Sedikit berbagi pengalaman nih broow, blog santriyai.com yang merupakan blog gado-gado memang mempunyai beberapa artikel tentang pengalaman kerja di perusahaan ritel seperti Alfamart dan Indomaret. Pasalnya admin sendiri juga merupakan eks Alfamart yang bisa dikatakan baru-baru ini resign kerja atau fix keluar untuk selama-lamanya berhenti kerja di Alfamart.

Padahal kurang lebih hampir 2 setengah tahun ane bekerja untuk Alfamart, sejak awal tahun 2017 hingga akhir bulan juni 2019 kemaren, pengalaman pahit bekerja adalah menimpa beban saldo NBH/NSB hingga 2,1 Juta. Bulan demi bulan seiring berjalannya waktu mulai awal masuk kerja hingga detik-detik akhir kemaren adalah yang paling menyakitkan.

Yaa, Walaupun sebelumnya memang ada beban barang hilang yang ditanggungkan ke karyawan bahkan awal bulan masuk pertamakali pun sudah menanggung beban hutang, namun di akhir bulan juni kemaren adalah beban yang paling mengerikan.

Pada awal periode-periode sebelumnya hal ini ane anggap hal yang wajar bilamana beban-beban barang hilang di bebankan oleh karyawan toko, karena mungkin gak seberapa dan masih ane anggap wajar dan hal yang lumrah serta masih sebanding dengan gaji yang diterima. Seperti halnya gaji terima 2 juta rupiah dapat potongan barang hilang 100ribu sampai 200 ribu ane masih legowo, tetapi ketika sudah di ambang batas kemampuan masak saldo hutang yang dibebankan mencapai 2,1 juta  . . . . . .Apa Kata Dunia .????

Akhirnya ane memantapkan hati dan memutuskan untuk resign bekerja dari Alfamart, Bye-bye Alfamart. 



Pengalaman Nombok 2,1 Juta Akhirnya Gue Resign Kerja Alfamart !!!!!


Sedikit berbagi pengalaman nih broow, blog santriyai.com yang merupakan blog gado-gado memang mempunyai beberapa artikel tentang pengalaman kerja di perusahaan ritel seperti Alfamart dan Indomaret. Pasalnya admin sendiri juga merupakan eks Alfamart yang bisa dikatakan baru-baru ini resign kerja atau fix keluar untuk selama-lamanya berhenti kerja di Alfamart.

Padahal kurang lebih hampir 2 setengah tahun ane bekerja untuk Alfamart, sejak awal tahun 2017 hingga akhir bulan juni 2019 kemaren, pengalaman pahit bekerja adalah menimpa beban saldo NBH/NSB hingga 2,1 Juta. Bulan demi bulan seiring berjalannya waktu mulai awal masuk kerja hingga detik-detik akhir kemaren adalah yang paling menyakitkan.

Yaa, Walaupun sebelumnya memang ada beban barang hilang yang ditanggungkan ke karyawan bahkan awal bulan masuk pertamakali pun sudah menanggung beban hutang, namun di akhir bulan juni kemaren adalah beban yang paling mengerikan.

Pada awal periode-periode sebelumnya hal ini ane anggap hal yang wajar bilamana beban-beban barang hilang di bebankan oleh karyawan toko, karena mungkin gak seberapa dan masih ane anggap wajar dan hal yang lumrah serta masih sebanding dengan gaji yang diterima. Seperti halnya gaji terima 2 juta rupiah dapat potongan barang hilang 100ribu sampai 200 ribu ane masih legowo, tetapi ketika sudah di ambang batas kemampuan masak saldo hutang yang dibebankan mencapai 2,1 juta  . . . . . .Apa Kata Dunia .????

Akhirnya ane memantapkan hati dan memutuskan untuk resign bekerja dari Alfamart, Bye-bye Alfamart. 



Baca Juga

No comments: