Menjalin hubungan dengan pasangan anak santri yang masih mondok atau masih tinggal di Pondok Pesantren mungkin kamu tidak merasa nyaman. Tapi sebenarnya, kamu dan pasangan jarak jauhmu adalah dua insan yang hebat sehebat-hebatnya. Banyak rintangan mesti kalian hadapi bersama, karena jarak dan perbedaan waktu yang ada. Tapi hingga sekarang, kamu dan dia tetap memutuskan untuk berjuang.

Mungkin kamu pernah merasa ragu. Apakah LDR alias hubungan jarak jauh ini memang keputusan yang terbaik buatmu? Seberapa pantas sih dia untuk kamu tunggu? Tenang dulu, jangan gegabah mengambil keputusan untuk memutuskan tali silahturahim dengan calonmu yang masih tinggal di Pesantren. Kalau dia yang jauh di sana punya beberapa tanda ini, sebenarnya kamu sudah bertemu orang yang layak jadi tambatan hati.


1. Kesibukannya memang banyak menyita waktu lebih lama untuk cepat-cepat menjadi pasangan halal. Tapi saat ada waktu luang dia tidak akan pernah melewatkan untuk memmbicaraan persiapan untuk menikah nantinya.

Bahkan di sela-sela jadwal aktivitas mengaji yang padat dia bisa menyempatkan waktunya untuk menghubungimu. Untuk sekadar mendengar atau membagi cerita atau lebih pentingnya membahas tentang pernikahan. Dia tahu dan sadar, jika kesibukan bukan hal yang mudah untuk kalian hindari. Tapi, bukan berarti tak ada kesempatan di antara kesibukan itu. Meski waktu yang tersedia pun tak banyak, paling tidak dia memanfaatkan itu dengan sebaik-baiknya.
2. Dia tahu jarak adalah ladang tumbuhnya rindu. Pertemuan kalian selalu dihargainya karena itu

Setelah berbulan-bulan menahan rindu, kalian pun akhirnya bertemu. Tak hanya cerita yang menunggu untuk dituntaskan satu persatu. Rencana lain yang sudah kalian buat, seperti sekedar jalan-jalan ke tempat favorit pun tak sabar untuk diwujudkan. Tanpa kamu menuntut berlebih dari semua hal itu. Sebisa mungkin dia menghargai setiap kesempatan untuk bertemu kamu dengan sungguh-sungguh.

Dia tak lantas membatalkan rencana yang telah dibuat jauh-jauh hari, dengan alasan keluarga atau teman-temannya yang lain. Justru tanpa kamu duga-duga, dia pun memberi kejutan kecil yang membuat kebersamaan kalian terasa semakin manis. Karena buatnya pertemuan ini salah satu cara untuk bisa melihat langsung kebahagiaan yang kamu rasa.

3. Saat tak bisa bertemu tapi kangen telanjur ada, ia selalu bisa menuntaskannya dengan canda. Agar rasa tak sesak di dada

Jarak membuat pertemuan kalian tak bisa terjadi setiap saat. Tapi sayangnya rindu yang tak tau diri ini, tak bisa dihentikan begitu saja. Alih-alih menyikapi rindu kamu yang terlanjur ada dengan datar, dia justru mengubahnya menjadi canda. Kamu jangan lantas menjadi sebal karena candaan itu. Ketahui, jika alasan candanya itu cuma satu, dia tak ingin rindu mengubahmu menjadi muram dan sendu. Dia ingin kamu menikmati rindu dengan tenang. Tanpa perlu membuatnya menggebu, dan akhirnya resah tak berujung mengintaimu.

4. Jarak tak menjadi alasan kalian untuk berkembang, dia pun menawarkan proyek bersama. Sesederhana membuat blog berdua

Hubungan yang dewasa itu bisa membuat kalian saling berkembang. Tanpa peduli adanya jarak yang membentang. Dia dengan caranya yang tak terduga menawarkan kepada kamu sebuah proyek bersama. Memang itu bukan sebuah proyek besar, tapi cukup sesederhana seperti membuat blog berdua. Di isi dengan cerita tentang hobi serta mimpi yang kalian punya.

Anggap saja, proyek ini sebuah bukti, jika kalian menikmati keterbatasan dengan sesuatu yang kreatif. Hubungan kan tak melulu persoalan perasan dan perasaan saja. Tapi juga tentang bagaimana saling belajar memahami apa yang kalian pikirkan meski jarak mengantarai.

5. Masalah bisa saja datang tak terduga. Tapi dengan kedewasaan, dia bisa membuat kalian melewatinya dengan tenang

Mereka yang satu kota saja tak bisa menolak datangnya masalah. Apalagi kalian yang terpisah oleh ribuan jarak? Kesalahpahaman biasa, bisa saja tiba-tiba menjadi masalah besar. Alih-alih memperuncingnya dengan keegoisan atau sikap saling menyalahkan. Dia ternyata cukup dewasa membimbingmu menyelesaikan masalah ini dengan tenang. Dia memberi ruang untuk kamu mengutarakan semua keluh kesah. Setelah itu dengan perlahan dan tanpa terkesan menyudutkan, dia membantumu mengerti sudut pandangnya.

6. Kejutan kecil tak hanya diberikan saat kalian bertemu. Dia pun rutin mengirim kado meski itu bukan hari ulang tahunmu

Dia tahu kejutan kecil selalu bisa membuat kamu tersenyum bahagia. Karena itu, meski kalian tak bertemu, perihal memberi kado atau hadiah di antara jarak yang terbentang bukan hal yang sulit baginya. Tanpa diduga-diga saat kamu sampai rumah setelah seharian lelah beraktivitas, ada sebuah bingkisan cantik yang sudah duduk manis menanti.

Dia tahu, sekarang ini mengirim kado atau hadiah nggak sulit lagi. Ada banyak jasa pengiriman yang cepat dan terpercaya, karena kadonya dikirim via udara. Apalagi, dia nggak perlu repot mengantarkan kado buatmu ke bandara.
7. Dia tak pernah lelah menguatkanmu untuk bersabar agar perjuangan kalian selama ini tak sia-sia

Saat kamu bilang lelah dengan hubungan yang terpisah jarak ini. Dia akan selalu bilang, jika kesabaran itu kekuatan yang menjaga mimpi dan harapanmu tetap menyala. Meyakinkan kamu, kalau kelak perjuangan yang kalian lalui tidak akan sia-sia. Ingat saja, hubungan berjarak yang sedang dilakoni ini pun sebenarnya demi masa depan kalian nanti.

Jangan biarkan jarak menghancurkan harapan dan mimpi yang kalian punya. Hubungan kalian akan indah setelah bertahun-tahun menahan diri untuk bisa selalu bersama setiap saat.

Baca Juga: 5 Tanda Santri Putra Naksir Dengan Santri Putri MenurutPakar Ahli Percintaan

7 Tanda Pasanganmu Yang Masih Mondok Layak Kamu Tunggu, Kalau Mau LDR-mu Bertahan


Menjalin hubungan dengan pasangan anak santri yang masih mondok atau masih tinggal di Pondok Pesantren mungkin kamu tidak merasa nyaman. Tapi sebenarnya, kamu dan pasangan jarak jauhmu adalah dua insan yang hebat sehebat-hebatnya. Banyak rintangan mesti kalian hadapi bersama, karena jarak dan perbedaan waktu yang ada. Tapi hingga sekarang, kamu dan dia tetap memutuskan untuk berjuang.

Mungkin kamu pernah merasa ragu. Apakah LDR alias hubungan jarak jauh ini memang keputusan yang terbaik buatmu? Seberapa pantas sih dia untuk kamu tunggu? Tenang dulu, jangan gegabah mengambil keputusan untuk memutuskan tali silahturahim dengan calonmu yang masih tinggal di Pesantren. Kalau dia yang jauh di sana punya beberapa tanda ini, sebenarnya kamu sudah bertemu orang yang layak jadi tambatan hati.


1. Kesibukannya memang banyak menyita waktu lebih lama untuk cepat-cepat menjadi pasangan halal. Tapi saat ada waktu luang dia tidak akan pernah melewatkan untuk memmbicaraan persiapan untuk menikah nantinya.

Bahkan di sela-sela jadwal aktivitas mengaji yang padat dia bisa menyempatkan waktunya untuk menghubungimu. Untuk sekadar mendengar atau membagi cerita atau lebih pentingnya membahas tentang pernikahan. Dia tahu dan sadar, jika kesibukan bukan hal yang mudah untuk kalian hindari. Tapi, bukan berarti tak ada kesempatan di antara kesibukan itu. Meski waktu yang tersedia pun tak banyak, paling tidak dia memanfaatkan itu dengan sebaik-baiknya.
2. Dia tahu jarak adalah ladang tumbuhnya rindu. Pertemuan kalian selalu dihargainya karena itu

Setelah berbulan-bulan menahan rindu, kalian pun akhirnya bertemu. Tak hanya cerita yang menunggu untuk dituntaskan satu persatu. Rencana lain yang sudah kalian buat, seperti sekedar jalan-jalan ke tempat favorit pun tak sabar untuk diwujudkan. Tanpa kamu menuntut berlebih dari semua hal itu. Sebisa mungkin dia menghargai setiap kesempatan untuk bertemu kamu dengan sungguh-sungguh.

Dia tak lantas membatalkan rencana yang telah dibuat jauh-jauh hari, dengan alasan keluarga atau teman-temannya yang lain. Justru tanpa kamu duga-duga, dia pun memberi kejutan kecil yang membuat kebersamaan kalian terasa semakin manis. Karena buatnya pertemuan ini salah satu cara untuk bisa melihat langsung kebahagiaan yang kamu rasa.

3. Saat tak bisa bertemu tapi kangen telanjur ada, ia selalu bisa menuntaskannya dengan canda. Agar rasa tak sesak di dada

Jarak membuat pertemuan kalian tak bisa terjadi setiap saat. Tapi sayangnya rindu yang tak tau diri ini, tak bisa dihentikan begitu saja. Alih-alih menyikapi rindu kamu yang terlanjur ada dengan datar, dia justru mengubahnya menjadi canda. Kamu jangan lantas menjadi sebal karena candaan itu. Ketahui, jika alasan candanya itu cuma satu, dia tak ingin rindu mengubahmu menjadi muram dan sendu. Dia ingin kamu menikmati rindu dengan tenang. Tanpa perlu membuatnya menggebu, dan akhirnya resah tak berujung mengintaimu.

4. Jarak tak menjadi alasan kalian untuk berkembang, dia pun menawarkan proyek bersama. Sesederhana membuat blog berdua

Hubungan yang dewasa itu bisa membuat kalian saling berkembang. Tanpa peduli adanya jarak yang membentang. Dia dengan caranya yang tak terduga menawarkan kepada kamu sebuah proyek bersama. Memang itu bukan sebuah proyek besar, tapi cukup sesederhana seperti membuat blog berdua. Di isi dengan cerita tentang hobi serta mimpi yang kalian punya.

Anggap saja, proyek ini sebuah bukti, jika kalian menikmati keterbatasan dengan sesuatu yang kreatif. Hubungan kan tak melulu persoalan perasan dan perasaan saja. Tapi juga tentang bagaimana saling belajar memahami apa yang kalian pikirkan meski jarak mengantarai.

5. Masalah bisa saja datang tak terduga. Tapi dengan kedewasaan, dia bisa membuat kalian melewatinya dengan tenang

Mereka yang satu kota saja tak bisa menolak datangnya masalah. Apalagi kalian yang terpisah oleh ribuan jarak? Kesalahpahaman biasa, bisa saja tiba-tiba menjadi masalah besar. Alih-alih memperuncingnya dengan keegoisan atau sikap saling menyalahkan. Dia ternyata cukup dewasa membimbingmu menyelesaikan masalah ini dengan tenang. Dia memberi ruang untuk kamu mengutarakan semua keluh kesah. Setelah itu dengan perlahan dan tanpa terkesan menyudutkan, dia membantumu mengerti sudut pandangnya.

6. Kejutan kecil tak hanya diberikan saat kalian bertemu. Dia pun rutin mengirim kado meski itu bukan hari ulang tahunmu

Dia tahu kejutan kecil selalu bisa membuat kamu tersenyum bahagia. Karena itu, meski kalian tak bertemu, perihal memberi kado atau hadiah di antara jarak yang terbentang bukan hal yang sulit baginya. Tanpa diduga-diga saat kamu sampai rumah setelah seharian lelah beraktivitas, ada sebuah bingkisan cantik yang sudah duduk manis menanti.

Dia tahu, sekarang ini mengirim kado atau hadiah nggak sulit lagi. Ada banyak jasa pengiriman yang cepat dan terpercaya, karena kadonya dikirim via udara. Apalagi, dia nggak perlu repot mengantarkan kado buatmu ke bandara.
7. Dia tak pernah lelah menguatkanmu untuk bersabar agar perjuangan kalian selama ini tak sia-sia

Saat kamu bilang lelah dengan hubungan yang terpisah jarak ini. Dia akan selalu bilang, jika kesabaran itu kekuatan yang menjaga mimpi dan harapanmu tetap menyala. Meyakinkan kamu, kalau kelak perjuangan yang kalian lalui tidak akan sia-sia. Ingat saja, hubungan berjarak yang sedang dilakoni ini pun sebenarnya demi masa depan kalian nanti.

Jangan biarkan jarak menghancurkan harapan dan mimpi yang kalian punya. Hubungan kalian akan indah setelah bertahun-tahun menahan diri untuk bisa selalu bersama setiap saat.

Baca Juga: 5 Tanda Santri Putra Naksir Dengan Santri Putri MenurutPakar Ahli Percintaan
BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random