Tulisan Emak-emak yang memohon kepada semua Supermarket, Minimarket Indonesia untuk tidak meletakkan barang dagangan kinder joy di dekat kasiran viral di Grub Facebook Komunitas Kasir Alfamart. Tulisan itu di Posting oleh pemilik akun facebook bernama Ikha yang katanya di Akhir tulisan itu copas dari emak-emak sebelah. Tulisan itu memohon kepada semua pihak Supermarket dan Minimartket seluruh Indonesia agar tidak meletakkan Kinder Joy di Area Kasiran.

Tulisan yang di diposting pada tanggal 12 Oktober 2018 sekitar Pukul 22.35 viral di Grub Facebook Komunitas Kasir Alfamart, yang memiliki jumlah kurang lebih Like 21.000, Komentar 13.000, Share 22.000 orang. Pasalnya tulisan dari emak-emak itu menyampaikan agar tidak jualan Kinder Joy di dekat Kasiran. Inilah 3 Alasan Jeritan permohonan Emak-emak kepada seluruh supermarket di Indonesia yang Viral yaitu:

KEPADA SEMUA SUPERMARTKET, MINIMARKET INDONESIA.

PERMOHONAN UNTUK TIDAK MELETAKKAN JUALAN INI DI DEKAT KASIR.

Berdasarkan pada hal di atas, saya mewakili Mamak mamak diseluruh Indonesia memohon agar pihak minimarket, supermarket untuk tidak meletakkan barang (seperti dalam gambar) ke tempat lain selain dikasir.

1.Ini dikarenakan kami ibuk ibuk tidak mampu untuk melayani kecengengan anak yg sangat menginginkan jualan ini sehingga terjadilah episode guling-guling didepan kasir yang juga menyebabkan kami malu.

2.Selain dari pada itu, harga yg sangat mahal (sama dengan 1 liter minyak goreng), jualan ini juga tidak memberi manfaat kpd
anak-anak kami. Orang lain bolehlah sudah kaya dan bisa beli banyak barang ini.

3.Pihak toko berfikirlah, setiap kali saya berbelanja, anak saya pasti beli jualan ini
dan anak saya ada 3, kalau beli 2 hilang lagi 30ribu, itu sudah dapat beras berapa kg, sudah bisa buat makan.
Sehubungan dengan itu saya berharap pihak toko dapat mempertimbangkan serta merealisasikan impian saya juga impian setiap bapak2 di negara ini. Atas perhatian
dan kerjasamanya, saya ucapkan terimakasih.

#COPASDARIMAMAKSEBELAH
#YangJadiKorbanBolehShare Nihhhh

Tulisan Emak-Emak Viral Protes Agar Tidak Jualan Kinder Joy Dekat Kasiran Inilah Alasannya


Artikel santri milenial zaman now yang ada di blog ini mempunyai sifat dan tujuan informasi dan hiburan bagi para santri. Dengan adanya santriyai.com yang banyak membahas artikel tentang kehidupan santri mulai dari kata-kata santri lucu hingga sedih/galau semua bakal tersaji. Nggak ketinggalan juga Kisah para santri baik itu cinta, motivasi, inspirasi, berita, kehidupan, dan lain-lain sebagainya. Seperti halnya paling populer dan biasanya untuk digunakan caption instragam adalah Topik Kata-Kata Untuk Santri  (Cinta, Keren, Lucu, Bijak, Galau, Gaul Salaf, Dll).

Walaupun santri jaman now atau orang saat ini minat bacanya berkurang, tapi dikalangan santri baik itu santriwati/santri putri dan juga santri putra dimanapun berada tetap saja lain waktu akan membutuhkan sebuah informasi dan hiburan yang akan banyak dicari dalam artikel-artikel kehidupan santri di Google.

Maka dari situlah santriyai.com berdiri berkontribusi dengan mbah google sebagai blogger, tak lain untuk tujuan berlatih menulis artikel, Karena pernah hidup di Pesantren dari situlah admin mengambil tema yang cenderung banyak membahas kehidupan tentang santri. Hal lainya juga dengan menulis artikel santri di situs ini bertujuan untuk mengisi hari-hari diwaktu luang yang tentu sudah menjadi Hobi untuk mengeblog.

Karena santri kadang juga butuh hiburan yang lucu-lucu untuk menghibur diri mulai dari kisah/cerita, kata-kata, caption Instragam ala santri juga misalnya disinilah tempat untuk mencari ide atau inspirasi, terlebih tentang cinta,hehe

Berikut kumpulan link Label artikel tentang kehidupan santri milenial zaman now yang bisa kamu baca selanjutnya:

1.Kata-Kata Santri- Jika kamu tergolong santri milenial zaman now alangkah baiknya KLIK kata santri diatas. Disana banyak tersaji kumpulan-kumpulan artikel kata-kata santri modern, salafy, dan juga banyak quotesnya,

2.Kisah Kehidupan Santri- Nah, disinilah artikel-artikel santri zaman now bakal tersaji dan insyaallah akan terus rilis. Karena disinilah artikel tentang kisah kehidupan santri memang menjadi bukti bahwa kehidupan lingkungan pesantren itu tergolong linkungan tempat pendidikan lain dari pada yang lain.

3.Berita

Artikel berita merupakan kumpulan informasi tentang kabar santri baik didalam negeri ataupun luar negeri. Karena berita santri sangatlah penting, bila melihat gejolak dunia yang kian tak damai. Maka dari situlah santriyai.com insyaallah nantinya akan terus berusaha menyajikan berita-berita tentang mengenal apa itu Hari Santri Nasional 2018 yakni yang bertemakan Damailah Negeri Bersama Santri.

4.Sejarah






10.Motivasi

11.Cerita Cinta

12.Dll sebagainya

Dari Label-label diatas atau link yang menuju ke artikel santri lebih terkhususnya bagi santri  milenial zaman now untuk menemani berkativitas menggunakan internet. Mulai dari kata-kata santri, kisah santri, suka-duka kehidupan santri yang penuh cinta dan sedih.

Hal lainnya juga bukan hanya sekedar hiburan lucu-lucu tetapi bila anda search lebih dalam disini tentu akan menemukan juga inspirasi, motivasi yang lebih tertuju dalam kehidupan hari-hari santri.

Artikel Santri Milenial Zaman Now:Kata-Kata, Kisah, Kehidupan (Lucu, Motivasi, Caption) Menemani Hari Santri


Sebagai seorang santri putri Pesantren kamu pasti pernah merasa kalau teman santri yang memiliki wajah cantik lebih mudah mendapatkan sesuatu serta banyak di Perlakukan Istimewa ? Dengan hal itu terkadang membuat hati dan pikiran timbul rasa iri yang akan cenderung membuat kesenjangan didalam Asrama Santri Putri.

Memang betul ternyata santri putri cantik lebih cenderung menjadi prioritas mendapatkan perlakuan istimewa, bukan mitos belaka lhooo. . .

Dikutip dari koranopini.com (30/6/2015), bahwasannya ada sebuah penelitian dan menemukan fakta atau pembuktian bahwa orang yang memiliki paras rupawan cantik atau wajah ganteng sering mendapatkan keistimewaan.

Salah satu orang psikolog dari china meneliti dan menemukan sebuah fakta bahwa laki-laki lebih cenderung dengan mudah menerima penawaran tak adil dari wanita cantik. Dengan adanya hal inilah mungkin juga berlaku dan dialami didalam lingkungan Pesantren, baik itu dengan santri putra ataupun teman sesama santriwati lainnya, entah itu saat adanya jalinan komunikasi dalam segi kegiatan yang ada di Pondok atau juga didalam aktivitas sehari-hari. Cobalah lihat dan renungkan, dulu saat mondok atau yang sampai saat ini masih mondok, bandingkan dengan santri putri cantik vs santri yang tidak terlalu cantik ataupun juga sebaliknya di Asrama Pesantren Putra, yang ganteng dan tidak terlalu ganteng di Pesantren. Hmm kok bisa ?

Dari penelitian yang dilakukan oleh seorang psikolog di China menyatakan bahwa kecantikan perempuan bisa melambatkan reaksi otak terhadap sesuatu, yang tak lain didalam hal ini adalah adil dan tak adil. Efeknya, pertimbangan cowok/pria lebih kabur terlebih jika beradapan dengan wanita cantik. Hal ini tak dapat dipungkiri juga dilingkungan Pesantren, so pasti jika santri putra melihat santriwati cantik tentu juga daya fikir otak lebih melambat dengan otomatis.

Saat meneliti psikolog ini, mengumpulkan 21 mahasiswa di sebuah universitas di China untuk dimintai melihat 300 foto wajah wanita-wanita china. 300 Foto itu setengahnya dinilai foto berwajah paling cantik dan setengahnya dinilai tak terlalu cantik.

Lalu dari 21 satu mahasiswa itu sebagai subyek penelitian diminta untuk memainkan permainan komputer bersama-sama beberapa wanita yang ada didalam foto tersebut.

Didalam penelitian itu menggunakan cara permainan, yang dimana permainan itu orang yang diteliti/subyek dapat melihat wajah cantik para perempuan serta diminta untuk memutuskan apakah menerima permintaan untuk membagi uang dengan mereka tau tidak. Disitulah para peneliti bisa mengukur bagaimana reaksi gelombang otak berdasarkan kecepatannya.

Hasil itu menunjukkan bahwa 21 mahasiswa tersebut lebih mudah menerima tawaran yang tidak adil ketika yang meminta adalah wanita cantik.

Nah jika didalam artikel ini lebih merujuk ke tema pesantren, andaikan yang diteliti itu adalah seorang santri putra yang disuruh melihat foto paling cantik santri putri dan sebagiannya tidak dinilai foto itu cantik bagaimana dengan kalian anak Pesantren ???

Tentu juga tak jauh berbeda juga lebih dominan ke santriwati yang cantik. Jika yang meminta adalah santri putri yang dinilai tidak menarik, respon tawaran adil tentu lebih cepat dan respon tawaran tak adil akan lebih lambat. Bukankah begitu seperti halnya penelitian yang dilakukan oleh psikolog di China itu.

Hasil yang dilakukan didalam penelitian itu juga sejalan dengan penelitian sebelumnya, orang akan lebih cenderung bersikap ramah pada orang yang memiliki paras cantik dan penampilan yang dinilai menarik, ungkap Anthony Little, psikolog asal University of Stirling.

Sebenarnya dia juga tidak terlibat dalam penelitian itu, tapi dia sudah lama memahami/mempelajari hubungan antara persepsi visual dengan ketertarikan.

Selain itu penelitian juga menunjukkan seseorang akan lebih lapang dada memaafkan dengan orang yang berwajah cantik.

Dengan demikian didalam artikel ini yang lebih merujuk ke dunia lingkungan Pesantren, tentu dalam urusan seari-hari kita juga sering menjumpai perlakuan santri cantik lebi istimewa dari pada santriwati berwajah pas-pasan. Contoh kecilnya, jika salah satu orang santri putri cantik akan lebih mendapatkan Like, Comment di akun sosial medianya. Atau hal lainnya yang ngebuat kita merasa iri dengan perlakuan-perlakuan terhadap teman yang lebih memiliki paras cantik. Apalagi jika yang dia adalah Putri Kiai tentu tak bisa dipungkiri lagi tentu lebih terlihat menarik dan cantik.


Santri Putri Cantik Juga Sering Diperlakukan Istimewa Inilah Alasannya


Menyandang status jomblo memang bukanlah masalah besar bagi sebagian orang. Namun, terkadang status jomblo akan menimbulkan rasa penasaran jika yang menjomblo itu adalah seorang santri cantik. Ya, hal ini pasti menjadi topik perbincangan saat di asrama santri putra.

Memang anyak faktanya ketika ada santriwati cantik secara otomatis santri putra akan banyak yang melirik, mengincar yang akan cenderung ke penedekatan ke santri cantik itu demi mendapatkan hatinya. Karena pada dasarnya santriwati cantik di Pesantren adalah tipe idaman bagi banyak sebagian orang khususnya bagi anak pesantren putra.

Namun, hal-hal apapun cara yang akan dilakukan santri putra/cowok manapun untuk mendapatkan hati salah satu santri cantik itu akan menjadi hal yang sia-sia dan menjadi tabu, jika santri cantik itu mengalami hal-hal dibawah ini. Nah maka dari situlah wajib kalian ketahui apa alasan cewek/santri cantik di Pesantren malah  menjomblo ???

1.Santri yang cantik lebih kebal dengan rayuan banyak cowok

 Hal ini karena dia menjadi salah satu sosok bunga pesantren yang sudah terlalu sering dirayu. Hal inilah yang membuat dia paham sifat-sifat asli dari seorang laki-laki baik itu laki-laki pesantren ataupun laki-laki luar non pesantren. Dengan hal inilah dia bisa membedakan dari sekian banyak cowok yang ingin PDKT dengannya mengerti/paham bagaimana cowok yang hanya suka gombal, suka luarnya saja atau lebih parahnya lagi dia adalah cowok yang hanya ingin memanfaatkannya saja.

Dengan begitu Santri cantik/santriwati cantik tak akan mudah jatuh hati hanya dengan cara-cara PDKT yang sering digunakan oleh kebanyakan cowok. Mereka sudah hafal layaknya nadhoman yang sering ia hafalkan di Pesantren dan leih paham bagaimana membedakan cowok yang baik diluar dan cowok yang memang tulus.

2.Membuat cowok/santriwan minder terlebih dahulu,

Tak bisa di pungkiri bahwa santriwati cantik akan cenderung memiliki tipe kriteria cowok berkelas tinggi, anggapan ini sering terjadi dimata para cowok. Sangat disayangkan jika ada cowok yang tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk mendapatkan hati santri cantik tersebut. Hal ini jelas terlihat dari berbagai pendapat/pengalaman pria yang minder untuk melamar wanita tersebut, dengan alasan takut ditolak atau tidak yakin dengan dirinya sendiri. Yang paling pasti juga merasa bahwa dirinya tak akan bisa mengalahkan saingan dari sekian cowok yang PDKT dengannya.

3.Biasanya ketika merasa bahwa dirinya adalah cewek cantik, standarnya pun juga terlalu lebih tinggi

Terkadang cewek yang sadar akan kecantikan yang ada didalam dirinya wanita tersebut juga lebih memiliki kriteria cowok yang memiliki standart kualitas yang tinggi dari segi harta ataupun kegantenganya cowok. Sehingga wanita cantik itu beranggapan ataupun juga banyak yang mempunyai alasan yang dipendam sendiri bahwa pilihan pasangannya bukan cowok sembarangan, minimal memiliki wajah ganteng/tampan dan kelebihan seperti yang ada dalam dirinya.

4.Menganggap dengan yakinnya sudah punya pasangan

Banyak sebagian cowok beranggapan bahwa cewek cantik pasti sudah memiliki pasangan sesuai anggapan hukum alam yang kebanyakan di percayai orang. Tetapi tak begitu juga, masih banyak kok didunia ini wanita cantik yang jomblo. Karena pikiran inilah yang hanya akan membuat mereka mundur dan menjauh meski tidak tau fakta sebenarnya.

Namun ketika ada santri cantik, seperti yang cenderung dibahas didalam artikel ini mengaku bahwa dirinya jomblo, santri laki-laki malah semakin tidak percaya dan menganggap si santriwati tidak jujur. Padahal memang mereka benar-benar jomblo.

5. Menikmati perhatian dari banyak cowok 

Alasan ini mungkin hanya berlaku bagi cewek cantik yang gila perhatian. Ketika dia memiliki seorang pacar, maka perhatian yang di dapat hanya dari pacarnya saja. Membatasi interaksi dengan cowok-cowok lainnya juga harus dilakukan demi si pacar.

Jika menjomblo bisa membuatnya nyaman dengan kondisi dimana dia mendapat banyak perhatian dari orang lain, maka tak akan menjadi masalah baginya.

Semoga dengan penjelasan di atas, kamu sudah tidak penasaran lagi. Tapi, apakah kamu salah satu dari kategori tersebut?

Saat Cewek Lain Pacaran, Kenapa Santri Cantik Malah Menjomblo


Banyak sekali sebetulnya alasan kenapa sebaiknya kamu tidak pacaran dan mengumbar kemesraan di Media Sosial. Memang memiliki pacar adalah hak masing-masing setiap orang. Namun alangkah baiknya kamu harusnya, tidak pacaran terlebih dahulu baik usia/umur muda ataupun sudah merasa dewasa, sehingga biasanya orang yang pacaran menggangap diri bisa menjaga pergaulan yang baik dan penuh keyakinan dia adalah jodohnya. sehingga orang pacaran tanpa sadar ataupun dengan sadar tentu sudah melanggar hukum-hukum agama khususnya dalam Islam sendiri. Terkadang juga orang yang pacaran dengan bangganya mengumbar/mempublikasinya di media sosial, mulai dari foto kemesraan bareng pacar, menggunakan foto profil pacar di akun-akun medsos seperti Facebook, Instragam, Whatshap, Twitter dan lain-lain sebagainya.

Berikut 11 alasan kenapa sebaiknya tidak pacaran dan sering mengumbar kemesraan di Media Sosial:

1. Belum tentu dia jodohmu.

Pamer dan bangga dengan pacar sehingga biasannya akan cenderung merasa yakin dia adalah jodoh, belum tentu seperti itu yang terjadi. Pasalnya masalah jodoh itu tidak ada yang tahu selain Tuhan. Nyatanya jika dilihat perbandingannya antara orang yang pacaran dan tidak pacaran banyak terjadi hal-hal yang menyakitkan bagi orang yang sering pacaran.

Perlu diingat juga orang pacaran yang suka pamer kemesraan di sosial media gak menjamin hubunganmu dengan dia akan berlanjut ke jenjang pernikahan.

2.Orang yang Pacaran lebih terlihat tidak berkharisma lagi

Punya Karisma atau kewibaan itu penting bagi kemapanan masa depan kita! Kenapa? Karena Karisma dan kewibawaan itu pada dasarnya tercermin dari karakter pribadi kamu yang sebenarnya. Pribadi seseorang kadang memang tidak mau memiliki pacar tapi hal yang sering terjadi kenapa seseorang ikut-ikutan pacaran ? Karena di ejek jomblo oleh teman sehingga kamu mau nggak mau harus menjawab tantangan itu. itulah yang ngebuat seseorang tak berkarisma lagi dan tidak mencerminkan karakter pribadi yang sebelumnya bernilai baik.

seperti yang dilansir dari IDNtimes,com dibawah ini juga:

3.Karena hidupmu bukan hanya tentang pasangan. Kamu juga perlu bersosialisasi dengan orang lain.

Selalu mengumbar kemesraan dengan pasangan akan membuatmu menjadi sosok yang mementingkan diri sendiri. Padahal di luar sana kamu bisa bersosialisasi dengan orang-orang baru yang lebih menantang.

4. Kalau putus, siapa yang malu?

Nah, ini nih. Karena belum ada kepastian hubunganmu bakal langgeng, suatu saat bisa saja kalian berpisah. Kalau sudah begitu, update kalian di sosial media selama masih menjalin hubungan hanya kenangan masa lalu yang kamu pun tidak mau mengingatnya lagi.

5. Itu hubunganmu, bukan hubungan orang lain.

Pahit-manisnya suatu hubungan kamu sendiri yang merasakannya. Kamu tak perlu mengumbar-umbarkannya. Orang lain hanya bisa berkomentar, belum tentu ia bisa memberikan solusi danlam hubunganmu.

6. Privasi itu perlu.

Setiap orang perlu privasi dalam hidupnya. Begitu pula dengan hubunganmu. Privasi akan lebih membuatmu tenang karena hanya kamu sendiri dan pasanganmu yang tahu bagaimana hubungan kalian.

7. Rawan kejahatan.

Sadar atau tidak, kamu memiliki berbagai macam karakter friend list di sosial media. Di saat kamu mencurahkan ataupun mengunggah fotomu, disanalah letak kesempatan orang lain untuk mengancam hubunganmu

8. Dinilai sebagai sosok yang masih labil.

Kamu gak mau bukan dinilai sebagai sosok yang labil? sosok yang emosinya masih belum terkontrol dengan baik. Lima menit kemudian pamer kemesraan. Sepuluh menit kemudian unggah foto kemesraan. Haduhh... itu sosial media atau buku diary? Berpikirlah secara cerdas, kawan.

9. Nggak seindah dunia nyata.

Hubungan yang di-publish di dunia maya terkadang hanya fatamorgana belaka. Belum tentu apa yang dilihat orang lain terlihat indah, sedangkan kamu merasa tertekan. Bukankah kamu sendiri yang merasakannya?

10. Kamu akan paham seluk beluk karakter pasanganmu sebenarnya.

Tidak terlalu mengekspos kemesraan di sosial juga menjadi kunci nyata bahwa kamu mengenal betul bagaimana karakter pasanganmu. Karakter asli yang tidak penuh dengan kepalsuan.

11. Percayalah, hubungan yang terprivasi akan lebih sakral.

Coba renungkan. Hubungan yang terprivasi membuat kamu bisa saling mendukung cita-citamu. Karena hidupmu gak hanya sebatas tentang asmara. Ada mimpi-mimpi lain yang ingin kamu gapai bukan? Hubungan yang sakral akan akan membawa perubahan yang lebih baik untuk masa depanmu. Bukan hanya menghabiskan waktu dengan pamer kemesraan dengan pacaran.

Itulah kenapa sebaiknya Tidak Pacaran Apalagi Kemesraanmu Dipublikasikan Medsos.

11 Alasan Sebaiknya Tidak Pacaran Apalagi Kemesraanmu Dipublikasikan Medsos


Miris rasanya setelah santriyai.com tidak sengaja membaca artikel dari liputan6.com tentang "Kisah Tragis Sang Santri Usai Menolak Cinta". Berita atau cerita kisah sedih anak santri ini sudah belasan tahun, tepatnya ditahun 2003 seperti dalam unggahan liputan6.com Banyuwangi.

Cerita sedih anak santri ini bernama Juhriati salah satu santri di Pondok Pesantren Majlisus Sa`adah Glenmore dan Usia sang santriwati ini pun masih cukup muda yaitu 18, salah satu warga Afdeling Muktironggo, Desa Karanghardjo, Glenmore. Dia adalah seorang anak santriwati yang menjadi korban pembunuhan sekaligus kejahatan seksual oleh tetangganya sendiri, lantaran tersangka ini jatuh cinta namun ditolak oleh santriwati yang bernama Juhriati.

Awal mula korban pembunuhan dan kejahatan seksual ini ditemukan oleh Habibullah, seorang warga di sekitar Perkebunan Kalikempit dan Kaliredjo, Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur. Dia memang sudah biasa dan hampir setiap hari melintasi jalan setapak yakni perkebunan cokelat, Namun diwaktu lain Habibullah pada bulan Februari, ia menemukan pemandangan lain yang tak wajar seperti hari biasanya. Dia melihat mayat seorang remaja putri, yang terikat di pohon cokelat dengan penuh luka dibagian perut yang mengangga.

Melihat kejadian itu Habibullah antara sadar dan tidak sadar pasalnya peristiwa itu baru pertama kalinya ia lihat, hingga ia mengucek-ngucek matanya. Merasa dan yakin itu bukanlah mimpi Habibullah melaporkan kejadian itu ke pengelola perkebunan. Seperti yang dilansir liputan.com, Penemuan mayat itu akhirnya bak estafet, menyebar dari mulut ke mulut. Warga Kalikampit dan Kaliredjo pun gempar. Kegemparan itu pula yang akhirnya mengundang polisi segera mengusut kasus tersebut.

Belakangan, menurut Kepala Satuan Reserse Polres Banyuwangi Ajun Komisaris Polisi Imam Sunarno, mayat perempuan muda berjilbab itu diketahui bernama Juhriati (18), warga Afdeling Muktironggo, Desa Karanghardjo, Glenmore. Juhriati tercatat sebagai santri di Pondok Pesantren Majlisus Sa`adah Glenmore.

Tak lama berselang, polisi kemudian dapat meringkus Mohammad Arifin (27), tetangga dekat korban. Beberapa jam sebelum terjadi pembunuhan, dia diketahui menjemput Juhriati dari pondok pesantren. Arifin ditangkap saat tengah tidur di rumahnya. Pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan itu ternyata bukan sekadar mengaku telah membunuh tetapi juga memperkosa dan menggantung mayat korban.

Arifin mengakui perempuan yang dibunuh itu sebenarnya adalah gadis idamannya. Namun tersangka kecewa, lantaran Juhriati selalu menolak cintanya. Padahal, keinginan untuk mempersunting gadis tetangganya itu sudah diutarakan sejak lama. Kekecewaan tersangka akibat cinta yang bertepuk sebelah tangan terus memuncak hingga akhirnya nekat untuk menghabisi nyawa sang idaman.

Kematian Juhriati yang tewas secara mengenaskan menimbulkan duka mendalam bagi keluarganya. Apalagi setelah mengetahui yang menghabisi putri ketiganya itu adalah tetangga sendiri. Solehuddin, ayah korban, berkisah, sehari sebelum tragedi mengenaskan terjadi ia memang meminta Arifin mengantarkan buah pisang dan uang iuran bulanan Juhriati ke pondok pesantren. "Saya menitipkan uang kepadanya sebesar Rp 30 ribu," kata Solehuddin.

Solehuddin sungguh tak menyangka jika kemudian Arifin, orang yang diberi kepercayaan itu, justru memperkosa dan membunuh anaknya. Solehuddin berharap, tersangka yang membunuh anak perempuan satu-satunya itu dihukum seberat-beratnya.

Pembunuhan yang dilakukan Arifin juga membuat sedih Niyu, ayah tersangka. Apalagi selama ini sebagai tetangga hubungan dengan orang tua korban sangat akrab. Karena itu, ia tak keberatan jika anak sulungnya itu dihukum seberat-beratnya. "Tak apa dia dihukum karena dia punya kesalahan. Saya tidak bisa membela orang yang salah. Apalagi kesalahannya dibuat sendiri," kata Niyu.

Suasana duka atas tewasnya Juhriati juga dirasakan warga Pesantren Majlisus Sa`adah Glenmore. Kiai Haji Luthfi, pimpinan pondok pesantren setingkat sekolah lanjutan atas menyesalkan pembunuhan yang menimpa anak didiknya. Izin yang diberikan kepada Juhriati untuk meninggalkan pondok, menurut Luthfi, karena yang menjemput korban adalah sosok yang menjadi kepercayaan orang tuanya.

Tak hanya pimpinan pondok pesantren yang merasa kehilangan, teman-teman korban pun mengalami perasaan yang sama. Nurhalimah, misalnya, mengaku sedih atas kepergian teman yang dinilai baik dan cerdas itu. "Kasihan banget. Apalagi dia diperkosa. Dia anak yang baik dan cerdas," tutur Nurhalimah, sedih. Kini Nurhalimah dan rekan-rekan lainnya hanya dapat mendoakan dan melantunkan surat Yasin untuk menghantar kepergian Juhriati.

Tetap saja semua itu sudah menjadi takdir dan hanya menyisakan kisah sedih atau cerita sedih bagi keluarga, teman dam semua kerabat dekat anak santri itu. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggal selalu tabah, tawaqal dan ikhlas...Aamiin

TRAGIS:Kisah Sedih Anak Santri Setelah Menolak Cinta, Nyata!!!


Sebagai seorang wanita tentu kamu mengetahui dan merasakan bagaimana persis cowok yang ada disekitarmu itu memiliki tanda-tanda suka atau jatuh cinta denganmu. Namun tak semua cowok yang jatuh cinta terhadap cewek itu bisa berani langsung mengatakan/menembak/menyatakan bahwa ia cinta. Nah, hal ini perlu kamu ketahui sebagai seorang wanita, bahwasannya seorang cowok itu tentu mempunyai banyak alasan mengapa tidak mengatakan cinta meski dia sudah kamu ketahui memiliki banyak ciri-ciri suka terhadapmu.

Nah, dan dari situlah kamu sebagai seorang wanita mulai berfikiran mengapa dia si cowok tidak lekas menyatakan cinta, serta kamu pasti akan berkata "tidak mungkin apabila cewek menyatakan cinta terlebih dahaulu pada orang yang disukai". Karena memang hal itu pasti akan terasa sangat sulit dan menakutkan. Masak sih cewek harus nyatain cinta dahulu ???

Kamu pasti tidak setuju, hal itu terjadi. Maka dari itu kenalilah kenapa cowok sulit mengatakan cinta, berikut ulasannya:

Meski hanya sekedar menyampaikan apa yang ada dalam pikiran, tetap saja kata-kata itu akan sangat susah keluar dari mulut kita. Namun, setiap orang pasti memiliki alasan yang berbeda mengapa mereka takut untuk menyatakan cinta terlebih dahulu. Mau tau apa saja alasannya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini seperti yang ada dalam artikel shopback.co.id yang berjudul "Alasan Orang Takut Menyatakan Cinta".

1. Malu

Yup, bener banget. Alasan utama orang takut menyatakan cinta adalah karena rasa malu yang ada dalam dirinya. Untuk mencoba mendekati atau sebatas mengirim pesan singkat saja malu, apalagi kalau harus menyatakan cinta pada orang yang disukai? Wah, bisa pucat dan kaku pasti, ya?

2. Gengsi tinggi

Menyatakan cinta terlebih dahulu dianggap sebagai kewajiban seorang pria. Inilah alasannya kenapa banyak wanita merasa takut untuk menyatakan cintanya pada pria yang disukainya. Padahal, zaman sudah berkembang dan seorang wanita sah-sah saja untuk menyatakan cintanya pada orang lain, karena jika tidak ada inisiatif maka tidak akan ada yang bergerak lebih dulu.

3. Takut ditolak

Ada juga yang takut menyatakan cinta karena belum siap menerima kenyataan kalau ternyata si dia menolak cintanya. Hmm, ada baiknya untuk tidak memikirkan hal yang belum tentu terjadi, kan? Sering dengar kan pepatah yang bilang, “you’ll never know if you never try”?

4. Si dia masih punya pacar

Cinta memang tidak bisa memilih, maka pasti ada saja orang yang menyukai seseorang yang jelas-jelas masih memiliki seorang pacar. Kalau sudah begini sih biasanya posisinya serba salah. Mau menyatakan cinta takut pacarnya marah, kalau tidak menyatakan maka hati tidak akan lega.

5. Berbeda keyakinan

Perbedaan keyakinan memang kerap kali menjadi penghalang bagi suatu hubungan percintaan manusia. Bahkan, hal ini pun berlaku bagi mereka yang masih belum menjalin hubungan. Perbedaan ini membuatnya tidak yakin kalau seorang yang disukainya akan membalas cintanya. Akhirnya, banyak orang yang akhirnya mengurungkan niatnya untuk menyatakan cintanya ini. Sayang sekali, ya?

6. Si dia suka pada orang lain

Suka dengan seseorang yang notabenenya adalah teman sendiri adalah hal yang banyak terjadi di sekitar kita. Namun, akan berbeda ceritanya jika kita sudah dekat dengan teman tersebut dan tau kalau si dia menyukai orang lain yang bukan kamu, maka rasanya akan sangat menyebalkan sekali. Inilah yang akhirnya membuatmu takut untuk menyatakan cinta pada si dia. Di satu sisi karena sudah tau kalau si dia tidak ada perasaan untuk kamu, di sisi lain kamu takut hubungan pertemanan yang sudah terjalin dekat akan hancur jika si dia tau kalau kamu menyukainya. Serba salah lagi ya rasanya.

7. Usianya jauh lebih tua

Rasa minder pasti akan muncul jika kamu menyukai seseorang yang usianya lebih tua dan memiliki pengalaman lebih banyak dari kamu. Wajar saja sih, tapi tidak ada salahnya juga untuk mencoba, kan? Siapa tau si dia juga sedang menunggu kamu menyatakan perasaan untuknya.

Dari beberapa alasan di atas, mana yang sering membuat kamu mengurungkan niat untuk menyatakan cinta terlebih dahulu pada orang yang disukai? Well, coba kesampingkan dulu rasa malu, gengsi, dan ketakutan akan penolakan untuk memperjuangkan cinta kamu. Namun, pastikan bahwa kalian berdua sudah saling mengenal satu sama lain sebelum memantapkan niat untuk menyatakan cinta, ya! Good luck!

Alasan Cowok Tak Mengatakan Jatuh Cinta Meski Suka 7 Inilah Yang Buat Ragu


KH Said Aqil Siroj mempunyai harapan dalam peringatan Hari Santri Nasional 2018 yang saat ini tinggal menghitung hari, seperti yang kita ketahui hari santri nasioanal akan selalu diperingati pada tanggal 22 Oktober 2018. Tahun 2018 ini PBNU mengadakan konferensi pers yang mempunyai tema "Dedikasi Santri untuk Indonesia Mandiri". Seperti yang dilansir dari NuOnline.or.id pengurus besar Nahdlatul Ulama meluncurkan rangkaian acara peringatan Hari Santri 2018 di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (12/9.

Menurut Kiai Said, tema kemandirian diambil pada tahun ini dengan harapan menjadi visi bersama untuk mengabdi kepada negeri membangun kedaulatan, keadilan dan kemakmuran Indonesia secara berkelanjutan, serta mampu menempatkan Indonesia sebagai mercusuar peradaban dunia.

Ia menambahkan, Hari Santri tidak hanya untuk santri, tapi semua orang yang berwatak santri. Watak menurut dia adalah orang yang beakhlakul karimah berkata baik, dan memiliki sisi cinta tanah air.

Cinta tanah air para santri terbukti sepanjang sejarah hingga hari ini. "Seandainya tidak ada fatwa KH Hasyim Asy'ari belum tentu semangat perlawanan, intifadhoh masyarakat Surabaya dan sekitarnya berkobar seperti yang terkenal itu (10 November)," tegasnya.

Pada kesempatan itu ia kembali mengingatkan rasa syukurnya kepada Allah subhanahu wa ta’ala atas pengakuan pemerintahan Joko Widodo ata perjuangan para santri.

Ketua Panitia Peringatan Hari Santri 2018 H. Marsudi Syuhud menyampaikan ragam rangkaian peringatan mulai dari lomba, shalawatan, doa bersama, hingga apel kebangsaan.

Kegiatan itu dilakukan sebelum hingga setelah puncak peringatan Hari Santri 2018 yaitu pada 22 Oktober. Direncanakan rangkaian acara akan sampai 10 November. (Abdullah Alawi)

PBNU Luncurkan Peringatan Hari Santri 2018
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama meluncurkan rangkaian acara peringatan Hari Santri 2018 di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (12/9) dengan tema Dedikasi Santri untuk Indonesia Mandiri.

Peluncuran Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf, Ketua PBNU H. Marsudi Syuhud dan Robikin Emhas, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini, dan Sekretaris Lembaga Persahabatan Ormas Islam Luthfi At-Tamimi.

Menurut Kiai Said, tema kemandirian diambil pada tahun ini dengan harapan menjadi visi bersama untuk mengabdi kepada negeri membangun kedaulatan, keadilan dan kemakmuran Indonesia secara berkelanjutan, serta mampu menempatkan Indonesia sebagai mercusuar peradaban dunia.

Ia menambahkan, Hari Santri tidak hanya untuk santri, tapi semua orang yang berwatak santri. Watak menurut dia adalah orang yang beakhlakul karimah berkata baik, dan memiliki sisi cinta tanah air.

Cinta tanah air para santri terbukti sepanjang sejarah hingga hari ini. "Seandainya tidak ada fatwa KH Hasyim Asy'ari belum tentu semangat perlawanan, intifadhoh masyarakat Surabaya dan sekitarnya berkobar seperti yang terkenal itu (10 November)," tegasnya.

Pada kesempatan itu ia kembali mengingatkan rasa syukurnya kepada Allah subhanahu wa ta’ala atas pengakuan pemerintahan Joko Widodo ata perjuangan para santri.

Ketua Panitia Peringatan Hari Santri 2018 H. Marsudi Syuhud menyampaikan ragam rangkaian peringatan mulai dari lomba, shalawatan, doa bersama, hingga apel kebangsaan.

Kegiatan itu dilakukan sebelum hingga setelah puncak peringatan Hari Santri 2018 yaitu pada 22 Oktober. Direncanakan rangkaian acara akan sampai 10 November. (Abdullah Alawi)





Harapan Dan Visi Hari Santri Nasional 2018 Dengan Tema Kemandirian Inilah Kata KH Said Aqil Siroj


Mengenal apa itu Hari Santri Nasional. Awal mula Sejarah Hari Santri Nasional adalah dari adanya Resolusi jihad yang dicetuskan oleh salah satu ulama yaitu pendiri NU KH. Hasyim Asy'ari pada tanggal 22 Oktober tahun 1945 di Surabaya. Hal ini dilakukan sebagai car untuk mengantisipasi kembalinya penjajah kolonial Belanda yang mengatasnamakan diri mereka sebagai NICA.

Menurut KH. Hasyim Asy’ari hukum dalam membela tanah air itu hukumnya wajib (fardlu’ain) bagi setiap orang.

Generasi emas para santri telah banyak memberikan pelajaran berharga bagaimana para santri menancapkan rasa kebangsaan yang tinggi dengan nilai-nilai luhur demi keutuhan umat dan menyelamatkan bangsa dan Negara.

Lalu bagaimana pandangan para santri yang sekarang menempati posisi atau jabatan penting untuk melakukan perubahan di negeri ini? berikut ini adalah hasil wawancara pustakacompass.com kepada para tokoh santri.


Cak Imin : Hari Santri Nasional Pererat Persatuan Bangsa

Berbicara tentang santri dan segala keunikan serta sepak terjangnya di negeri ini, Cak Imin mengatakan, “Kaum santri sangat berpengalaman menjadikan agama sebagai landasan etis dalam kehidupan terhadap lingkungan hidup.”

Keakraban santri dengan budaya asli lokal menghasilkan kreasi budaya yang bisa atasi kesenjangan sosial budaya antar golongan. Terikait ini ia tegas mengatakan “Siapa yang berani nyangkal, kalau perkembangan masa depan Islam di negeri tercinta ini, banyak ditentukan peran budaya santri.” Ini adalah sebuah penegasan yang berani.

Kaum santri punya komitmen menjalankan Islam Nusantara dengan pemikiran, gerakan dan kebersamaan. Karena kaum santri punya sejarah panjang. Terhubung dari ulama era walisongo dan tersambung dalam pengetahuan serta keakraban.

Cak Imin mengajak warga Indonesia dan umat Islam khususnya untuk menyambut Hari Santri Nasional pada 22 Oktober. “Saatnya kaum santri meraih tempat di negeri ini yang sudah menjadi haknya.” ujarnya.

Dalam pandangan Cak Imin, wujud penghargaan peran santri salah satunya adalah Perang Rakyat Semesta 10 November yang diawali Resolusi Jihad 22 Oktober 1945. Hari itu, santri menggemakan Perang Rakyat Semesta dengan resolusi jihadnya merupakan pertama dalam sejarah kita melawan penjajah.

“Ini pertanda sikap kaum santri bahwa pembentukan RI 17 Agustus 1945 sah hukumnya!” tandas Ketua Umum PKB ini. Karenanya, penetapan Hari Santri 22 Oktober haqqul yaqinpererat persatuan bangsa. Sejarah santri nusantara adalah sejarah kemashlahatan umat. Dan santri juga selalu menjunjung kesatuan dan keragaman.

Selain itu, Penetapan Hari Santri 22 Oktober merupakan ungkapan ‘sense of destiny’ (rasa kesejarahan) kita terhadap peran santri bagi negeri. Sebaga Ketum PKB ia menyampaikan bahwa “Kita kader PKB dan kaum santri bangga bisa membangun budaya egaliter yang menghormati nilai-nilai kemanusiaan.”

Terakhir, kepada seluruh Santri Indonesia, Muhaimin berpesan dengan mengajak “Ayo! Kaum Santri sebagai putra-putri terbaik bangsa, derapkan langkah ke poros peradaban Indonesia. Insya Allah! Santri menjadi komunitas penting yang menopang Indonesia sejahtera di masa datang.”

Pandangan Cak Jazil Tentang Santri

Pribadinyabegitu ramah dan sederhana.Tuturnya jelas,apa adanya.Iajuga sosok yang sangat religius. Inilah Jazilul Fawaid, Anggota F-PKB DPR RI.

Di tengah kesibukkannya yang luar biasa, Jazil menyempatkan waktu untuk wawancara eksklusif dengan pustakacompass.com. Sejak dilantik sebagai Anggota DPR, Jazil dipercaya menempati kursi Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR. Selain itu, ia juga duduk sebagai Anggota Komisi V DPR.

Menyikapi diresmikannya Hari Santri Nasional, peraih magister Ulumul Qur’an-Hadits IIQ ini berpandangan bahwa “makna Hari Santri tentu bukan makna seremonial, tapi sebagai simbol eksistensi santri. Dan itu tidak hanya milik santri, melainkan milik semua anak bangsa.”

Karena itu, yang terpenting adalah nilai-nilai kesantrian yang harus dipegang teguh. Nilai-nilai tersebut adalah, nilai perjuangan, karena santri itu pendakwah dan pasti berjuang, nilai kemandirian, karena santri itu pasti mandiri. Dari awal santri diajarkan untuk mandiri dalam sikap maupun beraktifitas dan terakhir nilai pengabdian. Nilai pertama dan kedua akan sia-sia jika tidak diabdikan. “nilai yang ketiga ini, lambat laun sudah berkurang” tuturnya.

Ketiga nilai itu lahir dan selalu dipegang santri dari zaman penjajahan. “Dahulu, santri adalah antitesa dari penjajah, berada di luar kekuasaan”, kata Mahasiswa S3 Program Studi Ilmu Managemen UNJ ini. Santri mandiri sebagai kelas pedagang dan aktif dalam kegiatan ekonomi. Dari sinilah santri bisa berjuang dan mengabdi untuk tanah air dan merebut kemerdekaan.

Sekarang, justru santri harus mengambil posisi strategis dalam politik, baik di pemerintahan atau parlemen. Posisi yang penting menurut Jazil dalam parlemen adalah berjuang di bidang anggaran. Dan ia sendiri sedang berjuang di bagian ini sebagai wakil ketua Banggar. Bagaiamana berjuangnya? Ia mengatakan “uang yang diperoleh dari rakyat harus dikembalikan secepatnya untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat”.

Ia mempunyai prinsip bahwa hidup ini harus punya misi perjuangan. Dan tantang perjuangan santri di parlemen adalah memecahkan masalah-masalah rakyat. Terakhir, Jazil berpesan “untuk Santri dan Pesantren kedepannya yang terpenting adalah menjaga nilai-nilainya, berjuang dan mengabdi”.

Peran Santri Menurut Fathan Subhi

Fathan terpilih sebagai anggota DPR RI di periode 2014-2019. Menempati posisi anggota Komisi VIII (sosial, agama, pemberdayaan perempuan) sebagai Wakil Ketua. Lalu pada masa sidang pertama 2015-2016, Fathan dipindahkan ke Komisi V yang mebidangi Perhubungan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Pembangunan Pedesaan dan Kawasan Tertinggal, Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.

Pada tahun 2015 juga, ia dipercaya dan dipilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PW IKA-PMII DKI Jakarta periode 2015-2020.

Fathan berpandangan, Santri yang berkarir dan berjuang dalam dunia politik sudah banyak. Santri harus bergeser ke sektor lain khususnya sektor ekonomi. Terkait peran santri, “Saya kira santri juga harus mengevalusi diri dan meningkatkan kapasitasnya” jelasnya. Pendapatnya ini tidak main-main, mengingat ia adalah anggota Departemen Bidang Ekonomi MUI Pusat dan pernah menjabat sebagai Pengurus Lembaga Perekonomian NU tahun 2010-2015.

Terkait posisi santri dalam pemerintahan, ia menyampaikan “Peran dalam politik sudah banyak, namun dalam sektor yang lain, sosial, budaya dan ekonomi belum terjamah secara menyeluruh”. Dam dalam bidang ekonomi belum dirambah secara luas.

Oleh karena itu, menurut Fathan, santri dan pemerintah harus menyusun langkah-langkah bersama ke depan, sehingga sektor ekonomi menjadi konsen dari garapan santri. Jika santri sudah bergerak dalam bidang ekonomi, tentunya akan meningkatkan derajat umat. “Saya menekankan fokus pada pengembangan ekonomi rakyat kecil”, tegas orang yang juga menjabat sebagai Sekretaris LPNU PBNU ini.

Pemerintah harus memberikan akses yang sebesar-besar kepada Santri, karena selama ini masyarakta santri dipandang sebelah mata. Dengan adanya Hari Santri ini, tentunya menjadi tanda pengakuan negara terhadap eksistensi santri sebagai komponen bangsa yang ikut dalam perjuangan, pergerakan dan reformasi. “Saya kira santri sudah harus menjadi aktor pembangunan”, tuturnya, mengakhiri.

Suryadi Hendarman : Santri Harus Punya Landasan Ideologi kebangsaan yang Kuat

Ir. H. Suryadi Hendarman MM. adalah salah seorang santri yang merasa sangat beruntung karena pernah menjadi murid utama Abah Anom, pengasuh Pondok Pesantren Suryalaya dan Pimpinan Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah. Suryadi menjadi santri sukses dan menjadi panutan seperti sekarang ini, tidak lain karena berkah pengabdiannya pada kiainya dan kepatuhannya kepada kedua orang tuanya Drs. H. Mulyono Soetarmo (Alm) dan Ibunda Rr. Hj. Widaningsih.

Kembali bercerita tentang pesantrennya, Suryadi mengaku mengalami banyak perubahan setelah mendalami ilmu agama di Pesantren, diantaranya ia dapat hidup bahagia, merasakan kedamaian dan lebih menghormati orang lain tanpa melihat kedudukan.

Ia mengingat betul pesan Abah Anom yang sekarang masih melekat. “Waktu kamu di dalam Pesantren sampai kamu keluar, sampai kamu meninggal, jangan sekali-kali meninggalkan Shalat wajib, jangan sekali-kali kamu meninggalkan shalat sunnah dhuha.” “Begitu dawuh Abah Anom”.

Di peringatan Hari santri Nasional ini, ia berpesan kepada para santri seluruh Indonesia, bahwa santri harus punya landasan ideologi kebangsaan yang kuat untuk NKRI, pancasila dan pemahaman Islam rahmatan lil alamin. Pemahaman tersebut adalah paket doktrin yang harus ditanamkan dan dijalankan oleh santri sejak dini.

Asrorun Ni’am : Etos Keagamaan Santri

Asrorun Niam Sholeh, seorang santri aktivis muda, penuh semangat, dan mempunyai pembawaan yang ramah. Ia sekarang menjabat sebagai Ketua KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia). Mantan Ketua PP IPNU yang lahir di Nganjuk, 31 Mei 1976 ini memiliki pengalaman organisasi dan pendidikan yang sangat panjang.

Sejak menjabat sebagai Ketua Umum PMII (1998-1999) dan berperan dalam menggulingkan rezim orde baru, namanya mulai diperhitungkan. Karirnya dalam organisasi dan pendidikan terus melejit. Lulus dari UIN Jakarta ia belajar ke Al-Azhar Mesir tahun 1999, dan kembali lagi tahun 2003 untuk mengajar di Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Jakarta.

Sebagai seorang praktisi, strategi dan pencapaiannya tidak lepas dari etos keagamaan santri yang ia pegang. Bagi Niam, “Santri harus bisa menjalankan nilai-nilai keagamaan yang menjadi kekuatannya untuk diimplementasi dalam kehidupan sekarang. Terkait dengan isu hak asasi, demokratisasi, penyusunan peraturan perundang-undangan, penyusunan kebijakan publik” jelasnya.

Menurutnya, Penetapan hari santri pada 22 Oktober itu sebagai penanda atau prasasti untuk mengingatkan bahwa di dalam proses perjuangan bangsa Indonesia ada peran santri yang sangat signifikan. Tapi terlepas ada atau tidak adanya perngakuan negara, sejarah tidak mungkin bisa dihapus. Ia mengatakan “Ini satu hal yang menjadi prasasti historik, Tetapi ada hal yang lebih penting, yaitu bagaimana etos keagamaan kaum santri dan juga semangat kesantrian itu bisa menjelma mewarnai di dalam proses berbangsa dan bernegara.”

Di sini NU harus menjadi jembatan bagi mobilitas santri – dengan nilai-nilai kesantriannya- agar bisa mengakses peran-peran dalam berbagai bidang di pemerintahan, baik sosial-politik maupun ekonomi. Terakhir, Asrorun Niam mewanti-wanti jangan sampai Hari Santri ini hanya menjadi sebuah prasasti belaka dan membuat kita bernostalgia.

Ida Fauziyah : Hari Santri Harus dinikmati Masyarakat Luas

Ida Fauziyah seorang politisi perempuan cukup senior dan disegani di parlemen. Selain karena tiga periode berturut-turut selalu masuk ke senayan, pengalaman dan dedikasinya membuatnya semakin diperhitungkan dalam kancah politik nasional. Sebagai seorag santri, ia bersama PKB sedang memperjuangkan RUU Pendidikan Madrasah dan Pesantren.

Pesantren itu berbeda dengan lembaga pendidikan lain. Lulus dari pondok pesantren, Ida fauziyah merasakan sendiri pengaruhnya di dunia luar. Karena dari pesantren, ia belajar kemasyarakatan dan kemandirian serta belajar berorganisasi secara langsung. Jadi itu yang membedakannya. “Saya ketika di pesantren misalnya, sudah belajar berkomunikasi dengan masyarakat melalui pengajian-pengajian yang kita adakan. “ ceritanya.

Menurutnya tantangan yang harus dihadapi oleh pesantren dan santrinya, adalah bagaimana santri di tengah masyarakat modern dan kemajuan teknologi ini bisa menyampaikan dakwahnya. Sehinga santri bisa menjawab kebutuhan zaman yang berkembang.

Terkait Hari Santri Nasional yang ditetapkan pemerintah, Ida memilih memaknai santri menjadi lebih luas. Yaitu bagaimana hari santri itu, menjadi harinya bangsa Indonesia. Masyarakat Indonesia pun ikut menikmati dengan kehadiran hari santri.

Dangan adanya apresiasi ini, ia mengatakan bahwa “santri harus membangun pemahaman masyarakat di luar santri bahwa santri itu bagian integral dari bangsa ini. berbicara semangat kebangsaan, mereka para santri tidak kalah, justru berada di garda depan membela negara.” Karena itu menurut Ida, Santri perlu melakukan upaya untuk, bagaiman Hari santri ini dinikmati masyarakat lebih luas.

Sumber:Jaringansantri.com

Mengenal Apa Itu Hari Santri Nasional Menurut Tokoh Santri


Sebelum kita membaca puisi berantai lucu dibawah ini alangkah baiknya kita mengenal lebih dulu "apa itu puisi berantai" ? Pengertian puisi berantai adalah puisi yang menggabungkan isi, diksi, metafora sangat jauh berbeda serta kontradiksi satu sama lain. Seperti contoh bagaimana 3 tema yang beragam bisa menyatu dalam satu pementasan pembacaan.

Pengertian lain puisi berantai juga adalah penggabungan puisi dari beberapa tema namun saling berkaitan dan menimbulakan kesukaan tersendiri bagi yang menciptakannya serta cara membaca puisinya tersebut juga harus tergabuing antara satu dengan yang lain. Seperti contoh puisi berantai lucu dibawah ini yang harus dibaca 3 orang:


Puisi Berantai Lucu - Santri, anak cerdas, anak alay
Januari 11, 2018
Puisi berantai Seorang santri , anak Cerdas & anak Alay
ket : S = santri
C = anak Cerdas
A = anak Alay

Santri: Assalamu’alaikum Wr.Wb perkenalkan saya santri , saya tinggal di pondok pesantren, dan saya akan membacakan puisi yang berjudul “Anak Yang Religius”.

Cerdas : Pagi semua , Saya juga akan membacakan puisi yang berjudul “Anak IPA Yang Sedang Jatuh Cinta.

Alay: hayy Gays , kenalin gue Si Cantik yang datang dari Jerman , Jejer kandeman. Gue mau bacain puisi yang judulnya “Anak Lebay yang Sok Cantik”

Santri : Simaklah lembaran lembaran kisahku , seorang santri pondok pesantren nan baik . Duhai para pencari ilmu, tiada rugi kalian mendengarkan aku. Insyaallah bagi kalian yang mendengarkan pastilah..

Cerdas: Tidak normal , sungguh tidak normal. Tekanan Cinta seorang anak IPA , yang berusaha mendapatkan arus-arus cinta dari sang pujangga . kan kucurahkan dalam puisi ilmiahku ini. Semoga perasaanku ini bisa menggugah.

Alay : Cowok ganteng yang disana , yang disana , disana ,disana , disana, banyak deh pokoknya, kok pada liatin aku yaa?? Ihhh,,pada naksir yaa..? mana ada cowok yang tahan ama cewek secantik gue .. iya gak? Nama gue Mona , lengkapnya Monalisa Ratu Elisabeth Resikfi Marthatilaar. Gue cewek lebay, alay, centil dan sok seksi, kalo ada cowok yang liat gue pasti bilang.

Santri : Alhamdulillah, nikmat dan indahnya menjadi seorang istri, eh maafmakhsudnya Santri, hoby mengaji doyan ngopi sambil makan.

Cerdas : Tabung reaksi, perasaanku ini terus melaju cepat hingga akhirnya menggumpal pada katoda hatimu. Terbentuklah medan magnet padamu , ingin kusentuh permukaan.

Alay: Jerawat ?? nggak lahyau, cewek secantik gueberjerawat ? tiap hari ke salon maskeran ,luluran , pedi cure medi cure ,dan so pasti tidak lupa pakai.

Santri : Sarung dijemuran , tidak lupa aku pakai dengan kuat , agar tidak mudah mplorot . Memakai sarung janganlah terlalu tinggi dan terlalu rendah. kotoran dan najis mudah hinggap ,jika sarung terlalu rendah namun jika terlalu tinggi maka akan terlihat.

Cerdas: Besar dan panjang sekali , interverensi cahaya matamu yang jatuhke dalam dadaku. Volume cintamu membuat dadaku.

Alay : Mulus kulitku ini, tubuhku ini sudah seksi, wajahku sudah cantik , pacarku dimana-mana. Aduh enaknya jadi cewek.

Santri : Yang enak dinikmatin sepert surga. Ya pasti libur ngaji, nerakanya ya pas kena sangsi. Gak punya pacar nggak rugi , gak punya motor gak gengsi , gak ngaji ya tidur aja..

Cerdas : Denganku, Cinta kita seperti model atom dal ton yang partikel terkecilnya sudah tidak dapat terbagi. Kaulah kodomain dari funsi hatiku, kulah hasil dari.

Alay : Deodorant, bedak , lipstik, hand body, harus yang mahal dan bermerk, gak pernah gue beli yang murah , apalagi KW. Iyyuuhhh.. apa kata.

Santri : Pak kyai, tauksiyahmu menyejukkan hati , nasihatmu slalu aku simpan dlm memori. Jasamu sangatlah murni , hingga melekat di sanubari kau mampu melenyapkan kegelapan ,kesehatan, dan kebodohan yang terletak di.

Cerdas : otakmu dan otakku, adalah dua buah organ yang mempunyai koordinasi tunggal. Setiap hari, neuron dalam otakku selalu mengingatkan akan dirimu . Teringat detik itu, engkau memanggilku dengan frekuensi yang menggetarkan.

Alay : Rokku , rokku yang sangat indah membuat semua cowok terpana . Gue emang menawan , keleuss.. liat nih wedges yang gue pake setinggi.

Santri : Menara masjid, telah mengumandangkan adzan . tanda panggilan Tuhan . Segera aku berwudhu di pancuran . Menghilangkan hadas dan kotoran.

Cerdas: Manusia , yang tersebar banyak di seluruh bangsa dan benua. Memiliki warna yang bermacam-macam. Ada yang berwarna kuning, coklat, dan juga hitam. Itulah ras-ras manusia yang equivalen dengan cintaku padamu . tak memandang bangsa dan warna. Aku hanya memandang.

Alay : Dalam celana pendekku, kuambil coklat, aku suka coklat , tapi akyu takut kalo nanti kebanyakan bisa gendut, trus gak sexsi lagi deh. Nanti cowokku yang ganteng gak mau lagi ma akyu, dan cowokku nanti gak mau lagi membuat akyu.

Santri : Bergairah, seluruh jiwaku, tak kala mendengar senandung bacaan Al-Qur’an . membuat aku sadar. Akan kebesaran Tuhan, dan aku hanyalah seorang manusia biasa yang.

Cerdas : Lemah Syahwat ,ibarat aku tanpamu . Lebih bak aku terurai oleh decomposer jika tak ada kamu. Kau mengingatkan aku, akan sesuatu yang keluar dari.

Alay : Gerombolan cabe-cabean, hah..? kurang ajar beraninya bilang gue cabe-cabean . Gue itu terong-terongan tauu. Terong terongan yang.

Santri : Puaanjang..Bulat..Buesarr.. haa,,itulah bentuk kenthongan yang aa di Masjid pondokku. Ketika dipukul, nyaring sekali bunyinya. Apalagi kalau dipukul dengan.

Cerdas: Kepalaku, itulah tempatku menyimpan memori-memori tentangmu . Gelombang senyummu terpaku pada neuronku. Raut mukamu penuh energi, matamu memancarkan cahaya . Bibirmu berkarisma, Gigimu.

Alay : Penuh dengan binatang peliharaanku. Ada banyak dirumah, ada hamster, ular, anjing, kucing, monyet , simpanse, orangutan

Santri : Ciswanto, Aceng, Triyanto dan pakwo. Mereka semua adalah kawanku di pondok pesantren. Oh kawanku, maaf apabila puisi ini tidak sopan . Karena saya bukan muridnya Kahlil Gibran. Namun aku hanya anak pondokan yang berusaha mempertahankan keimanan.

Itulah puisi berantai 3 orang yang lumayan unik dan lucu yang ditulis di "martasagitabtg.blogspot.com' semoga bermanfaat dan bisa kamu baca dalam pentas atau acara-acara saat di panggung pemmentasan nanti.

Puisi Lucu Berantai 3 Orang.Santri, Anak Cerdas, Anak Lebay


Seperti yang kita ketahui pacaran adalah hal yang dilarang, namun sekarang ini menjadi hal yang dianggap biasa-biasa saja seolah menjalin hubungan layaknya mahram sendiri. Sebenarnya tiada kata larangan untuk jatuh cinta, namun jika berujung pacaran sebelum menikah dikhawatirkan menyebabkan pacaran-pacaran parah, karena pada dasarnya pacaran itu adalah hal yang mendekati zina.

Maka dari itulah alangkah lebih baiknya bila kamu pacaran setelah menikah, mengapa? agar hatimu tidak mudah patah, agar terhindar dari zina, baik zina mata, zina hati dan hal-hal lain yang tentu banyak madharatnya.

Seperti yang dilansir dari Humairoh.com yang berjudul "Jatuh Cintalah Setelah Menikah, Agar Hatimu Tak Patah. Sebab Cinta Sejati Datang Setelah Menikah"

Sebab, cinta yang sebenarnya atau yang disebut dengan cinta sejati itu datang setelah menikah, setelah jalinan kasih sayang yang ada terbentuk dari restu dan ridho Allah yang disebut dengan “akad pernikahan”.

Maka dari itu, jangan mudah memualai cinta sebelum kamu memulainya dengan ijab qabul yang sakral, karena bukti bahwa cinta itu nyata ketika kamu telah memilikinya dalam keadaan halal.

Percayalah, Cinta Sebelum Pernikahan Tidak Akan Menjamin Membawa Bahagia Hingga Pelaminan

Dan percayalah, cinta sebelum pernikahan itu tidak akan menjamin membawamu bahagia hingga pelaminan tiba, kenapa? karena belum tentu dia yang kamu akui sebagai cinta akan Allah restui menjadi nyata.

Lantas, jika memang kamu penasaran dia jodohmu atau bukan, segeralah ikat dia dalam akad pernikahan, jangan sampai akhirnya kamu menyesal karena ternyata kamu menjaga jodoh orang.

Cinta Sebelum Pernikahan Akan Senantiasa Menimbulkan Harapan, dan Tak Semua Harapan Itu Bisa Menjadi Nyata

Karena cinta sebelum pernikahan akan senantiasa menimbulkan harapan, dan yang jelas tak semua harapan itu bisa menjadi nyata.

Buktinya, banyak orang yang menjalin cinta dalam pacaran hingga bertahun-tahun lamanya, tapi akhirnya harapan untuk bersama pupus karena Allah tak mengizinkannya bersama.

Bukan jodoh, tidak! perkara jodoh atau tidaknya kamu sendiri yang memilih dan Allah lah yang merestui. Nah, bila kamu teledor dan akhirnya bosan lalu putus, itu karena kecerobohanmu yang tak mau beri’tikad baik.

Cinta Sebelum Pernikahan Sangat Mudah Dimasuki Hawa Nafsu dan Tipu Daya Setan, Maka Pastikan Kamu Ingat yang Demikian

Intinya, jalinlah cinta dengan cara dan jalan yang telah Allah haturkan, karena cinta sejati itu datang takala ikhtiarmu sudah benar dalam aturan Allah.

Jangan bermain cinta sebelum masanya halal, karena cinta sebelum perikahan sangat mudah dimsuki hawa nafsu dan tipu daya setan, maka pastikan kamu selalu ingat yang demikian.

Cinta Sebelum Pernikahan Akan Menyakitkan Bila Berujung Pada Ketidak Pastian, Maka Pastikan Kamu Bijak Dalam Menjalin Cinta

Ketahuilah, cinta sebelum pernikahan akan menyakitkan bila berujung pada ketidak pastian, maka pastikan dirimu selalu bijaksana dalam menjalin cinta.

Pastikanlah kamu membentengi hati agar tak ceroboh mengingini rasa yang semestinya tidak kamu ingini, karena bila kamu terus penasaran lalu mencoba, maka bersiaplah untuk patah hati bila Allah tak merestui.

Jatuh Cintalah Setelah Menikah, Agar Hatimu Tidak Patah. Walau Menikah Bukan Jaminan Bahagia, Tapi Ridho Allah Pasti Akan Selalu Membahagiakan

Oleh karenanya, selalu berupayalah menjaga hati dengan baik, jangan mudah baper, jangan mudah mempenasari cinta seperti halnya “pacaran”, percayalah cinta yang datang sebelum masanya halal bahagianya adalah semu.

Jadi, jatuh cintalah setelah menikah saja, agar hatimu tidak mudah patah. Dan walau benar cinta setelah menikah bukan satu-satunya jaminan bahagia, tapi percayalah ridho Allah pasti akan selalu membahagiakan.





Pacaranlah Setelah Menikah, Sebab Itu Adalah Indahnya Jatuh Cinta


Bagi seseorang yang sedang menjalin hubungan atau pacaran sama santri yang masih di Pesantren mungkin disuatu sisi lain adalah hal yang melelahkan, tapi disisi lain menjalin cinta jarak jauh (LDR) sama santri tentu ada cerita cinta kelebihan hal positif yang bisa didapatkan. Walaupun sebetulnya kita tahu bahwasannya banyak seseorang santri itu adalah orang yang anti pacaran karena dianggap melanggar aturan agama dan tata tertib pesantren.

Namun tak semua santri seperti itu yang anti pacaran, masih ada juga yang nekad tetap pacaran, terlebih bagi mereka yang masih dalam masa-masa remaja pasti soal pacaran gak ketinggalan juga. Disini singkat cerita lupakan dulu masalah syariat hukum agama antara halal haram.

Nah, ada sebuah kisah cinta di Pesantren seorang santriwati menjalani long-distance relationship (LDR) dengan cowok yang sudah tidak lagi mondok atau katakanlah si cowok itu sudah lulus dari Pesantren. Suatu ketika santriwati menyadari apa yang selama ini ia jalani banyak memberikan dampak negatif. Mungkin bagi kalian sudah tau apa saja dampak-dampak pacaran. Namun dibalik itu ternyata ada hal lain sebuah manfaat yang bisa di petik saat menjalin hubungan jarak jauh. Berikut kelebihan LDR cerita cinta santriwati yang bisa diambil seperti yang dilansir dari Herbeauty.co

1. Lebih menghargai satu sama lain
Karena kalian dipisahkan jarak dan mungkin juga waktu, bertemu menjadi kesempatan langka dan patut disyukuri dan patut dilalui dengan penuh cinta. Karena setiap momen kebersamaan lebih berharga dari waktu lainnya.

2. Berbagi lebih banyak interaksi
Karena saling jauh, kalian belajar lebih terbuka dan jujur satu sama lain. Tak ada waktu untuk saling gengsi, apalagi bertengkar masalah sepele. Waktu begitu berarti untuk lebih banyak berinteraksi secara berkualitas.

3. Komunikasi lebih intens
Kalian mungkin akan mematikan ponsel selama kencan atau menolak memeriksa gadget dan tenggelam dalam media sosial. Karena kalian tahu bahwa komunikasi paling baik adalah dengan tetap mata dan bicara empat mata dengan jarak dekat. Tak ada yang lebih menyenangkan selain bisa berkomunikasi sedekat ini.

4. Lebih mandiri
Mandiri itu pasti, apalagi jika kamu adalah tipe cewek manja. LDR akan jadi latihan menjaga diri, menjaga hati, memperkuat diri, mengajarkan untuk tangguh dan tidak selalu bergantung dan merepotkan.

5. Hubungan yang tidak mudah goyah
Pentingnya komitmen akan sangat terasa saat menjalani LDR. Karena kalian jauh sehingga harus berpegang hanya pada rasa percaya kepada pasangan. Jika tak bisa melaluinya dan bersikap dewasa, maka LDR tak akan berhasil.

6. Punya alasan untuk traveling
Mungkin selama ini tak pernah ada pikiran untuk traveling dalam hidupmu. Namun ketika melihat banyak pasangan bisa menghabiskan waktu bersama, ada rasa iri muncul. Dan karena inilah, kamu punya alasan untuk traveling, menghabiskan waktu menyenangkan bersama pasangan saat punya waktu.

7. Lebih romantis
Karena rasa rindu yang telah dibendung sekian lama akibat jarang bertemu, maka rasa rindu itu akan mekar sebagai bentuk sikap romantis pada pasangan. Segala hal yang dilalui bersamanya menjadi momen spesial.

Itu sekian hal yang bisa kamu ambil dari hubungan cinta jarak jauh. Bersyukurlah ketika rindu justru tidak berubah menjadi keinginan berpisah dan muak karena tak bisa bertemu, . Ini tanda bahwa kalian bisa mengambil manfaat dari cinta LDR.

Cerita Cinta Pacaran Sama Santriwati 7 Petikan Kelebihan LDR Yang Bisa Diambil


Lembaga pendidikan Sekolah umum dan Pesantren tentu memiliki perbedaan dalam mencetak karakter akhlak generasi muda . Yah, berbicara tentang kelebihan santri Vs anak sekolah terhadap orang tua yang sudah meninggal tentu anak santri lebih diunggulkan dibanding dengan anak lulusan sekolah umum. Terlebih memang pesantren merupakan tempat lembaga pendidikan Agama yang sudah tak diragukan lagi.

Sebagai anak pesantren, tentu dalam urusan pendidikan berbakti kepada orang tua adalah suatu kewajiban pelajaran yang dikaji setiap harinnya. Baik itu santri laki-laki dan juga santri perempuan semua wajib untuk memperdalam/mempelajari dan mengerti cara menghormati orang tua. Di Pesantrenlah santri akan dilatih bagaimana agar dapat berbakti kepada orang tua, karena itu merupakan salah satu cara untuk membalas semua jasa-jasa orang tua. Walaupun semua jasa orang tua tak bisa diganti dengan apapun bentuknya, namun setidaknya kajian tentang berbakti dengan Orang tua adalah hal yang utama terlebih jika orang tua sudah meninggal.

Ketika orang tua sudah meninggal anak sholeh lah yang bisa membantu meringankan beban orang tua di tempat kedua itu. Berbakti kepada orang tua bukan hanya saat orang tua masih hidup. Nah, inilah yang sangat membedakan dan juga sangat penting diketahui orang tua, pada saat ini. Dimana ketika mempunyai anak santri atau anak lulusan pesantren itu sangatlah penting kelak jika nyawa ini telah dicabut. Jadi janganlah ragu atau sampai tidak memasukkan anak ke pesantren.

Seperti juga yang dilansir dari cintalia.com 7 Kewajiban Anak Terhadap Orang Tua yang Sudah Meninggal Paling Penting. Namun admin konversi anak santri lebih diunggulkan dalam hal ini. Anak-anak juga perlu berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal. Tentu Saja selama anak tersebut masih hidup sampai mewariskan kebaktiannya kepada keturunannya. Hanya saja, caranya berbeda ketika orang tua masih hidup. Kira-kira seperti apa cara berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal? Berikut kewajiban anak kepada terhadap orang tua yang sudah meninggal.

1. Selalu mendoakan orang tuanya

Cara yang paling mudah untuk kewajiban anak kepada orang tua yang sudah meninggal adalah selalu mendoakannya. Lagi pula, di dalam agama Islam, amalan yang tidak akan pernah putus ada 3 yaitu sedekah, ilmu pengetahuan, dan doa anak yang sholeh. Maka dari itu, sebagai anak yang sholeh, sudah sewajarnya untuk selalu mendoakan orang tuanya.

2. Selalu menyambung silaturahmi dengan keluarga besar

Salah satu kewajiban lainnya adalah sering menjaga silaturahi dengan keluarga besar ibu dan bapak. Selain keluarga besar, teman-teman dan orang-orang terdekat orang tua juga jangan sampai putus begitu saja. Sebab, selain dapat memanjangkan umur, hal-hal tersebut juga dapat mendatangkan rezeki. Maka dari itu, jika masih ada permasalahan dalam keluarga, cobalah untuk segera akhiri secepatnya dan cari cara mendamaikan keluarga yang bertengkar.

3. Ziarah ke makamnya

Sebagai anak yang sholeh dan berbakti ke pada orang tua, sudah sepatutnya untuk pergi berziarah ke makamnya. Tentu zirah ke makam buakan hanya sekadar datang lalu pergi begitu saja. Doakanlah beliau melalui pembacaan ayat suci Al-Quran yaitu surat Yasin. Lalu lihat kondisi makamnya, kalau terlihat kotor, bersihkanlah. Kalau bisa juga perbagus makamnya juga. Akan tetapi jangan lupa dengan tujuan awal ziarah ke makam.

4. Jalankan wasiat kedua orang tua

Apabila sebelum meninggal orang tua sudah berwasiat untuk melakukan suatu hal, maka anak yang di wasiatkan harus wajib melaksanakannya. Hal tersebut merupakan salah satu kewajiban anak terhadap kedua orang tuanya yang sudah meninggal. Sebaiknya wasiat tersebut harus segera di tuntaskan agar beban orang tua bisa diringankan. Sebab, jika tidak dituntaskan akan sangat membebani yang bersangkutan.

5. Lunasi hutang-hutang orang tuanya

Utang tetap wajib harus dilunasi. Meskipun yang bersangkutan sudah meninggal, bukan berarti utangnya hilang begitu saja. Apabila orang tua meninggal dengan membawa utang, maka utang tersebut otomastis dilunaskan pada anggota keluarganya, terutama anak-anaknya. Untuk masalah utang ini sebenarnya bisa saja dibantu oleh keluarga yang lain. Hanya saja untuk kasus ini, hanyalah orang paling dekat yang paling bertanggung jawab untuk melunasinya, yakni anak-anaknya. Maka dari itu, jika kesulitan dalam membayar utang, cobalah untuk berdoa dan meminta petunjuk kepada Allah SWT untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut.

6. Tetaplah menjadi anak sholeh untuk setiap orang

Peran orang tua ketika mendidik anaknya adalah inigin menjadikan anaknya menjadi sholeh. Sebab, anak yang sholeh akan tetap berbakti kepada orang tua, selalu mendoakan yang terbaik untuk orang tua, berbuat baik kepada siapapun dan tidak akan tergoda untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama. Jadi, meskipun pergaulan masa kini begitu memprihatinkan, hal-hal negatif tersebut tidak akan memengaruhi anak yang sholeh. Di tambah lagi, keutamaan berbakti kepada orang tua salah satunya adalah mendapatkan pahala yang tinggi dari Allah SWT. Sudah banyak kisah berbakti kepada orang tua yang terbukti dapat pelajaran yang bermanfaat untuk anak tersebut.

7. Ajari keturunannya untuk ikut berbakti

Untuk kamu yang sudah menikah, ajarilah anak-anakmu untuk ikut berbakti kepada kakek dan neneknya yang sudah meninggal. Hal tersebut memang salah satu alasan keinginan dari orang tua yang menginginkan anak yang sholeh. Sebab Anak yang sholeh akan mengajarkan keturunannya juga untuk ikut mendoakan arwah kakek dan neneknya dan akan terus menerus secara turun-temurun. Oleh sebab itulah kenapa doa anak yang sholeh adalah salah satu amalan yang tidak akan pernah putus.

Itulah kewajiban anak terhadap orang tua yang sudah meninggal. Untuk kamu yang orang tuanya masih hidup, syukurilah. Sebab tidak semua anak mempunyai orang tua yang lengkap. Ada anak yang kehilangan bapaknya atau juga anak yang kehilangan ibunya saja. Meskipun nantinya orang tuanya menikah kembali, kasih sayangnya tidak bisa dibandingkan dengan kasih sayang orang tua yag sudah meninggal. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu semua.

Santri VS Sekolah 7 Perbedaan Kelebihan Lulusan Pesantren Terhadap Orang Tua Sudah Meninggal


Sebelum dikenal sebagai Wali, Mbah Kiai Musyafa’ dianggap orang Gila. Namun kemudian banyak orang yang menemukan Karomahnya. Karena itu, setelah dia meninggal, makamnya kerap didatangi peziarah.

Kota Kaliwungu, tepatnya di wilayah Kecamatan Kaliwungu, Kendal Jawa Tengah, tampak sangat anggun bila dilihat dari bukit yang terletak di Desa Proto Mulyo, sebelah timur Kampung Gadukan, Kutoarjo, Kaliwungu. Masjid Al-Muttaqin yang berada di pusat kota terlihat sangat dominan dan lebih besar dibanding bangunan lain yang ada di sekitarnya. Menara dan kubah masjid tampak sangat kukuh, seperti menegaskan betapa Allah SWT Mahabesar.

Dari ketinggian bukit itu, tampak kecantikan kota Kaliwungu yang mempesona. Disana terdapat makam alim ulama dan para penyiar agama Islam tempo dulu. Masyarakat menyebutnya sebagai makam Jabal (bukit), sebuah kawasan perbukitan. Salah seorang ulama besar yang dimakamkan disana adalah Kiai Musyafa’ bin Haji Bahram.

Seperti halnya makam wali-wali yang lain, makam Mbah Syafa’, demikian beliau biasa disapa, inipun kerap dikunjungi para peziarah, terlebih pada hari Kamis wage sore dan Jumat Kliwon. Pada kedua hari tersebut, ratusan bahkan ribuan peziarah datang kesana. Santri dari beberapa pesantren juga kerap menjadikannya sebagai tempat untuk melaksanakan riadah.

Selama hidup (antara tahun 1920 – 1969), Mbah Syafa’ dikenal sebagai sosok yang zuhud. Ia sangat sederhana, baik dalam berpakaian maupun dalam bertutur kata. Kesederhanaannya dalam berpakaian, membuat sebagian orang menganggap Mbah Syafa’ sebagai Kiai yang sangat miskin. Tidak jarang orang juga mengatakan bahwa Mbah Syafa’ adalah orang gila, karena ia memang kerap berperilaku Khawariqul Adah, yaitu berperilaku diluar kebiasaan manusia pada umumnya.

Anggur Mekkah

Sangkaan orang bahwa Mbah Syafa’ adalah orang gila sudah terdengar sebelum masyarakat mengetahui karomah dan kewaliannya. Pada suatu hari tetangga disekitar rumah Mbah Syafa’ di bikin geger. Pasalnya setelah musim haji, ada seorang haji yang datang ke sana, ia mengaku di titipi anggur oleh seseorang di Mekah untuk diserahkan kepada Mbah Syafa’, yang baru saja menunaikan ibadah haji di Mekah. Padahal tetangga Mbah Syafa’ menyaksikan sendiri, selama musim haji itu Mbah Syafa’ berada di rumahnya.

Sejak itu pandangan orang pada dirinya berubah, apalagi setelah karomah-karomahnya disaksikan orang-orang disekitarnya. Suatu saat Mbah Syafa’ menjamu tamu yang datang. Masing-masing tamu menuang sendiri air minum dari ceret yang sudah disediakan. Anehnya air minum yang berasal dari satu ceret itu di rasakan berbeda-beda oleh tamu yang minum.

Dalam kisah yang lain, sekitar tahun 1060-an, Mbah Syafa’ kedatangan seorang tentara. Tentara itu bermaksud memohon restu, karena sebagai pembela negara dia mendapat tugas ikut dalam rombongan pasukan Trikora yang akan membebaskan Irian Jaya dari pendudukan Belanda. Saat dia sampai di tempat tinggal Mbah Syafa’, dan mengemukakan maksudnya, Mbah Syafa’ tidak menjawab sepatah kata pun. Beliau hanya mengambil sebuah wajan yang telah di bakar hingga merah membara.

Oleh Mbah Syafa’ wajan itu di dekatkan ke kepala orang tersebut sambil dipukul beberapa kali. Sesaat kemudian beliau masuk kedalam rumah dan keluar dengan membawa tiga buah biji randu (Klentheng), lantas menyerahkannya pada orang itu. Orang tersebut tidak mengerti apa maksud Mbah Syafa’, namun ia tetap menyimpan biji randu pemberian Mbah Syafa’.

Di belakang hari, isyarat tersebut bisa diketahui setelah kapal yang ditumpangi tentara Indonesia hancur di tengah laut. Namun atas izin Allah orang tersebut selamat.

Dalam kisah yang lain diceritakan pada 1940an, suatu hari Mbah Syafa’ menggali tanah hingga dalam. Orang-orang disekitarnya merasa heran dengan apa yang dikerjakannya itu. Sebagian mengira tempat itu akan digunakan untuk memelihara ikan, sebagian yang lain menyangka akan dibuat sumur.

Setelah beberapa saat, orang baru sadar bahwa Mbah Syafa’ mengetahui peristiwa yang bakal terjadi belakangan. Karena tidak lama berselang, tentara Jepang menyerbu daerah Kaliwungu, dan lubang itu dipergunakan sebagai tempat persembunyian orang-orang yang ada di sekitarnya.

Berbagai peristiwa aneh terjadi termasuk setelah ia meninggal dunia pada 13 Maret 1969 (seperti yang tertulis pada nisannya). Suatu ketika saat sedang membersihkan Balai Desa Krajan Kulon, Mbah Rasyid, tukang sapu kantor tersebut, ditemui Mbah Syafa’ tanpa berbincang apapun. Mbah Syafa’ memberinya uang seribu rupiah, padahal ia telah meninggal dunia.

Anehnya, ketika sudah dibelanjakan, uang itu tetap utuh dan tetap ada di saku Mbah Rasyid begitu ia sampai di rumah. Hal itu berulang hingga tiga kali, membuat gundah Mbah Rasyid. Hatinya baru tenang setelah uang itu ia kembalikan ke kuburan Mbah Syafa’.


www.sufiz.com

Mbah Syafa’ Wali Allah Yang Dianggap Gila Dan Penuh Karomah

Older Posts Home

Random