Santri juga manusia biasa,toh juga sama dengan seperti yang lainnya, memiliki quotes (kutipan-kutipan) kata sedih/galau mengharukan, karena memang manusia tak lepas dari unek-unek perasaan yang kapan saja bisa terketuk hatinya untuk merasakan sebuah cinta. Yaa sebuah quotes santri yang pasti selalu di iringi setiap saat oleh perasaan pernak-pernik cinta yang senang ataupun sedih kala menjalani kehidupan di Pesantren. Mereka setiap santri memiliki cara pandang berbeda dalam menyikapi jikalau sedang di ketuk hatinya dan cara mengutarakan sebuah perasaan ke orang tua pun tentu berbeda-beda.


Berikut 7 Quotes Santri Kepada Orang Tua

1.Di tengah kejauhan dari sosok orang tua, anak santri selalu mengharapkan doa dan keridhoan dari keluarga yang bisa jadi sebuah spirit batin anak dalam menimba ilmu.

2.Duhai Ibu dan Bapak jika engkau rindu serta menginginkan kepulanganku dari pesantren, tunggulah aku dan janganlah bersedih ,sampai aku kembali kerumah kampung kelahiran itu, untuk berkumpul dengan engkau yang membesarkanku. Bersabarlah menunggu kepulanganku menuntut ilmu, Waktu yang tepat kadang menjadi sebuah perjuangan pilihan hidup ini.

3.Senantiasa aku disini selalu bersyukur dan berusaha untuk memberikan yang terbaik untukmu, karena engkau telah memasukkan aku ke pesantren. Sehingga aku sadar inilah takdir kewajiban yang harus kujalani dengan sebaik-baiknya

4.Di tengah cobaan, penderitaan atau suka duka menjadi seorang santri, mondok di pesantren selalu memberikan hikmah pembuka hati dan pikiranku lebih dewasa dalam menghadapi berbagai masalah. Mandiri adalah pilihan

5.Hidup hemat adalah bagian dari proses perjuangan. Aku yakin, tidak ada proses yang mengkhianati hasil,

6.Kesendirian dan kesepian perasaan kangen merindumu kadang selalu ku temui, Apakah aku sedih ???? Iya, tapi aku sadar ini merupakan bagian perjuangan.

7.Teruntuk orang tuaku, seiring berjalannya waktu kini aku semakin sadar bahwa engkau mengizinkanku ke pesantren ini menjadikanku lebih tahu arti sebuah hidup serta menjadikan hidup ini lebih berarti menjadi seseorang yang lebih kuat untuk menghadapi dunia yang fana ini.


Untuk Anak Yang Sedang Di Pesantren Inilah 7 Quotes Santri Terhadap Orang Tua


Santri juga manusia biasa,toh juga sama dengan seperti yang lainnya, memiliki quotes (kutipan-kutipan) kata sedih/galau mengharukan, karena memang manusia tak lepas dari unek-unek perasaan yang kapan saja bisa terketuk hatinya untuk merasakan sebuah cinta. Yaa sebuah quotes santri yang pasti selalu di iringi setiap saat oleh perasaan pernak-pernik cinta yang senang ataupun sedih kala menjalani kehidupan di Pesantren. Mereka setiap santri memiliki cara pandang berbeda dalam menyikapi jikalau sedang di ketuk hatinya dan cara mengutarakan sebuah perasaan ke orang tua pun tentu berbeda-beda.


Berikut 7 Quotes Santri Kepada Orang Tua

1.Di tengah kejauhan dari sosok orang tua, anak santri selalu mengharapkan doa dan keridhoan dari keluarga yang bisa jadi sebuah spirit batin anak dalam menimba ilmu.

2.Duhai Ibu dan Bapak jika engkau rindu serta menginginkan kepulanganku dari pesantren, tunggulah aku dan janganlah bersedih ,sampai aku kembali kerumah kampung kelahiran itu, untuk berkumpul dengan engkau yang membesarkanku. Bersabarlah menunggu kepulanganku menuntut ilmu, Waktu yang tepat kadang menjadi sebuah perjuangan pilihan hidup ini.

3.Senantiasa aku disini selalu bersyukur dan berusaha untuk memberikan yang terbaik untukmu, karena engkau telah memasukkan aku ke pesantren. Sehingga aku sadar inilah takdir kewajiban yang harus kujalani dengan sebaik-baiknya

4.Di tengah cobaan, penderitaan atau suka duka menjadi seorang santri, mondok di pesantren selalu memberikan hikmah pembuka hati dan pikiranku lebih dewasa dalam menghadapi berbagai masalah. Mandiri adalah pilihan

5.Hidup hemat adalah bagian dari proses perjuangan. Aku yakin, tidak ada proses yang mengkhianati hasil,

6.Kesendirian dan kesepian perasaan kangen merindumu kadang selalu ku temui, Apakah aku sedih ???? Iya, tapi aku sadar ini merupakan bagian perjuangan.

7.Teruntuk orang tuaku, seiring berjalannya waktu kini aku semakin sadar bahwa engkau mengizinkanku ke pesantren ini menjadikanku lebih tahu arti sebuah hidup serta menjadikan hidup ini lebih berarti menjadi seseorang yang lebih kuat untuk menghadapi dunia yang fana ini.


Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random