Sebelum kita membaca puisi berantai lucu dibawah ini alangkah baiknya kita mengenal lebih dulu "apa itu puisi berantai" ? Pengertian puisi berantai adalah puisi yang menggabungkan isi, diksi, metafora sangat jauh berbeda serta kontradiksi satu sama lain. Seperti contoh bagaimana 3 tema yang beragam bisa menyatu dalam satu pementasan pembacaan.

Pengertian lain puisi berantai juga adalah penggabungan puisi dari beberapa tema namun saling berkaitan dan menimbulakan kesukaan tersendiri bagi yang menciptakannya serta cara membaca puisinya tersebut juga harus tergabuing antara satu dengan yang lain. Seperti contoh puisi berantai lucu dibawah ini yang harus dibaca 3 orang:


Puisi Berantai Lucu - Santri, anak cerdas, anak alay
Januari 11, 2018
Puisi berantai Seorang santri , anak Cerdas & anak Alay
ket : S = santri
C = anak Cerdas
A = anak Alay

Santri: Assalamu’alaikum Wr.Wb perkenalkan saya santri , saya tinggal di pondok pesantren, dan saya akan membacakan puisi yang berjudul “Anak Yang Religius”.

Cerdas : Pagi semua , Saya juga akan membacakan puisi yang berjudul “Anak IPA Yang Sedang Jatuh Cinta.

Alay: hayy Gays , kenalin gue Si Cantik yang datang dari Jerman , Jejer kandeman. Gue mau bacain puisi yang judulnya “Anak Lebay yang Sok Cantik”

Santri : Simaklah lembaran lembaran kisahku , seorang santri pondok pesantren nan baik . Duhai para pencari ilmu, tiada rugi kalian mendengarkan aku. Insyaallah bagi kalian yang mendengarkan pastilah..

Cerdas: Tidak normal , sungguh tidak normal. Tekanan Cinta seorang anak IPA , yang berusaha mendapatkan arus-arus cinta dari sang pujangga . kan kucurahkan dalam puisi ilmiahku ini. Semoga perasaanku ini bisa menggugah.

Alay : Cowok ganteng yang disana , yang disana , disana ,disana , disana, banyak deh pokoknya, kok pada liatin aku yaa?? Ihhh,,pada naksir yaa..? mana ada cowok yang tahan ama cewek secantik gue .. iya gak? Nama gue Mona , lengkapnya Monalisa Ratu Elisabeth Resikfi Marthatilaar. Gue cewek lebay, alay, centil dan sok seksi, kalo ada cowok yang liat gue pasti bilang.

Santri : Alhamdulillah, nikmat dan indahnya menjadi seorang istri, eh maafmakhsudnya Santri, hoby mengaji doyan ngopi sambil makan.

Cerdas : Tabung reaksi, perasaanku ini terus melaju cepat hingga akhirnya menggumpal pada katoda hatimu. Terbentuklah medan magnet padamu , ingin kusentuh permukaan.

Alay: Jerawat ?? nggak lahyau, cewek secantik gueberjerawat ? tiap hari ke salon maskeran ,luluran , pedi cure medi cure ,dan so pasti tidak lupa pakai.

Santri : Sarung dijemuran , tidak lupa aku pakai dengan kuat , agar tidak mudah mplorot . Memakai sarung janganlah terlalu tinggi dan terlalu rendah. kotoran dan najis mudah hinggap ,jika sarung terlalu rendah namun jika terlalu tinggi maka akan terlihat.

Cerdas: Besar dan panjang sekali , interverensi cahaya matamu yang jatuhke dalam dadaku. Volume cintamu membuat dadaku.

Alay : Mulus kulitku ini, tubuhku ini sudah seksi, wajahku sudah cantik , pacarku dimana-mana. Aduh enaknya jadi cewek.

Santri : Yang enak dinikmatin sepert surga. Ya pasti libur ngaji, nerakanya ya pas kena sangsi. Gak punya pacar nggak rugi , gak punya motor gak gengsi , gak ngaji ya tidur aja..

Cerdas : Denganku, Cinta kita seperti model atom dal ton yang partikel terkecilnya sudah tidak dapat terbagi. Kaulah kodomain dari funsi hatiku, kulah hasil dari.

Alay : Deodorant, bedak , lipstik, hand body, harus yang mahal dan bermerk, gak pernah gue beli yang murah , apalagi KW. Iyyuuhhh.. apa kata.

Santri : Pak kyai, tauksiyahmu menyejukkan hati , nasihatmu slalu aku simpan dlm memori. Jasamu sangatlah murni , hingga melekat di sanubari kau mampu melenyapkan kegelapan ,kesehatan, dan kebodohan yang terletak di.

Cerdas : otakmu dan otakku, adalah dua buah organ yang mempunyai koordinasi tunggal. Setiap hari, neuron dalam otakku selalu mengingatkan akan dirimu . Teringat detik itu, engkau memanggilku dengan frekuensi yang menggetarkan.

Alay : Rokku , rokku yang sangat indah membuat semua cowok terpana . Gue emang menawan , keleuss.. liat nih wedges yang gue pake setinggi.

Santri : Menara masjid, telah mengumandangkan adzan . tanda panggilan Tuhan . Segera aku berwudhu di pancuran . Menghilangkan hadas dan kotoran.

Cerdas: Manusia , yang tersebar banyak di seluruh bangsa dan benua. Memiliki warna yang bermacam-macam. Ada yang berwarna kuning, coklat, dan juga hitam. Itulah ras-ras manusia yang equivalen dengan cintaku padamu . tak memandang bangsa dan warna. Aku hanya memandang.

Alay : Dalam celana pendekku, kuambil coklat, aku suka coklat , tapi akyu takut kalo nanti kebanyakan bisa gendut, trus gak sexsi lagi deh. Nanti cowokku yang ganteng gak mau lagi ma akyu, dan cowokku nanti gak mau lagi membuat akyu.

Santri : Bergairah, seluruh jiwaku, tak kala mendengar senandung bacaan Al-Qur’an . membuat aku sadar. Akan kebesaran Tuhan, dan aku hanyalah seorang manusia biasa yang.

Cerdas : Lemah Syahwat ,ibarat aku tanpamu . Lebih bak aku terurai oleh decomposer jika tak ada kamu. Kau mengingatkan aku, akan sesuatu yang keluar dari.

Alay : Gerombolan cabe-cabean, hah..? kurang ajar beraninya bilang gue cabe-cabean . Gue itu terong-terongan tauu. Terong terongan yang.

Santri : Puaanjang..Bulat..Buesarr.. haa,,itulah bentuk kenthongan yang aa di Masjid pondokku. Ketika dipukul, nyaring sekali bunyinya. Apalagi kalau dipukul dengan.

Cerdas: Kepalaku, itulah tempatku menyimpan memori-memori tentangmu . Gelombang senyummu terpaku pada neuronku. Raut mukamu penuh energi, matamu memancarkan cahaya . Bibirmu berkarisma, Gigimu.

Alay : Penuh dengan binatang peliharaanku. Ada banyak dirumah, ada hamster, ular, anjing, kucing, monyet , simpanse, orangutan

Santri : Ciswanto, Aceng, Triyanto dan pakwo. Mereka semua adalah kawanku di pondok pesantren. Oh kawanku, maaf apabila puisi ini tidak sopan . Karena saya bukan muridnya Kahlil Gibran. Namun aku hanya anak pondokan yang berusaha mempertahankan keimanan.

Itulah puisi berantai 3 orang yang lumayan unik dan lucu yang ditulis di "martasagitabtg.blogspot.com' semoga bermanfaat dan bisa kamu baca dalam pentas atau acara-acara saat di panggung pemmentasan nanti.

Puisi Lucu Berantai 3 Orang.Santri, Anak Cerdas, Anak Lebay

Loading...

Sebelum kita membaca puisi berantai lucu dibawah ini alangkah baiknya kita mengenal lebih dulu "apa itu puisi berantai" ? Pengertian puisi berantai adalah puisi yang menggabungkan isi, diksi, metafora sangat jauh berbeda serta kontradiksi satu sama lain. Seperti contoh bagaimana 3 tema yang beragam bisa menyatu dalam satu pementasan pembacaan.

Pengertian lain puisi berantai juga adalah penggabungan puisi dari beberapa tema namun saling berkaitan dan menimbulakan kesukaan tersendiri bagi yang menciptakannya serta cara membaca puisinya tersebut juga harus tergabuing antara satu dengan yang lain. Seperti contoh puisi berantai lucu dibawah ini yang harus dibaca 3 orang:


Puisi Berantai Lucu - Santri, anak cerdas, anak alay
Januari 11, 2018
Puisi berantai Seorang santri , anak Cerdas & anak Alay
ket : S = santri
C = anak Cerdas
A = anak Alay

Santri: Assalamu’alaikum Wr.Wb perkenalkan saya santri , saya tinggal di pondok pesantren, dan saya akan membacakan puisi yang berjudul “Anak Yang Religius”.

Cerdas : Pagi semua , Saya juga akan membacakan puisi yang berjudul “Anak IPA Yang Sedang Jatuh Cinta.

Alay: hayy Gays , kenalin gue Si Cantik yang datang dari Jerman , Jejer kandeman. Gue mau bacain puisi yang judulnya “Anak Lebay yang Sok Cantik”

Santri : Simaklah lembaran lembaran kisahku , seorang santri pondok pesantren nan baik . Duhai para pencari ilmu, tiada rugi kalian mendengarkan aku. Insyaallah bagi kalian yang mendengarkan pastilah..

Cerdas: Tidak normal , sungguh tidak normal. Tekanan Cinta seorang anak IPA , yang berusaha mendapatkan arus-arus cinta dari sang pujangga . kan kucurahkan dalam puisi ilmiahku ini. Semoga perasaanku ini bisa menggugah.

Alay : Cowok ganteng yang disana , yang disana , disana ,disana , disana, banyak deh pokoknya, kok pada liatin aku yaa?? Ihhh,,pada naksir yaa..? mana ada cowok yang tahan ama cewek secantik gue .. iya gak? Nama gue Mona , lengkapnya Monalisa Ratu Elisabeth Resikfi Marthatilaar. Gue cewek lebay, alay, centil dan sok seksi, kalo ada cowok yang liat gue pasti bilang.

Santri : Alhamdulillah, nikmat dan indahnya menjadi seorang istri, eh maafmakhsudnya Santri, hoby mengaji doyan ngopi sambil makan.

Cerdas : Tabung reaksi, perasaanku ini terus melaju cepat hingga akhirnya menggumpal pada katoda hatimu. Terbentuklah medan magnet padamu , ingin kusentuh permukaan.

Alay: Jerawat ?? nggak lahyau, cewek secantik gueberjerawat ? tiap hari ke salon maskeran ,luluran , pedi cure medi cure ,dan so pasti tidak lupa pakai.

Santri : Sarung dijemuran , tidak lupa aku pakai dengan kuat , agar tidak mudah mplorot . Memakai sarung janganlah terlalu tinggi dan terlalu rendah. kotoran dan najis mudah hinggap ,jika sarung terlalu rendah namun jika terlalu tinggi maka akan terlihat.

Cerdas: Besar dan panjang sekali , interverensi cahaya matamu yang jatuhke dalam dadaku. Volume cintamu membuat dadaku.

Alay : Mulus kulitku ini, tubuhku ini sudah seksi, wajahku sudah cantik , pacarku dimana-mana. Aduh enaknya jadi cewek.

Santri : Yang enak dinikmatin sepert surga. Ya pasti libur ngaji, nerakanya ya pas kena sangsi. Gak punya pacar nggak rugi , gak punya motor gak gengsi , gak ngaji ya tidur aja..

Cerdas : Denganku, Cinta kita seperti model atom dal ton yang partikel terkecilnya sudah tidak dapat terbagi. Kaulah kodomain dari funsi hatiku, kulah hasil dari.

Alay : Deodorant, bedak , lipstik, hand body, harus yang mahal dan bermerk, gak pernah gue beli yang murah , apalagi KW. Iyyuuhhh.. apa kata.

Santri : Pak kyai, tauksiyahmu menyejukkan hati , nasihatmu slalu aku simpan dlm memori. Jasamu sangatlah murni , hingga melekat di sanubari kau mampu melenyapkan kegelapan ,kesehatan, dan kebodohan yang terletak di.

Cerdas : otakmu dan otakku, adalah dua buah organ yang mempunyai koordinasi tunggal. Setiap hari, neuron dalam otakku selalu mengingatkan akan dirimu . Teringat detik itu, engkau memanggilku dengan frekuensi yang menggetarkan.

Alay : Rokku , rokku yang sangat indah membuat semua cowok terpana . Gue emang menawan , keleuss.. liat nih wedges yang gue pake setinggi.

Santri : Menara masjid, telah mengumandangkan adzan . tanda panggilan Tuhan . Segera aku berwudhu di pancuran . Menghilangkan hadas dan kotoran.

Cerdas: Manusia , yang tersebar banyak di seluruh bangsa dan benua. Memiliki warna yang bermacam-macam. Ada yang berwarna kuning, coklat, dan juga hitam. Itulah ras-ras manusia yang equivalen dengan cintaku padamu . tak memandang bangsa dan warna. Aku hanya memandang.

Alay : Dalam celana pendekku, kuambil coklat, aku suka coklat , tapi akyu takut kalo nanti kebanyakan bisa gendut, trus gak sexsi lagi deh. Nanti cowokku yang ganteng gak mau lagi ma akyu, dan cowokku nanti gak mau lagi membuat akyu.

Santri : Bergairah, seluruh jiwaku, tak kala mendengar senandung bacaan Al-Qur’an . membuat aku sadar. Akan kebesaran Tuhan, dan aku hanyalah seorang manusia biasa yang.

Cerdas : Lemah Syahwat ,ibarat aku tanpamu . Lebih bak aku terurai oleh decomposer jika tak ada kamu. Kau mengingatkan aku, akan sesuatu yang keluar dari.

Alay : Gerombolan cabe-cabean, hah..? kurang ajar beraninya bilang gue cabe-cabean . Gue itu terong-terongan tauu. Terong terongan yang.

Santri : Puaanjang..Bulat..Buesarr.. haa,,itulah bentuk kenthongan yang aa di Masjid pondokku. Ketika dipukul, nyaring sekali bunyinya. Apalagi kalau dipukul dengan.

Cerdas: Kepalaku, itulah tempatku menyimpan memori-memori tentangmu . Gelombang senyummu terpaku pada neuronku. Raut mukamu penuh energi, matamu memancarkan cahaya . Bibirmu berkarisma, Gigimu.

Alay : Penuh dengan binatang peliharaanku. Ada banyak dirumah, ada hamster, ular, anjing, kucing, monyet , simpanse, orangutan

Santri : Ciswanto, Aceng, Triyanto dan pakwo. Mereka semua adalah kawanku di pondok pesantren. Oh kawanku, maaf apabila puisi ini tidak sopan . Karena saya bukan muridnya Kahlil Gibran. Namun aku hanya anak pondokan yang berusaha mempertahankan keimanan.

Itulah puisi berantai 3 orang yang lumayan unik dan lucu yang ditulis di "martasagitabtg.blogspot.com' semoga bermanfaat dan bisa kamu baca dalam pentas atau acara-acara saat di panggung pemmentasan nanti.
Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random