Sholawat Nariyah adalah satu dari sekian banyaknya shalawat yang sering dilantukan umat Islam. Shalawat Nariyah juga sangat dikenal dengan keutamaan-keutamaan/fadhilah berkah bagi orang yang mengamalkannya. Khususnya untuk shalawat Nariyah ini biasanya sering di amalkan orang-orang Nu. Walaupun masih banyak orang dari golongan umat islam yang berpendapat bahwa mengamalkan shalawat adalah haram, bidah atau juga sirik.

Namun dari pendapat-pendapat tentang yang mengatakan Shalawat itu haram, sampai saat ini Shalawat masih tetap populer/exis gak ada matinya. Membiasakan membaca shalawat juga sangatlah penting dengan tujuan utama agar kelak dapat syafaat dari Nabi kita Nabi Muhammad SAW, serta kelebihan/keutamaan dari membiasakan shalawat biasanya adalah sebagai mempercepat menyelesaikan persoalan masalah hidup seperti halnya jodoh, urusan rezeki/untuk kekayaan harta, terjerat hutang dll.

Nah, dalam pembahasan ini khususnya tentang mengenal keutamaan, fadhilah, dari keampuhan wirid Sholawat Nariyah. Untuk biasanya orang-orang yang mengamalkan dan juga tentunya untuk memperoleh Khasiat dari Shalawat Nariyah kebanyakan di kenal dengan angka 4444. Seperti halnya berdasarkan pengalamn-pengalaman yang terjadi di masyarakat umum khususnya orang NU maupun lembaga pendidikan salaf/PondoK-Pondok Pesantren sering berjamaah/bersama-sama mengamalkan Shalawat Nariyah dalam satu majlis membaca sampai khatam hingga 4444.

Lalu siapakah yang menyusun/mengarang lirik syair dari Shalawat Nariyah ?

Menurut Syaikh Abdullah al-Ghummari, penamaan dengan Nariyah karena terjadi tashif atau perubahan dari kata yang sebenarnya taziyah. Sebab keduanya memiliki kemiripan dalam tulisan Arab, yaitu النارية dan التازية yang berbeda pada titik huruf. Di Maroko sendiri shalawat ini dikenal dengan shalawat Taziyah, sesuai nama kota pengarangnya.

Sementara dalam kitab Khazinatul Asrar, sebuah kitab yang banyak memuat ilmu tasawuf dan tarekat karya Syaikh Muhammad Haqqi Afandi An-Nazili, disebutkan bahwa Syaikh Al-Qurthubi menamai shalawat ini dengan nama Shalawat Tafrijiyah, yang diambil dari teks yang terdapat di dalamnya yaitu (تنفرج).

Demikian halnya Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani menyebut dengan nama shalawat At-Tafrijiyah dalam kitabnya Afdlal ash-Shalawat ala Sayidi as-Sadat pada urutan ke 63.

“Semua syubhat (propaganda) dalam shalawat Nariyah telah kita ketahui dalilnya sehingga boleh kita amalkan. (Abdullah Alawi Nu Onlain)


Menurut para ulama, shalawat nariyah mempunyai faedah dan keutamaan bagi siapa yang membaca atau mengamalkannya. Seperti halnya yang sering di amalkan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien Kalibening Salatiga Jawa Tengah setiap hari Jumat ba,da Shalat Subuh.

Keutamaan/Fadhilah dari Membaca Shalawat Nariyah yang sudah turun temurun sejak dulu.

1.Barang siapa yang membaca shalawat nariyah sebanyak 11 x sehabis shalat fardu maka Allah akan memudahkan riziqinya dan derajatnya akan diangkat di mata masyarakat.

2.Barang siapa membaca shalawat nariyah sebanyak 31 kali setiap sehabis shalat fardu akan dimudahkan segala urusannya.

3.Dan barang siapa yang mau mengamalkan shalawat nariyah dengan membacanya sebanyak 90 kali setiap harinya akan dimudahkan rezekinya, dibukakan pintu kebijakan, di jauhi dari segala penyakit oleh Allah SWT.

4.Apabila kita mau membaca shalawat nariyah sebanyak 300 kali setiap habis shalat fardu maka Allah akan mengabulkan segala hajat besar kita dan menjauhkan kita dari macam bahaya yang besar.

5.Faedah terakhir membaca shalawat nariyah yang kami tahu, barang siapa yang membaca shalawat nariyah sebanyak 4.444 kali semua yang dikehendakinya akan tercapai dengan cepat.

Demikianlah ulasan informasi tentang Shalawat khususnya Shalawat Nariyah, sebenarnya tidak hanya shalawat nariyah saja yang memiliki faedah namun shalawat lainnya juga memiliki faedah.

Namun yang perlu diperhatikan, agar semua keinginan kita dikabulkan Allah jangan lupa untuk berusaha dan selalu tawaqal kepada Allah. Tentu juga semuanya harus di amalkan sesuai petunjuk Guru/kiyai maka sebelum mengamalkan sesuatu amalan alangkah baiknya tetap harus meminta ijazah ke kiyai dulu, biar mendapatkan sanat atau hubungan khusus. Wallahualam

Inilah 5 Keutamaaan Dari Sholawat Nariyah. Siapakah Penyusun/Pengarangnya ?

Loading...

Sholawat Nariyah adalah satu dari sekian banyaknya shalawat yang sering dilantukan umat Islam. Shalawat Nariyah juga sangat dikenal dengan keutamaan-keutamaan/fadhilah berkah bagi orang yang mengamalkannya. Khususnya untuk shalawat Nariyah ini biasanya sering di amalkan orang-orang Nu. Walaupun masih banyak orang dari golongan umat islam yang berpendapat bahwa mengamalkan shalawat adalah haram, bidah atau juga sirik.

Namun dari pendapat-pendapat tentang yang mengatakan Shalawat itu haram, sampai saat ini Shalawat masih tetap populer/exis gak ada matinya. Membiasakan membaca shalawat juga sangatlah penting dengan tujuan utama agar kelak dapat syafaat dari Nabi kita Nabi Muhammad SAW, serta kelebihan/keutamaan dari membiasakan shalawat biasanya adalah sebagai mempercepat menyelesaikan persoalan masalah hidup seperti halnya jodoh, urusan rezeki/untuk kekayaan harta, terjerat hutang dll.

Nah, dalam pembahasan ini khususnya tentang mengenal keutamaan, fadhilah, dari keampuhan wirid Sholawat Nariyah. Untuk biasanya orang-orang yang mengamalkan dan juga tentunya untuk memperoleh Khasiat dari Shalawat Nariyah kebanyakan di kenal dengan angka 4444. Seperti halnya berdasarkan pengalamn-pengalaman yang terjadi di masyarakat umum khususnya orang NU maupun lembaga pendidikan salaf/PondoK-Pondok Pesantren sering berjamaah/bersama-sama mengamalkan Shalawat Nariyah dalam satu majlis membaca sampai khatam hingga 4444.

Lalu siapakah yang menyusun/mengarang lirik syair dari Shalawat Nariyah ?

Menurut Syaikh Abdullah al-Ghummari, penamaan dengan Nariyah karena terjadi tashif atau perubahan dari kata yang sebenarnya taziyah. Sebab keduanya memiliki kemiripan dalam tulisan Arab, yaitu النارية dan التازية yang berbeda pada titik huruf. Di Maroko sendiri shalawat ini dikenal dengan shalawat Taziyah, sesuai nama kota pengarangnya.

Sementara dalam kitab Khazinatul Asrar, sebuah kitab yang banyak memuat ilmu tasawuf dan tarekat karya Syaikh Muhammad Haqqi Afandi An-Nazili, disebutkan bahwa Syaikh Al-Qurthubi menamai shalawat ini dengan nama Shalawat Tafrijiyah, yang diambil dari teks yang terdapat di dalamnya yaitu (تنفرج).

Demikian halnya Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani menyebut dengan nama shalawat At-Tafrijiyah dalam kitabnya Afdlal ash-Shalawat ala Sayidi as-Sadat pada urutan ke 63.

“Semua syubhat (propaganda) dalam shalawat Nariyah telah kita ketahui dalilnya sehingga boleh kita amalkan. (Abdullah Alawi Nu Onlain)


Menurut para ulama, shalawat nariyah mempunyai faedah dan keutamaan bagi siapa yang membaca atau mengamalkannya. Seperti halnya yang sering di amalkan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-ien Kalibening Salatiga Jawa Tengah setiap hari Jumat ba,da Shalat Subuh.

Keutamaan/Fadhilah dari Membaca Shalawat Nariyah yang sudah turun temurun sejak dulu.

1.Barang siapa yang membaca shalawat nariyah sebanyak 11 x sehabis shalat fardu maka Allah akan memudahkan riziqinya dan derajatnya akan diangkat di mata masyarakat.

2.Barang siapa membaca shalawat nariyah sebanyak 31 kali setiap sehabis shalat fardu akan dimudahkan segala urusannya.

3.Dan barang siapa yang mau mengamalkan shalawat nariyah dengan membacanya sebanyak 90 kali setiap harinya akan dimudahkan rezekinya, dibukakan pintu kebijakan, di jauhi dari segala penyakit oleh Allah SWT.

4.Apabila kita mau membaca shalawat nariyah sebanyak 300 kali setiap habis shalat fardu maka Allah akan mengabulkan segala hajat besar kita dan menjauhkan kita dari macam bahaya yang besar.

5.Faedah terakhir membaca shalawat nariyah yang kami tahu, barang siapa yang membaca shalawat nariyah sebanyak 4.444 kali semua yang dikehendakinya akan tercapai dengan cepat.

Demikianlah ulasan informasi tentang Shalawat khususnya Shalawat Nariyah, sebenarnya tidak hanya shalawat nariyah saja yang memiliki faedah namun shalawat lainnya juga memiliki faedah.

Namun yang perlu diperhatikan, agar semua keinginan kita dikabulkan Allah jangan lupa untuk berusaha dan selalu tawaqal kepada Allah. Tentu juga semuanya harus di amalkan sesuai petunjuk Guru/kiyai maka sebelum mengamalkan sesuatu amalan alangkah baiknya tetap harus meminta ijazah ke kiyai dulu, biar mendapatkan sanat atau hubungan khusus. Wallahualam
Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random