Sebagai seorang santri putri Pesantren kamu pasti pernah merasa kalau teman santri yang memiliki wajah cantik lebih mudah mendapatkan sesuatu serta banyak di Perlakukan Istimewa ? Dengan hal itu terkadang membuat hati dan pikiran timbul rasa iri yang akan cenderung membuat kesenjangan didalam Asrama Santri Putri.

Memang betul ternyata santri putri cantik lebih cenderung menjadi prioritas mendapatkan perlakuan istimewa, bukan mitos belaka lhooo. . .

Dikutip dari koranopini.com (30/6/2015), bahwasannya ada sebuah penelitian dan menemukan fakta atau pembuktian bahwa orang yang memiliki paras rupawan cantik atau wajah ganteng sering mendapatkan keistimewaan.

Salah satu orang psikolog dari china meneliti dan menemukan sebuah fakta bahwa laki-laki lebih cenderung dengan mudah menerima penawaran tak adil dari wanita cantik. Dengan adanya hal inilah mungkin juga berlaku dan dialami didalam lingkungan Pesantren, baik itu dengan santri putra ataupun teman sesama santriwati lainnya, entah itu saat adanya jalinan komunikasi dalam segi kegiatan yang ada di Pondok atau juga didalam aktivitas sehari-hari. Cobalah lihat dan renungkan, dulu saat mondok atau yang sampai saat ini masih mondok, bandingkan dengan santri putri cantik vs santri yang tidak terlalu cantik ataupun juga sebaliknya di Asrama Pesantren Putra, yang ganteng dan tidak terlalu ganteng di Pesantren. Hmm kok bisa ?

Dari penelitian yang dilakukan oleh seorang psikolog di China menyatakan bahwa kecantikan perempuan bisa melambatkan reaksi otak terhadap sesuatu, yang tak lain didalam hal ini adalah adil dan tak adil. Efeknya, pertimbangan cowok/pria lebih kabur terlebih jika beradapan dengan wanita cantik. Hal ini tak dapat dipungkiri juga dilingkungan Pesantren, so pasti jika santri putra melihat santriwati cantik tentu juga daya fikir otak lebih melambat dengan otomatis.

Saat meneliti psikolog ini, mengumpulkan 21 mahasiswa di sebuah universitas di China untuk dimintai melihat 300 foto wajah wanita-wanita china. 300 Foto itu setengahnya dinilai foto berwajah paling cantik dan setengahnya dinilai tak terlalu cantik.

Lalu dari 21 satu mahasiswa itu sebagai subyek penelitian diminta untuk memainkan permainan komputer bersama-sama beberapa wanita yang ada didalam foto tersebut.

Didalam penelitian itu menggunakan cara permainan, yang dimana permainan itu orang yang diteliti/subyek dapat melihat wajah cantik para perempuan serta diminta untuk memutuskan apakah menerima permintaan untuk membagi uang dengan mereka tau tidak. Disitulah para peneliti bisa mengukur bagaimana reaksi gelombang otak berdasarkan kecepatannya.

Hasil itu menunjukkan bahwa 21 mahasiswa tersebut lebih mudah menerima tawaran yang tidak adil ketika yang meminta adalah wanita cantik.

Nah jika didalam artikel ini lebih merujuk ke tema pesantren, andaikan yang diteliti itu adalah seorang santri putra yang disuruh melihat foto paling cantik santri putri dan sebagiannya tidak dinilai foto itu cantik bagaimana dengan kalian anak Pesantren ???

Tentu juga tak jauh berbeda juga lebih dominan ke santriwati yang cantik. Jika yang meminta adalah santri putri yang dinilai tidak menarik, respon tawaran adil tentu lebih cepat dan respon tawaran tak adil akan lebih lambat. Bukankah begitu seperti halnya penelitian yang dilakukan oleh psikolog di China itu.

Hasil yang dilakukan didalam penelitian itu juga sejalan dengan penelitian sebelumnya, orang akan lebih cenderung bersikap ramah pada orang yang memiliki paras cantik dan penampilan yang dinilai menarik, ungkap Anthony Little, psikolog asal University of Stirling.

Sebenarnya dia juga tidak terlibat dalam penelitian itu, tapi dia sudah lama memahami/mempelajari hubungan antara persepsi visual dengan ketertarikan.

Selain itu penelitian juga menunjukkan seseorang akan lebih lapang dada memaafkan dengan orang yang berwajah cantik.

Dengan demikian didalam artikel ini yang lebih merujuk ke dunia lingkungan Pesantren, tentu dalam urusan seari-hari kita juga sering menjumpai perlakuan santri cantik lebi istimewa dari pada santriwati berwajah pas-pasan. Contoh kecilnya, jika salah satu orang santri putri cantik akan lebih mendapatkan Like, Comment di akun sosial medianya. Atau hal lainnya yang ngebuat kita merasa iri dengan perlakuan-perlakuan terhadap teman yang lebih memiliki paras cantik. Apalagi jika yang dia adalah Putri Kiai tentu tak bisa dipungkiri lagi tentu lebih terlihat menarik dan cantik.


Santri Putri Cantik Juga Sering Diperlakukan Istimewa Inilah Alasannya


Sebagai seorang santri putri Pesantren kamu pasti pernah merasa kalau teman santri yang memiliki wajah cantik lebih mudah mendapatkan sesuatu serta banyak di Perlakukan Istimewa ? Dengan hal itu terkadang membuat hati dan pikiran timbul rasa iri yang akan cenderung membuat kesenjangan didalam Asrama Santri Putri.

Memang betul ternyata santri putri cantik lebih cenderung menjadi prioritas mendapatkan perlakuan istimewa, bukan mitos belaka lhooo. . .

Dikutip dari koranopini.com (30/6/2015), bahwasannya ada sebuah penelitian dan menemukan fakta atau pembuktian bahwa orang yang memiliki paras rupawan cantik atau wajah ganteng sering mendapatkan keistimewaan.

Salah satu orang psikolog dari china meneliti dan menemukan sebuah fakta bahwa laki-laki lebih cenderung dengan mudah menerima penawaran tak adil dari wanita cantik. Dengan adanya hal inilah mungkin juga berlaku dan dialami didalam lingkungan Pesantren, baik itu dengan santri putra ataupun teman sesama santriwati lainnya, entah itu saat adanya jalinan komunikasi dalam segi kegiatan yang ada di Pondok atau juga didalam aktivitas sehari-hari. Cobalah lihat dan renungkan, dulu saat mondok atau yang sampai saat ini masih mondok, bandingkan dengan santri putri cantik vs santri yang tidak terlalu cantik ataupun juga sebaliknya di Asrama Pesantren Putra, yang ganteng dan tidak terlalu ganteng di Pesantren. Hmm kok bisa ?

Dari penelitian yang dilakukan oleh seorang psikolog di China menyatakan bahwa kecantikan perempuan bisa melambatkan reaksi otak terhadap sesuatu, yang tak lain didalam hal ini adalah adil dan tak adil. Efeknya, pertimbangan cowok/pria lebih kabur terlebih jika beradapan dengan wanita cantik. Hal ini tak dapat dipungkiri juga dilingkungan Pesantren, so pasti jika santri putra melihat santriwati cantik tentu juga daya fikir otak lebih melambat dengan otomatis.

Saat meneliti psikolog ini, mengumpulkan 21 mahasiswa di sebuah universitas di China untuk dimintai melihat 300 foto wajah wanita-wanita china. 300 Foto itu setengahnya dinilai foto berwajah paling cantik dan setengahnya dinilai tak terlalu cantik.

Lalu dari 21 satu mahasiswa itu sebagai subyek penelitian diminta untuk memainkan permainan komputer bersama-sama beberapa wanita yang ada didalam foto tersebut.

Didalam penelitian itu menggunakan cara permainan, yang dimana permainan itu orang yang diteliti/subyek dapat melihat wajah cantik para perempuan serta diminta untuk memutuskan apakah menerima permintaan untuk membagi uang dengan mereka tau tidak. Disitulah para peneliti bisa mengukur bagaimana reaksi gelombang otak berdasarkan kecepatannya.

Hasil itu menunjukkan bahwa 21 mahasiswa tersebut lebih mudah menerima tawaran yang tidak adil ketika yang meminta adalah wanita cantik.

Nah jika didalam artikel ini lebih merujuk ke tema pesantren, andaikan yang diteliti itu adalah seorang santri putra yang disuruh melihat foto paling cantik santri putri dan sebagiannya tidak dinilai foto itu cantik bagaimana dengan kalian anak Pesantren ???

Tentu juga tak jauh berbeda juga lebih dominan ke santriwati yang cantik. Jika yang meminta adalah santri putri yang dinilai tidak menarik, respon tawaran adil tentu lebih cepat dan respon tawaran tak adil akan lebih lambat. Bukankah begitu seperti halnya penelitian yang dilakukan oleh psikolog di China itu.

Hasil yang dilakukan didalam penelitian itu juga sejalan dengan penelitian sebelumnya, orang akan lebih cenderung bersikap ramah pada orang yang memiliki paras cantik dan penampilan yang dinilai menarik, ungkap Anthony Little, psikolog asal University of Stirling.

Sebenarnya dia juga tidak terlibat dalam penelitian itu, tapi dia sudah lama memahami/mempelajari hubungan antara persepsi visual dengan ketertarikan.

Selain itu penelitian juga menunjukkan seseorang akan lebih lapang dada memaafkan dengan orang yang berwajah cantik.

Dengan demikian didalam artikel ini yang lebih merujuk ke dunia lingkungan Pesantren, tentu dalam urusan seari-hari kita juga sering menjumpai perlakuan santri cantik lebi istimewa dari pada santriwati berwajah pas-pasan. Contoh kecilnya, jika salah satu orang santri putri cantik akan lebih mendapatkan Like, Comment di akun sosial medianya. Atau hal lainnya yang ngebuat kita merasa iri dengan perlakuan-perlakuan terhadap teman yang lebih memiliki paras cantik. Apalagi jika yang dia adalah Putri Kiai tentu tak bisa dipungkiri lagi tentu lebih terlihat menarik dan cantik.


Baca Juga

No comments: