Bulan Februari ini adalah musim buah durian. Seperti yang dikatakan teman admin seorang penjual durian sekaligus tengkulak buah durian dari kebun langsung. Dia juga berbagi rahasia tips dan cara memlih durian rasa maknyus dari para penjual. Bagi para penikmat durian. Meskipun banyak disukai namun tak jarang pula banyak orang membenci buah ini. Seperti diketahui, orang Indonesia terbelah menjadi 2 sudut pandang, pecinta durian dan pembenci durian. Hehehe.

Setiap tahunnya para pecinta durian pasti langsung menyerbu tempat-tempat para penjual durian yang paling enak menurut anggapan-nya. Tapi terkadang juga masih ada rasa kecewa dengan durian yang di belinya. Memang masih banyak orang belum tahu Solusi membeli durian agar tidak kecewa. Seorang penjual durian tentu punya cara agar duriannya laku dipilih konsumen dengan tidak memandang kualitas durian enak atau tidak.

Buat yang hobi durian, santriyai.com akan berbagi tips memilih durian rasa maknyus agar setelah membeli dan menyantapnya tidak kecewa berat. Berikut rahasia memilih ataupun membeli durian rasa paling jos gandos yang pasti maknyus nggak bakalan kecewa.

Pertama, cium baunya terlebih dahulu. Jika sudah tercium aroma yang harum maka bisa dipastikan bahwa daging buah durian tersebut manis

Sebelum membeli, cium terlebih dahulu aroma durian tersebut. Meski kulit durian masih tertutup rapat, namun aroma durian yang matang dan manis bisa tercium kok. Jika aromanya harum maka daging buah durian tersebut rasanya manis. Cara ini adalah cara paling konvensional yang sudah dilakukan para pembeli.

Kedua, jangan terpaku pada warna kulitnya. Warna kulit tidak menjamin rasa manis durian…

Selama ini mungkin kamu sering memilih durian karena warna kulitnya. Kulit durian biasanya berwarna coklat, hijau, dan kuning. Jangan beranggapan kalau warna coklat berarti durian sudah matang sehingga rasanya manis. Jangan pula berpikir jika durian dengan kulit berwarna hijau berarti belum matang dan tidak manis. Kulit durian tidak menjamin isinya, tidak seperti buah-buahan lainnya. So, abaikan soal warna ya. Hijau yang matang dan manis pun banyak kok.

Ketiga, perhatikan durinya. Jika duri-durinya pendek biasanya dagingnya tebal dan manis.

Mungkin jarang yang memperhatikan duri ketika membeli durian. Asal kamu tahu saja, duri durian yang pendek dan jarang biasanya mempunyai daging durian yang tebal dan manis. Sebaliknya, jika kamu menemukan duri yang panjang dan banyak biasanya dagingnya sedikit dan kurang manis. Mulai sekarang perhatikan durinya ya.

Keempat, ketuk-ketuk durian tersebut dan dengarkan suaranya…
Mintalah bantuan si penjual untuk mengetuk-etuk kulit buah durian tersebut dengan pisau. Jika suaranya ‘plek-plek’ maka durian tersebut belum matang. Sementara jika suaranya sudah berbunyi ‘bluk-bluk’ maka durian itu bisa dipastikan sudah matang. Coba deh dengerin baik-baik suaranya ya.

Kelima, jangan pernah menerima durian yang kulitnya sudah terbuka. Kulit yan terbuka ini bisa membuat durian menjadi hambar

Keenam, jangan lupa perhatikan tangkainya. Jika tangkainya tebal dan pendek maka daging yang ada di dalamnya banyak…

Tangkai bisa menentukan besarnya daging durian lho. Jika tangkainya besar dan pendek biasanya dagingnya cukup tebal. Sementara jika tangkainya panjang dan kecil biasanya dagingnya sedikit. Namun tips ini cukup sulit karena biasanya pedagang sudah memotong tangkainya. Hehehe.

Terakhir, pilihlah durian yang bulat dan hindari yang lonjong. Biasanya durian bulat punya daging yang lebih banyak dibanding durian lonjong

Tak semua durian bentuknya bulat, ada juga yang berbentuk lonjong. Tapi jika kamu pengen daging yang lebih banyak, maka pilihlah buah durian yang bentuknya bulat. Menurut pedagang buah, buah durian bulat lebih banyak daging buahnya. Nggak percaya, buktiin aja deh!

Tuh udah ada 7 cara memilih buah durian yang buahnya banyak dan juga manis. Yuk saatnya berburu durian!

7 Cara Pilih Durian Rasa Mak Nyus

Loading...

Bulan Februari ini adalah musim buah durian. Seperti yang dikatakan teman admin seorang penjual durian sekaligus tengkulak buah durian dari kebun langsung. Dia juga berbagi rahasia tips dan cara memlih durian rasa maknyus dari para penjual. Bagi para penikmat durian. Meskipun banyak disukai namun tak jarang pula banyak orang membenci buah ini. Seperti diketahui, orang Indonesia terbelah menjadi 2 sudut pandang, pecinta durian dan pembenci durian. Hehehe.

Setiap tahunnya para pecinta durian pasti langsung menyerbu tempat-tempat para penjual durian yang paling enak menurut anggapan-nya. Tapi terkadang juga masih ada rasa kecewa dengan durian yang di belinya. Memang masih banyak orang belum tahu Solusi membeli durian agar tidak kecewa. Seorang penjual durian tentu punya cara agar duriannya laku dipilih konsumen dengan tidak memandang kualitas durian enak atau tidak.

Buat yang hobi durian, santriyai.com akan berbagi tips memilih durian rasa maknyus agar setelah membeli dan menyantapnya tidak kecewa berat. Berikut rahasia memilih ataupun membeli durian rasa paling jos gandos yang pasti maknyus nggak bakalan kecewa.

Pertama, cium baunya terlebih dahulu. Jika sudah tercium aroma yang harum maka bisa dipastikan bahwa daging buah durian tersebut manis

Sebelum membeli, cium terlebih dahulu aroma durian tersebut. Meski kulit durian masih tertutup rapat, namun aroma durian yang matang dan manis bisa tercium kok. Jika aromanya harum maka daging buah durian tersebut rasanya manis. Cara ini adalah cara paling konvensional yang sudah dilakukan para pembeli.

Kedua, jangan terpaku pada warna kulitnya. Warna kulit tidak menjamin rasa manis durian…

Selama ini mungkin kamu sering memilih durian karena warna kulitnya. Kulit durian biasanya berwarna coklat, hijau, dan kuning. Jangan beranggapan kalau warna coklat berarti durian sudah matang sehingga rasanya manis. Jangan pula berpikir jika durian dengan kulit berwarna hijau berarti belum matang dan tidak manis. Kulit durian tidak menjamin isinya, tidak seperti buah-buahan lainnya. So, abaikan soal warna ya. Hijau yang matang dan manis pun banyak kok.

Ketiga, perhatikan durinya. Jika duri-durinya pendek biasanya dagingnya tebal dan manis.

Mungkin jarang yang memperhatikan duri ketika membeli durian. Asal kamu tahu saja, duri durian yang pendek dan jarang biasanya mempunyai daging durian yang tebal dan manis. Sebaliknya, jika kamu menemukan duri yang panjang dan banyak biasanya dagingnya sedikit dan kurang manis. Mulai sekarang perhatikan durinya ya.

Keempat, ketuk-ketuk durian tersebut dan dengarkan suaranya…
Mintalah bantuan si penjual untuk mengetuk-etuk kulit buah durian tersebut dengan pisau. Jika suaranya ‘plek-plek’ maka durian tersebut belum matang. Sementara jika suaranya sudah berbunyi ‘bluk-bluk’ maka durian itu bisa dipastikan sudah matang. Coba deh dengerin baik-baik suaranya ya.

Kelima, jangan pernah menerima durian yang kulitnya sudah terbuka. Kulit yan terbuka ini bisa membuat durian menjadi hambar

Keenam, jangan lupa perhatikan tangkainya. Jika tangkainya tebal dan pendek maka daging yang ada di dalamnya banyak…

Tangkai bisa menentukan besarnya daging durian lho. Jika tangkainya besar dan pendek biasanya dagingnya cukup tebal. Sementara jika tangkainya panjang dan kecil biasanya dagingnya sedikit. Namun tips ini cukup sulit karena biasanya pedagang sudah memotong tangkainya. Hehehe.

Terakhir, pilihlah durian yang bulat dan hindari yang lonjong. Biasanya durian bulat punya daging yang lebih banyak dibanding durian lonjong

Tak semua durian bentuknya bulat, ada juga yang berbentuk lonjong. Tapi jika kamu pengen daging yang lebih banyak, maka pilihlah buah durian yang bentuknya bulat. Menurut pedagang buah, buah durian bulat lebih banyak daging buahnya. Nggak percaya, buktiin aja deh!

Tuh udah ada 7 cara memilih buah durian yang buahnya banyak dan juga manis. Yuk saatnya berburu durian!
Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random