7 Tips Mengatasi Anak Yang Keras Kepala Tidak Mau Mondok
Foto IG Ala Santi
Tidak semua anak yang terlahir dari darah daging kita sendiri itu, menurut apa nasehat/perkataan-perkataan orang tuanya. Anak yang tergolong keras kepala cenderung selalu mengelak saat orang tua memerintahnya. Kemauan sang anak dengan kedua orang tua tentu sebagian banyak orang mengalami berbagai hal yang berbeda/berlawanan. Seperti halnya ketika orang tua ingin sekali anaknya mondok atau masuk pesantren, tetapi anaknya ngeyel dan sangat bandel tetap bekata "gak mau mondok" dengan berbagai alasan-alasan.

Tentu hal ini sangat tidak di inginkan orang tua, apalagi ini menyangkut perihal tanggung jawab orang tua dan tanggung jawab dari pribadi setiap manusia. Nah, salah satu cara yang mungkin dapat mengatasi agar anak mau di Pondokkan adalah dari 7 hal di bawah ini:

1.Doa

Doa adalah hal yang memang seharusnya kita panjatkan setiap hari dengan tanpa henti, dan mendoakan anak agar tidak keras kepala serta biar kata-katanya yang selalu terucapkan "tidak mau mondok" berubah menjadi "iya saya mau masuk pesantren". Berdoa kepada Allah Swt hukumnya wajib, serta doa adalah hal yang paling terperca ampuhnya dalam mengatasi berbagai masalah apapun. Jadi memang seharusnya sebagai orang tua selalu mendoakan setiap hari anak agar mau masuk pesantren/mondok.

2.Berkunjung bersama anak dan perkenalkan dunia Pondok Pesantren

Mungkin anak belum tahu/kenal tentang dunia Pondok Pesantren sama sekali, yang ia tahu hanyalah dari cerita-cerita orang sekitar yang mengatakan sisi negatifnya saja. Nah, apabila seperti itu ajaklah anak untuk berkunjung ke Pesantren terlebih dahulu untuk sekedar jalan-jalan, dan melihat-lihat suasana Pondok Pesantren yang sebenarnya. Bersamaan itulah momen yang pas untuk memperkenalkan bagaimana sih Pesantren itu, serta jelaskanlah seberapa penting orang menuntut Ilmu di Pesantren baik itu untuk dirinya sendiri atau untuk kedua orang tuanya.

3.Nasehati anak betapa pentingnya menuntut Ilmu di Pesantren saat dia sedang santai dan berkumpul bersama

Menasehati anak juga harus pada posisi dan keadaan yang tepat, janganlah asal untuk menasehati. Nah, mungkin momen yang pas untuk menasehati anak agar di sedikit luluh hatinya disaat dia sedang santai, dan berkumpul bersama. Di saat itulah kamu nasehati betapa pentingnya Ilmu dan efek yang tidak pernah menuntut Ilmu sama sekali. Jika anak masih keras kepala dan ngeyel berkata "Kan belajar Ilmu Agama bisa dirumah, gak harus di Pesantren". Maka jelaskanlah perbedaan antar belajar di rumah dan di Pesantren/panjang lebarkalah sisi-sisi orang yang pergi untuk sebuah Ilmu.

4.Ajak kerumah beberapa santri yang kamu anggap dia bisa membujuk untuk masuk Pesantren

Untuk menaklukkan hati anak yang keras kepala tidak mau mondok, mungkin anda bisa mengajak dari beberapa santri untuk kerumah untuk membujuknya dan menceritakan hal yang sebenarnya. Selain itu hal yang paling ampuh untuk melembutkan hatinya yang keras, ngeyelan anda bisa ajak dari beberapa santri asli dari Pondok Pesantren untuk membaca Alqur an, tahlilan, dan lain-lain sebagainya. Mungkin ketika dia melihat santri yang membaca Alqur an di rumah dengan suara merdu, fasih dan lancar hal ini bisa sedikit membantu untuk melumpuhkan hatinya. Karena sangat banyak orang mempercayai betapa dahsyatnya fadhilah-fadhilah Alqur an, dari orang yang membacanya, mendengarkan, sekaligus tempatnya pasti akan menjadi tempat yang penuh berkah.

5.Berikan suasana realigi di Rumah anda

Suasana realigi ini bisa kita lakukan seperti memajang foto-foto ulama di dinding, meyediakan tempat khusus buku-buku islami di bagian tertentu didalam rumah, selalu mendengarkan music-musik bernuansakan islami dan ceramah-ceramah dari Ulama/Kiai. Hal kecil ini sepele tetapi kemungkinan besar akan mempengaruhi psikologisnya yang selalu keras kepala.

6.Cobalah berbicara dengan buah hati anda dengan baik-baik serta berikan janji-janji manis apabila dia bersedia di Pondokkan

Buatlah perjanjian dengan sang anak apabila ia bersedia di Pondokkan terlebih apabila orang tua sanggup menuruti semua yang di inginkan anak jika ia mau masuk pesantren. Tentu hal ini akan sedikit membuatnya sedikit tertarik mau mondok.

7.Cobalah minta solusi atau sowan ke Kiai/Ulama agar anak cepat di bukakan hatinya dan lekas masuk Pesantren secepat mungkin, Karena dengan kita sowan Kiai kita bisa mendaptkan berkah doa dari beliau dan mendapatkan amalan ijazah-ijazah agar anak mau mondok.


7 Tips Mengatasi Anak Yang Keras Kepala Tidak Mau Mondok

Loading...
7 Tips Mengatasi Anak Yang Keras Kepala Tidak Mau Mondok
Foto IG Ala Santi
Tidak semua anak yang terlahir dari darah daging kita sendiri itu, menurut apa nasehat/perkataan-perkataan orang tuanya. Anak yang tergolong keras kepala cenderung selalu mengelak saat orang tua memerintahnya. Kemauan sang anak dengan kedua orang tua tentu sebagian banyak orang mengalami berbagai hal yang berbeda/berlawanan. Seperti halnya ketika orang tua ingin sekali anaknya mondok atau masuk pesantren, tetapi anaknya ngeyel dan sangat bandel tetap bekata "gak mau mondok" dengan berbagai alasan-alasan.

Tentu hal ini sangat tidak di inginkan orang tua, apalagi ini menyangkut perihal tanggung jawab orang tua dan tanggung jawab dari pribadi setiap manusia. Nah, salah satu cara yang mungkin dapat mengatasi agar anak mau di Pondokkan adalah dari 7 hal di bawah ini:

1.Doa

Doa adalah hal yang memang seharusnya kita panjatkan setiap hari dengan tanpa henti, dan mendoakan anak agar tidak keras kepala serta biar kata-katanya yang selalu terucapkan "tidak mau mondok" berubah menjadi "iya saya mau masuk pesantren". Berdoa kepada Allah Swt hukumnya wajib, serta doa adalah hal yang paling terperca ampuhnya dalam mengatasi berbagai masalah apapun. Jadi memang seharusnya sebagai orang tua selalu mendoakan setiap hari anak agar mau masuk pesantren/mondok.

2.Berkunjung bersama anak dan perkenalkan dunia Pondok Pesantren

Mungkin anak belum tahu/kenal tentang dunia Pondok Pesantren sama sekali, yang ia tahu hanyalah dari cerita-cerita orang sekitar yang mengatakan sisi negatifnya saja. Nah, apabila seperti itu ajaklah anak untuk berkunjung ke Pesantren terlebih dahulu untuk sekedar jalan-jalan, dan melihat-lihat suasana Pondok Pesantren yang sebenarnya. Bersamaan itulah momen yang pas untuk memperkenalkan bagaimana sih Pesantren itu, serta jelaskanlah seberapa penting orang menuntut Ilmu di Pesantren baik itu untuk dirinya sendiri atau untuk kedua orang tuanya.

3.Nasehati anak betapa pentingnya menuntut Ilmu di Pesantren saat dia sedang santai dan berkumpul bersama

Menasehati anak juga harus pada posisi dan keadaan yang tepat, janganlah asal untuk menasehati. Nah, mungkin momen yang pas untuk menasehati anak agar di sedikit luluh hatinya disaat dia sedang santai, dan berkumpul bersama. Di saat itulah kamu nasehati betapa pentingnya Ilmu dan efek yang tidak pernah menuntut Ilmu sama sekali. Jika anak masih keras kepala dan ngeyel berkata "Kan belajar Ilmu Agama bisa dirumah, gak harus di Pesantren". Maka jelaskanlah perbedaan antar belajar di rumah dan di Pesantren/panjang lebarkalah sisi-sisi orang yang pergi untuk sebuah Ilmu.

4.Ajak kerumah beberapa santri yang kamu anggap dia bisa membujuk untuk masuk Pesantren

Untuk menaklukkan hati anak yang keras kepala tidak mau mondok, mungkin anda bisa mengajak dari beberapa santri untuk kerumah untuk membujuknya dan menceritakan hal yang sebenarnya. Selain itu hal yang paling ampuh untuk melembutkan hatinya yang keras, ngeyelan anda bisa ajak dari beberapa santri asli dari Pondok Pesantren untuk membaca Alqur an, tahlilan, dan lain-lain sebagainya. Mungkin ketika dia melihat santri yang membaca Alqur an di rumah dengan suara merdu, fasih dan lancar hal ini bisa sedikit membantu untuk melumpuhkan hatinya. Karena sangat banyak orang mempercayai betapa dahsyatnya fadhilah-fadhilah Alqur an, dari orang yang membacanya, mendengarkan, sekaligus tempatnya pasti akan menjadi tempat yang penuh berkah.

5.Berikan suasana realigi di Rumah anda

Suasana realigi ini bisa kita lakukan seperti memajang foto-foto ulama di dinding, meyediakan tempat khusus buku-buku islami di bagian tertentu didalam rumah, selalu mendengarkan music-musik bernuansakan islami dan ceramah-ceramah dari Ulama/Kiai. Hal kecil ini sepele tetapi kemungkinan besar akan mempengaruhi psikologisnya yang selalu keras kepala.

6.Cobalah berbicara dengan buah hati anda dengan baik-baik serta berikan janji-janji manis apabila dia bersedia di Pondokkan

Buatlah perjanjian dengan sang anak apabila ia bersedia di Pondokkan terlebih apabila orang tua sanggup menuruti semua yang di inginkan anak jika ia mau masuk pesantren. Tentu hal ini akan sedikit membuatnya sedikit tertarik mau mondok.

7.Cobalah minta solusi atau sowan ke Kiai/Ulama agar anak cepat di bukakan hatinya dan lekas masuk Pesantren secepat mungkin, Karena dengan kita sowan Kiai kita bisa mendaptkan berkah doa dari beliau dan mendapatkan amalan ijazah-ijazah agar anak mau mondok.


Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random