6 Kutipan Keistimewaan Jadi Santri, Tak Usah Bingung Menganggur Mau Kerja Apa Setelah Lulus Pesantren

Keistimewaan Santri yang menganggur, setelah lulus mondok di Pondok Pesantren

Banyak hal yang membuat hidup menjadi galau, bingung, suntuk, pusing, yang bikin hidup ini tak semenyenangkan seperti yang kita kira, salah satunya mungkin ada dari beberapa jebolan pesantren setelah lulus. Memang biasanya sebagai seorang santri Pondok Pesantren itu, banyak sebagian dari santri diantaranya kebingungan mau kerja apa setelah lulus dari Pondok Pesantren.

Mungkin pertama kali sejak kita masuk pesantren dari awal telah berfikiran dan bertanya-tanya gimana nasibku setelah dari Pondok Pesantren ini ??? Sebagai manusia berfikir, untuk masa depan yang akan datang adalah hal yang wajar dan pasti akan kita alami, apalagi bagi seorang santri baru yang lagi ketahap fase remaja ke dewasa. Mempunyai pandangan kedepan agar mampu bersaing atau berkompeten di dunia luar itu adalah hal biasa dan bagus yang perlu di apreasiasi.

Namun ketika saat ini barusan lulus dari Pondok Pesantren atau telah berbulan-bulan masih saja dilanda pilu karena menganggur, tak usah lah berkecil hati. Ingat Tuhan itu Maha Adil dan akan selalu memberi yang terbaik bagi kita.

Walaupun saat ini kita masih di Pandang orang dengan sebelah mata, karena setelah lulus atau boyong dari Pesantren belum mempunyai pekerjaan dan masih berdiam diri di rumah, yang saat ini hanya bisa membantu meringankan pekerjaan-pekerjaan kecil orang tua.

Dipandang sebelah mata masyarakat sekitar karena menganggur setelah lulus dari pesantren tak lantas langsung bekerja, kadang pula juga ada anggapan akan sulit mendapatkan jodoh dengan alasan "siap coba yang mau sama lulusan Pesantren yang hanya pengangguran" ???

Anggapan soal pengangguran setelah mondok di masyarakat awam kadang memang membuat sakit hati dan menyerah, bagi para santri yang tak lain juga kita sebagai seorang alumni lulusan pesantren. Namun sebelum kesakitan hati dan menyerah, coba renungkan hal-hal dibawah ini. Sebab yang selepas mondok masih mengangur bukan sama sekali pecundang, seorang santri justru mempunyai keistimewaan di dalam dirinya.

1. Sebagai seorang lulusan Pondok Pesantren yang tak langsung bekerja termasuk sosok orang yang selektif, Semua itu terbukti karena kita tak asal memilih pekerjaan setelah lulus mondok.

2. Sebab ketika menganggur setelah mondok itu adalah masa-masa transisi. Pilih kerja atau usaha sendiri itu termasuk keistimewaan karena kita harus memikirkan matang-matang sejak awal.

3. Dan kenapa harus malu, bingung ketika menganggur itu namanya bukan sosok seorang santri tulen "Ujar para sesepuh pesantren". Santri Justru bisa menginstirahatkan sebentar pikiran dari lelah pengorbanan berjihad di jalan-Nya.

4.Bisa sedikit lepas dari celotehan "Kerja yang tak sesuai passion" Walaupun akan ada cibiran-cibiran kata yang lain sebagai penggantinya.

5.Mempunyai waktu setelah lama mondok bisa berkumpul dengan keluarga sepuasnya, itung-itung untuk menimbun daya energi jika nantinya kita harus merantau lagi agar tak mudah merindu.

6.Kalau tentang masa depan sudah jelas seorang santri punya, Dimasa penggangguran bisa memantapkan kuda-kuda atau pondasi yang lebih top, demi menjelajahi hidup yang selanjutnya.

6 Kutipan Keistimewaan Jadi Santri, Tak Usah Bingung Menganggur Mau Kerja Apa Setelah Lulus Pesantren

Loading...
6 Kutipan Keistimewaan Jadi Santri, Tak Usah Bingung Menganggur Mau Kerja Apa Setelah Lulus Pesantren

Keistimewaan Santri yang menganggur, setelah lulus mondok di Pondok Pesantren

Banyak hal yang membuat hidup menjadi galau, bingung, suntuk, pusing, yang bikin hidup ini tak semenyenangkan seperti yang kita kira, salah satunya mungkin ada dari beberapa jebolan pesantren setelah lulus. Memang biasanya sebagai seorang santri Pondok Pesantren itu, banyak sebagian dari santri diantaranya kebingungan mau kerja apa setelah lulus dari Pondok Pesantren.

Mungkin pertama kali sejak kita masuk pesantren dari awal telah berfikiran dan bertanya-tanya gimana nasibku setelah dari Pondok Pesantren ini ??? Sebagai manusia berfikir, untuk masa depan yang akan datang adalah hal yang wajar dan pasti akan kita alami, apalagi bagi seorang santri baru yang lagi ketahap fase remaja ke dewasa. Mempunyai pandangan kedepan agar mampu bersaing atau berkompeten di dunia luar itu adalah hal biasa dan bagus yang perlu di apreasiasi.

Namun ketika saat ini barusan lulus dari Pondok Pesantren atau telah berbulan-bulan masih saja dilanda pilu karena menganggur, tak usah lah berkecil hati. Ingat Tuhan itu Maha Adil dan akan selalu memberi yang terbaik bagi kita.

Walaupun saat ini kita masih di Pandang orang dengan sebelah mata, karena setelah lulus atau boyong dari Pesantren belum mempunyai pekerjaan dan masih berdiam diri di rumah, yang saat ini hanya bisa membantu meringankan pekerjaan-pekerjaan kecil orang tua.

Dipandang sebelah mata masyarakat sekitar karena menganggur setelah lulus dari pesantren tak lantas langsung bekerja, kadang pula juga ada anggapan akan sulit mendapatkan jodoh dengan alasan "siap coba yang mau sama lulusan Pesantren yang hanya pengangguran" ???

Anggapan soal pengangguran setelah mondok di masyarakat awam kadang memang membuat sakit hati dan menyerah, bagi para santri yang tak lain juga kita sebagai seorang alumni lulusan pesantren. Namun sebelum kesakitan hati dan menyerah, coba renungkan hal-hal dibawah ini. Sebab yang selepas mondok masih mengangur bukan sama sekali pecundang, seorang santri justru mempunyai keistimewaan di dalam dirinya.

1. Sebagai seorang lulusan Pondok Pesantren yang tak langsung bekerja termasuk sosok orang yang selektif, Semua itu terbukti karena kita tak asal memilih pekerjaan setelah lulus mondok.

2. Sebab ketika menganggur setelah mondok itu adalah masa-masa transisi. Pilih kerja atau usaha sendiri itu termasuk keistimewaan karena kita harus memikirkan matang-matang sejak awal.

3. Dan kenapa harus malu, bingung ketika menganggur itu namanya bukan sosok seorang santri tulen "Ujar para sesepuh pesantren". Santri Justru bisa menginstirahatkan sebentar pikiran dari lelah pengorbanan berjihad di jalan-Nya.

4.Bisa sedikit lepas dari celotehan "Kerja yang tak sesuai passion" Walaupun akan ada cibiran-cibiran kata yang lain sebagai penggantinya.

5.Mempunyai waktu setelah lama mondok bisa berkumpul dengan keluarga sepuasnya, itung-itung untuk menimbun daya energi jika nantinya kita harus merantau lagi agar tak mudah merindu.

6.Kalau tentang masa depan sudah jelas seorang santri punya, Dimasa penggangguran bisa memantapkan kuda-kuda atau pondasi yang lebih top, demi menjelajahi hidup yang selanjutnya.
Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random