JAJAL IKLAN

Doa agar betah di Pesantren tentu akan selalu di panjatkan oleh anak pondok, begitu juga dengan orang tua dirumah, mendoakan anak yang sedang mondok biar betah di Pondok Pesantren pasti akan selalu mengiringi setiap langkah perjalanan anak dalam menuntut Ilmu. Serta semua kalangan keluarga besar Pondok Pesantren pasti tak kan lepas memanjatkan doa kepada semua santri yang sedang memperjuangkan Agama Allah swt itu. Doa menjadi bagian terpenting sebagai tujuan dan harapan agar memperoleh Ridha dari Allah swt. Langkah dan suatu cara paling ampuh yang dilakukan santri/anak pondok demi bertahan dan menenangkan hati setiap langkah aktivitas sehari-hari.

Hal yang perlu di solusikan dan diperhatikan juga oleh orang tua ketika anak tidak kerasan atau tidak betah di pesantren, juga merupakan salah satu penyebab santri akhirnya minta orang tua agar menjemput pulang dan tidak mondok lagi (boyong). Kalau sudah begini orangtualah yang sedih.

Niatan untuk memiliki anak yang saleh dan lebih luas pengetahuan agamanya pupus sudah. Meskipun memang menuntut ilmu agama bisa saja di luar pesantren, tanpa mondok, namun menjadi santri pesantren tetap merupakan pilihan tepat. Walaupun masih tergolong usia si anak dalam tingkatan SD atau SMP.

Tidak betah atau tidak kerasan tidak hanya dialami santri baru. Santri lama pun sebenarnya banyak juga yang mengalami masa tidak kerasan. Bahkan kadang lebih menyiksa. Santri lama yang ngempet (menahan) tidak kerasan lalu menyalurkannya dengan berbagai kegiatan di luar kegiatan pokok pesantren, juga berpotensi menimbulkan tidak kerasan yang lebih parah. Ini sering terjadi.


Bagi orangtua yang memiliki buah hati sedang merasakan tidak betah atau tidak kerasan di pesantren, sebaiknya diteliti dulu. Apa alasan tidak kerasannya? Lalu haruskah boyong alias tidak mondok lagi? Benarkah itu solusi terbaik? Nah, kenalilah 4 alasan berikut ini ada yang salah satu fakta penderitaan/ujian cobaan melanda si anak.

1.Kehabisan Bekal

2.Terkena Penyakit Kudis

3.Mempunyai Masalah Dengan Teman

4.Merasakan Rindu Keluarga Dirumah

Hal mustahil bagi seorang anak pondok apabila tidak merasakan 4 fakta penderitaan diatas. Sebuah penderitaan yang menjadi cerita suka duka saat hidup di Pondok Pesantren. Dan tidak menutup kemungkinan bahwa doa biar betah di Pondok Pesantren dijadikannya sebagai cara paling ampuh untuk bertahan dan menangkan hati yang terbolak-balik.

TONTON VIDEO INI DULU YA


Doa Biar Betah Di Pesantren Adalah Cara Santri Paling Ampuh Bertahan Dan Menenangkan Hati. Karena 4 Fakta Penderitaan Ini Melandanya


Doa agar betah di Pesantren tentu akan selalu di panjatkan oleh anak pondok, begitu juga dengan orang tua dirumah, mendoakan anak yang sedang mondok biar betah di Pondok Pesantren pasti akan selalu mengiringi setiap langkah perjalanan anak dalam menuntut Ilmu. Serta semua kalangan keluarga besar Pondok Pesantren pasti tak kan lepas memanjatkan doa kepada semua santri yang sedang memperjuangkan Agama Allah swt itu. Doa menjadi bagian terpenting sebagai tujuan dan harapan agar memperoleh Ridha dari Allah swt. Langkah dan suatu cara paling ampuh yang dilakukan santri/anak pondok demi bertahan dan menenangkan hati setiap langkah aktivitas sehari-hari.

Hal yang perlu di solusikan dan diperhatikan juga oleh orang tua ketika anak tidak kerasan atau tidak betah di pesantren, juga merupakan salah satu penyebab santri akhirnya minta orang tua agar menjemput pulang dan tidak mondok lagi (boyong). Kalau sudah begini orangtualah yang sedih.

Niatan untuk memiliki anak yang saleh dan lebih luas pengetahuan agamanya pupus sudah. Meskipun memang menuntut ilmu agama bisa saja di luar pesantren, tanpa mondok, namun menjadi santri pesantren tetap merupakan pilihan tepat. Walaupun masih tergolong usia si anak dalam tingkatan SD atau SMP.

Tidak betah atau tidak kerasan tidak hanya dialami santri baru. Santri lama pun sebenarnya banyak juga yang mengalami masa tidak kerasan. Bahkan kadang lebih menyiksa. Santri lama yang ngempet (menahan) tidak kerasan lalu menyalurkannya dengan berbagai kegiatan di luar kegiatan pokok pesantren, juga berpotensi menimbulkan tidak kerasan yang lebih parah. Ini sering terjadi.


Bagi orangtua yang memiliki buah hati sedang merasakan tidak betah atau tidak kerasan di pesantren, sebaiknya diteliti dulu. Apa alasan tidak kerasannya? Lalu haruskah boyong alias tidak mondok lagi? Benarkah itu solusi terbaik? Nah, kenalilah 4 alasan berikut ini ada yang salah satu fakta penderitaan/ujian cobaan melanda si anak.

1.Kehabisan Bekal

2.Terkena Penyakit Kudis

3.Mempunyai Masalah Dengan Teman

4.Merasakan Rindu Keluarga Dirumah

Hal mustahil bagi seorang anak pondok apabila tidak merasakan 4 fakta penderitaan diatas. Sebuah penderitaan yang menjadi cerita suka duka saat hidup di Pondok Pesantren. Dan tidak menutup kemungkinan bahwa doa biar betah di Pondok Pesantren dijadikannya sebagai cara paling ampuh untuk bertahan dan menangkan hati yang terbolak-balik.

TONTON VIDEO INI DULU YA


Luangkan Waktu Anda Untuk Membaca Artikel Dibawah Ini PENTING
Loading...
Post a Comment

Random