SERANG, TOPmedia - Sebanyak 50 karyawan Alfamart melakukan aksi di depan Kantor Cabang Alfamart Serang, Jalan Raya Legok, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (16/5/2019).

Dalam aksinya, mereka mencurigai adanya dugaan penggelapan dana Bonus Akhir Tahun (BAT) dan juga uang lemburan karyawan.

"Manajamen di tahun ini sangat membingungkan, karena yang kebagian BAT hanya orang dalam
Cabang Alfarmat Serang saja. Sedangkan, para anak toko tidak kebagian BAT," kata Koordinator Aksi dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Cabang Alfamart Serang, Fajar, di sela-sela aksi Alfamart.

Fajar juga menjelaskan, bahwa sebelumnya pembagian BAT dan uang lembur karyawan pada manajemen lama, seluruh karyawan Alfamart terbagi dengan rata.

Tetapi, pada 2017 pembagian BAT dan uang lembur karyawan mulai dikurangi setengahnya, dengan alasan yang tidak jelas. Lalu, kata Fajar, di 2018 dan 2019 mendadak BAT dan uang lembur karyawan menjadi hilang.

"Ini yang menjadi pertanyaan kami dan kami pun akan terus melakukan aksi hingga tuntutan dipenuhi," jelasnya.

Sementara itu, Kadisnaker Kota Serang, Ahmad Banbela menjelaskan, bahwa perusahaan Alfamart telah melanggar peraturan PP 78 nomor 2015, tentang hak-hak tenaga kerja yang harus dipenuhi.

"Kita pun akan berupaya untuk melakukan penyelesaiannya dan solusi terbaik," katannya.

Ahmad Benbela juga menjelaskan, bahwa tindakan yang dilakukan oleh Perusahaan Alfamart dapat merugikan pihaknya sendiri, karena harus membayar tuntutan yang lebih besar.

"Jadi bisa melebihi dari tuntutan yang diajukan dan dipenuhi," tegasnnya.

Ahmad Benbela juga mengaku, akan mengambil langkah Tripartit, apabila tuntutan karyawan Alfamart tidak dipenuhi.

"Makanya hingga kini kita masih nunggu hasil, apakah tuntutan dipenuhi atau tidak," tegasnya.

Seperti diketahui, aksi puluhan karyawan Alfamart Serang itu pun dilakukan pada pukul 07:00 WIB dan berakhir dibubarkan pada pukul 12.00 WIB tanpa kejelasan dari pihak Alfamart. Para karayawan itupun, berniat akan kembali melakukan aksi hingga tuntutannya dipenuhi.

Diduga Gelapkan Bonus Akhir Tahun dan Uang Lembur, Kantor Alfamart Didemo Karyawannya

SERANG, TOPmedia - Sebanyak 50 karyawan Alfamart melakukan aksi di depan Kantor Cabang Alfamart Serang, Jalan Raya Legok, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (16/5/2019).

Dalam aksinya, mereka mencurigai adanya dugaan penggelapan dana Bonus Akhir Tahun (BAT) dan juga uang lemburan karyawan.

"Manajamen di tahun ini sangat membingungkan, karena yang kebagian BAT hanya orang dalam
Cabang Alfarmat Serang saja. Sedangkan, para anak toko tidak kebagian BAT," kata Koordinator Aksi dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Cabang Alfamart Serang, Fajar, di sela-sela aksi Alfamart.

Fajar juga menjelaskan, bahwa sebelumnya pembagian BAT dan uang lembur karyawan pada manajemen lama, seluruh karyawan Alfamart terbagi dengan rata.

Tetapi, pada 2017 pembagian BAT dan uang lembur karyawan mulai dikurangi setengahnya, dengan alasan yang tidak jelas. Lalu, kata Fajar, di 2018 dan 2019 mendadak BAT dan uang lembur karyawan menjadi hilang.

"Ini yang menjadi pertanyaan kami dan kami pun akan terus melakukan aksi hingga tuntutan dipenuhi," jelasnya.

Sementara itu, Kadisnaker Kota Serang, Ahmad Banbela menjelaskan, bahwa perusahaan Alfamart telah melanggar peraturan PP 78 nomor 2015, tentang hak-hak tenaga kerja yang harus dipenuhi.

"Kita pun akan berupaya untuk melakukan penyelesaiannya dan solusi terbaik," katannya.

Ahmad Benbela juga menjelaskan, bahwa tindakan yang dilakukan oleh Perusahaan Alfamart dapat merugikan pihaknya sendiri, karena harus membayar tuntutan yang lebih besar.

"Jadi bisa melebihi dari tuntutan yang diajukan dan dipenuhi," tegasnnya.

Ahmad Benbela juga mengaku, akan mengambil langkah Tripartit, apabila tuntutan karyawan Alfamart tidak dipenuhi.

"Makanya hingga kini kita masih nunggu hasil, apakah tuntutan dipenuhi atau tidak," tegasnya.

Seperti diketahui, aksi puluhan karyawan Alfamart Serang itu pun dilakukan pada pukul 07:00 WIB dan berakhir dibubarkan pada pukul 12.00 WIB tanpa kejelasan dari pihak Alfamart. Para karayawan itupun, berniat akan kembali melakukan aksi hingga tuntutannya dipenuhi.
Baca Juga

No comments: