Menuntut Ilmu Agama merupakan kewajiban untuk seorang muslim yang harus dilakukan, Bagaimanapun keadaannya tetaplah menjadi suatu kewajiban seorang muslim. Apalagi untuk seorang anak di Era zaman yang semakain tua ini, Tuntutan kewajiban Orang Tua menuntutkan Ilmu Agama terhadap anak juga menjadi hal yang harus dilakukan. Jangan sampai mencegah anak tidak diberikan bekal Ilmu Agama. Karena kelak di kehidupan kedua nanti orang tua akan ditanyai tentang kewajiban mendidik anak dengan Bekal Ilmu Agama. Renungkan jika anak tidak menuntut Ilmu Agama apalagi mencoba mencegah seorang anak untuk mondok menuntut Ilmu diPesantren. Hal ini akan berakibat fatal baik itu di dunia atau akhirat nanti. Berikut Renungan jika Anak tidak menuntut Ilmu atau mondok disebuah pesantren.

1.Kesepian Dialam Kubur ( Kehidupan Kedua )

Perhatikan baik-baik dan bayangkan ketika kita sebagai orang tua dikemudian hari sudah meninggalkan dunia ini, Kehidupan kedua kita adalah di Alam Kuburan. Disana di kehidupan kedua para malaikat akan mengintrogasi dan menyiksa kejadian saat kita didunia. Hanya amal,Sodaqoh jariya dan doa anak sholeh yang akan menemani kita. Anak tidak akan mengerti bagaimana orang tua begitu membutuhkan doa anaknya sesuai tuntunan Ilmu Yyang baik dan benar. Dan bila seorang anak tidak menuntut Ilmu Agama bagaimana hidup dan masa depannya. Pengaruh lingkungan global yang dipenuhi hiruk pikuk yang serba modern tentu negatif lebih besar dari pada positifnya. Disitulah pentingya Ilmu di lingkungan pesantren mereka si anak akan mempunyai batas dan spasi dengan bekal yang diperoleh di Pesantren. Jangan sia-siakan hidup ini hanya sekali dan tidak bisa di ulang kembali. Anak yang mondok di Pesantren jadikan Harta yang berharga tiada tandingan. Mondokkanlah anak jikalau tidak mau menyesal dan jagalah, Perhatikanlah kehidupannya.

2.Dimurkai Allah SWT

Dunia dan seisinya ini dimurkai Allah, kecuali yang memanfaatkannya demi kepentingan dzikrullah dan yang serupa dengan itu, para ulama dan orang-orang yang menuntut ilmu.” (HR Turmudzi). Hadist itu suadah jelas bahwasannya semua yang ada didunia ini di murkai oleh Allah, Terkecuali mereka yang belajar dan mengerti.

3.Terpengaruh Lingkungan Yang Negatif Tanpa Mengerti Batasan

Lingkungan memiliki peran besar terhadap pengaruh seorang anak untuk masa yang akan datang. Jika lingkungannya baik pasti dia akan terseret dengan yang baik pula. Jika jelek begitu sebaliknya. kekhawatiran terpengaruh negatif akan teratasi jika anak mengerti Ilmu Agama. Renungkan jika anak tidak menuntut Ilmu mereka tidak banyak tahu tentang batasan yang baik dan dimana yang jelek. Keblabasan tingkah laku bisa terjadi kapanpu dan dimanapun.

4.Tidak Mengerti Hukum Agama

Bagian terpenting yang sangat jarang diketahui oleh masyarakat awam adalah masalah hukum fiqih, Seperti halnya bagaimana cara mencuci,cara manadi, Cara cebok setelah kencing maupun Buang air besar, Cara bacaan sholat yang benar, Cara Sholat, Akhlak terhadap orang tua dll. Semua akan dipelajari di Pesantren sesuai syariat dalam kitab-kitab fiqih. Amal tanpa ilmu sia-sia seperti yang dikatakan kiyai yang saya ketahui.

5.Rentan Dengan Kriminalitas

Kriminalitas bisa terjadi saat anak lalai dengan imannya, Tanpa sadar jika mereka tidak mengerti Ilmu Agama dia akan rentan terperosok kejurang tinggi dan berduri.

6.Rentan Dengan Pergaulan Bebas

Pergaulan bebas menjadi renungan orang tua ketika anak tidak mondok atau tidak menuntut Ilmu. Pergaulan si anak dari umur ke umur semakin bertambah luas. Perlu banyak perhatian dalam mengawasi anak jikalau belum mempunyai bekal Agama yang kuat.

Ke enam ini merupakan terahir para untuk orang tua untuk segera memberikan bekal Agama, Dan lebih baiknya tetap dipondok karena pesantren tempatnya Ilmu yang palaing lengkap.

Hai Bunda Renungkan Jika Anak Tidak Mondok Menuntut Ilmu Di Pesantren

Menuntut Ilmu Agama merupakan kewajiban untuk seorang muslim yang harus dilakukan, Bagaimanapun keadaannya tetaplah menjadi suatu kewajiban seorang muslim. Apalagi untuk seorang anak di Era zaman yang semakain tua ini, Tuntutan kewajiban Orang Tua menuntutkan Ilmu Agama terhadap anak juga menjadi hal yang harus dilakukan. Jangan sampai mencegah anak tidak diberikan bekal Ilmu Agama. Karena kelak di kehidupan kedua nanti orang tua akan ditanyai tentang kewajiban mendidik anak dengan Bekal Ilmu Agama. Renungkan jika anak tidak menuntut Ilmu Agama apalagi mencoba mencegah seorang anak untuk mondok menuntut Ilmu diPesantren. Hal ini akan berakibat fatal baik itu di dunia atau akhirat nanti. Berikut Renungan jika Anak tidak menuntut Ilmu atau mondok disebuah pesantren.

1.Kesepian Dialam Kubur ( Kehidupan Kedua )

Perhatikan baik-baik dan bayangkan ketika kita sebagai orang tua dikemudian hari sudah meninggalkan dunia ini, Kehidupan kedua kita adalah di Alam Kuburan. Disana di kehidupan kedua para malaikat akan mengintrogasi dan menyiksa kejadian saat kita didunia. Hanya amal,Sodaqoh jariya dan doa anak sholeh yang akan menemani kita. Anak tidak akan mengerti bagaimana orang tua begitu membutuhkan doa anaknya sesuai tuntunan Ilmu Yyang baik dan benar. Dan bila seorang anak tidak menuntut Ilmu Agama bagaimana hidup dan masa depannya. Pengaruh lingkungan global yang dipenuhi hiruk pikuk yang serba modern tentu negatif lebih besar dari pada positifnya. Disitulah pentingya Ilmu di lingkungan pesantren mereka si anak akan mempunyai batas dan spasi dengan bekal yang diperoleh di Pesantren. Jangan sia-siakan hidup ini hanya sekali dan tidak bisa di ulang kembali. Anak yang mondok di Pesantren jadikan Harta yang berharga tiada tandingan. Mondokkanlah anak jikalau tidak mau menyesal dan jagalah, Perhatikanlah kehidupannya.

2.Dimurkai Allah SWT

Dunia dan seisinya ini dimurkai Allah, kecuali yang memanfaatkannya demi kepentingan dzikrullah dan yang serupa dengan itu, para ulama dan orang-orang yang menuntut ilmu.” (HR Turmudzi). Hadist itu suadah jelas bahwasannya semua yang ada didunia ini di murkai oleh Allah, Terkecuali mereka yang belajar dan mengerti.

3.Terpengaruh Lingkungan Yang Negatif Tanpa Mengerti Batasan

Lingkungan memiliki peran besar terhadap pengaruh seorang anak untuk masa yang akan datang. Jika lingkungannya baik pasti dia akan terseret dengan yang baik pula. Jika jelek begitu sebaliknya. kekhawatiran terpengaruh negatif akan teratasi jika anak mengerti Ilmu Agama. Renungkan jika anak tidak menuntut Ilmu mereka tidak banyak tahu tentang batasan yang baik dan dimana yang jelek. Keblabasan tingkah laku bisa terjadi kapanpu dan dimanapun.

4.Tidak Mengerti Hukum Agama

Bagian terpenting yang sangat jarang diketahui oleh masyarakat awam adalah masalah hukum fiqih, Seperti halnya bagaimana cara mencuci,cara manadi, Cara cebok setelah kencing maupun Buang air besar, Cara bacaan sholat yang benar, Cara Sholat, Akhlak terhadap orang tua dll. Semua akan dipelajari di Pesantren sesuai syariat dalam kitab-kitab fiqih. Amal tanpa ilmu sia-sia seperti yang dikatakan kiyai yang saya ketahui.

5.Rentan Dengan Kriminalitas

Kriminalitas bisa terjadi saat anak lalai dengan imannya, Tanpa sadar jika mereka tidak mengerti Ilmu Agama dia akan rentan terperosok kejurang tinggi dan berduri.

6.Rentan Dengan Pergaulan Bebas

Pergaulan bebas menjadi renungan orang tua ketika anak tidak mondok atau tidak menuntut Ilmu. Pergaulan si anak dari umur ke umur semakin bertambah luas. Perlu banyak perhatian dalam mengawasi anak jikalau belum mempunyai bekal Agama yang kuat.

Ke enam ini merupakan terahir para untuk orang tua untuk segera memberikan bekal Agama, Dan lebih baiknya tetap dipondok karena pesantren tempatnya Ilmu yang palaing lengkap. Baca Juga
Loading...
Post a Comment

Random