Saat seorang santri berkata atau saat ingin meminta izin pulang dari Pondok Pesantren ke pengurus atau pengasuh pesantren, biasanya mereka mempunyai siasat agar diizinkan pulang. Kata pulang disini bisa juga bisa diartikan pulang sementara ataupun juga boyong dari pesantren. Nah, ketika seorang santri berkeinginan untuk pulang pasti mereka mempunyai alasan-alasan yang berbeda-beda dihadapan pengurus pesantren juga ketika sowan Kiai (pengasuh pondok) untuk pulang.

Banyak motif mengapa kadang santri sangat ingin segera minta izin pulang sementara dan biasanya sering terjadi pada santri baru yang rumahnya bisa dijangkau dengan mudah dan dekat. Tetapi lain halnya ingin segera pulang untuk waktu yang lama/boyong faktor penyebab nya yang sering terjadi adalah karena akan segera menikah.

Namun jika santri yang hanya ingin sekedar pulang sementara ini lebih disering terjadi biasanya karena ingin sekedar melepas rindu keluarga/orang tua, masih belum merasa nyaman, dan keperluan-keperluan yang darurat dikampung halaman.

Berikut 4 siasat yang sering digunakan para santri untuk izin pulang dari pesantren, biasanya dia adalah seorang santri masih baru.



1. Sedang tak enak badan

Merasa sakit merupakan motif terbaik untuk izin pulang. Pihak pondok pesantren tentu tak akan meminta/memaksa santri tetap tinggal di pondok karena kesehatan Anda sedang terganggu. Hal ini pasti santri akan diizinkan pulang.

2. Ada keperluan keluarga yang mendadak

Salah satu motif yang paling biasa digunakan para santri untuk pulang cepat adalah adanya keperluan keluarga yang mendadak. Misalnya, santri beralasan ada salah satu keluarga sedang sakit dan tak ada yang bisa merawatnya di rumah.

Pikirkan situasi keluarga yang membutuhkan kehadiran Anda karena itu dapat membuat Anda bersungguh-sungguh saat meminta izin pulang cepat.

3.Ada acara perayaan bersama keluarga

Perayaan ulang tahun, pernikahan dan acara lain dapat menjadi salah satu siasat untuk pulang lebih cepat. Mereka cukup menyampaikan pada pihak pesantren seperti pengurus, ustad-ustadzah, Kiai , ada pernikahan saudara.

4.Lagi rindu/kangen suasana kampung baik itu kangen orang tua atau teman di kampung biasa juga sering terjadi oleh beberapa santri tetapi lebih banyak dialami oleh seorang yang masih baru nyantri.

Siasat Ketika Berkata Ingin Izin Pulang 4 Hal Ini Sering Jadi Alasan Ke Pengurus Atau Kiai Oleh Santri Baru

Loading...

Saat seorang santri berkata atau saat ingin meminta izin pulang dari Pondok Pesantren ke pengurus atau pengasuh pesantren, biasanya mereka mempunyai siasat agar diizinkan pulang. Kata pulang disini bisa juga bisa diartikan pulang sementara ataupun juga boyong dari pesantren. Nah, ketika seorang santri berkeinginan untuk pulang pasti mereka mempunyai alasan-alasan yang berbeda-beda dihadapan pengurus pesantren juga ketika sowan Kiai (pengasuh pondok) untuk pulang.

Banyak motif mengapa kadang santri sangat ingin segera minta izin pulang sementara dan biasanya sering terjadi pada santri baru yang rumahnya bisa dijangkau dengan mudah dan dekat. Tetapi lain halnya ingin segera pulang untuk waktu yang lama/boyong faktor penyebab nya yang sering terjadi adalah karena akan segera menikah.

Namun jika santri yang hanya ingin sekedar pulang sementara ini lebih disering terjadi biasanya karena ingin sekedar melepas rindu keluarga/orang tua, masih belum merasa nyaman, dan keperluan-keperluan yang darurat dikampung halaman.

Berikut 4 siasat yang sering digunakan para santri untuk izin pulang dari pesantren, biasanya dia adalah seorang santri masih baru.



1. Sedang tak enak badan

Merasa sakit merupakan motif terbaik untuk izin pulang. Pihak pondok pesantren tentu tak akan meminta/memaksa santri tetap tinggal di pondok karena kesehatan Anda sedang terganggu. Hal ini pasti santri akan diizinkan pulang.

2. Ada keperluan keluarga yang mendadak

Salah satu motif yang paling biasa digunakan para santri untuk pulang cepat adalah adanya keperluan keluarga yang mendadak. Misalnya, santri beralasan ada salah satu keluarga sedang sakit dan tak ada yang bisa merawatnya di rumah.

Pikirkan situasi keluarga yang membutuhkan kehadiran Anda karena itu dapat membuat Anda bersungguh-sungguh saat meminta izin pulang cepat.

3.Ada acara perayaan bersama keluarga

Perayaan ulang tahun, pernikahan dan acara lain dapat menjadi salah satu siasat untuk pulang lebih cepat. Mereka cukup menyampaikan pada pihak pesantren seperti pengurus, ustad-ustadzah, Kiai , ada pernikahan saudara.

4.Lagi rindu/kangen suasana kampung baik itu kangen orang tua atau teman di kampung biasa juga sering terjadi oleh beberapa santri tetapi lebih banyak dialami oleh seorang yang masih baru nyantri.

Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random