi kreatif dan orisinal dalam memecahkan suatu masalah daripada orang yang tidur notmal.

Marina Giampietro, penulis utama studi ini, berhipotesis bahwa begadang mungkin mendorong pengembangan semangat non-konvensional dan kemampuan untuk menemukan solusi alternatif dan orisinal. Maka dari itu orang yang bekerja di malam hari tampak lebih kreatif.

2.Kebiasaan di Pondok yang biasanya kamu di bilang santri nakal/mbelink  hanya karena nggak suka mengikuti aturan yang menurutmu kurang tepat dan merepotkan.

Pribadi kreatif biasanya juga punya pemikiran kritis terhadap sesuatu, biasanya aturan yang berlaku. Ia kerap berseberang-paham dengan aturan main yang sedang berjalan disekitarnya. Maka jangan heran kalau karenanya kamu yang kreatif kerap menerima penolakan dari lingkungan, kamu kerap dianggap rebel hanya karena berlain paham. Lho, padahal kan wajar-wajar saja kalau punya pandangan yang berbeda, toh Tuhan menciptakan manusia beragam.

3.Saat orang lain melihat hal baru sebagai kesulitan, kamu justru melihatnya sebagai peluang dan tantangan

Kalau kamu tergolong pribadi yang kreatif barangkali kamu juga gemar berimajinasi. Dengan daya imajinasi yang nggak terbatas, kamu yang kreatif selalu menemukan celah dari tiap kesulitan yang dihadapi. Ketika orang lain melihat suatu masalah dan menganggapnya penghalang, kamu berbeda, kamu cenderung menganggapnya sebagai peluang dan tantangan untuk maju.

4.Ketika menyukai sesuatu kamu tak perlu alasan pasti, dan kadang melakukannya berdasarkan perasaan, apapun resikonya nanti

Orang kreatif acapkali tidak butuh alasan mengapa ia menyukai sesuatu. Misal tiba-tiba ia suka menggambar atau mendesain, saat ditanya alasannya ia pasti akan kesulitan mendeskripsikan penyebabnya. Ketika ia tertarik terhadap sesuatu, dasarannya hanya rasa suka dan ingin melakukannya. Barulah beberapa waktu setelah ia bosan, biasanya ia bisa mengingat penyebab dan alasan mengapa dulu ia suka menggambar dan lain-lain contohnya.

5.Kebiasaan di pondok yang dimana kamu saat sedang mempertahankan hidup/kehabisan bekal kamu selalu memiliki cara sederhana demi mengisi perut yang keroncongan. Menurut santriyai.com itu adalah hal yang patut di apreasi, karena kamu bukan anak santri yang manja dan mengeluh kesah kepada orang tua saat kehabisan bekal melanda.

6.Ketika di pondok pesantren kamu sering banget mencari-cari apa saja sarana prasarana yang rusak dan perlu di perbaiki. Saat menemui alat sarana prasarana yang terbengkalai/rusak kamu selalu peka untuk segera memperbaikinya

7.Saat ada waktu jam-jam kosong kamu selalu memanfaatkan waktu itu untuk hal-hal yang positif,  Saat temanmu mengisi waktu luang dengan bersantai, bermain yang nggak memberi manfaat kamu malah mencari kesibukan lain yang lebih manfaat. Meskipun sebenarnya santai/sekedar refresing  perlu tapi kamu malah menggap itu hal yang kurang berarti. 

Kebiasaan Di Pondok Pesantren 7 Inilah Tanda Anak Santri Menunjukan Pribadi Yang Kreatif, Inovatif

Newer Posts Older Posts Home