Lembaga pendidikan Sekolah umum dan Pesantren tentu memiliki perbedaan dalam mencetak karakter akhlak generasi muda . Yah, berbicara tentang kelebihan santri Vs anak sekolah terhadap orang tua yang sudah meninggal tentu anak santri lebih diunggulkan dibanding dengan anak lulusan sekolah umum. Terlebih memang pesantren merupakan tempat lembaga pendidikan Agama yang sudah tak diragukan lagi.

Sebagai anak pesantren, tentu dalam urusan pendidikan berbakti kepada orang tua adalah suatu kewajiban pelajaran yang dikaji setiap harinnya. Baik itu santri laki-laki dan juga santri perempuan semua wajib untuk memperdalam/mempelajari dan mengerti cara menghormati orang tua. Di Pesantrenlah santri akan dilatih bagaimana agar dapat berbakti kepada orang tua, karena itu merupakan salah satu cara untuk membalas semua jasa-jasa orang tua. Walaupun semua jasa orang tua tak bisa diganti dengan apapun bentuknya, namun setidaknya kajian tentang berbakti dengan Orang tua adalah hal yang utama terlebih jika orang tua sudah meninggal.

Ketika orang tua sudah meninggal anak sholeh lah yang bisa membantu meringankan beban orang tua di tempat kedua itu. Berbakti kepada orang tua bukan hanya saat orang tua masih hidup. Nah, inilah yang sangat membedakan dan juga sangat penting diketahui orang tua, pada saat ini. Dimana ketika mempunyai anak santri atau anak lulusan pesantren itu sangatlah penting kelak jika nyawa ini telah dicabut. Jadi janganlah ragu atau sampai tidak memasukkan anak ke pesantren.

Seperti juga yang dilansir dari cintalia.com 7 Kewajiban Anak Terhadap Orang Tua yang Sudah Meninggal Paling Penting. Namun admin konversi anak santri lebih diunggulkan dalam hal ini. Anak-anak juga perlu berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal. Tentu Saja selama anak tersebut masih hidup sampai mewariskan kebaktiannya kepada keturunannya. Hanya saja, caranya berbeda ketika orang tua masih hidup. Kira-kira seperti apa cara berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal? Berikut kewajiban anak kepada terhadap orang tua yang sudah meninggal.

1. Selalu mendoakan orang tuanya

Cara yang paling mudah untuk kewajiban anak kepada orang tua yang sudah meninggal adalah selalu mendoakannya. Lagi pula, di dalam agama Islam, amalan yang tidak akan pernah putus ada 3 yaitu sedekah, ilmu pengetahuan, dan doa anak yang sholeh. Maka dari itu, sebagai anak yang sholeh, sudah sewajarnya untuk selalu mendoakan orang tuanya.

2. Selalu menyambung silaturahmi dengan keluarga besar

Salah satu kewajiban lainnya adalah sering menjaga silaturahi dengan keluarga besar ibu dan bapak. Selain keluarga besar, teman-teman dan orang-orang terdekat orang tua juga jangan sampai putus begitu saja. Sebab, selain dapat memanjangkan umur, hal-hal tersebut juga dapat mendatangkan rezeki. Maka dari itu, jika masih ada permasalahan dalam keluarga, cobalah untuk segera akhiri secepatnya dan cari cara mendamaikan keluarga yang bertengkar.

3. Ziarah ke makamnya

Sebagai anak yang sholeh dan berbakti ke pada orang tua, sudah sepatutnya untuk pergi berziarah ke makamnya. Tentu zirah ke makam buakan hanya sekadar datang lalu pergi begitu saja. Doakanlah beliau melalui pembacaan ayat suci Al-Quran yaitu surat Yasin. Lalu lihat kondisi makamnya, kalau terlihat kotor, bersihkanlah. Kalau bisa juga perbagus makamnya juga. Akan tetapi jangan lupa dengan tujuan awal ziarah ke makam.

4. Jalankan wasiat kedua orang tua

Apabila sebelum meninggal orang tua sudah berwasiat untuk melakukan suatu hal, maka anak yang di wasiatkan harus wajib melaksanakannya. Hal tersebut merupakan salah satu kewajiban anak terhadap kedua orang tuanya yang sudah meninggal. Sebaiknya wasiat tersebut harus segera di tuntaskan agar beban orang tua bisa diringankan. Sebab, jika tidak dituntaskan akan sangat membebani yang bersangkutan.

5. Lunasi hutang-hutang orang tuanya

Utang tetap wajib harus dilunasi. Meskipun yang bersangkutan sudah meninggal, bukan berarti utangnya hilang begitu saja. Apabila orang tua meninggal dengan membawa utang, maka utang tersebut otomastis dilunaskan pada anggota keluarganya, terutama anak-anaknya. Untuk masalah utang ini sebenarnya bisa saja dibantu oleh keluarga yang lain. Hanya saja untuk kasus ini, hanyalah orang paling dekat yang paling bertanggung jawab untuk melunasinya, yakni anak-anaknya. Maka dari itu, jika kesulitan dalam membayar utang, cobalah untuk berdoa dan meminta petunjuk kepada Allah SWT untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut.

6. Tetaplah menjadi anak sholeh untuk setiap orang

Peran orang tua ketika mendidik anaknya adalah inigin menjadikan anaknya menjadi sholeh. Sebab, anak yang sholeh akan tetap berbakti kepada orang tua, selalu mendoakan yang terbaik untuk orang tua, berbuat baik kepada siapapun dan tidak akan tergoda untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama. Jadi, meskipun pergaulan masa kini begitu memprihatinkan, hal-hal negatif tersebut tidak akan memengaruhi anak yang sholeh. Di tambah lagi, keutamaan berbakti kepada orang tua salah satunya adalah mendapatkan pahala yang tinggi dari Allah SWT. Sudah banyak kisah berbakti kepada orang tua yang terbukti dapat pelajaran yang bermanfaat untuk anak tersebut.

7. Ajari keturunannya untuk ikut berbakti

Untuk kamu yang sudah menikah, ajarilah anak-anakmu untuk ikut berbakti kepada kakek dan neneknya yang sudah meninggal. Hal tersebut memang salah satu alasan keinginan dari orang tua yang menginginkan anak yang sholeh. Sebab Anak yang sholeh akan mengajarkan keturunannya juga untuk ikut mendoakan arwah kakek dan neneknya dan akan terus menerus secara turun-temurun. Oleh sebab itulah kenapa doa anak yang sholeh adalah salah satu amalan yang tidak akan pernah putus.

Itulah kewajiban anak terhadap orang tua yang sudah meninggal. Untuk kamu yang orang tuanya masih hidup, syukurilah. Sebab tidak semua anak mempunyai orang tua yang lengkap. Ada anak yang kehilangan bapaknya atau juga anak yang kehilangan ibunya saja. Meskipun nantinya orang tuanya menikah kembali, kasih sayangnya tidak bisa dibandingkan dengan kasih sayang orang tua yag sudah meninggal. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu semua.

Santri VS Sekolah 7 Perbedaan Kelebihan Lulusan Pesantren Terhadap Orang Tua Sudah Meninggal

Loading...

Lembaga pendidikan Sekolah umum dan Pesantren tentu memiliki perbedaan dalam mencetak karakter akhlak generasi muda . Yah, berbicara tentang kelebihan santri Vs anak sekolah terhadap orang tua yang sudah meninggal tentu anak santri lebih diunggulkan dibanding dengan anak lulusan sekolah umum. Terlebih memang pesantren merupakan tempat lembaga pendidikan Agama yang sudah tak diragukan lagi.

Sebagai anak pesantren, tentu dalam urusan pendidikan berbakti kepada orang tua adalah suatu kewajiban pelajaran yang dikaji setiap harinnya. Baik itu santri laki-laki dan juga santri perempuan semua wajib untuk memperdalam/mempelajari dan mengerti cara menghormati orang tua. Di Pesantrenlah santri akan dilatih bagaimana agar dapat berbakti kepada orang tua, karena itu merupakan salah satu cara untuk membalas semua jasa-jasa orang tua. Walaupun semua jasa orang tua tak bisa diganti dengan apapun bentuknya, namun setidaknya kajian tentang berbakti dengan Orang tua adalah hal yang utama terlebih jika orang tua sudah meninggal.

Ketika orang tua sudah meninggal anak sholeh lah yang bisa membantu meringankan beban orang tua di tempat kedua itu. Berbakti kepada orang tua bukan hanya saat orang tua masih hidup. Nah, inilah yang sangat membedakan dan juga sangat penting diketahui orang tua, pada saat ini. Dimana ketika mempunyai anak santri atau anak lulusan pesantren itu sangatlah penting kelak jika nyawa ini telah dicabut. Jadi janganlah ragu atau sampai tidak memasukkan anak ke pesantren.

Seperti juga yang dilansir dari cintalia.com 7 Kewajiban Anak Terhadap Orang Tua yang Sudah Meninggal Paling Penting. Namun admin konversi anak santri lebih diunggulkan dalam hal ini. Anak-anak juga perlu berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal. Tentu Saja selama anak tersebut masih hidup sampai mewariskan kebaktiannya kepada keturunannya. Hanya saja, caranya berbeda ketika orang tua masih hidup. Kira-kira seperti apa cara berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal? Berikut kewajiban anak kepada terhadap orang tua yang sudah meninggal.

1. Selalu mendoakan orang tuanya

Cara yang paling mudah untuk kewajiban anak kepada orang tua yang sudah meninggal adalah selalu mendoakannya. Lagi pula, di dalam agama Islam, amalan yang tidak akan pernah putus ada 3 yaitu sedekah, ilmu pengetahuan, dan doa anak yang sholeh. Maka dari itu, sebagai anak yang sholeh, sudah sewajarnya untuk selalu mendoakan orang tuanya.

2. Selalu menyambung silaturahmi dengan keluarga besar

Salah satu kewajiban lainnya adalah sering menjaga silaturahi dengan keluarga besar ibu dan bapak. Selain keluarga besar, teman-teman dan orang-orang terdekat orang tua juga jangan sampai putus begitu saja. Sebab, selain dapat memanjangkan umur, hal-hal tersebut juga dapat mendatangkan rezeki. Maka dari itu, jika masih ada permasalahan dalam keluarga, cobalah untuk segera akhiri secepatnya dan cari cara mendamaikan keluarga yang bertengkar.

3. Ziarah ke makamnya

Sebagai anak yang sholeh dan berbakti ke pada orang tua, sudah sepatutnya untuk pergi berziarah ke makamnya. Tentu zirah ke makam buakan hanya sekadar datang lalu pergi begitu saja. Doakanlah beliau melalui pembacaan ayat suci Al-Quran yaitu surat Yasin. Lalu lihat kondisi makamnya, kalau terlihat kotor, bersihkanlah. Kalau bisa juga perbagus makamnya juga. Akan tetapi jangan lupa dengan tujuan awal ziarah ke makam.

4. Jalankan wasiat kedua orang tua

Apabila sebelum meninggal orang tua sudah berwasiat untuk melakukan suatu hal, maka anak yang di wasiatkan harus wajib melaksanakannya. Hal tersebut merupakan salah satu kewajiban anak terhadap kedua orang tuanya yang sudah meninggal. Sebaiknya wasiat tersebut harus segera di tuntaskan agar beban orang tua bisa diringankan. Sebab, jika tidak dituntaskan akan sangat membebani yang bersangkutan.

5. Lunasi hutang-hutang orang tuanya

Utang tetap wajib harus dilunasi. Meskipun yang bersangkutan sudah meninggal, bukan berarti utangnya hilang begitu saja. Apabila orang tua meninggal dengan membawa utang, maka utang tersebut otomastis dilunaskan pada anggota keluarganya, terutama anak-anaknya. Untuk masalah utang ini sebenarnya bisa saja dibantu oleh keluarga yang lain. Hanya saja untuk kasus ini, hanyalah orang paling dekat yang paling bertanggung jawab untuk melunasinya, yakni anak-anaknya. Maka dari itu, jika kesulitan dalam membayar utang, cobalah untuk berdoa dan meminta petunjuk kepada Allah SWT untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut.

6. Tetaplah menjadi anak sholeh untuk setiap orang

Peran orang tua ketika mendidik anaknya adalah inigin menjadikan anaknya menjadi sholeh. Sebab, anak yang sholeh akan tetap berbakti kepada orang tua, selalu mendoakan yang terbaik untuk orang tua, berbuat baik kepada siapapun dan tidak akan tergoda untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama. Jadi, meskipun pergaulan masa kini begitu memprihatinkan, hal-hal negatif tersebut tidak akan memengaruhi anak yang sholeh. Di tambah lagi, keutamaan berbakti kepada orang tua salah satunya adalah mendapatkan pahala yang tinggi dari Allah SWT. Sudah banyak kisah berbakti kepada orang tua yang terbukti dapat pelajaran yang bermanfaat untuk anak tersebut.

7. Ajari keturunannya untuk ikut berbakti

Untuk kamu yang sudah menikah, ajarilah anak-anakmu untuk ikut berbakti kepada kakek dan neneknya yang sudah meninggal. Hal tersebut memang salah satu alasan keinginan dari orang tua yang menginginkan anak yang sholeh. Sebab Anak yang sholeh akan mengajarkan keturunannya juga untuk ikut mendoakan arwah kakek dan neneknya dan akan terus menerus secara turun-temurun. Oleh sebab itulah kenapa doa anak yang sholeh adalah salah satu amalan yang tidak akan pernah putus.

Itulah kewajiban anak terhadap orang tua yang sudah meninggal. Untuk kamu yang orang tuanya masih hidup, syukurilah. Sebab tidak semua anak mempunyai orang tua yang lengkap. Ada anak yang kehilangan bapaknya atau juga anak yang kehilangan ibunya saja. Meskipun nantinya orang tuanya menikah kembali, kasih sayangnya tidak bisa dibandingkan dengan kasih sayang orang tua yag sudah meninggal. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu semua.

Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random