Dibalik sisi Positif kehidupan anak Pondok Pesantren tentu ada sisi negatif dari perilaku-perilaku menyimpang oleh sebagian santri. Mulai dari Pondok yang Modern atau Pondok yang sangat ketat, tentu setiap santri yang tingal di Pesantren ada salah satu dari mereka yang mempunyai sifat perilaku yang tidak terpuji. Hal ini juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor tertentu yang mempengaruhinya, seperti halnya sudah bawaan pergaulan dari lingkungan rumah yang masih dibawanya ke pondok pesantren.

Mengenal perilaku kehidupan santri saat di Pondok, baik itu cewek pondok maupun cowok pesantren hal penyimpangan harus diperhatikan oleh pengurus pesantren maupun juga sebagai seorang wali santri untuk lebih waspada dan memperhatikan penuh perkembangan anak-anak didiknya. Semuanya bertujuan untuk masa depan anak lebih baik. Berikut perilaku penyimpangan yang bisa terjadi pada anak pesantren.

1.Masalah Ghosop Sendal, Pakaian dll ini adalah peyimpangan yang sudah menjadi Budaya


Budaya saling ghosob ini seolah-olah sudah mendaging dan sangat sulit untuk dihilangkan. Meskipun dari pengurus pondok sudah berusaha untuk mengatasi masalah ini, tapi budaya seperti ini masih saja terjadi setiap harinya. Padahal ghosob itu termasuk sesuatu yang subhat, belum jelas antara haram dan halalnya. Namun ada Ulama yang menuturkan bahwa ghosob itu termasuk dosa kecil, bahkan ada yang menegaskan termasuk dosa besar, alasanya karena sudah tahu dosa, tapi tetap dan biasa dilakukan. Memang ghosob terlihat perkara yang kecil, tapi menimbulkan masalah yang besar, karena pada kenyataanya bukan hanya sesama santri yang menjadi korban, tapi tidak kurang wali santri, bahkan tamu yang ingin meneliti kondisi pesantren juga jadi sasaran.

2.Kehilangan Barang milik santri Secara Sengaja Oeh Temannya


Jauh dari orang tua mengharuskan mereka untuk hidup mandiri, Nah untuk seorang santri yang masih mogol kekuatan Imannya dalam mengarungi kehidupan diPesantren perilaku mencuri barang milik temannya adalah sebuah perilaku menyimpang oleh sebagian santri mbeling/nakal. Mencuri barang di Pesantren milik teman sendiri yang dilakukannya tentu ada sebab faktornya. Jadi yang perlu di Perhatikan oleh pengurus atau wali santri adalah terus memperhatikan tingkah laku perkembangannya baik dari segi ekonomi juga intelektualnya. Biar tidak keblasuk.

3.Mandi Bareng Dalam Satu Kamar Mandi Tanpa Pakaian Basahan


Mandi bersama dalam satu kamar mandi tanpa pakaian basahan adalah sebuah fenomena yang terjadi oleh sebagian santri, hal ini juga merupakan perilaku menyimpang yang ada di Pondok. Faktor ini bisa terjadi karena terlalu ngantri banyak, sehingga menjadikan solusi satu kamar mandi di isi oleh 2 orang atau bahkan lebih. Penyebab lainnya adanya perilaku menyimpang ini adalah terlalu buru-buru biasanya sih anak-anak sekolah yang juga mondok biar tidak telat pergi kesekolah. Walaupun sudah ada larangan tetap saja hal ini mungkin masih terjadi dan dilakukan baik cewek pondok atau santri putra.

4.Kenakalan Santri Usil Yang Sangat Meresahkan


Kenakalan santri yang sangat bandel dalam kehidupan negatifnya membuat resah baik itu teman sendiri, lembaganya, pengurus,dan wali santri. Seperti halnya suka mbolos mengaji, sering keluar malam tanpa ijin, Pacaran dll. Hal ini tentu harus selalu diawasi oleh para pendidik pengurus pondok, dan juga orang tua.

5.Kelainan Secara Orientasi Seksual


Kenapa hal ini bisa terjadi? Santri juga manusia. Dan selain itu dengan banyaknya ribuan atau puluhan ribu santri ada oknum oknum santri yang melakukan tindakan yang tidak baik. Selain tindakan tidak baik juga melanggar norma susila dan agama.

Antisipasi/Cara pondok pesantren terhadap penyimpangan perilaku santri
Dikarenakan pernah ada kejadian di pesantren seperti hal di atas, beberapa pesantren melakukan antisipasi diantaranya dengan

Memisahkan tempat tidur santri dengan cara dipan dibuat tersendiri ataupun tingkat dimana satu dipan hanya satu santri
Memberikan batas tidur antara satu santri dengan santri lainnya menggunakan blabag atau papan yang terbuat dari kayu ataupun yang lain.
Menugaskan santri bergiliran untuk melakukan jaga dan patroli.
Memasang cctv

5 Perilaku Kehidupan Negatif Dan Menyimpang Anak Pondok Pesantren Yang Bisa Terjadi


Dibalik sisi Positif kehidupan anak Pondok Pesantren tentu ada sisi negatif dari perilaku-perilaku menyimpang oleh sebagian santri. Mulai dari Pondok yang Modern atau Pondok yang sangat ketat, tentu setiap santri yang tingal di Pesantren ada salah satu dari mereka yang mempunyai sifat perilaku yang tidak terpuji. Hal ini juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor tertentu yang mempengaruhinya, seperti halnya sudah bawaan pergaulan dari lingkungan rumah yang masih dibawanya ke pondok pesantren.

Mengenal perilaku kehidupan santri saat di Pondok, baik itu cewek pondok maupun cowok pesantren hal penyimpangan harus diperhatikan oleh pengurus pesantren maupun juga sebagai seorang wali santri untuk lebih waspada dan memperhatikan penuh perkembangan anak-anak didiknya. Semuanya bertujuan untuk masa depan anak lebih baik. Berikut perilaku penyimpangan yang bisa terjadi pada anak pesantren.

1.Masalah Ghosop Sendal, Pakaian dll ini adalah peyimpangan yang sudah menjadi Budaya


Budaya saling ghosob ini seolah-olah sudah mendaging dan sangat sulit untuk dihilangkan. Meskipun dari pengurus pondok sudah berusaha untuk mengatasi masalah ini, tapi budaya seperti ini masih saja terjadi setiap harinya. Padahal ghosob itu termasuk sesuatu yang subhat, belum jelas antara haram dan halalnya. Namun ada Ulama yang menuturkan bahwa ghosob itu termasuk dosa kecil, bahkan ada yang menegaskan termasuk dosa besar, alasanya karena sudah tahu dosa, tapi tetap dan biasa dilakukan. Memang ghosob terlihat perkara yang kecil, tapi menimbulkan masalah yang besar, karena pada kenyataanya bukan hanya sesama santri yang menjadi korban, tapi tidak kurang wali santri, bahkan tamu yang ingin meneliti kondisi pesantren juga jadi sasaran.

2.Kehilangan Barang milik santri Secara Sengaja Oeh Temannya


Jauh dari orang tua mengharuskan mereka untuk hidup mandiri, Nah untuk seorang santri yang masih mogol kekuatan Imannya dalam mengarungi kehidupan diPesantren perilaku mencuri barang milik temannya adalah sebuah perilaku menyimpang oleh sebagian santri mbeling/nakal. Mencuri barang di Pesantren milik teman sendiri yang dilakukannya tentu ada sebab faktornya. Jadi yang perlu di Perhatikan oleh pengurus atau wali santri adalah terus memperhatikan tingkah laku perkembangannya baik dari segi ekonomi juga intelektualnya. Biar tidak keblasuk.

3.Mandi Bareng Dalam Satu Kamar Mandi Tanpa Pakaian Basahan


Mandi bersama dalam satu kamar mandi tanpa pakaian basahan adalah sebuah fenomena yang terjadi oleh sebagian santri, hal ini juga merupakan perilaku menyimpang yang ada di Pondok. Faktor ini bisa terjadi karena terlalu ngantri banyak, sehingga menjadikan solusi satu kamar mandi di isi oleh 2 orang atau bahkan lebih. Penyebab lainnya adanya perilaku menyimpang ini adalah terlalu buru-buru biasanya sih anak-anak sekolah yang juga mondok biar tidak telat pergi kesekolah. Walaupun sudah ada larangan tetap saja hal ini mungkin masih terjadi dan dilakukan baik cewek pondok atau santri putra.

4.Kenakalan Santri Usil Yang Sangat Meresahkan


Kenakalan santri yang sangat bandel dalam kehidupan negatifnya membuat resah baik itu teman sendiri, lembaganya, pengurus,dan wali santri. Seperti halnya suka mbolos mengaji, sering keluar malam tanpa ijin, Pacaran dll. Hal ini tentu harus selalu diawasi oleh para pendidik pengurus pondok, dan juga orang tua.

5.Kelainan Secara Orientasi Seksual


Kenapa hal ini bisa terjadi? Santri juga manusia. Dan selain itu dengan banyaknya ribuan atau puluhan ribu santri ada oknum oknum santri yang melakukan tindakan yang tidak baik. Selain tindakan tidak baik juga melanggar norma susila dan agama.

Antisipasi/Cara pondok pesantren terhadap penyimpangan perilaku santri
Dikarenakan pernah ada kejadian di pesantren seperti hal di atas, beberapa pesantren melakukan antisipasi diantaranya dengan

Memisahkan tempat tidur santri dengan cara dipan dibuat tersendiri ataupun tingkat dimana satu dipan hanya satu santri
Memberikan batas tidur antara satu santri dengan santri lainnya menggunakan blabag atau papan yang terbuat dari kayu ataupun yang lain.
Menugaskan santri bergiliran untuk melakukan jaga dan patroli.
Memasang cctv
BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random