Bila kita lihat dunia yang berkembang pesat ini, kita bisa sadari mirisnya keadaan yang bisa mengancam generasi-generasi muda menjadi tak punya akhlakul karimah lagi, terlebih dalam hal ini adalah terlahirnya Aplikasi-aplikasi Media Social yang kian banyak serta tak terbendung lagi, hingga tersalahgunakan. Mulai dari Tiktok, Bigolive, Facebook, Instragam dan akun-akun media social lainya.

Semua memanjakan pengguna akun medsos dengan berbagai fiturnya dan juga dengan mudahnya menyebarkan berita-berita isu Hoax yang memicu satu sama lain menjadi terpecah ataupun saling berkelahi. Dan disinilah juga para pembisnis internet bergembira menikmati penghasilan, yang tak lain juga para penghianat bangsa, yang bergembira diatas terancamnya generasi milenial khususnya.

Inilah sebuah fakta yang terjadi, entah disadari atau tidak hal ini juga bisa mengancam generasi milenial menjadi rusak akhlak kepribadianyanya sehingga bisa juga mengancam bangsa ini terjajah lagi. Maka dari situlah pentingnya Akhlaq mulia, Karena Akhlak merupakan parameter utama keimanan, maka itulah yang seharusnya kita tanam sejak hari ini serta mengapa kita harus bangkit dan bersatu dalam menyerukan/menyebarkan semua tentang Akhlakul Karimah

Kenapa akhlak ataupun kepribadian bisa rusak bahkan bangsa ini??? Yah, karenanya bangsa ini akan bisa tetap berdiri tegak sampai hari akhir hanya dengan generasi-generasi mudanya yang tetap terjaga akhlakul karimahnya.

Nah, itulah sebabnya kenapa kita harus melawan medsos dengan share video atau menulis narasi tentang hal-hal positif saja/lebih baik tentang postingan yang menunjukan akhlak karimah, dan tak lain juga untuk menanggulangi pergerakan-pergerakan diatas kesempatan para penghianat bangsa yang menyelinap di tengah-tengah politik yang semakin panas antara pendukung Cebong Vs Kampret. Itulah cara sederhana yang bisa kita lakukan dengan cukup share secara serentak hal-hal positif tanpa memicu perkelahian pendapat yang sangat riskan terjadinya pertumpahan darah di akhir cerita.

Mengabaikan isu-isu negatif pemicu perselisihan lebih baik bagi kita yang hanya orang awam.

Milenial Terancam Medsos dan Cebong Vs Kampret, Orang Awam Lakukan Cara Sederhana Ini !!!!


Bila kita lihat dunia yang berkembang pesat ini, kita bisa sadari mirisnya keadaan yang bisa mengancam generasi-generasi muda menjadi tak punya akhlakul karimah lagi, terlebih dalam hal ini adalah terlahirnya Aplikasi-aplikasi Media Social yang kian banyak serta tak terbendung lagi, hingga tersalahgunakan. Mulai dari Tiktok, Bigolive, Facebook, Instragam dan akun-akun media social lainya.

Semua memanjakan pengguna akun medsos dengan berbagai fiturnya dan juga dengan mudahnya menyebarkan berita-berita isu Hoax yang memicu satu sama lain menjadi terpecah ataupun saling berkelahi. Dan disinilah juga para pembisnis internet bergembira menikmati penghasilan, yang tak lain juga para penghianat bangsa, yang bergembira diatas terancamnya generasi milenial khususnya.

Inilah sebuah fakta yang terjadi, entah disadari atau tidak hal ini juga bisa mengancam generasi milenial menjadi rusak akhlak kepribadianyanya sehingga bisa juga mengancam bangsa ini terjajah lagi. Maka dari situlah pentingnya Akhlaq mulia, Karena Akhlak merupakan parameter utama keimanan, maka itulah yang seharusnya kita tanam sejak hari ini serta mengapa kita harus bangkit dan bersatu dalam menyerukan/menyebarkan semua tentang Akhlakul Karimah

Kenapa akhlak ataupun kepribadian bisa rusak bahkan bangsa ini??? Yah, karenanya bangsa ini akan bisa tetap berdiri tegak sampai hari akhir hanya dengan generasi-generasi mudanya yang tetap terjaga akhlakul karimahnya.

Nah, itulah sebabnya kenapa kita harus melawan medsos dengan share video atau menulis narasi tentang hal-hal positif saja/lebih baik tentang postingan yang menunjukan akhlak karimah, dan tak lain juga untuk menanggulangi pergerakan-pergerakan diatas kesempatan para penghianat bangsa yang menyelinap di tengah-tengah politik yang semakin panas antara pendukung Cebong Vs Kampret. Itulah cara sederhana yang bisa kita lakukan dengan cukup share secara serentak hal-hal positif tanpa memicu perkelahian pendapat yang sangat riskan terjadinya pertumpahan darah di akhir cerita.

Mengabaikan isu-isu negatif pemicu perselisihan lebih baik bagi kita yang hanya orang awam.
Baca Juga

No comments: