Anjuran buat santri baru untuk tidak pulang selama 40 hari merupakan hal yang berlaku di kebanyakan pondok pesantren

Anjuran buat santri baru untuk tidak pulang selama 40 hari merupakan hal yang berlaku di kebanyakan pondok pesantren, konon katanya jika setelah 40 hari pertama tidak pulang akan membuat santri menikmati mondok berkelanjutan atau betah mondok. Sehingga ini menjadikan pihak pesantren untuk membuat cara menangani santri yang baru agar kerasan tinggal di pondok. Semuanya juga dilakukan pengurus pondok agar santri yang baru pertama kali masuk tidak kecewa atau bisa merasakan suatu yang istimewa. 

Berikut cara sesama santri yang lebih senior atau pengurus pondok membuat santri baru ( anyar )  kerasan dan betah mondok:

1.Mendoakan santri baru agar diberi kemudahan dan diberi lapang dada untuk nyantri sampai goal
Mendoakan santri tentu semua pihak pesantren melakukan itu, agar diberi kemudahan dalam menuntut ilmu serta bisa bermanfaat ilmunya untuk dunia akhirat. Nah ini adalah cara pengurus maupun pihak pesantren agar si anak santri baru betah mondok dan mengantisipasi santri baru untuk tidak pulang terlebih dahulu selama 40 hari pertama atau juga sampai sukses.

2.Memanjakan santri baru
Memanjakan santri baru juga tak kalah penting sebagai peran utama untuk menjadikan santri baru tetap tinggal di pondok selama waktu yang biasanya di anjurkan ( 40 hari pertama ). Cara sesama teman santri atau pihak pengurus dalam memanjakan santri baru adalah seperti halnya menggratisi dia jajan di warung, menyiapkan tempat tidurnya agar tidak didahului teman lainnya, atau memberi sesuatu lainnya yang membuat santri anyar senang

3.Mengajaknya bergaul dan menceritakan kisah-kisah santri yang hebat
Seorang santri baru tentu merasakan kesepian dalam hatinya atas kehidupan barunya, hal ini adalah hal yang wajar dirasakan semua orang jika dalam lingkungan baru. Tentu pengurus pondok pesantren maupun teman lainnya yang lebih senior akan secara otomatis untuk yang peka akan mengajaknya bergaul dan bercerita tentang kisah-kisah santri hebat. Cara ini secara tidak langsung akan bisa membuat santri baru lebih yakin dan mantap betah tinggal di pondok.

4.Menyempatkan waktu khusus buat santri baru
Waktu khusus ini seperti halnya menyempatkan si santri baru dalam hal-hal bencengkrama atau hal-hal pendidikan lainya serta mengenalkan adat-adat yang biasanya ada di pondok dari mulai larangan, anjuran, kewajiban dll.


4 Cara Pengurus Pondok Menangani Santri Baru Agar Kerasan 40 Hari Pertama Tidak Pulang Dulu

Anjuran buat santri baru untuk tidak pulang selama 40 hari merupakan hal yang berlaku di kebanyakan pondok pesantren

Anjuran buat santri baru untuk tidak pulang selama 40 hari merupakan hal yang berlaku di kebanyakan pondok pesantren, konon katanya jika setelah 40 hari pertama tidak pulang akan membuat santri menikmati mondok berkelanjutan atau betah mondok. Sehingga ini menjadikan pihak pesantren untuk membuat cara menangani santri yang baru agar kerasan tinggal di pondok. Semuanya juga dilakukan pengurus pondok agar santri yang baru pertama kali masuk tidak kecewa atau bisa merasakan suatu yang istimewa. 

Berikut cara sesama santri yang lebih senior atau pengurus pondok membuat santri baru ( anyar )  kerasan dan betah mondok:

1.Mendoakan santri baru agar diberi kemudahan dan diberi lapang dada untuk nyantri sampai goal
Mendoakan santri tentu semua pihak pesantren melakukan itu, agar diberi kemudahan dalam menuntut ilmu serta bisa bermanfaat ilmunya untuk dunia akhirat. Nah ini adalah cara pengurus maupun pihak pesantren agar si anak santri baru betah mondok dan mengantisipasi santri baru untuk tidak pulang terlebih dahulu selama 40 hari pertama atau juga sampai sukses.

2.Memanjakan santri baru
Memanjakan santri baru juga tak kalah penting sebagai peran utama untuk menjadikan santri baru tetap tinggal di pondok selama waktu yang biasanya di anjurkan ( 40 hari pertama ). Cara sesama teman santri atau pihak pengurus dalam memanjakan santri baru adalah seperti halnya menggratisi dia jajan di warung, menyiapkan tempat tidurnya agar tidak didahului teman lainnya, atau memberi sesuatu lainnya yang membuat santri anyar senang

3.Mengajaknya bergaul dan menceritakan kisah-kisah santri yang hebat
Seorang santri baru tentu merasakan kesepian dalam hatinya atas kehidupan barunya, hal ini adalah hal yang wajar dirasakan semua orang jika dalam lingkungan baru. Tentu pengurus pondok pesantren maupun teman lainnya yang lebih senior akan secara otomatis untuk yang peka akan mengajaknya bergaul dan bercerita tentang kisah-kisah santri hebat. Cara ini secara tidak langsung akan bisa membuat santri baru lebih yakin dan mantap betah tinggal di pondok.

4.Menyempatkan waktu khusus buat santri baru
Waktu khusus ini seperti halnya menyempatkan si santri baru dalam hal-hal bencengkrama atau hal-hal pendidikan lainya serta mengenalkan adat-adat yang biasanya ada di pondok dari mulai larangan, anjuran, kewajiban dll.


BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random