Ciri  Khas Orang Nu Dan 9 Amalan Haram Menurut Pendapat Wahabi

Ciri khas orang NU adalah populer dengan berbagai amalan yang sering dilakukan secara berjamaah.Tradisi adat budaya pewarisannya bisa dibilang cukup panjang.Dari generasi ke generasi budaya dan amalan orang Nu tiada henti diserukan,kadangkala banyak juga yang mempertanyakan keabsahan amaliyah ini.Berikut tradisi amaliyah yang umum dikalangan orang  NU  dan juga haram menurut pendapat Wahabi.

1.Tahlilan

Tahlilan yang dilakukan orang Nu itu haram menurut syariat wahabi. Padahal amalan tahlilan merupakan salah satu cirikhas kaum NU.Bahkan menjadi cara mudah untuk mengetahui atau mengenal seseorang warga NU,cukup dengan dilihat dari seseorang itu ikut kegiatan tahlilan apa tidak.
Sedangkan apa itu Tahlilan ? Adalah sebuah kegiatan yang dilakukan bersama oleh kalangan NU yang berisi pembacaan dzikir,tasbih,ayat quran tahlil,tahmid dan lain sebagainya. Biasanya acara ini diselenggarakan dalam berbagai acara kalangan NU.Yang paling jamak adalah ketika mendoakan seseorang yang sudah meninggal yang menjadi tradisi orang Nu.Biasanya dilakukan pada malam hari pertama sampai ke empat puluh berlanjut terus hari ke 100,1000 dan haul tiap tahunnya. Namun budaya orang Nu ini dianggap haram menurut para wahabi dengan berbgai alasan tertentu, karena dianggap tidak ada tuntutunannya.

2.ZIARAH KUBUR

Warga NU atau ciri khas santri NU ini akrab dengan budaya ziarah kubur.Mendatangi makam para auliya,ulama atau leluhur sembaru membaca berbagai doa disana.Jangan dimaknai kaum NU berdoa kepada kuburan.Tapi melalui para orang orang yang terlebih dahulu mereka merasa lebih dekat dengan yang maha kuasa dan mengingatkan mereka bahwa kehidupan pada hakikatnya adalah fana dan tidak kekal.
Khusus ziarah makam para wali sudah menjadi tradisi dan bahkan sangat ramai seklai pengunjungnya.Ini dilaksanakan biasnya rombongan.Jika ke makam para leluhur hampir tiap hari raya idhul fitri dan hari hari tertentu manjadi budaya yang mapan dikalangan NU.

3.Maulid Nabi

Alasan adanya Maulid Nabi adalah untuk menunjukan kecintaannya pada Nabi,paling tidak pada bulan kelahiran Nabi yaitu bulan Robiul Awwal banyak sekali kegiatan bernuansa keagamaan dalam berbagai bentuk.Ada Dibaab.Barzanji,pengajian dlsb dalam rangka Maulid Nabi
Kegiatan ini banyak dihujat karen dianggap tidak memiliki dassar yang kukuh yang pernah nabi laksankan pada masa hidup Nabi. Namun menurut syariat pendapat orang wahabi maulid adalah haram.

4.ISTIGHOSAH

Istighosah memiliki arti memohon pertolongan kepada Alloh SWT.Oleh warga NU biasnya dilaksanakan bersama-sama dalam satu majlis.Dalam skala besar PBNU pernah menyeleksanakan istighosah dalam skala besar atau istighosah kubro baik tingkat Nasional maupun tingkat daerah.

5.QUNUT

Cobalah anda sholat subuh disuatu tempat.Bila jamaah dalam tempat tersebut melakukan qunut dapat dipastikan itu adalah warga NU.Tapi sebenarnya Qunut dibagi menjadi 3:
1.Qunut Shubuh:Imam Syafii menyatakan bahwa qunut subuh dibaca bberdasarkan hadis dari Anas bin Malik.
2.Qunut Nazilah:qunut ini dibaca warga NU ketika sedang menghadai kesudahan baik wabah penyakit,tantangan,bencana dlsb.
3.Quntu Witir : qunut ini dilaksanakan pada rakaat terakhir bulan Romadlon pada malam ke 16-30 bulan Romadhon.

6.TALQIN

Adalah amaliyah kaum Nu disaat ada saudaranya yang meningla dunia.Talqin berasal dari Bahasa Arab yang artinya memahamkan atau mengingatkan.Talqin biasnya dibacakan dalam bahasa arab tapi sering juga dibacakan dalam Bahasa Jawa.
Adapun tatacaranya orang yang menalqin berposisis duduk dihadapan kepala mayyit.Sedangkan para hadirin hendaknya berdiri,Dana salah seorang yang biasanya pemua keagamaan mulai membacakan talqin bagi si mayyit.

7.ADZAN 2 KALI DALAM SHALAT JUM’AT

Setiapmenjelang sholat Jumat dimasjid-masjid NU,ada seorang laki-laki yang berdiri sambil memegang tongkat.Setelah membacakan hadis Nabi yang berisi anjuran kepada para Jama’ah dan kemudian dilakukan adzan yang kedua kalinya.
Praktek semcam ini meniru pada zama Shahabat Utsman dan praktik semacam ini sama dengan yang dipraktikan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

8.TINGKEPAN

Acara ini berbentuk pembacaan doa dan pemberian sedekah dalam rangka tujuh bulan kehamilan seorang wanita yang pertama kali hamil.Dan biasanya disela-sela acara dibacakan surat Yusuf dan surat Maryam,dengan harapan agar anaknya akan lahir seganteng Nabi Yusuf dan secantik Siti Maryam

9.MERUJUK KITAB KUNING

Selain pada Alquran dan Alhadist,warga NU selalu berpegangan pada ulama lama baik melalui kyai maupun merujuk pada kitab kunang yang dianggap standar oleh para Ulama NU.
Kitab kuning ini biasanya ditulis dalam bahasa arab dan biasanya berbentuk tulisan arab tanpa harakat(gundul)
Ini tidak lain karena tradisi intelektual NU yang selalu berpegangan pada sanad karena berhati-hati agar supaya pemahaman agamanya tidak melenceng dari apa yang telah digariskan oleh para Salafuna Assholih yang berpegana pada tradisi Nabi Muhammad SAW. Fakta-nya kitab kuning sampai saaat ini juga masih dikaji di pondok-pondok pesantren yang selalu menjadi rutinitas kajian santri setiap hari. Sehingga kitab kuning juga menjadi ciri khas santri nu.

Ciri Khas Orang Nu Dan 9 Amalan Haram Menurut Pendapat Wahabi

Ciri  Khas Orang Nu Dan 9 Amalan Haram Menurut Pendapat Wahabi

Ciri khas orang NU adalah populer dengan berbagai amalan yang sering dilakukan secara berjamaah.Tradisi adat budaya pewarisannya bisa dibilang cukup panjang.Dari generasi ke generasi budaya dan amalan orang Nu tiada henti diserukan,kadangkala banyak juga yang mempertanyakan keabsahan amaliyah ini.Berikut tradisi amaliyah yang umum dikalangan orang  NU  dan juga haram menurut pendapat Wahabi.

1.Tahlilan

Tahlilan yang dilakukan orang Nu itu haram menurut syariat wahabi. Padahal amalan tahlilan merupakan salah satu cirikhas kaum NU.Bahkan menjadi cara mudah untuk mengetahui atau mengenal seseorang warga NU,cukup dengan dilihat dari seseorang itu ikut kegiatan tahlilan apa tidak.
Sedangkan apa itu Tahlilan ? Adalah sebuah kegiatan yang dilakukan bersama oleh kalangan NU yang berisi pembacaan dzikir,tasbih,ayat quran tahlil,tahmid dan lain sebagainya. Biasanya acara ini diselenggarakan dalam berbagai acara kalangan NU.Yang paling jamak adalah ketika mendoakan seseorang yang sudah meninggal yang menjadi tradisi orang Nu.Biasanya dilakukan pada malam hari pertama sampai ke empat puluh berlanjut terus hari ke 100,1000 dan haul tiap tahunnya. Namun budaya orang Nu ini dianggap haram menurut para wahabi dengan berbgai alasan tertentu, karena dianggap tidak ada tuntutunannya.

2.ZIARAH KUBUR

Warga NU atau ciri khas santri NU ini akrab dengan budaya ziarah kubur.Mendatangi makam para auliya,ulama atau leluhur sembaru membaca berbagai doa disana.Jangan dimaknai kaum NU berdoa kepada kuburan.Tapi melalui para orang orang yang terlebih dahulu mereka merasa lebih dekat dengan yang maha kuasa dan mengingatkan mereka bahwa kehidupan pada hakikatnya adalah fana dan tidak kekal.
Khusus ziarah makam para wali sudah menjadi tradisi dan bahkan sangat ramai seklai pengunjungnya.Ini dilaksanakan biasnya rombongan.Jika ke makam para leluhur hampir tiap hari raya idhul fitri dan hari hari tertentu manjadi budaya yang mapan dikalangan NU.

3.Maulid Nabi

Alasan adanya Maulid Nabi adalah untuk menunjukan kecintaannya pada Nabi,paling tidak pada bulan kelahiran Nabi yaitu bulan Robiul Awwal banyak sekali kegiatan bernuansa keagamaan dalam berbagai bentuk.Ada Dibaab.Barzanji,pengajian dlsb dalam rangka Maulid Nabi
Kegiatan ini banyak dihujat karen dianggap tidak memiliki dassar yang kukuh yang pernah nabi laksankan pada masa hidup Nabi. Namun menurut syariat pendapat orang wahabi maulid adalah haram.

4.ISTIGHOSAH

Istighosah memiliki arti memohon pertolongan kepada Alloh SWT.Oleh warga NU biasnya dilaksanakan bersama-sama dalam satu majlis.Dalam skala besar PBNU pernah menyeleksanakan istighosah dalam skala besar atau istighosah kubro baik tingkat Nasional maupun tingkat daerah.

5.QUNUT

Cobalah anda sholat subuh disuatu tempat.Bila jamaah dalam tempat tersebut melakukan qunut dapat dipastikan itu adalah warga NU.Tapi sebenarnya Qunut dibagi menjadi 3:
1.Qunut Shubuh:Imam Syafii menyatakan bahwa qunut subuh dibaca bberdasarkan hadis dari Anas bin Malik.
2.Qunut Nazilah:qunut ini dibaca warga NU ketika sedang menghadai kesudahan baik wabah penyakit,tantangan,bencana dlsb.
3.Quntu Witir : qunut ini dilaksanakan pada rakaat terakhir bulan Romadlon pada malam ke 16-30 bulan Romadhon.

6.TALQIN

Adalah amaliyah kaum Nu disaat ada saudaranya yang meningla dunia.Talqin berasal dari Bahasa Arab yang artinya memahamkan atau mengingatkan.Talqin biasnya dibacakan dalam bahasa arab tapi sering juga dibacakan dalam Bahasa Jawa.
Adapun tatacaranya orang yang menalqin berposisis duduk dihadapan kepala mayyit.Sedangkan para hadirin hendaknya berdiri,Dana salah seorang yang biasanya pemua keagamaan mulai membacakan talqin bagi si mayyit.

7.ADZAN 2 KALI DALAM SHALAT JUM’AT

Setiapmenjelang sholat Jumat dimasjid-masjid NU,ada seorang laki-laki yang berdiri sambil memegang tongkat.Setelah membacakan hadis Nabi yang berisi anjuran kepada para Jama’ah dan kemudian dilakukan adzan yang kedua kalinya.
Praktek semcam ini meniru pada zama Shahabat Utsman dan praktik semacam ini sama dengan yang dipraktikan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

8.TINGKEPAN

Acara ini berbentuk pembacaan doa dan pemberian sedekah dalam rangka tujuh bulan kehamilan seorang wanita yang pertama kali hamil.Dan biasanya disela-sela acara dibacakan surat Yusuf dan surat Maryam,dengan harapan agar anaknya akan lahir seganteng Nabi Yusuf dan secantik Siti Maryam

9.MERUJUK KITAB KUNING

Selain pada Alquran dan Alhadist,warga NU selalu berpegangan pada ulama lama baik melalui kyai maupun merujuk pada kitab kunang yang dianggap standar oleh para Ulama NU.
Kitab kuning ini biasanya ditulis dalam bahasa arab dan biasanya berbentuk tulisan arab tanpa harakat(gundul)
Ini tidak lain karena tradisi intelektual NU yang selalu berpegangan pada sanad karena berhati-hati agar supaya pemahaman agamanya tidak melenceng dari apa yang telah digariskan oleh para Salafuna Assholih yang berpegana pada tradisi Nabi Muhammad SAW. Fakta-nya kitab kuning sampai saaat ini juga masih dikaji di pondok-pondok pesantren yang selalu menjadi rutinitas kajian santri setiap hari. Sehingga kitab kuning juga menjadi ciri khas santri nu.
Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random