Kisah ini berdasarkan dari pengalaman-pengalaman santri saat di Pondok Pesantren. Bahwasannya Santri memang mempunyai banyak cerita lucu yang unik, seperti halnya saat nyantri sering nggak pakai celana dalam, yang juga menjadi pertanyaan orang awam bertanya-tanya itu sebuah mitos atau fakta ? Kisah cerita ini juga menyimpan banyak kenangan humor-humor para santri saat di Pesantren, tentu bagi yang pernah mengalami hidup di Pondok pasti mempunyai banyak cerita pengalaman tentang santri yang sering nggak pakai celana dalam.

Cerita lucu santri dalam permasalahan ini seperti halnya saat ia tidur di kerjain teman, mulai dari yang aneh-aneh tentunya. Eits . . .tapi enggak sopan ya kalau di bahas disini.hehe Apa saja itu ? Hanya santri lah yang tau, kalau mau tahu tentang cerita kisah ini tanya aja langsung sama santri yak !!!

Nah, yang ingin dibahas disantriyai.com adalah alasanya mengapa banyak santri ketika di Pondok Pesantren sering nggak pakai CD. Yuk simak 6 faktor alasan dibawah ini:

1.Saat menggaruk rasa gatal di areanya biar enggak ribet


Mempunyai penyakit gatal-gatal saat di pesantren adalah hal yang wajar terjadi dan sudah menjadi ciri khas anak pondok. Rasa gatal didaerah tertentu khususnya di dalam bagian CD (Celana Dalam) membuat para anak pesantren jengkel. Pasalnya saat terasa gatal otomatis dia akan menggaruk. Tentunya hal ini memberikan manfaat santri yang tidak memakai celana dalam adalah biar enggak ribet atau menambah sukar saat rasa gatal melandanya.

2.Sering menghilang saat di jemur karena faktor tetentu


CD yang menghilang saat di jemur menjadi penyebab adanya alasan santri tidak memakai pakaian dalam. Pakaian Sering menghilang adalah menjadi momok santri saat mondok, Jemuran pakaian yang habis di cuci bisa mendadak menghilang dalam sehari. Permasalahan ini mungkin terjadi karena ketidak sengajaan teman mengangkat pakaian teman hingga pada akhirnya tidak terwat dan di biarkan begitu saja karena tidak tahu pemiliknya. Atau juga mungkin terkena angin hingga semua pakaian berserakan dibawah jemuran yang menjadikan semua tertukar dan pasrah dibiarkan begitu saja.

3.Menganggap bahwa memakai celana dalam bisa menambah rasa gatal


Bagi sebagian santri memang menganggap bahwa celana dalan akan menambah rasa gatal yang berlebihan karena penyakit kulit/gudik yang dialaminya. Jamur memang menyukai tempat yang hangat dan lembap, sehingga penis pun tetap bisa berkeringat, meski tanpa menggunakan celana dalam. Jika sudah terkena jamur, kondisi kulit akan kemerahan, gatal, dan terdapat ruam yang berbentuk cincin. Untuk menangulangi rasa gatal/gudik yang terjadi saat di Pesantren adalah menggunakan cara dan solusi membiasakan mencuci celana setelah 4 kali pemakaian, maka saatnya mengubah menjadi setiap dua kali pemakaian. Saat Anda merasa sangat berkeringat, satu kali pemakaian mungkin sudah mengharuskan juga untuk segera mencuci

.
4.Malas gonta-ganti karena biasanya celana dalam sering menjadi bahan pertanyaan masih suci atau tidak ketika mau melaksanakan shalat

Gonta-ganti Celana dalam (CD) adalah hal yang repot dilakukan santri. Pasalnya hal ini terkait dengan thaharah (sesuci) dalam kitab-kitab fiqih. Memakai celana dalam adalah hal yang rentan terkena najis, maka dari itu para santri tidak mau repot mempertanyakan lagi masih suci atau tidaknya CD tersebut. Entah pada saat ke WC terciprat air tidak suci ataupun garukan-garukan yang terjadi menimbulkan lecet kulit hingga keluar darah sebab lecetnya bagian tertentu kulit. Itulah yang menjadikan sebab tidak memakai celana dalam agar saat shalat tiba bisa bergegas. Intinya sih tidak mau repot dan menanggulangi pertanyan-pertanyan masih suci atau tidak?

5.Merasa kalau pakai celana dalam enggak nyaman

Tidak nyaman memakai pakaian dalam adalah alasan yang sangat simple entah faktor apa yang menjadi penyebabnya, Hanya pelakunya saja yang tahu dan perna mengalami tentunya.

6.Terbawa kebiasaan

Sebuah kebiasaan tidak memakai celana dalam adalah ketika biasanya seseorang tidur pada waktu malam. Banyak orang yang merasa bahwa tidak memakai celana dalam saat tidur akan memberikan manfaat dan kelebihan tersendiri untuk kesehatan. Nah, bagi orang khususnya santri dalam pembahasan ini adalah karena adanya alasan unsur terbawa kebiasaan saat tidur tidak memakai CD. Hingga pada akhirnya setiap hari-harinya menjalani aktivitas tidak mersa risih tanpa memakai pakaian dalam.

Cerita Santri Lucu.Sering Nggak Pakai Celana Dalam Mitos Atau Fakta? Ini 6 Alasannya


Kisah ini berdasarkan dari pengalaman-pengalaman santri saat di Pondok Pesantren. Bahwasannya Santri memang mempunyai banyak cerita lucu yang unik, seperti halnya saat nyantri sering nggak pakai celana dalam, yang juga menjadi pertanyaan orang awam bertanya-tanya itu sebuah mitos atau fakta ? Kisah cerita ini juga menyimpan banyak kenangan humor-humor para santri saat di Pesantren, tentu bagi yang pernah mengalami hidup di Pondok pasti mempunyai banyak cerita pengalaman tentang santri yang sering nggak pakai celana dalam.

Cerita lucu santri dalam permasalahan ini seperti halnya saat ia tidur di kerjain teman, mulai dari yang aneh-aneh tentunya. Eits . . .tapi enggak sopan ya kalau di bahas disini.hehe Apa saja itu ? Hanya santri lah yang tau, kalau mau tahu tentang cerita kisah ini tanya aja langsung sama santri yak !!!

Nah, yang ingin dibahas disantriyai.com adalah alasanya mengapa banyak santri ketika di Pondok Pesantren sering nggak pakai CD. Yuk simak 6 faktor alasan dibawah ini:

1.Saat menggaruk rasa gatal di areanya biar enggak ribet


Mempunyai penyakit gatal-gatal saat di pesantren adalah hal yang wajar terjadi dan sudah menjadi ciri khas anak pondok. Rasa gatal didaerah tertentu khususnya di dalam bagian CD (Celana Dalam) membuat para anak pesantren jengkel. Pasalnya saat terasa gatal otomatis dia akan menggaruk. Tentunya hal ini memberikan manfaat santri yang tidak memakai celana dalam adalah biar enggak ribet atau menambah sukar saat rasa gatal melandanya.

2.Sering menghilang saat di jemur karena faktor tetentu


CD yang menghilang saat di jemur menjadi penyebab adanya alasan santri tidak memakai pakaian dalam. Pakaian Sering menghilang adalah menjadi momok santri saat mondok, Jemuran pakaian yang habis di cuci bisa mendadak menghilang dalam sehari. Permasalahan ini mungkin terjadi karena ketidak sengajaan teman mengangkat pakaian teman hingga pada akhirnya tidak terwat dan di biarkan begitu saja karena tidak tahu pemiliknya. Atau juga mungkin terkena angin hingga semua pakaian berserakan dibawah jemuran yang menjadikan semua tertukar dan pasrah dibiarkan begitu saja.

3.Menganggap bahwa memakai celana dalam bisa menambah rasa gatal


Bagi sebagian santri memang menganggap bahwa celana dalan akan menambah rasa gatal yang berlebihan karena penyakit kulit/gudik yang dialaminya. Jamur memang menyukai tempat yang hangat dan lembap, sehingga penis pun tetap bisa berkeringat, meski tanpa menggunakan celana dalam. Jika sudah terkena jamur, kondisi kulit akan kemerahan, gatal, dan terdapat ruam yang berbentuk cincin. Untuk menangulangi rasa gatal/gudik yang terjadi saat di Pesantren adalah menggunakan cara dan solusi membiasakan mencuci celana setelah 4 kali pemakaian, maka saatnya mengubah menjadi setiap dua kali pemakaian. Saat Anda merasa sangat berkeringat, satu kali pemakaian mungkin sudah mengharuskan juga untuk segera mencuci

.
4.Malas gonta-ganti karena biasanya celana dalam sering menjadi bahan pertanyaan masih suci atau tidak ketika mau melaksanakan shalat

Gonta-ganti Celana dalam (CD) adalah hal yang repot dilakukan santri. Pasalnya hal ini terkait dengan thaharah (sesuci) dalam kitab-kitab fiqih. Memakai celana dalam adalah hal yang rentan terkena najis, maka dari itu para santri tidak mau repot mempertanyakan lagi masih suci atau tidaknya CD tersebut. Entah pada saat ke WC terciprat air tidak suci ataupun garukan-garukan yang terjadi menimbulkan lecet kulit hingga keluar darah sebab lecetnya bagian tertentu kulit. Itulah yang menjadikan sebab tidak memakai celana dalam agar saat shalat tiba bisa bergegas. Intinya sih tidak mau repot dan menanggulangi pertanyan-pertanyan masih suci atau tidak?

5.Merasa kalau pakai celana dalam enggak nyaman

Tidak nyaman memakai pakaian dalam adalah alasan yang sangat simple entah faktor apa yang menjadi penyebabnya, Hanya pelakunya saja yang tahu dan perna mengalami tentunya.

6.Terbawa kebiasaan

Sebuah kebiasaan tidak memakai celana dalam adalah ketika biasanya seseorang tidur pada waktu malam. Banyak orang yang merasa bahwa tidak memakai celana dalam saat tidur akan memberikan manfaat dan kelebihan tersendiri untuk kesehatan. Nah, bagi orang khususnya santri dalam pembahasan ini adalah karena adanya alasan unsur terbawa kebiasaan saat tidur tidak memakai CD. Hingga pada akhirnya setiap hari-harinya menjalani aktivitas tidak mersa risih tanpa memakai pakaian dalam.

BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random