Cerita Santri Baru Mondok Pasti Mengalami Momen Kejadian 10 Hal  Ini

Cerita-cerita santri sebetulnya sudah banyak dibahas di santriyai.com. Bagi alumni pesantren ataupun yang sudah lama mondok Momen menjadi santri baru tentu menjadi salah satu kenangan manis sekaligus kenangan yang konyol tak terlupakan saat menimba Ilmu di Pondok. Kisah kejadian mondok saat pertama kali masuk pesantren tentu menjadi pengalaman dan penderitaan yang tidak bisa dilupakan hingga hari tua nanti. Pengalaman yang paling berharga di pesantren adalah dimana kita bisa mengingat betapa senangnya ketika berkumpul bersama teman-teman, mengaji, menghafal, mengantri, makan, mandi, dan melakukan aktivitas-aktivitas lain bersama-sama. Kita juga mengingat betapa susahnya menghafal beberapa bait dari kitab kuning untuk setoran harian. Salah Satunya juga yang tidak dapat dilupakan adalah pengalaman dan kenangan ketika cerita santri baru masuk pesantren tentu mengalami 10 hal kejadian dibawah ini.

1. Momen kejadian Santri baru biasanya sering sakit-sakitan

Fenomena momen yang dialami oleh santri baru saat mondok, yakni sakit. Tubuh santri yang belum terbiasa dengan jadwal padat, dapat memungkinkan seorang santri menjadi sakit. Penyebabnya bisa karena kelelahan, serta kondisi tubuh yang tidak fit. Apa lagi jika pola makannya tidak teratur. Kalau sudah begini santri tersebut harus segera berobat dan beristirahat yang cukup. Biasanya santri yang sakit diperbolehkan pulang untuk berobat di rumah. Namun ada saja santri yang memanfaatkan kondisi seperti ini untuk terus menerus pulang kerumah.

2.Sering menyendiri dan dalam diamnya hati merasakan nyesekk dan ingin menangis bahkan menangis beneran.hehehee

kejadian ini adalah kelanjutan dari rindu banget rumah. Setelah santri baru mengalami fase rindu rumah, biasanya santri baru akan menangis. “Di malam hari ketika beranjak tidur, setelah selesai aktivitas pondok yang padat, terngianglah kondisi rumah, lalu muncul gambaran ibu dan bapak dengan kasih sayangnya sedang tersenyum dan melambai-lambaikan tangan. Mulailah berkaca-kaca mata para santri baru, hingga akhirnya menetes setelah air matanya tak tertampung lagi oleh kelopak mata”. Walapun agak lebay, tapi begitulah kira-kira gambaran dari kondisi santri baru yang sedang kangen rumah dan menangis. Selain sebelum tidur, santri baru juga biasanya menangis saat sedang mandi. Mengguyur wajah adalah momen paling tepat untuk menangis. Dengan kondisi kamar mandi yang tertutup dan suara air keran yang mengucur, isak tangis menjadi samar-samar tidak terdengar. Mungkin kamar mandi menjadi tempat paling aman untuk nangis secara diam-diam.

3.Merasa asing dan aneh

perasaan ini merupakan hal yang bisa dikatakan wajar bagi semua orang yang terjun di lingkungan baru pasti measa asing dan aneh apalagi di pondok. Kenangan ini tentu menjadi salah satu hal yang paling di ingat seorang alumni pesantren. Merasa heran dengan keadaan lingkungan dan tingkah laku kehidupan yang ada di podok pesantren. Kaget dengan hal-hal cara makan, tidur dengan banyak teman yang saling desak-desakan dan lain sebagainya.

4.Pertma kali merasakan ngantri

Kejadian ngantri memang khas anak pondok. Tipe-tpe santri saat antri mandi ini menjadi momen kejadian yang sering di alami. Bagi anak baru nyantri tentu sedih banget melihat fenomena ini, pasalnya ini menjadi pengalaman pertama dia harus ngantri mandi.

5.Berfikir dan bertanya-tanya pada diri sendiri karena melihat banyak orang dengan latar belakang yang berbeda

Santri yang mondok di pesantren datang dari berbagai dareah yang berbeda. Tentu suku bangsa, bahasa, dan budayanya juga berbeda. Mereka semua berkumpul dalam satu lingkungan yang sama. Setelah berkenalan, para santri baru akan belajar berbagai bahasa, belajar mengenal karakteristik, dan kebiasaan-kebiasaan dari teman-temannya tersebut. Ada berbahasa Jawa, Sunda, Melayu, Makasar, halus, kasar, bahkan bahasa ngapak. Ada juga yang pemarah, pendiam, nakal, berani, cengeng, rajin, dan iseng. Intinya para santri baru belajar beradaptasi dengan kondisi masyarakat pesantren yang multikultural.

6.Merasa Ayem ketika sudah bertemu teman baru

Bagi mereka dulu saat pertama kali hidup dipesantren tentu ayem dan senang ketika sudah ada teman baru. Pasalnya dia tentu ada yang membimbing dan menemani pada saat-saat di perlukan dengan berbagai ketidaktahuan tempat, dan cara-cara menyesuaikan.

7.Bingung menulis arab pegon jawa dan suara jawa utawi iki iku kang zaid

hahahahaa biasanya kebanyakan pesantren memang menulis dengan arab pegon jawa, Untuk anak baru tentu bingung dan kaget dengan suara dan cara memaknai arti bahasa arab dengan arab pegon dan suara utawi iki iku zaid.

8.Pertama kalinya minum air kran

Minuman air kran ini entah kenapa sudah menjadi tradisi santri, walaupun begitu sampai saat ini minum air kran tetap menjadi ciri khas kang santri dan minuman paling popuiler di pesantren. Nah bagi mereka yang pertama kali mondok tentu melihat fenomena ini dan kaget kok minumannya air kran ya (pertanyaan santri baru)

Oke, mungkin itulah ringkasan kejadian-kejadian yang dialami oleh santri baru saat awal-awal masuk pesantren. Bagi kamu yang sudah menjadi alumni, mungkin ini bisa menjadi pengingat pengalaman-pengalaman saat mondok dan untuk kamu yang sedang mondok atau baru mau mondok, jangan berpikir buruk dulu tentang nyantri di pondok pesantren, karena sebenarnya keburukan dan ketakutan yang kamu pikirkan dengan kenyataan yang ada itu berbeda.

Tetaplah berjuang, belajar, mengaji, menghafal, berdiskusi, patuh pada kyai, patuh pada agama dan jalanilah itu semua dengan sabar, ikhlas, serta istiqomah, maka kamu akan mendapatkan hasil yang baik setimpal dengan perjuangan kamu. Ingatlah perjuanganmu di pondok pesantren tidak akan sia-sia. Mengapa? itu karena, Kesabaran, keteguhan, dan kerajinan kamu saat mondok akan membentuk pribadimu.

Cerita Santri Baru Mondok Pasti Mengalami Momen Kejadian 8 Hal Ini

Cerita Santri Baru Mondok Pasti Mengalami Momen Kejadian 10 Hal  Ini

Cerita-cerita santri sebetulnya sudah banyak dibahas di santriyai.com. Bagi alumni pesantren ataupun yang sudah lama mondok Momen menjadi santri baru tentu menjadi salah satu kenangan manis sekaligus kenangan yang konyol tak terlupakan saat menimba Ilmu di Pondok. Kisah kejadian mondok saat pertama kali masuk pesantren tentu menjadi pengalaman dan penderitaan yang tidak bisa dilupakan hingga hari tua nanti. Pengalaman yang paling berharga di pesantren adalah dimana kita bisa mengingat betapa senangnya ketika berkumpul bersama teman-teman, mengaji, menghafal, mengantri, makan, mandi, dan melakukan aktivitas-aktivitas lain bersama-sama. Kita juga mengingat betapa susahnya menghafal beberapa bait dari kitab kuning untuk setoran harian. Salah Satunya juga yang tidak dapat dilupakan adalah pengalaman dan kenangan ketika cerita santri baru masuk pesantren tentu mengalami 10 hal kejadian dibawah ini.

1. Momen kejadian Santri baru biasanya sering sakit-sakitan

Fenomena momen yang dialami oleh santri baru saat mondok, yakni sakit. Tubuh santri yang belum terbiasa dengan jadwal padat, dapat memungkinkan seorang santri menjadi sakit. Penyebabnya bisa karena kelelahan, serta kondisi tubuh yang tidak fit. Apa lagi jika pola makannya tidak teratur. Kalau sudah begini santri tersebut harus segera berobat dan beristirahat yang cukup. Biasanya santri yang sakit diperbolehkan pulang untuk berobat di rumah. Namun ada saja santri yang memanfaatkan kondisi seperti ini untuk terus menerus pulang kerumah.

2.Sering menyendiri dan dalam diamnya hati merasakan nyesekk dan ingin menangis bahkan menangis beneran.hehehee

kejadian ini adalah kelanjutan dari rindu banget rumah. Setelah santri baru mengalami fase rindu rumah, biasanya santri baru akan menangis. “Di malam hari ketika beranjak tidur, setelah selesai aktivitas pondok yang padat, terngianglah kondisi rumah, lalu muncul gambaran ibu dan bapak dengan kasih sayangnya sedang tersenyum dan melambai-lambaikan tangan. Mulailah berkaca-kaca mata para santri baru, hingga akhirnya menetes setelah air matanya tak tertampung lagi oleh kelopak mata”. Walapun agak lebay, tapi begitulah kira-kira gambaran dari kondisi santri baru yang sedang kangen rumah dan menangis. Selain sebelum tidur, santri baru juga biasanya menangis saat sedang mandi. Mengguyur wajah adalah momen paling tepat untuk menangis. Dengan kondisi kamar mandi yang tertutup dan suara air keran yang mengucur, isak tangis menjadi samar-samar tidak terdengar. Mungkin kamar mandi menjadi tempat paling aman untuk nangis secara diam-diam.

3.Merasa asing dan aneh

perasaan ini merupakan hal yang bisa dikatakan wajar bagi semua orang yang terjun di lingkungan baru pasti measa asing dan aneh apalagi di pondok. Kenangan ini tentu menjadi salah satu hal yang paling di ingat seorang alumni pesantren. Merasa heran dengan keadaan lingkungan dan tingkah laku kehidupan yang ada di podok pesantren. Kaget dengan hal-hal cara makan, tidur dengan banyak teman yang saling desak-desakan dan lain sebagainya.

4.Pertma kali merasakan ngantri

Kejadian ngantri memang khas anak pondok. Tipe-tpe santri saat antri mandi ini menjadi momen kejadian yang sering di alami. Bagi anak baru nyantri tentu sedih banget melihat fenomena ini, pasalnya ini menjadi pengalaman pertama dia harus ngantri mandi.

5.Berfikir dan bertanya-tanya pada diri sendiri karena melihat banyak orang dengan latar belakang yang berbeda

Santri yang mondok di pesantren datang dari berbagai dareah yang berbeda. Tentu suku bangsa, bahasa, dan budayanya juga berbeda. Mereka semua berkumpul dalam satu lingkungan yang sama. Setelah berkenalan, para santri baru akan belajar berbagai bahasa, belajar mengenal karakteristik, dan kebiasaan-kebiasaan dari teman-temannya tersebut. Ada berbahasa Jawa, Sunda, Melayu, Makasar, halus, kasar, bahkan bahasa ngapak. Ada juga yang pemarah, pendiam, nakal, berani, cengeng, rajin, dan iseng. Intinya para santri baru belajar beradaptasi dengan kondisi masyarakat pesantren yang multikultural.

6.Merasa Ayem ketika sudah bertemu teman baru

Bagi mereka dulu saat pertama kali hidup dipesantren tentu ayem dan senang ketika sudah ada teman baru. Pasalnya dia tentu ada yang membimbing dan menemani pada saat-saat di perlukan dengan berbagai ketidaktahuan tempat, dan cara-cara menyesuaikan.

7.Bingung menulis arab pegon jawa dan suara jawa utawi iki iku kang zaid

hahahahaa biasanya kebanyakan pesantren memang menulis dengan arab pegon jawa, Untuk anak baru tentu bingung dan kaget dengan suara dan cara memaknai arti bahasa arab dengan arab pegon dan suara utawi iki iku zaid.

8.Pertama kalinya minum air kran

Minuman air kran ini entah kenapa sudah menjadi tradisi santri, walaupun begitu sampai saat ini minum air kran tetap menjadi ciri khas kang santri dan minuman paling popuiler di pesantren. Nah bagi mereka yang pertama kali mondok tentu melihat fenomena ini dan kaget kok minumannya air kran ya (pertanyaan santri baru)

Oke, mungkin itulah ringkasan kejadian-kejadian yang dialami oleh santri baru saat awal-awal masuk pesantren. Bagi kamu yang sudah menjadi alumni, mungkin ini bisa menjadi pengingat pengalaman-pengalaman saat mondok dan untuk kamu yang sedang mondok atau baru mau mondok, jangan berpikir buruk dulu tentang nyantri di pondok pesantren, karena sebenarnya keburukan dan ketakutan yang kamu pikirkan dengan kenyataan yang ada itu berbeda.

Tetaplah berjuang, belajar, mengaji, menghafal, berdiskusi, patuh pada kyai, patuh pada agama dan jalanilah itu semua dengan sabar, ikhlas, serta istiqomah, maka kamu akan mendapatkan hasil yang baik setimpal dengan perjuangan kamu. Ingatlah perjuanganmu di pondok pesantren tidak akan sia-sia. Mengapa? itu karena, Kesabaran, keteguhan, dan kerajinan kamu saat mondok akan membentuk pribadimu.

BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random