Hai, Sahabat ! Setelah kita telah bersama bertahun-tahun tinggal di Pesantren kau menjadi sahabat dekat yang paling kukenang dalam cerita hidupku. Kau adalah sahabat terbaikku yang tak ternilai harganya, semua terlihat sejak awal kita kenal. Disaat sedih duka melandaku kau selalu membuat cara untuk menjadi sahabat yang paling menyenangkan hatiku. Sahabatku, terimakasih banyak, kau telah hadir selalu untukku. Caramu menyenangkan hati sahabat ini, sungguh tak akan ku lupakan untuk selama-lamanya dan kankukenang selama-lamanya.

Sekian lamanya kita bersama menjalin persahabatan yang lekat layaknya kita adalah kakak adek, kau yang selalu tak terpisahkan kemanapun pergi, kita selalu bersama. Disaat aku sedih tertimpa berbagai masalah kau selalu mengisi hati ku penuh kebahagian dengan kata-kata motivasi dan Inspirasi untuk sahabatmu ini. Kan kukenang selalu saat kata-katamu itu ketika diteras pondok pesantren, pada waktu itu, yang menjadikanku selalu ingat dan bahagia sampai saat ini karena kau tahu bagaimana cara membuat teman dekatmu ini bisa move on dari masalah cinta jarak jauhku dengan cowok luar jawa itu.

Kini saatnya kita harus berpisah, sahabatku. Satu persatu dari kita mulai menghilang. Kita harus mengejar mimpi masing-masing. Melanjutkan studi, mendapatkan pekerjaan, atau menikah. Semuanya adalah pilihan yang telah kita ambil sebagai orang dewasa. Mulai hari ini, kita akan terpisah puluhan bahkan ratusan mil. Tapi satu hal yang pasti, jarak tidak akan pernah bisa mematikan kenangan.
Kita telah menuliskan banyak kenangan bersama dalam catatan perjalanan persahabatan kita. Dan semua pantas untuk dikenang.

1. Ingatkah kalian ketika kita benar-benar tidak punya uang dan menunggu kiriman dari orang tua? Kita saling berbagi nasi dan lauk!

2. Tertekan, berkeringat, dan lelah bersama kalian demi sebuah kegiatan positif adalah sebuah kebanggaan terbesar dalam hidupku.

3. Patah hati adalah hal mematikan. Tanpa aku minta, kalian selalu hadir dan membuat hal yang semula tampak sangat gelap menjadi terang sedikit demi sedikit.

4. Ingatlah bahwa kita pernah tersengat terik matahari, diguyur hujan, bahkan dimaki orang hanya demi sebuah piknik. Setiap sudut kota ini akan mengingat kalian.

5. Kenangan kita juga tidak hanya tersusun oleh hal manis saja. Aku menyesal karena kita pernah menyukai orang yang sama dan persahabatan yang kita bangun dibiarkan membusuk dalam sekejap.

6. Terima kasih karena telah mengubah banyak hal di hidupku. Mengubah cara berpakaianku, juga memperkenalkan pada musik dan film yang berkualitas.

7. Sahabat, kalian membuat hubunganku dengan Tuhan lebih romantis dan menyenangkan.


Cara Menyenangkan Hati Sahabat, Kata-Kata Ini Yang Hanya Bisa Ku Persembahkan Kala di Pesantren


Hai, Sahabat ! Setelah kita telah bersama bertahun-tahun tinggal di Pesantren kau menjadi sahabat dekat yang paling kukenang dalam cerita hidupku. Kau adalah sahabat terbaikku yang tak ternilai harganya, semua terlihat sejak awal kita kenal. Disaat sedih duka melandaku kau selalu membuat cara untuk menjadi sahabat yang paling menyenangkan hatiku. Sahabatku, terimakasih banyak, kau telah hadir selalu untukku. Caramu menyenangkan hati sahabat ini, sungguh tak akan ku lupakan untuk selama-lamanya dan kankukenang selama-lamanya.

Sekian lamanya kita bersama menjalin persahabatan yang lekat layaknya kita adalah kakak adek, kau yang selalu tak terpisahkan kemanapun pergi, kita selalu bersama. Disaat aku sedih tertimpa berbagai masalah kau selalu mengisi hati ku penuh kebahagian dengan kata-kata motivasi dan Inspirasi untuk sahabatmu ini. Kan kukenang selalu saat kata-katamu itu ketika diteras pondok pesantren, pada waktu itu, yang menjadikanku selalu ingat dan bahagia sampai saat ini karena kau tahu bagaimana cara membuat teman dekatmu ini bisa move on dari masalah cinta jarak jauhku dengan cowok luar jawa itu.

Kini saatnya kita harus berpisah, sahabatku. Satu persatu dari kita mulai menghilang. Kita harus mengejar mimpi masing-masing. Melanjutkan studi, mendapatkan pekerjaan, atau menikah. Semuanya adalah pilihan yang telah kita ambil sebagai orang dewasa. Mulai hari ini, kita akan terpisah puluhan bahkan ratusan mil. Tapi satu hal yang pasti, jarak tidak akan pernah bisa mematikan kenangan.
Kita telah menuliskan banyak kenangan bersama dalam catatan perjalanan persahabatan kita. Dan semua pantas untuk dikenang.

1. Ingatkah kalian ketika kita benar-benar tidak punya uang dan menunggu kiriman dari orang tua? Kita saling berbagi nasi dan lauk!

2. Tertekan, berkeringat, dan lelah bersama kalian demi sebuah kegiatan positif adalah sebuah kebanggaan terbesar dalam hidupku.

3. Patah hati adalah hal mematikan. Tanpa aku minta, kalian selalu hadir dan membuat hal yang semula tampak sangat gelap menjadi terang sedikit demi sedikit.

4. Ingatlah bahwa kita pernah tersengat terik matahari, diguyur hujan, bahkan dimaki orang hanya demi sebuah piknik. Setiap sudut kota ini akan mengingat kalian.

5. Kenangan kita juga tidak hanya tersusun oleh hal manis saja. Aku menyesal karena kita pernah menyukai orang yang sama dan persahabatan yang kita bangun dibiarkan membusuk dalam sekejap.

6. Terima kasih karena telah mengubah banyak hal di hidupku. Mengubah cara berpakaianku, juga memperkenalkan pada musik dan film yang berkualitas.

7. Sahabat, kalian membuat hubunganku dengan Tuhan lebih romantis dan menyenangkan.


Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random