Sifat Orang Munafik adalah sebuah perbuatan yang bisa menjadi perusak tatanan kehidupan pribadi maupun masyarakat umum bangsa ini. Sebuah perilaku keji orang Munafik ini menjadi hal yang harus kita waspadai dalam kehidupan kita sehari-hari. Karakter dan sifat
orang Munafik tentu dapat kita lihat dalam tingkah perilaku perbuatannya sehari-hari. Padahal sifat orang Munafik mempunyai arti juga sifat yang melebihi setan maupun iblis serta nantinya akan menyeretnya kelubang Api Neraka Jahanam.

Pengertian/Penjelasan Tentang Sifat Orang Munafik (Nifak) Dalam Islam

Munafik adalah pelaku orang yang memiliki karakter sifat yang sangat dibenci Allah Swt serta menurut syariat Islam Nifak, adalah ‘menampakkan keislaman dan kebaikan, tetapi menyembunyikan kekufuran dan kejahatan’. Dinamakan demikian karena orang munafik memasuki syariat dari satu pintu dan keluar dari pintu yang lain. Karena itu, Allah memperingatkan dengan firman-Nya,

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

“Sesungguhnya, orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik.” (QS. At-Taubah:67)

“Orang fasik” artinya ‘orang yang keluar dari syariat’.

Allah menjadikan orang-orang munafik lebih jelek daripada orang-orang kafir. Allah berfirman,

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيراً

“Sesungguhnya, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan paling bawah dari neraka, dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.” (QS. An-Nisa`:145)

Mengenali sifat perilaku ciri-ciri perbuatan keji orang Munafik

Tentu sangatlah menderita perasaan ini jika seseorang mengkhianati. Marah dan jengkel, tentu akan di alami korban kemunafikan. Apalagi jika kita dikhianati oleh teman/sahabat, pasangan kekasih/pacar, pasangan suami/istri, dan saudara-saudara dekat. Bahkan fenomena ini juga terjadi dalam permasalahan bangsa negara ini seperti pelaku koruptor-koruptor yang terjadi.

Oleh karena itu, kita perlu mengetahui ciri-ciri orang munafik. Ciri-ciri orang munafik dapat kamu temukan dalam hadis Rasulullah yang disampaikan Abu Hurairah berikut ini:

“Tanda-tanda kemunafikan orang ada tiga, yaitu: 1) jika berbicara ia berdusta, 2) jika berjanji ia ingkar, dan 3) jika dipercaya ia berkhianat.” (H.R. al-Bukha-ri)

Sifat nifak akan mendatangkan akibat-akibat negatif yang sangat membahayakan, baik bagi pelakunya maupun orang lain. Diantara akibat-akibat negatif tersebut, sebagai berikut:

Perilaku nifak sangat merugikan orang lain, baik secara moril maupun materiil.
Orang yang berlaku nifak telah merugikan dirinya sendiri. Ia tidak akan lagi dipercaya karena kebiasaannya berbohong,berkhianat, dan ingkar janji.
Perilaku nifak dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat karena setiap individu menaruh curiga terhadap individu lain.
Perilaku nifak dapat menyeret pelakunya ke dasar neraka yang paling dalam.
Dengan kita mengingat bahaya dan sifat nifak, sudah sepantasnya jika kita berusaha untuk menghindari sifat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Menghindari Sifat Munafik

1. Menghindari Perilaku Munafik di Lingkungan Rumah
Sifat munafik harus kita jauhkan dari lingkungan rumah. Terhadap anggota keluarga lain harus membiasakan untuk berlaku dan berkata jujur.

Sekali kita berbohong, kita akan terus berbohong untuk menutupi kebohongan yang telah kita lakukan. Selain itu, jika kita mengucapkan janji kepada anggota keluarga atau terhadap sesuatu, harus kita tepati janji tersebut.

Jika kita mendapat suatu kepercayaan dari anggota keluarga kita, kita harus menjaga kepercayaan tersebut dengan sebaik-baiknya. Misalnya, bapak dan ibu hendak pergi ke luar kota dan kamu mendapat kepercayaan untuk menjaga rumah, kamu harus menjaga rumah dengan sebaikbaiknya.

2. Menghindari Perilaku Munafik di Lingkungan Sekolah
Selain di lingkungan keluarga, kamu harus menghindarkan perilaku munafik dari lingkungan sekolahmu. Jika di rumah kamu telah berlaku jujur, di sekolah kamu juga harus berlaku dan berkata jujur. Tidak menyontek waktu ulangan atau perbuatan yang lain.

Jika kamu memiliki janji dengan teman atau gurumu, kamu harus menepatinya. Seseorang yang berjanji dan tidak menepatinya, jika suatu saat ia berjanji dengan orang yang sama, orang tersebut tidak akan percaya lagi. Dengan demikian, jika kamu berjanji, tepatilah janji tersebut dengan cara apa pun.

Di sekolah biasanya ada sebuah organisasi. Jika suatu saat kamu dipercaya untuk memegang jabatan dalam organisasi tersebut, pergunakanlah kepercayaan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Untuk mendapatkan kepercayaan itu susah, tetapi menjaga kepercayaan jauh lebih susah. Oleh karena itu, pergunakan kepercayaan yang telah kamu dapat dengan sebaik-baiknya.

3. Menghindari Perilaku Munafik di Lingkungan Masyarakat
Dengan kita memperhatikan hadis tentang ciri-ciri orang munafik di depan, tampaknya kita harus sangat hati-hati dalam segala ucapan dan tindakan. Ketika kamu berbicara, berhati-hatilah.

Jangan sampai kata-kata yang kamu ucapkan dusta, sebab dusta itu termasuk ciri-ciri nifak. Begitu juga jika kamu berjanji, berhati-hatilah. Jangan sampai kamu mengingkarinya karena ingkar janji juga dapat menjerumuskanmu ke jurang kemunafikan.

Berhati-hatilah juga dalam menjaga kepercayaan orang lain. Jangan sekali-kali kamu berbuat curang atau berkhianat sehingga tidak dipercaya lagi oleh orang lain.

Perilaku munafik tersebut harus kita hindari saat menjalin hubungan dengan orang lain di tengah masyarakat. Dengan menjauhi perilaku munafik, hubungan silaturahmi bersama masyarakat akan terjalin kukuh.

Kita akan terhindar dari kesalahpahaman yang bisa menyebabkan kesatuan dan persatuan di antara kita terganggu.

Munafik (Nifak) Dalam Islam Yang Menjadi Perusak Tatanan Kehidupan. Inilah 3 Cara Menghindari Munafik


Sifat Orang Munafik adalah sebuah perbuatan yang bisa menjadi perusak tatanan kehidupan pribadi maupun masyarakat umum bangsa ini. Sebuah perilaku keji orang Munafik ini menjadi hal yang harus kita waspadai dalam kehidupan kita sehari-hari. Karakter dan sifat
orang Munafik tentu dapat kita lihat dalam tingkah perilaku perbuatannya sehari-hari. Padahal sifat orang Munafik mempunyai arti juga sifat yang melebihi setan maupun iblis serta nantinya akan menyeretnya kelubang Api Neraka Jahanam.

Pengertian/Penjelasan Tentang Sifat Orang Munafik (Nifak) Dalam Islam

Munafik adalah pelaku orang yang memiliki karakter sifat yang sangat dibenci Allah Swt serta menurut syariat Islam Nifak, adalah ‘menampakkan keislaman dan kebaikan, tetapi menyembunyikan kekufuran dan kejahatan’. Dinamakan demikian karena orang munafik memasuki syariat dari satu pintu dan keluar dari pintu yang lain. Karena itu, Allah memperingatkan dengan firman-Nya,

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

“Sesungguhnya, orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasik.” (QS. At-Taubah:67)

“Orang fasik” artinya ‘orang yang keluar dari syariat’.

Allah menjadikan orang-orang munafik lebih jelek daripada orang-orang kafir. Allah berfirman,

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيراً

“Sesungguhnya, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan paling bawah dari neraka, dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.” (QS. An-Nisa`:145)

Mengenali sifat perilaku ciri-ciri perbuatan keji orang Munafik

Tentu sangatlah menderita perasaan ini jika seseorang mengkhianati. Marah dan jengkel, tentu akan di alami korban kemunafikan. Apalagi jika kita dikhianati oleh teman/sahabat, pasangan kekasih/pacar, pasangan suami/istri, dan saudara-saudara dekat. Bahkan fenomena ini juga terjadi dalam permasalahan bangsa negara ini seperti pelaku koruptor-koruptor yang terjadi.

Oleh karena itu, kita perlu mengetahui ciri-ciri orang munafik. Ciri-ciri orang munafik dapat kamu temukan dalam hadis Rasulullah yang disampaikan Abu Hurairah berikut ini:

“Tanda-tanda kemunafikan orang ada tiga, yaitu: 1) jika berbicara ia berdusta, 2) jika berjanji ia ingkar, dan 3) jika dipercaya ia berkhianat.” (H.R. al-Bukha-ri)

Sifat nifak akan mendatangkan akibat-akibat negatif yang sangat membahayakan, baik bagi pelakunya maupun orang lain. Diantara akibat-akibat negatif tersebut, sebagai berikut:

Perilaku nifak sangat merugikan orang lain, baik secara moril maupun materiil.
Orang yang berlaku nifak telah merugikan dirinya sendiri. Ia tidak akan lagi dipercaya karena kebiasaannya berbohong,berkhianat, dan ingkar janji.
Perilaku nifak dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat karena setiap individu menaruh curiga terhadap individu lain.
Perilaku nifak dapat menyeret pelakunya ke dasar neraka yang paling dalam.
Dengan kita mengingat bahaya dan sifat nifak, sudah sepantasnya jika kita berusaha untuk menghindari sifat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Menghindari Sifat Munafik

1. Menghindari Perilaku Munafik di Lingkungan Rumah
Sifat munafik harus kita jauhkan dari lingkungan rumah. Terhadap anggota keluarga lain harus membiasakan untuk berlaku dan berkata jujur.

Sekali kita berbohong, kita akan terus berbohong untuk menutupi kebohongan yang telah kita lakukan. Selain itu, jika kita mengucapkan janji kepada anggota keluarga atau terhadap sesuatu, harus kita tepati janji tersebut.

Jika kita mendapat suatu kepercayaan dari anggota keluarga kita, kita harus menjaga kepercayaan tersebut dengan sebaik-baiknya. Misalnya, bapak dan ibu hendak pergi ke luar kota dan kamu mendapat kepercayaan untuk menjaga rumah, kamu harus menjaga rumah dengan sebaikbaiknya.

2. Menghindari Perilaku Munafik di Lingkungan Sekolah
Selain di lingkungan keluarga, kamu harus menghindarkan perilaku munafik dari lingkungan sekolahmu. Jika di rumah kamu telah berlaku jujur, di sekolah kamu juga harus berlaku dan berkata jujur. Tidak menyontek waktu ulangan atau perbuatan yang lain.

Jika kamu memiliki janji dengan teman atau gurumu, kamu harus menepatinya. Seseorang yang berjanji dan tidak menepatinya, jika suatu saat ia berjanji dengan orang yang sama, orang tersebut tidak akan percaya lagi. Dengan demikian, jika kamu berjanji, tepatilah janji tersebut dengan cara apa pun.

Di sekolah biasanya ada sebuah organisasi. Jika suatu saat kamu dipercaya untuk memegang jabatan dalam organisasi tersebut, pergunakanlah kepercayaan tersebut dengan sebaik-baiknya.

Untuk mendapatkan kepercayaan itu susah, tetapi menjaga kepercayaan jauh lebih susah. Oleh karena itu, pergunakan kepercayaan yang telah kamu dapat dengan sebaik-baiknya.

3. Menghindari Perilaku Munafik di Lingkungan Masyarakat
Dengan kita memperhatikan hadis tentang ciri-ciri orang munafik di depan, tampaknya kita harus sangat hati-hati dalam segala ucapan dan tindakan. Ketika kamu berbicara, berhati-hatilah.

Jangan sampai kata-kata yang kamu ucapkan dusta, sebab dusta itu termasuk ciri-ciri nifak. Begitu juga jika kamu berjanji, berhati-hatilah. Jangan sampai kamu mengingkarinya karena ingkar janji juga dapat menjerumuskanmu ke jurang kemunafikan.

Berhati-hatilah juga dalam menjaga kepercayaan orang lain. Jangan sekali-kali kamu berbuat curang atau berkhianat sehingga tidak dipercaya lagi oleh orang lain.

Perilaku munafik tersebut harus kita hindari saat menjalin hubungan dengan orang lain di tengah masyarakat. Dengan menjauhi perilaku munafik, hubungan silaturahmi bersama masyarakat akan terjalin kukuh.

Kita akan terhindar dari kesalahpahaman yang bisa menyebabkan kesatuan dan persatuan di antara kita terganggu.
BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random