Foto Pribadi Kreatif Via Fb Teras Santri

Mengenali ciri-ciri kebiasaan santri ketika di Pondok Pesantren bahwa dia memiliki tanda pribadi kreatif, inovatif yang bisa dikatakan berpotensi besar untuk sukses setelah keluar (boyong) dari Pondok Pesatren ataupun saat masih di pesantren adalah hal yang menarik untuk di bahas. Terlebih bagi orang tua yang anaknya masih di Pondok Pesantren.

Mengenali pribadi perilaku anak yang masih mondok juga hal yang penting untuk diketahui orang tua, sebagai bentuk perhatian dan agar mengetahui batasan-batasan apa saja, sarana mencegah perilaku kurang baik atau negatif yang seharusnya dikurangi untuk si anak yang sedang di Pondok Pesantren. Tingkah perilaku seseorang ataupun si buah hati dimanapun tempatnya seperti halnya saat di Pondok/sedang menuntut Ilmu tentu setiap hari perkembangannya akan bertambah, mulai dari wawasan, pergaulan, akhlak, pemikiran, dll sebagainya.

Nah, apabila sebagai orang tua memiliki perhatian khusus seiring perkembangan si anak dari hari ke hari maka menandakan bahwa sosok sebagai orang tua yang sangat sayang demi kelanjutan masa depan yang lebih baik dan berharga. Terlebih buat kita, sebagai anak dan masih mondok/menuntut ilmu harus peka nih dan harus bersifat lebih dewasa lagi.

Kembali lagi kepembahasan. Kebiasaan Apa saja sih yang menandakan kamu memilki pribadi yang kreatif dan inovatif sebagai seorang santri ???

Terkadang kita merasa dan mempunyai pemikiran tidak perlu menjadi orang pintar untuk bisa sukses atau membanggakan keluarga. Adakalanya cukup menjadi orang yang kreatif. Karena pribadi yang kreatif selalu bisa menarik perhatian orang lain dengan cara pandangnya terhadap sesuatu, aktivitasnya yang beda dari orang lain, produktivitasnya dan lain sebagainya.

Meskipun terkadang mereka yang kreatif punya penampilan yang biasa sekali. Tapi entah kenapa mereka yang tergolong kreatif selalu punya daya tarik tersendiri atas keahlian yang dimilikinya. Kalau kamu bagaimana? Apakah menurutmu dirimu tergolong pribadi yang kreatif? Untuk bisa menilai kepribadian orang kreatif sejatinya kamu bisa melihatnya dari kebiasaan yang mereka lakukan. Berikut di antaranya.

1.Kamu lebih sering begadang, demi mempelajari pelajaran yang biasanya malah dianggap sulit bagi sebagian anak Pondok Pesantren, tapi justru itu malahmenjadi sebab mengutak-atik konsep pemikiran ide itu adalah makanan sehari-harimu.

Apakah kamu lebih memilih (karena lebih nyaman) begadang mengerjakan sesuatu ketimbang memilih waktu lainnya? Kalau iya, boleh jadi kamu tergolong pribadi yang kreatif. Melansir Huffingtonpost, peneliti dari Catholic University of the Sacred Heart di Italia, menemukan bahwa orang yang suka begadang lebih bisa menngembangkan solusi kreatif dan orisinal dalam memecahkan suatu masalah daripada orang yang tidur notmal.

Marina Giampietro, penulis utama studi ini, berhipotesis bahwa begadang mungkin mendorong pengembangan semangat non-konvensional dan kemampuan untuk menemukan solusi alternatif dan orisinal. Maka dari itu orang yang bekerja di malam hari tampak lebih kreatif.

2.Kebiasaan di Pondok yang biasanya kamu di bilang santri nakal/mbelink  hanya karena nggak suka mengikuti aturan yang menurutmu kurang tepat dan merepotkan.

Pribadi kreatif biasanya juga punya pemikiran kritis terhadap sesuatu, biasanya aturan yang berlaku. Ia kerap berseberang-paham dengan aturan main yang sedang berjalan disekitarnya. Maka jangan heran kalau karenanya kamu yang kreatif kerap menerima penolakan dari lingkungan, kamu kerap dianggap rebel hanya karena berlain paham. Lho, padahal kan wajar-wajar saja kalau punya pandangan yang berbeda, toh Tuhan menciptakan manusia beragam.

3.Saat orang lain melihat hal baru sebagai kesulitan, kamu justru melihatnya sebagai peluang dan tantangan

Kalau kamu tergolong pribadi yang kreatif barangkali kamu juga gemar berimajinasi. Dengan daya imajinasi yang nggak terbatas, kamu yang kreatif selalu menemukan celah dari tiap kesulitan yang dihadapi. Ketika orang lain melihat suatu masalah dan menganggapnya penghalang, kamu berbeda, kamu cenderung menganggapnya sebagai peluang dan tantangan untuk maju.

4.Ketika menyukai sesuatu kamu tak perlu alasan pasti, dan kadang melakukannya berdasarkan perasaan, apapun resikonya nanti

Orang kreatif acapkali tidak butuh alasan mengapa ia menyukai sesuatu. Misal tiba-tiba ia suka menggambar atau mendesain, saat ditanya alasannya ia pasti akan kesulitan mendeskripsikan penyebabnya. Ketika ia tertarik terhadap sesuatu, dasarannya hanya rasa suka dan ingin melakukannya. Barulah beberapa waktu setelah ia bosan, biasanya ia bisa mengingat penyebab dan alasan mengapa dulu ia suka menggambar dan lain-lain contohnya.

5.Kebiasaan di pondok yang dimana kamu saat sedang mempertahankan hidup/kehabisan bekal kamu selalu memiliki cara sederhana demi mengisi perut yang keroncongan. Menurut santriyai.com itu adalah hal yang patut di apreasi, karena kamu bukan anak santri yang manja dan mengeluh kesah kepada orang tua saat kehabisan bekal melanda.

6.Ketika di pondok pesantren kamu sering banget mencari-cari apa saja sarana prasarana yang rusak dan perlu di perbaiki. Saat menemui alat sarana prasarana yang terbengkalai/rusak kamu selalu peka untuk segera memperbaikinya

7.Saat ada waktu jam-jam kosong kamu selalu memanfaatkan waktu itu untuk hal-hal yang positif,  Saat temanmu mengisi waktu luang dengan bersantai, bermain yang nggak memberi manfaat kamu malah mencari kesibukan lain yang lebih manfaat. Meskipun sebenarnya santai/sekedar refresing  perlu tapi kamu malah menggap itu hal yang kurang berarti. 

Itulah beberapa ciri anak pondok pesantren yang kreatif. Sejatinya untuk menilai apakah dirimu tergolong orang yang kreatif atau tidak kamu hanya perlu menilai dari kebiasaan-kebiasaanmu sehari-hari. Seperti yang telah diulas di atas, apakah kamu sudah tergolong pribadi yang kreatif atau belum?


Kebiasaan Di Pondok Pesantren 7 Inilah Tanda Anak Santri Menunjukan Pribadi Yang Kreatif, Inovatif

Foto Pribadi Kreatif Via Fb Teras Santri

Mengenali ciri-ciri kebiasaan santri ketika di Pondok Pesantren bahwa dia memiliki tanda pribadi kreatif, inovatif yang bisa dikatakan berpotensi besar untuk sukses setelah keluar (boyong) dari Pondok Pesatren ataupun saat masih di pesantren adalah hal yang menarik untuk di bahas. Terlebih bagi orang tua yang anaknya masih di Pondok Pesantren.

Mengenali pribadi perilaku anak yang masih mondok juga hal yang penting untuk diketahui orang tua, sebagai bentuk perhatian dan agar mengetahui batasan-batasan apa saja, sarana mencegah perilaku kurang baik atau negatif yang seharusnya dikurangi untuk si anak yang sedang di Pondok Pesantren. Tingkah perilaku seseorang ataupun si buah hati dimanapun tempatnya seperti halnya saat di Pondok/sedang menuntut Ilmu tentu setiap hari perkembangannya akan bertambah, mulai dari wawasan, pergaulan, akhlak, pemikiran, dll sebagainya.

Nah, apabila sebagai orang tua memiliki perhatian khusus seiring perkembangan si anak dari hari ke hari maka menandakan bahwa sosok sebagai orang tua yang sangat sayang demi kelanjutan masa depan yang lebih baik dan berharga. Terlebih buat kita, sebagai anak dan masih mondok/menuntut ilmu harus peka nih dan harus bersifat lebih dewasa lagi.

Kembali lagi kepembahasan. Kebiasaan Apa saja sih yang menandakan kamu memilki pribadi yang kreatif dan inovatif sebagai seorang santri ???

Terkadang kita merasa dan mempunyai pemikiran tidak perlu menjadi orang pintar untuk bisa sukses atau membanggakan keluarga. Adakalanya cukup menjadi orang yang kreatif. Karena pribadi yang kreatif selalu bisa menarik perhatian orang lain dengan cara pandangnya terhadap sesuatu, aktivitasnya yang beda dari orang lain, produktivitasnya dan lain sebagainya.

Meskipun terkadang mereka yang kreatif punya penampilan yang biasa sekali. Tapi entah kenapa mereka yang tergolong kreatif selalu punya daya tarik tersendiri atas keahlian yang dimilikinya. Kalau kamu bagaimana? Apakah menurutmu dirimu tergolong pribadi yang kreatif? Untuk bisa menilai kepribadian orang kreatif sejatinya kamu bisa melihatnya dari kebiasaan yang mereka lakukan. Berikut di antaranya.

1.Kamu lebih sering begadang, demi mempelajari pelajaran yang biasanya malah dianggap sulit bagi sebagian anak Pondok Pesantren, tapi justru itu malahmenjadi sebab mengutak-atik konsep pemikiran ide itu adalah makanan sehari-harimu.

Apakah kamu lebih memilih (karena lebih nyaman) begadang mengerjakan sesuatu ketimbang memilih waktu lainnya? Kalau iya, boleh jadi kamu tergolong pribadi yang kreatif. Melansir Huffingtonpost, peneliti dari Catholic University of the Sacred Heart di Italia, menemukan bahwa orang yang suka begadang lebih bisa menngembangkan solusi kreatif dan orisinal dalam memecahkan suatu masalah daripada orang yang tidur notmal.

Marina Giampietro, penulis utama studi ini, berhipotesis bahwa begadang mungkin mendorong pengembangan semangat non-konvensional dan kemampuan untuk menemukan solusi alternatif dan orisinal. Maka dari itu orang yang bekerja di malam hari tampak lebih kreatif.

2.Kebiasaan di Pondok yang biasanya kamu di bilang santri nakal/mbelink  hanya karena nggak suka mengikuti aturan yang menurutmu kurang tepat dan merepotkan.

Pribadi kreatif biasanya juga punya pemikiran kritis terhadap sesuatu, biasanya aturan yang berlaku. Ia kerap berseberang-paham dengan aturan main yang sedang berjalan disekitarnya. Maka jangan heran kalau karenanya kamu yang kreatif kerap menerima penolakan dari lingkungan, kamu kerap dianggap rebel hanya karena berlain paham. Lho, padahal kan wajar-wajar saja kalau punya pandangan yang berbeda, toh Tuhan menciptakan manusia beragam.

3.Saat orang lain melihat hal baru sebagai kesulitan, kamu justru melihatnya sebagai peluang dan tantangan

Kalau kamu tergolong pribadi yang kreatif barangkali kamu juga gemar berimajinasi. Dengan daya imajinasi yang nggak terbatas, kamu yang kreatif selalu menemukan celah dari tiap kesulitan yang dihadapi. Ketika orang lain melihat suatu masalah dan menganggapnya penghalang, kamu berbeda, kamu cenderung menganggapnya sebagai peluang dan tantangan untuk maju.

4.Ketika menyukai sesuatu kamu tak perlu alasan pasti, dan kadang melakukannya berdasarkan perasaan, apapun resikonya nanti

Orang kreatif acapkali tidak butuh alasan mengapa ia menyukai sesuatu. Misal tiba-tiba ia suka menggambar atau mendesain, saat ditanya alasannya ia pasti akan kesulitan mendeskripsikan penyebabnya. Ketika ia tertarik terhadap sesuatu, dasarannya hanya rasa suka dan ingin melakukannya. Barulah beberapa waktu setelah ia bosan, biasanya ia bisa mengingat penyebab dan alasan mengapa dulu ia suka menggambar dan lain-lain contohnya.

5.Kebiasaan di pondok yang dimana kamu saat sedang mempertahankan hidup/kehabisan bekal kamu selalu memiliki cara sederhana demi mengisi perut yang keroncongan. Menurut santriyai.com itu adalah hal yang patut di apreasi, karena kamu bukan anak santri yang manja dan mengeluh kesah kepada orang tua saat kehabisan bekal melanda.

6.Ketika di pondok pesantren kamu sering banget mencari-cari apa saja sarana prasarana yang rusak dan perlu di perbaiki. Saat menemui alat sarana prasarana yang terbengkalai/rusak kamu selalu peka untuk segera memperbaikinya

7.Saat ada waktu jam-jam kosong kamu selalu memanfaatkan waktu itu untuk hal-hal yang positif,  Saat temanmu mengisi waktu luang dengan bersantai, bermain yang nggak memberi manfaat kamu malah mencari kesibukan lain yang lebih manfaat. Meskipun sebenarnya santai/sekedar refresing  perlu tapi kamu malah menggap itu hal yang kurang berarti. 

Itulah beberapa ciri anak pondok pesantren yang kreatif. Sejatinya untuk menilai apakah dirimu tergolong orang yang kreatif atau tidak kamu hanya perlu menilai dari kebiasaan-kebiasaanmu sehari-hari. Seperti yang telah diulas di atas, apakah kamu sudah tergolong pribadi yang kreatif atau belum?


Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random