solusi ketika merasa sudah tidak betah mondok-santriyaicom

Merasakan sebuah kebimbangan saat tinggal di Pesantren merupakan hal yang pasti akan di alami seorang santri, memilih antara tetap bertahan mondok atau juga ingin segera boyong/pulang dari Pondok Pesantren. Merasa bimbang/tidak betah mondok itu muncul karena mempunyai sebuah faktor penyebab terjadinya hal itu. Kebimbangan untuk tidak lagi mondok pada dasarnya justru akan menambah beban berat seorang santri lebih banyak. Padahal belum khatam/dikatakan lulusan pesantren, atau juga sudah lulus tapi masih merasa ada yang kurang puas dan juga masih banyak yang belum di kuasai, seperti halnya hafalan atau hal lainnya.

Ketika menjadi seorang santri sudah merasa tidaK betah di Pondok Pesantren, seharusnya santri harus banyak-banyak mempertimbangkan hal itu agar nantinya tidak merasa kecewa berat saat sudah terjun di Masyarakat ataupun juga dihari tuanya nanti. Maka dari itu apabila hanya merasa tidak betah dipondok/bimbang antara pulang dan bertahan hendaknya harus mempunyai cara, trik, tips solusi yang paling ampuh sebelum mengambil keputusan yang rentan terburu-buru membuat pulang kampung/boyong.

Tidak betah mondok banyak dialami anak-anak zaman now (sekarang) pada umumnya, mungkin karena sebab faktor mereka belum mengenal pondok atau tidak hidup dilingkungan pondok pesantren, sehingga mereka susah beradaptasi dengan kegiatan pesantren yang penuh dengan aturan serta larangan yang hanya ditemukan dipondok. Seperti larangan memegang hp, nonton tv dan bahkan hanya sekedar mendengar musik.

Nah, kali ini santriyai.com akan berbagi solusi cara menghilangkan kebimbangan saat sudah merasa tidak betah mondok lagi, ragu-ragu tidaklah yakin lagi mondok merupakan juga sebuah cobaan dari anak pesantren. Bingung antara memilih tetap bertahan mondok atau pulang inilah 4 solusinya ?

1. Solusi pertama adalah memintalah doa dari pengasuh/pak kiyai supaya betah mondok dan di hilangkan dari semua keraguan berbolak-baliknya hati

Meminta barokah do’a dari kyai adalah cara yang paling ampuh untuk membuat hati betah dan kerasan di pondok. Selain itu, sebelum berangkat ke pesantren, mintalah doa restu dari orang tua, kakek, nenek, kerabat maupun tetangga. Apalagi umumnya pada saat pamitan mau berangkat ke pondok biasanya kerabat tak sedikit yang memberikan tambahan uang saku, lumayan buat nambah uang jajan.

Selain do’a dengan bertawassul, berdo’alah sendiri dengan sepenuh hati. Dari pengalaman penulis biasanya santri baru selalu diajarkan doa ini oleh seniornya supaya tenang dan betah di pondok.
2. Mengukuhkan niat dengan cara bergaul dengan santri yang lebih senior atau pengurus pondok adalah solusi tepat meluapkan kebimbangan/keraguan yang melanda diri.

3. Merenungkan efek untung ruginya jika nantinya benar-benar boyong sudah tidak mengji lagi ?

Merenungkan segala sesuatu baik buruknya yang kan terjadi sangatlah penting sebagai cara menilai diri kita supaya mengingat apa yang telah diperoleh, perbuat, dan sampai dimana kita selama di pesantren.

4.Banyak-banyak berdoa meminta petunjuk jalan

Banyak-banyak berdoa adalah sebuah cara spiritual yang bisa dipraktekan dengan mudah setiap saat agar dibukakkan jalan keluar dari Allah Swt. Berdoa juga akan memberikan energi yang luar biasa seperti halnya diberikan keyakinan yang kuat dari pilihan keputusan yang akan terjadi.

Baca Juga: 9 Alasan Seorang Santri Mondok Hingga Belasan Tahun Tidak Pulang Kampung

4 Solusi Paling Ampuh Ketika Merasa Sudah Tidak Betah Dipondok

Loading...
solusi ketika merasa sudah tidak betah mondok-santriyaicom

Merasakan sebuah kebimbangan saat tinggal di Pesantren merupakan hal yang pasti akan di alami seorang santri, memilih antara tetap bertahan mondok atau juga ingin segera boyong/pulang dari Pondok Pesantren. Merasa bimbang/tidak betah mondok itu muncul karena mempunyai sebuah faktor penyebab terjadinya hal itu. Kebimbangan untuk tidak lagi mondok pada dasarnya justru akan menambah beban berat seorang santri lebih banyak. Padahal belum khatam/dikatakan lulusan pesantren, atau juga sudah lulus tapi masih merasa ada yang kurang puas dan juga masih banyak yang belum di kuasai, seperti halnya hafalan atau hal lainnya.

Ketika menjadi seorang santri sudah merasa tidaK betah di Pondok Pesantren, seharusnya santri harus banyak-banyak mempertimbangkan hal itu agar nantinya tidak merasa kecewa berat saat sudah terjun di Masyarakat ataupun juga dihari tuanya nanti. Maka dari itu apabila hanya merasa tidak betah dipondok/bimbang antara pulang dan bertahan hendaknya harus mempunyai cara, trik, tips solusi yang paling ampuh sebelum mengambil keputusan yang rentan terburu-buru membuat pulang kampung/boyong.

Tidak betah mondok banyak dialami anak-anak zaman now (sekarang) pada umumnya, mungkin karena sebab faktor mereka belum mengenal pondok atau tidak hidup dilingkungan pondok pesantren, sehingga mereka susah beradaptasi dengan kegiatan pesantren yang penuh dengan aturan serta larangan yang hanya ditemukan dipondok. Seperti larangan memegang hp, nonton tv dan bahkan hanya sekedar mendengar musik.

Nah, kali ini santriyai.com akan berbagi solusi cara menghilangkan kebimbangan saat sudah merasa tidak betah mondok lagi, ragu-ragu tidaklah yakin lagi mondok merupakan juga sebuah cobaan dari anak pesantren. Bingung antara memilih tetap bertahan mondok atau pulang inilah 4 solusinya ?

1. Solusi pertama adalah memintalah doa dari pengasuh/pak kiyai supaya betah mondok dan di hilangkan dari semua keraguan berbolak-baliknya hati

Meminta barokah do’a dari kyai adalah cara yang paling ampuh untuk membuat hati betah dan kerasan di pondok. Selain itu, sebelum berangkat ke pesantren, mintalah doa restu dari orang tua, kakek, nenek, kerabat maupun tetangga. Apalagi umumnya pada saat pamitan mau berangkat ke pondok biasanya kerabat tak sedikit yang memberikan tambahan uang saku, lumayan buat nambah uang jajan.

Selain do’a dengan bertawassul, berdo’alah sendiri dengan sepenuh hati. Dari pengalaman penulis biasanya santri baru selalu diajarkan doa ini oleh seniornya supaya tenang dan betah di pondok.
2. Mengukuhkan niat dengan cara bergaul dengan santri yang lebih senior atau pengurus pondok adalah solusi tepat meluapkan kebimbangan/keraguan yang melanda diri.

3. Merenungkan efek untung ruginya jika nantinya benar-benar boyong sudah tidak mengji lagi ?

Merenungkan segala sesuatu baik buruknya yang kan terjadi sangatlah penting sebagai cara menilai diri kita supaya mengingat apa yang telah diperoleh, perbuat, dan sampai dimana kita selama di pesantren.

4.Banyak-banyak berdoa meminta petunjuk jalan

Banyak-banyak berdoa adalah sebuah cara spiritual yang bisa dipraktekan dengan mudah setiap saat agar dibukakkan jalan keluar dari Allah Swt. Berdoa juga akan memberikan energi yang luar biasa seperti halnya diberikan keyakinan yang kuat dari pilihan keputusan yang akan terjadi.

Baca Juga: 9 Alasan Seorang Santri Mondok Hingga Belasan Tahun Tidak Pulang Kampung
Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random