Mungkin dari beberapa orang pernah pacaran dengan seorang santri dan menemui sebuah kata-kata cibiran dari teman dekat karena menjalin hubungan asmara dengan santri ( Pacaran Kok Dengan Santri), "Nggak banget gue deh". Berbagai alasan dikatakan yang sangat menyudutkan tentang santri apalagi dalam perkara jatuh cinta pasti menuai banyak kontroversi dari berbagai kalangan masyarakat.

Sebuah fenomena kata-kata pacaran menurut berbagai pendapat jelas hukumnya haram, Namun harus bagaimana apabila sudah terlanjur memiliki cerita cinta pacaran dengannya. Masa menjalin hubungan pacaran dengan santri sudah terlewati dan menjadi hal tabu tinggal kenangan saja yang hanya membekas dihati menjadi sebuah nama mantan kekasih. Mendengar kalimat ini pasti di dalam pikiran kita tentang dia adalah seseorang yang selalu datang dalam kenangan tanpa permisi, orang yang selalu hadir di dalam mimpi tanpa hati-hati, dan orang yang memberi kenangan penuh arti. Banyak cara tentunya untuk move on darinya, dan banyak sekali cara bagi kita untuk kembali menjadi kita yang dahulu, ceria tanpa batas atau periang tanpa irama.

Hampir di sepanjang hidup kita pun pernah patah hati. Patah hati tidak saja mengenai cinta kita kepada pasangan, ketika kecil saat orang tua tidak membelikan kita mainan pun kita sudah patah hati,kita diperkenalkan patah hati sedari kecil. Seharusnya sedari kecil kita sudah bisa mengatur masalah hati, yang obatnya hanya satu yaitu waktu.

Tetapi sadar tidak sadar, kita hari ini adalah hasil dari kita yang dahulu. Sadar tidak sadar, guru terhebat di dunia ini adalah pengalaman, salah satunya pengalaman tentang cinta. Meskipun kita sempat dibuat sakit hati oleh pengalaman cinta bersama mantan, ternyata ada hikmah-hikmah berharga yang bisa kita ambil. Berikut ini adalah, 7 hikmah yang bisa kita petik dari sang mantan kekasih khususnya dengan anak pondok ataupun lulusan pesantren.

1. Mantan pacar pesantren menyadarkan bahwa segala sesuatu itu perlu waktu untuk menjadi yang lebih baik dari yang kemaren.

Sebenarnya kita nggak perlu bersedih dengan mantan yang masih membekas dalam diri ini, melupakannya adalah sebuah tips dan trick untuk move on yang menjadi obat paling mujarab. banyak sekali pelajaran/hikmah dengan cowok/cewek pondok itu karena telah melewati masa-masa hubungan cinta suka sama suka (PACARAN). Rasionalnya kita bisa mengambil hikmah bahwa menuju masa depan yang lebih baik itu, perlu adanya waktu yang cukup lama, seperti halnya dengan yang terjadi pada orang-orang penuntut Ilmu di Pondok Pesantren, mereka memerlukan waktu yang lama untuk bisa berhasil mendapatkan Ilmu yang manfaat dan berkah.

Maka dari itu bersikaplah lebih bijak dan mengambilnya menjadi sebuah hikmah pengalaman hidup menjadi sebuah koreksi diri dan mengkonversinya, bahwa kita akan lebih baik menuju masa depan dengan perjuangan-perjuangan mengorbankan waktu lebih lama demi standar mimpi masa depan lebih baik.

2.Mempunyai cerita cinta pacaran dengan santri pondok pesantren sesungguhnya, santri yang kini menjadi mantan kekasih telah mengajarkan kita untuk bersyukur.

Menganggap itu sebuah takdir yang telah terlewati dan sudah menjadi tabu, yang sudah biarlah berlalu. Namun dengan begitu kita harus memiliki cara agar tidak menjadi hal tabu tentang pengalaman perjalanan cinta pacaran dengan anak pondok , salah satunya yaitu dengan mengkonversinya menjadi sebuah hal yang layak kita syukuri.

Selama kita pacaran, kita harus belajar tentang syukur yang sering kita lupakan dan sia-siakan saat kita sedang merasa senang maupun susah.

Kita sering terlupa saat kita sudah mendapatkan hatinya, kita terlalu kelewat bahagia hingga kita jarang mensyukurinya. Saat kita sudah terlepas darinya dan kehilangan dirinya, kita baru tersadar bahwa dialah anugerah yang pernah singgah di hati walau sudah tidak lagi.

3.Dari perjalanan pacaran dengan anak pondok yang sudah menjadi sebuah kata kisah cinta mantan, seharusnya semua itu mengajarkan kita tentang ikhlas secara langsung

Saat kamu mendengar kalimat ini, hatimu akan hancur lebur entah berbentuk seperti apa. Mungkin sudah tidak ada bentuknya. Ingatlah, semua orang pernah patah hati, semua orang pernah putus asa dan mungkin sempat berpikir untuk mengakhiri hidup karena gagal menikah dengan pasangan, karena diputus secara sepihak. Sakit memang, namun apa hal yang seharusnya kamu lakukan? Hanya satu IKHLAS.

Sewaktu kamu sekolah, kamu selalu diajarkan ilmu ikhlas oleh guru agama, namun pada praktiknya itu semua tidak mudah bukan? Namun, seburuk apapun mantan kekasihmu, ternyata dialah orang yang mengajarkanmu ikhlas secara praktik. Mantan adalah guru terbaik dalam hal cinta, yang memberimu BAB tentang ikhlas yang mana hanya orang hebat yang bisa menjalaninya.

Kalau kamu bisa berlapang dada dan mengikhlaskan dirinya yang sudah membiatmu patah hati, kamu adalah orang hebat itu. Jika kamu bisa berpikir positif, sebenarnya mantan kekasih adalah orang yang baik.

4. Mantan mengajarkan bahwa, ‘’Jangan selalu memikirkan aku, pikirkanlah juga karirmu dahulu."

Mantan kekasih mengajarkan kita untuk tidak selalu memikirkan dia, dan menangis semalaman hingga berminggu-minggu hanya untuk memikirkan dirinya. Secara tidak sadar, mantan kekasih mengajarkan agar kita lebih fokus untuk mengejar karir dahulu dan masa depan. Misalnya menjadi penulis atau mengejar cita-cita keren lain yang dahulu tidak sempat kamu kejar saat bersamanya, keep calm and think positive!

5. Mantan kekasih menyadarkan kita bahwa sesuatu yang dipaksakan tentu selalu tidak pernah berujung pada kebaikan.

Pernah gak sih kamu merasa pasanganmu memang tidak cocok denganmu, tapi kamu mempertahankan dia hanya karna dia cantik, ganteng, dan kaya raya? Hal yang sebenarnya tidak terlalu penting. Bagi sebagian orang, fisik seorang kekasih tentu sebuah keistimewaan dan patut untuk dibanggakan, namun ada hal yang lebih penting dari sekadar penampilan, yaitu kenyamanan hati.

Mendapatkan seseorang yang nyaman pada dirimu itu tidaklah mudah. Kamu bisa saja nyambung ngobrol dengan seseorang yang baru saja kamu temui, atau kamu bisa saja nyambung dengan seseorang setelah bertahun-tahun kamu kenal. Soal kenyamanan hati, tidak ada yang pernah tahu sebabnya apa, selalu ada misteri dalam hal cinta yang tentunya tidak semua bisa menemukan rahasianya.

6. Mantan kekasih mengajarkan kita untuk meihat dunia, bukan hanya melihat negara.

Mantan kekasih mengajarkan bahwa di dunia ini tidak hanya dia yang paling baik atau cantik, namun juga banyak bidadarilain yang bisa kamu temui. Kamu harus sadar saat kamu melihat keindahan Indonesia kamu juga harus tahu ada keindahan lain di luar Indonesia yang wajib kamu tahu.

Tidak sekadar tahu, tapi juga kamu syukuri bahwasanya dunia ini luas. Secara tidak sadar, saat kamu diputuskan, mantanmu memberi kesempatan untuk kamu melihat dunia lain yang lebih berwarna yang penuh dengan pengalaman baru bagimu. Bagus bukan?

7. Mantan kekasih mengajarkanku untuk harus selalu dekat dengan Tuhanmu.

Saat kamu putus, ada satu hal yang selalu kamu ucap, yaitu Tuhan. Saat hatimu perih, kamu akan selalu menyebut nama-Nya, kamu akan semakin dekat pada-Nya, kamu mengeluh,menangis berhari-hari hingga ingin mati.

Hal ini menyadarkanmu bahwa ternyata mantanmu telah mengingatkanmu untuk mendekati Tuhan secara halus. Tuhan yang selalu ada buatmu, dan hampir selalu kamu lupakan saat kamu bersama mantan kekasihmu dulu.

Bangunlah dan dekatkanlah dirimu pada pemilik langit dan bumi. Bila kamu dekat dengan-Nya, hatimu akan selalu lebih tenang dari sebelumnya, Dan kamu akan tahu jbahwa hidup ini terlalu singkat bila hanya memikirkan dia yang dulu pernah menyakitimu.

Hapuslah kesedihan,berdoalah pada-Nya agar diberikan ketenangan hati yang lebih baik, dan mendapatkan pengganti yang sesuai dengan jalan- Nya.

Pacaran Dengan Anak Pondok 7 Hikmah Setelah Memiliki Mantan Pacar Pesantren InI Mengajarkan Kehidupan Yang Amat Dalam


Mungkin dari beberapa orang pernah pacaran dengan seorang santri dan menemui sebuah kata-kata cibiran dari teman dekat karena menjalin hubungan asmara dengan santri ( Pacaran Kok Dengan Santri), "Nggak banget gue deh". Berbagai alasan dikatakan yang sangat menyudutkan tentang santri apalagi dalam perkara jatuh cinta pasti menuai banyak kontroversi dari berbagai kalangan masyarakat.

Sebuah fenomena kata-kata pacaran menurut berbagai pendapat jelas hukumnya haram, Namun harus bagaimana apabila sudah terlanjur memiliki cerita cinta pacaran dengannya. Masa menjalin hubungan pacaran dengan santri sudah terlewati dan menjadi hal tabu tinggal kenangan saja yang hanya membekas dihati menjadi sebuah nama mantan kekasih. Mendengar kalimat ini pasti di dalam pikiran kita tentang dia adalah seseorang yang selalu datang dalam kenangan tanpa permisi, orang yang selalu hadir di dalam mimpi tanpa hati-hati, dan orang yang memberi kenangan penuh arti. Banyak cara tentunya untuk move on darinya, dan banyak sekali cara bagi kita untuk kembali menjadi kita yang dahulu, ceria tanpa batas atau periang tanpa irama.

Hampir di sepanjang hidup kita pun pernah patah hati. Patah hati tidak saja mengenai cinta kita kepada pasangan, ketika kecil saat orang tua tidak membelikan kita mainan pun kita sudah patah hati,kita diperkenalkan patah hati sedari kecil. Seharusnya sedari kecil kita sudah bisa mengatur masalah hati, yang obatnya hanya satu yaitu waktu.

Tetapi sadar tidak sadar, kita hari ini adalah hasil dari kita yang dahulu. Sadar tidak sadar, guru terhebat di dunia ini adalah pengalaman, salah satunya pengalaman tentang cinta. Meskipun kita sempat dibuat sakit hati oleh pengalaman cinta bersama mantan, ternyata ada hikmah-hikmah berharga yang bisa kita ambil. Berikut ini adalah, 7 hikmah yang bisa kita petik dari sang mantan kekasih khususnya dengan anak pondok ataupun lulusan pesantren.

1. Mantan pacar pesantren menyadarkan bahwa segala sesuatu itu perlu waktu untuk menjadi yang lebih baik dari yang kemaren.

Sebenarnya kita nggak perlu bersedih dengan mantan yang masih membekas dalam diri ini, melupakannya adalah sebuah tips dan trick untuk move on yang menjadi obat paling mujarab. banyak sekali pelajaran/hikmah dengan cowok/cewek pondok itu karena telah melewati masa-masa hubungan cinta suka sama suka (PACARAN). Rasionalnya kita bisa mengambil hikmah bahwa menuju masa depan yang lebih baik itu, perlu adanya waktu yang cukup lama, seperti halnya dengan yang terjadi pada orang-orang penuntut Ilmu di Pondok Pesantren, mereka memerlukan waktu yang lama untuk bisa berhasil mendapatkan Ilmu yang manfaat dan berkah.

Maka dari itu bersikaplah lebih bijak dan mengambilnya menjadi sebuah hikmah pengalaman hidup menjadi sebuah koreksi diri dan mengkonversinya, bahwa kita akan lebih baik menuju masa depan dengan perjuangan-perjuangan mengorbankan waktu lebih lama demi standar mimpi masa depan lebih baik.

2.Mempunyai cerita cinta pacaran dengan santri pondok pesantren sesungguhnya, santri yang kini menjadi mantan kekasih telah mengajarkan kita untuk bersyukur.

Menganggap itu sebuah takdir yang telah terlewati dan sudah menjadi tabu, yang sudah biarlah berlalu. Namun dengan begitu kita harus memiliki cara agar tidak menjadi hal tabu tentang pengalaman perjalanan cinta pacaran dengan anak pondok , salah satunya yaitu dengan mengkonversinya menjadi sebuah hal yang layak kita syukuri.

Selama kita pacaran, kita harus belajar tentang syukur yang sering kita lupakan dan sia-siakan saat kita sedang merasa senang maupun susah.

Kita sering terlupa saat kita sudah mendapatkan hatinya, kita terlalu kelewat bahagia hingga kita jarang mensyukurinya. Saat kita sudah terlepas darinya dan kehilangan dirinya, kita baru tersadar bahwa dialah anugerah yang pernah singgah di hati walau sudah tidak lagi.

3.Dari perjalanan pacaran dengan anak pondok yang sudah menjadi sebuah kata kisah cinta mantan, seharusnya semua itu mengajarkan kita tentang ikhlas secara langsung

Saat kamu mendengar kalimat ini, hatimu akan hancur lebur entah berbentuk seperti apa. Mungkin sudah tidak ada bentuknya. Ingatlah, semua orang pernah patah hati, semua orang pernah putus asa dan mungkin sempat berpikir untuk mengakhiri hidup karena gagal menikah dengan pasangan, karena diputus secara sepihak. Sakit memang, namun apa hal yang seharusnya kamu lakukan? Hanya satu IKHLAS.

Sewaktu kamu sekolah, kamu selalu diajarkan ilmu ikhlas oleh guru agama, namun pada praktiknya itu semua tidak mudah bukan? Namun, seburuk apapun mantan kekasihmu, ternyata dialah orang yang mengajarkanmu ikhlas secara praktik. Mantan adalah guru terbaik dalam hal cinta, yang memberimu BAB tentang ikhlas yang mana hanya orang hebat yang bisa menjalaninya.

Kalau kamu bisa berlapang dada dan mengikhlaskan dirinya yang sudah membiatmu patah hati, kamu adalah orang hebat itu. Jika kamu bisa berpikir positif, sebenarnya mantan kekasih adalah orang yang baik.

4. Mantan mengajarkan bahwa, ‘’Jangan selalu memikirkan aku, pikirkanlah juga karirmu dahulu."

Mantan kekasih mengajarkan kita untuk tidak selalu memikirkan dia, dan menangis semalaman hingga berminggu-minggu hanya untuk memikirkan dirinya. Secara tidak sadar, mantan kekasih mengajarkan agar kita lebih fokus untuk mengejar karir dahulu dan masa depan. Misalnya menjadi penulis atau mengejar cita-cita keren lain yang dahulu tidak sempat kamu kejar saat bersamanya, keep calm and think positive!

5. Mantan kekasih menyadarkan kita bahwa sesuatu yang dipaksakan tentu selalu tidak pernah berujung pada kebaikan.

Pernah gak sih kamu merasa pasanganmu memang tidak cocok denganmu, tapi kamu mempertahankan dia hanya karna dia cantik, ganteng, dan kaya raya? Hal yang sebenarnya tidak terlalu penting. Bagi sebagian orang, fisik seorang kekasih tentu sebuah keistimewaan dan patut untuk dibanggakan, namun ada hal yang lebih penting dari sekadar penampilan, yaitu kenyamanan hati.

Mendapatkan seseorang yang nyaman pada dirimu itu tidaklah mudah. Kamu bisa saja nyambung ngobrol dengan seseorang yang baru saja kamu temui, atau kamu bisa saja nyambung dengan seseorang setelah bertahun-tahun kamu kenal. Soal kenyamanan hati, tidak ada yang pernah tahu sebabnya apa, selalu ada misteri dalam hal cinta yang tentunya tidak semua bisa menemukan rahasianya.

6. Mantan kekasih mengajarkan kita untuk meihat dunia, bukan hanya melihat negara.

Mantan kekasih mengajarkan bahwa di dunia ini tidak hanya dia yang paling baik atau cantik, namun juga banyak bidadarilain yang bisa kamu temui. Kamu harus sadar saat kamu melihat keindahan Indonesia kamu juga harus tahu ada keindahan lain di luar Indonesia yang wajib kamu tahu.

Tidak sekadar tahu, tapi juga kamu syukuri bahwasanya dunia ini luas. Secara tidak sadar, saat kamu diputuskan, mantanmu memberi kesempatan untuk kamu melihat dunia lain yang lebih berwarna yang penuh dengan pengalaman baru bagimu. Bagus bukan?

7. Mantan kekasih mengajarkanku untuk harus selalu dekat dengan Tuhanmu.

Saat kamu putus, ada satu hal yang selalu kamu ucap, yaitu Tuhan. Saat hatimu perih, kamu akan selalu menyebut nama-Nya, kamu akan semakin dekat pada-Nya, kamu mengeluh,menangis berhari-hari hingga ingin mati.

Hal ini menyadarkanmu bahwa ternyata mantanmu telah mengingatkanmu untuk mendekati Tuhan secara halus. Tuhan yang selalu ada buatmu, dan hampir selalu kamu lupakan saat kamu bersama mantan kekasihmu dulu.

Bangunlah dan dekatkanlah dirimu pada pemilik langit dan bumi. Bila kamu dekat dengan-Nya, hatimu akan selalu lebih tenang dari sebelumnya, Dan kamu akan tahu jbahwa hidup ini terlalu singkat bila hanya memikirkan dia yang dulu pernah menyakitimu.

Hapuslah kesedihan,berdoalah pada-Nya agar diberikan ketenangan hati yang lebih baik, dan mendapatkan pengganti yang sesuai dengan jalan- Nya.

BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random