Ketika Orang Menyakiti Menghina dan Meremehkanmu Jangan Bersedih Dan Mengeluh. 8 Hal Yang Membuat Bangkit Dari Semua  Masalah

Sebagai manusia normal yang nggak terlepas dengan kekurangan dan kelebihan, pasti ada aja yang bikin kamu dipandang sebelah mata. Meski udah berusaha melakukan yang terbaik, tetap aja cibiran-cibiran selalu menyertai. Padahal yang memandang sebelah mata pun nggak jauh beda sama kamu. Mau menanggapi omongan mereka cuma bikin lelah aja. Sehingga pikiran kita terus fokus pada orang lain, Ketika orang lain menyakiti, menghina dan meremehkan. Janganlah bersedih dan mengeluh ketika dia meremehkan dan menghina kita. Hal yang membuat kita malah menjadi takut untuk terus mengasah kelebihan yang ada dalam diri kita. Berfikir takut jika nanti kita diremehkan, di sakiti, di hina, menanggapi omongan mereka cuma bikin lelah aja dan menambah masalah yang ada. Berikut 8 hal yang membuat bangkit dari semua masalah maupun keterpurukan. Nggak perlu ikut-ikutan jadi negatif, hal-hal ini justru bisa membantumu menyikapi keadaan dengan bijaksana. Kalau udah, nanti tinggal say good bye aja sama orang-orang yang suka meremehkan. Yuk kita simak jika dihina orang lain dan yang bisa membuat kita move on dari cibiran-cibiran orang lain.

1.Ketika kamu merasa pusing dan tersudut, melakukan action perubahan itu sangat perlu. Asalkan tidak mengubah sisi positif hobi yang dimiliki!

Saat kita dicibir oleh orang lain, kamu pasti berpikir bahwa ada yang salah dalam dirimu. Tidak masalah berpikir seperti ini selama niatnya adalah introspeksi. Jika memang ada yang perlu diperbaiki, memang kamu perlu nih mengubah dirimu secara perlahan. Tapi ingat, jangan sampai sisi positif hobi menghilang. Melakukan perubahan berarti selangkah lebih maju dalam menjalani hidup. Oleh karenanya, jadikanlah proses perubahan itu sebagai motivasi kita menuju ke arah yang lebih baik lagi. Kita harus ingat kalau nggak ada manusia yang sempurna. Jadi semua nggak pernah terlepas dari kekurangan. Setiap manusia juga punya kelebihan masing-masing. Daripada tenggelam dengan kekurangan yang selalu menjadi cibiran, sebaiknya sibukkan diri dengan hal-hal yang membuat kamu lebih keren. Itulah kemungkinan hal yang biasa terjadi serta membuat kita pusing dan tersudutkan yang malah menghambat aksi perubahan tak kunjung dilakukan.

2.Tutup telinga dan berkaryalah sesuai keinginanmu. Buat mereka terdiam dengan hasil yang kamu capai nanti

kita pasti terluka dan sempat ragu juga malu untuk menjadi dirimu sendiri. Namun kini, cobalah lapangkan dadamu, tetaplah berkarya sampai kamu merasa sudah berada pada titik maksimal. Nantinya buat mereka terdiam dengan pencapaian yang kamu capai. Sekarang,tutup telingamu dari mereka yang meremehkanmu. Kamu berhak memilih untuk tidak mendengarkan apa kata orang. Jangan jadikan omongan mereka sebagai penghalang. Toh jika ditempatkan di posisimu, mereka belum tentu bisa sehebat kamu sekarang.

3.Jangan sekalipun berpikir untuk menyerah. Tetap berbuat baik sekalipun mereka menjatuhkan secara berulang

Menyerah, mungkin kerap terpikirkan olehmu. Apa yang dikatakan orang di belakangmu selalu berhasil membuatmu berpikir ulang untuk tak lagi meneruskan langkah. Mereka memang selalu mencoba menjatuhkanmu, tanpa pernah sekalipun berpikir bagaimana usahamu untuk berdiri dengan kedua kakimu sendiri.

Amarah mungkin menguasai sebagian dari dalam dirimu. Tapi jangan sampai ia menguasai hatimu, dan membuatmu enggan lagi berbuat baik. Percayalah, tak pernah lelah berbuat baik akan membuat mereka yang meremehkanmu merasa menyesal. Memang membutuhkan waktu lama untuk membuktikannya, namun setidaknya berbuat baik tak akan menjatuhkanmu lebih dalam lagi.

4.Tak perlu menghabiskan tenaga dan pikiran dengan memikirkan cara balas dendam. Kamu hanya sedang buang waktu saja

Dicemooh dan diremehkan terkadang membuatmu merasakan amarah yang berlipat ganda. Setelahnya, ada rasa dendam yang membuatmu ingin membalas mereka yang membuatmu jatuh.

Namun, sepertinya itu adalah hal yang sia-sia. Pikiran dan tenagamu tercurah pada hal yang tak ada manfaatnya. Memikirkan balas dendam justru membuatmu tak ada bedanya dengan mereka yang merendahkanmu. Daripada memikirkan cara balas dendam, lebih baik memikirkan karya apalagi yang akan kamu tunjukkan untuk membuat mereka terdiam. Menciptakan lebih banyak karya justru adalah cara balas dendam yang sebenar-benarnya, untuk mereka yang meremehkan.

5.Maafkan mereka yang meremehkanmu. Tak peduli sesakit apapun hatimu, memaafkan adalah caramu tetap bisa bahagia tanpa beban

Walau sakit dan merasa kamu tak ingin melakukannya, memaafkan orang yang meremehkanmu tak akan membuatmu jadi terlihat lemah. Justru kamu sedang membuka pintu kebahagiaanmu kian lebar.
Sakit itu pasti, tapi memaafkan adalah caramu bisa bebas dari segala sakit yang membebanimu selama ini. Sekalipun mereka tak meminta, maaf yang kamu berikan akan mengangkat segala resahmu sendiri.

6.Tidak ada cara yang lebih hebat selain menunjukkan siapa kamu dengan segala keberhasilanmu pada mereka yang memandangmu sebelah mata

Ketika diremehkan, tidak ada cara lain untuk membungkam mereka dengan keberhasilan yang bisa kamu wujudkan di depan mata mereka. Buktikan bahwa kamu sangat mampu untuk berhasil, tak seperti mereka yang hanya banyak bicara tanpa ada buktinya. Fokuskan saja pada apa yang kini sedang menjadi cita-citamu, tak perlu menoleh pada mereka yang memandang sebelah mata.

7. Setiap orang punya kelebihan. Daripada mengeluh dan bersedih terus, mending sibukkan diri untuk mengembangkan kelebihanmu

Tuhan menciptakan manusia dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Wajar saja kalau sesekali kamu mengeluh dan bersedih karena kekurangan yang kamu miliki. Tapi jangan sampai keseringan juga ya! Jadikan aja hal tersebut sebagai titik balik kamu supaya lebih kuat. Lagipula sebaiknya sibukkan diri sama hal-hal yang kamu kuasai deh. Dengan begitu cibiran-cibiran orang lain juga bakal hilang sendiri karena tertutup sama kelebihanmu yang menonjol.

8.Sebagai manusia kamu memang punya kekurangan. Tapi jika diniatkan, bukan berarti kamu nggak bisa memperbaikinya ‘kan?

Memperbaiki keadaan memang nggak mudah. Namun nggak ada salahnya kalau kamu terus berupaya memberikan yang terbaik. Contohnya kamu punya kesulitan dalam beradaptasi sama orang-orang baru. Nah secara perlahan kamu bisa latihan untuk meningkatkan kepercayaan dirimu, misalnya dengan banyak berinteraksi sama lingkungan sekitar. Dengan mengerti dan menerima kekurangan itu, kamu pun akan terpacu untuk mengatasinya. Jika sudah terbiasa, lambat laun segala hal yang kamu rasa kurang akan bisa kamu atasi untuk jadi lebih baik lagi.

Ketika Orang Menyakiti Menghina dan Meremehkanmu Jangan Bersedih Dan Mengeluh. 8 Hal Yang Membuat Bangkit Dari Semua Masalah

Ketika Orang Menyakiti Menghina dan Meremehkanmu Jangan Bersedih Dan Mengeluh. 8 Hal Yang Membuat Bangkit Dari Semua  Masalah

Sebagai manusia normal yang nggak terlepas dengan kekurangan dan kelebihan, pasti ada aja yang bikin kamu dipandang sebelah mata. Meski udah berusaha melakukan yang terbaik, tetap aja cibiran-cibiran selalu menyertai. Padahal yang memandang sebelah mata pun nggak jauh beda sama kamu. Mau menanggapi omongan mereka cuma bikin lelah aja. Sehingga pikiran kita terus fokus pada orang lain, Ketika orang lain menyakiti, menghina dan meremehkan. Janganlah bersedih dan mengeluh ketika dia meremehkan dan menghina kita. Hal yang membuat kita malah menjadi takut untuk terus mengasah kelebihan yang ada dalam diri kita. Berfikir takut jika nanti kita diremehkan, di sakiti, di hina, menanggapi omongan mereka cuma bikin lelah aja dan menambah masalah yang ada. Berikut 8 hal yang membuat bangkit dari semua masalah maupun keterpurukan. Nggak perlu ikut-ikutan jadi negatif, hal-hal ini justru bisa membantumu menyikapi keadaan dengan bijaksana. Kalau udah, nanti tinggal say good bye aja sama orang-orang yang suka meremehkan. Yuk kita simak jika dihina orang lain dan yang bisa membuat kita move on dari cibiran-cibiran orang lain.

1.Ketika kamu merasa pusing dan tersudut, melakukan action perubahan itu sangat perlu. Asalkan tidak mengubah sisi positif hobi yang dimiliki!

Saat kita dicibir oleh orang lain, kamu pasti berpikir bahwa ada yang salah dalam dirimu. Tidak masalah berpikir seperti ini selama niatnya adalah introspeksi. Jika memang ada yang perlu diperbaiki, memang kamu perlu nih mengubah dirimu secara perlahan. Tapi ingat, jangan sampai sisi positif hobi menghilang. Melakukan perubahan berarti selangkah lebih maju dalam menjalani hidup. Oleh karenanya, jadikanlah proses perubahan itu sebagai motivasi kita menuju ke arah yang lebih baik lagi. Kita harus ingat kalau nggak ada manusia yang sempurna. Jadi semua nggak pernah terlepas dari kekurangan. Setiap manusia juga punya kelebihan masing-masing. Daripada tenggelam dengan kekurangan yang selalu menjadi cibiran, sebaiknya sibukkan diri dengan hal-hal yang membuat kamu lebih keren. Itulah kemungkinan hal yang biasa terjadi serta membuat kita pusing dan tersudutkan yang malah menghambat aksi perubahan tak kunjung dilakukan.

2.Tutup telinga dan berkaryalah sesuai keinginanmu. Buat mereka terdiam dengan hasil yang kamu capai nanti

kita pasti terluka dan sempat ragu juga malu untuk menjadi dirimu sendiri. Namun kini, cobalah lapangkan dadamu, tetaplah berkarya sampai kamu merasa sudah berada pada titik maksimal. Nantinya buat mereka terdiam dengan pencapaian yang kamu capai. Sekarang,tutup telingamu dari mereka yang meremehkanmu. Kamu berhak memilih untuk tidak mendengarkan apa kata orang. Jangan jadikan omongan mereka sebagai penghalang. Toh jika ditempatkan di posisimu, mereka belum tentu bisa sehebat kamu sekarang.

3.Jangan sekalipun berpikir untuk menyerah. Tetap berbuat baik sekalipun mereka menjatuhkan secara berulang

Menyerah, mungkin kerap terpikirkan olehmu. Apa yang dikatakan orang di belakangmu selalu berhasil membuatmu berpikir ulang untuk tak lagi meneruskan langkah. Mereka memang selalu mencoba menjatuhkanmu, tanpa pernah sekalipun berpikir bagaimana usahamu untuk berdiri dengan kedua kakimu sendiri.

Amarah mungkin menguasai sebagian dari dalam dirimu. Tapi jangan sampai ia menguasai hatimu, dan membuatmu enggan lagi berbuat baik. Percayalah, tak pernah lelah berbuat baik akan membuat mereka yang meremehkanmu merasa menyesal. Memang membutuhkan waktu lama untuk membuktikannya, namun setidaknya berbuat baik tak akan menjatuhkanmu lebih dalam lagi.

4.Tak perlu menghabiskan tenaga dan pikiran dengan memikirkan cara balas dendam. Kamu hanya sedang buang waktu saja

Dicemooh dan diremehkan terkadang membuatmu merasakan amarah yang berlipat ganda. Setelahnya, ada rasa dendam yang membuatmu ingin membalas mereka yang membuatmu jatuh.

Namun, sepertinya itu adalah hal yang sia-sia. Pikiran dan tenagamu tercurah pada hal yang tak ada manfaatnya. Memikirkan balas dendam justru membuatmu tak ada bedanya dengan mereka yang merendahkanmu. Daripada memikirkan cara balas dendam, lebih baik memikirkan karya apalagi yang akan kamu tunjukkan untuk membuat mereka terdiam. Menciptakan lebih banyak karya justru adalah cara balas dendam yang sebenar-benarnya, untuk mereka yang meremehkan.

5.Maafkan mereka yang meremehkanmu. Tak peduli sesakit apapun hatimu, memaafkan adalah caramu tetap bisa bahagia tanpa beban

Walau sakit dan merasa kamu tak ingin melakukannya, memaafkan orang yang meremehkanmu tak akan membuatmu jadi terlihat lemah. Justru kamu sedang membuka pintu kebahagiaanmu kian lebar.
Sakit itu pasti, tapi memaafkan adalah caramu bisa bebas dari segala sakit yang membebanimu selama ini. Sekalipun mereka tak meminta, maaf yang kamu berikan akan mengangkat segala resahmu sendiri.

6.Tidak ada cara yang lebih hebat selain menunjukkan siapa kamu dengan segala keberhasilanmu pada mereka yang memandangmu sebelah mata

Ketika diremehkan, tidak ada cara lain untuk membungkam mereka dengan keberhasilan yang bisa kamu wujudkan di depan mata mereka. Buktikan bahwa kamu sangat mampu untuk berhasil, tak seperti mereka yang hanya banyak bicara tanpa ada buktinya. Fokuskan saja pada apa yang kini sedang menjadi cita-citamu, tak perlu menoleh pada mereka yang memandang sebelah mata.

7. Setiap orang punya kelebihan. Daripada mengeluh dan bersedih terus, mending sibukkan diri untuk mengembangkan kelebihanmu

Tuhan menciptakan manusia dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Wajar saja kalau sesekali kamu mengeluh dan bersedih karena kekurangan yang kamu miliki. Tapi jangan sampai keseringan juga ya! Jadikan aja hal tersebut sebagai titik balik kamu supaya lebih kuat. Lagipula sebaiknya sibukkan diri sama hal-hal yang kamu kuasai deh. Dengan begitu cibiran-cibiran orang lain juga bakal hilang sendiri karena tertutup sama kelebihanmu yang menonjol.

8.Sebagai manusia kamu memang punya kekurangan. Tapi jika diniatkan, bukan berarti kamu nggak bisa memperbaikinya ‘kan?

Memperbaiki keadaan memang nggak mudah. Namun nggak ada salahnya kalau kamu terus berupaya memberikan yang terbaik. Contohnya kamu punya kesulitan dalam beradaptasi sama orang-orang baru. Nah secara perlahan kamu bisa latihan untuk meningkatkan kepercayaan dirimu, misalnya dengan banyak berinteraksi sama lingkungan sekitar. Dengan mengerti dan menerima kekurangan itu, kamu pun akan terpacu untuk mengatasinya. Jika sudah terbiasa, lambat laun segala hal yang kamu rasa kurang akan bisa kamu atasi untuk jadi lebih baik lagi.
BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random