Penyebab Santri Bermalas Malasa

Penyebab utama yang menjadikan santri keset/malas kemungkinan adannya 7 hal dibawah ini

1.Mempunyai masalah dengan teman segotakan ( sekamar/sepesantren )
Mempunyai problem bisa menjadikan faktor malesan, apalagi dengan sesama santri senasib se perjuangan bisa lebih sering malas malasan di pondok pesantren.

2.Sakit
Sakit ketika enak-enak di pesantren juga sangat mempengaruhi semangat santri dalam menuntut ilmu, terkadang meskipun sakit dan kita sudah izin untuk absen ketika kegiatan belajar, tetap saja tanggungan masih berajalan, dan ketika sakit tidak ada yang memperhatiakan , ini yang tambah greget bikin males, mau makan, mandi repot, terkadang dari pihak UKP (Unit Kesehatan Pesantren) hanya menyediakan tempat istirahat dan obat, ya.. namanya juga sakit, kan juga butuh di temani, biar tidak tambah parah pikiranya, apalagi minta dijenguk orang tua, eh orang tua tidak bisa datang ke pesantren, wahh.. males.. sampai sembuh.

3.Kiriman Telat
Mondok juga butuh kesabaran tingkat tinggi, apalagi jika masih belum bisa mencari biaya sendiri, al hasil masih bergantung pada orang tua dari segi biaya dan sebagainya, Disini juga terkadang menjadi masalah yang menimbulkan kemalasan, gara-gara uang saku habis, bingung mau beli kebutuhan ini itu kerepotan, mau beli makan ini itu sulit, bahkan sampai hutang ke temannya. Mikirin uang akhirnya pelajaran hamsyong.., meskipun dalam Kitab Ta’lim Muta’alim kita sebagai santri tidak boleh banyak-banyak memikirkan dunia (biaya dll) karena hal tersebut dapat mengganggu santri ketika proses belajar, dan benar, jika tidak punya uang terkadang membuat santri sulit konsentrasi belajar dan berakhir pada KEMALASAN.

4. Kepingin Pulang atau Kangen Bapak Ibu, Mas, Mbak, Adek Dll.
Untuk poin yang satu ini paling banyak dialami oleh santri yang masih baru, atau masih usia SD/SMP, dan itu sangat wajar sekali, melihat banyak kenangan-kenangan menyenangkan di rumah bersama Bapak, Ibu, Mas, Mbak, Adek, Kakek, Nenek, Pakde, Bude dan seterusnya, ingat waktu main layang-layang sama teman-teman dan lainya.. kepikiran hal-hal seperti ini sangat mengganggu konsentrasi santri di pesantren, mau ikut kegiatan apapun kepikiran mereka semua, akhirnya, menyendiri di kamar dan kemudian sambil mandang langit-langit kamar teringat semua kenangan-kenangan itu. Waahh…. Dan hal ini hampir banyak dialami oleh santri putri juga, yang gampang Baper , wkwkkw..

5.Terkena Bisikan Setan Untuk Berhenti Mondok
Faktor ini juga terkadang dialami oleh santri, sudah enak-enak mondok atau nyantri, tiba-tiba terbesit untuk pulang aja atau boyong, berbagai sebab dan factor sangat mempengaruhi hal ini, contohnya “Ngapain saya capek-capek mondok, wong saya juga anak petani, toh kalau pulang juga bakalan jadi petani” ada lagi “Enak yaa teman-teman saya di rumah yang gak mondok, main kemana-mana , punya HP, bawa sepeda motor, tiap hari senang-senang “ dan pikiran-pikiran negative lainya, Sekali lagi Sadar dan beristighfarlah jika kalian sedang nyantri punya angen-angen seperti ini, semua menjadi bertentangan dengan tujuan awal kamu mondok, sudah setan itu, jangan hiraukan, memang tugas setan untuk menghalang-halangi mereka yang akan memetik kemulyaan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.

6.Terlalu Banyak Bermain Handpond ( Bagi Pesantren Yang Memperbolehkan Membawa Hp )

Untuk masalah HP, memang tidak semua pesantren juga melarang santri untuk membawa HP, biasanya pesantren dengan skala santri yang mencapai ribuan dan pondoknya sudah lama, peraturan yang diterapkan akan sangat ketat, dan membawa barang elektronik merupakan pelanggaran berat, tetapi diberapa pesantren juga ada santri yang “

7.Galau Cinta Ditolak Santri Putri

Kemungkinan besar yang menjadikan santri malesan adalah kegalauanya karena cinta ditolak santri putri/mbak pondok.hhhhhh

#Filosofi Santri

7 Penyebab Santri Bermalas Malasan.Nomer 7 dan 6 Kebanyakan Yang Dilakukan Santri Jaman Now

Penyebab Santri Bermalas Malasa

Penyebab utama yang menjadikan santri keset/malas kemungkinan adannya 7 hal dibawah ini

1.Mempunyai masalah dengan teman segotakan ( sekamar/sepesantren )
Mempunyai problem bisa menjadikan faktor malesan, apalagi dengan sesama santri senasib se perjuangan bisa lebih sering malas malasan di pondok pesantren.

2.Sakit
Sakit ketika enak-enak di pesantren juga sangat mempengaruhi semangat santri dalam menuntut ilmu, terkadang meskipun sakit dan kita sudah izin untuk absen ketika kegiatan belajar, tetap saja tanggungan masih berajalan, dan ketika sakit tidak ada yang memperhatiakan , ini yang tambah greget bikin males, mau makan, mandi repot, terkadang dari pihak UKP (Unit Kesehatan Pesantren) hanya menyediakan tempat istirahat dan obat, ya.. namanya juga sakit, kan juga butuh di temani, biar tidak tambah parah pikiranya, apalagi minta dijenguk orang tua, eh orang tua tidak bisa datang ke pesantren, wahh.. males.. sampai sembuh.

3.Kiriman Telat
Mondok juga butuh kesabaran tingkat tinggi, apalagi jika masih belum bisa mencari biaya sendiri, al hasil masih bergantung pada orang tua dari segi biaya dan sebagainya, Disini juga terkadang menjadi masalah yang menimbulkan kemalasan, gara-gara uang saku habis, bingung mau beli kebutuhan ini itu kerepotan, mau beli makan ini itu sulit, bahkan sampai hutang ke temannya. Mikirin uang akhirnya pelajaran hamsyong.., meskipun dalam Kitab Ta’lim Muta’alim kita sebagai santri tidak boleh banyak-banyak memikirkan dunia (biaya dll) karena hal tersebut dapat mengganggu santri ketika proses belajar, dan benar, jika tidak punya uang terkadang membuat santri sulit konsentrasi belajar dan berakhir pada KEMALASAN.

4. Kepingin Pulang atau Kangen Bapak Ibu, Mas, Mbak, Adek Dll.
Untuk poin yang satu ini paling banyak dialami oleh santri yang masih baru, atau masih usia SD/SMP, dan itu sangat wajar sekali, melihat banyak kenangan-kenangan menyenangkan di rumah bersama Bapak, Ibu, Mas, Mbak, Adek, Kakek, Nenek, Pakde, Bude dan seterusnya, ingat waktu main layang-layang sama teman-teman dan lainya.. kepikiran hal-hal seperti ini sangat mengganggu konsentrasi santri di pesantren, mau ikut kegiatan apapun kepikiran mereka semua, akhirnya, menyendiri di kamar dan kemudian sambil mandang langit-langit kamar teringat semua kenangan-kenangan itu. Waahh…. Dan hal ini hampir banyak dialami oleh santri putri juga, yang gampang Baper , wkwkkw..

5.Terkena Bisikan Setan Untuk Berhenti Mondok
Faktor ini juga terkadang dialami oleh santri, sudah enak-enak mondok atau nyantri, tiba-tiba terbesit untuk pulang aja atau boyong, berbagai sebab dan factor sangat mempengaruhi hal ini, contohnya “Ngapain saya capek-capek mondok, wong saya juga anak petani, toh kalau pulang juga bakalan jadi petani” ada lagi “Enak yaa teman-teman saya di rumah yang gak mondok, main kemana-mana , punya HP, bawa sepeda motor, tiap hari senang-senang “ dan pikiran-pikiran negative lainya, Sekali lagi Sadar dan beristighfarlah jika kalian sedang nyantri punya angen-angen seperti ini, semua menjadi bertentangan dengan tujuan awal kamu mondok, sudah setan itu, jangan hiraukan, memang tugas setan untuk menghalang-halangi mereka yang akan memetik kemulyaan dan kebahagiaan dunia dan akhirat.

6.Terlalu Banyak Bermain Handpond ( Bagi Pesantren Yang Memperbolehkan Membawa Hp )

Untuk masalah HP, memang tidak semua pesantren juga melarang santri untuk membawa HP, biasanya pesantren dengan skala santri yang mencapai ribuan dan pondoknya sudah lama, peraturan yang diterapkan akan sangat ketat, dan membawa barang elektronik merupakan pelanggaran berat, tetapi diberapa pesantren juga ada santri yang “

7.Galau Cinta Ditolak Santri Putri

Kemungkinan besar yang menjadikan santri malesan adalah kegalauanya karena cinta ditolak santri putri/mbak pondok.hhhhhh

#Filosofi Santri
BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random