Belum Bisa Disebut Santri Sebelum Anak Pondok Mengalami

Belum bisa disebut santri jika anak pondok pesantren belum mengalami kejadian-kejadian yang ada di pondok pesantren. Untuk para alumni pondok pesantren tentu tak bisa diungkapkan dengan kata-kata jika sudah kangen berat sama kehidupan yang terjadi oleh kang santri. Rasanya ingin kembali ke tempo dulu waktu mondok. Banyak cerita dalam menjalani hidup dipondok yang membuat kangen beraat sama pesantren. Mungkin kata dan kejadian yang dialami waktu di pondok 15 pengalaman versi santriyai ini bisa membuat suasana indahnya jadi santri,bernostalgia lewat ulasan berikut ini.

1.Terkena Penyakit Kulit Atau Gudik

Terkena Penyakit Kulit Atau Gudik

Penyakit gatal-gatal atau gudik di pesantren sudah menjadi ciri khas seorang yang mondok tentunya, kalau belum gudiken belum bisa disebut santri kebanyakan teman-teman santri mengatakan. Bener gak sih ??

2.Antri Mengantri Saling Bergantian Kamar Mandi

Antri Mengantri Saling Bergantian Kamar Mandi


Kalau ini mah tentu sudah menjadi adat tradisi yang otomatis terjadi,namanya hidup dengan orang banyak. Apalagi waktu-waktu tertentu seperti waktu jam shalat subuh. Sambil ngantuk-ngantuk dan menahan rasa buang air kecil maupun besar mau enggak mau tetep harus sabar ngantri dong. Padahal udah diatas ujung tuh.hihihihihih itu baru namanya santri tetep harus ngantri deh.

3.Girang Atau Senang Berebut Makanan IN

Girang Atau Senang Berebut Makanan IN


Seneng banget rasanya kalau ada IN, entah itu dari wali santri yang datang atau santri yang baru dari rumah. Satu RT langsung menghampiri.heheehe hanya hitungan menit makanan habis di santap,yang punya sampai-sampai enggak kebagian

4.Mendapatkan Sanat Atau Ijazah Dari Guru

Mendapatkan Sanat Atau Ijazah Dari Guru


Inilah yang biasa ditunggu-tunggu oleh kebanyakan santri mendapatkan sanat atau ijazah dari guru karena Ijazah adalah juga menyambung sanad guru, yaitu hubungan ruh (jika tak jumpa dizamannya). Nah.. misalnya saya sudah punya ijazah suatu dzikir, maka saya sudah mempunyai hubungan dengan pemilik doa tsb walaupun belum pernah bertemu, misalnya anda mempunyai Guru kyai fulan, guru anda membuat sebuah doa yg sangat mulia, saya ingin mengamalkannya, ya boleh saja, namun bukankah baiknya saya izin padanya?,
jika tidak sempat atau ia telah wafat, maka saya izin dari anda, karena anda muridnya, anda lebih tahu apakah doa itu dan kemuliaannya, maka anda mengijazahkannya (mengizinkannya) pada saya, demikian ijazah dari para Imam Imam terdahulu diijazahkan pada muridnya demikinan berkesinambungan hingga kini.

5.Hafalan Nadzhom-Nadzhom Seperti Kitab Alfiyah dan kitab lainnya menjadi syarat sah disebut santri,karena hafalan merupakan tradisi pondok-pondok pesantren yang dianjurkan bahkan wajib. Konon katanya kalau hafal nadzhom-nadzhom di syair yang di kaji dipesantren mempunyai faedah tersendiri buat yang hafal. Seperti jikalau hafal Alfiyah kata guru saya tidak akan fakir dan akan hiduo bahagia. Tentu yang pernah mondok atau alumni mempunyai cerita kisah perjuangan menghafalkan bait-bait nadzhom yang dikaji di pesantren.

6.Kehilangan Sendal Karena Di Ghosop

Kehilangan Sendal Karena Di Ghosop


Inilah yang sering terjadi ketika dipesantren sendal tiba-tiba menghilang tanpa sepengetahuan pemiliknya. Tapi ini terjadi biasanya karena sendal yang sering berserakan ditempat-tempat tertentu dipesantren. Nah dibalik sendal yang sering menghilang ini semuanya karena sudah menjadi adat dan tradisi jadi aman-aman saja dan insyaallah halal untuk sesama santri. Karena biasanya sendal yang sering hilang adalah sendal yang parkir asal dan posisi sendal tidak berdiri. Kenapa bisa begitu karena ini sudah menjadi kesepakatan yang turun temurun.

7.Harus Tirakat Seperti Halnya Puasa menjadi syarat disebut santri,biasanya sih begitu celotehan anak-anak pondok. Tapi ada betulnya juga santr memang harus tirakat dan belajar prihatin.

Harus Tirakat Seperti Halnya Puasa menjadi syarat disebut santri



8.Hutang Jika Uang Saku Limit.hehehehe yah namanya anak perantauan rata-rata memang suka menghutang,berdasarkan pengakuan pengalaman banyak orang-orang rantauan memang mempunyai kebiasaan menghutang.



9.Memakai Pakaian Khas Santri, gak peduli kemanapun tetap sarung,baju koko dan peci tetep menempel di badan

Memakai Pakaian Khas Santri


10.Tidur Di Jaili Teman, polah santri satu ini memang membuat jengkel, walaupun hanya sembrono tetep saja ada yang mengalami.

Tidur Di Jaili Teman,


11.Malu-Malu Jika Bersimpangan Dengan Santri Putri Atau Sebaliknya

Malu-Malu Jika Bersimpangan Dengan Santri Putri Atau Sebaliknya


12.Pakaian Sering Menghilang Tak Terurus

Pakaian Sering Menghilang Tak Terurus


13.Kopi Dan Rokok Menjadi Budaya Untuk Menemani Obrolan Kebersamaan

Kopi Dan Rokok Menjadi Budaya Untuk Menemani Obrolan Kebersamaan


14.Suka Begadang Sampai Larut Malam

Suka Begadang Sampai Larut Malam


15.Khususnya Santri Putri Suka Berjalan Dengan Bergerombol Dan Menundukan Kepala Tersimpu Malu

Khususnya Santri Putri Suka Berjalan Dengan Bergerombol Dan Menundukan Kepala Tersimpu Malu


Belum Bisa Disebut Santri Sebelum Anak Pondok Mengalami 15 Hal Ini.Alumni Pasti Kangen Berat Jadi Kang Santri

Belum Bisa Disebut Santri Sebelum Anak Pondok Mengalami

Belum bisa disebut santri jika anak pondok pesantren belum mengalami kejadian-kejadian yang ada di pondok pesantren. Untuk para alumni pondok pesantren tentu tak bisa diungkapkan dengan kata-kata jika sudah kangen berat sama kehidupan yang terjadi oleh kang santri. Rasanya ingin kembali ke tempo dulu waktu mondok. Banyak cerita dalam menjalani hidup dipondok yang membuat kangen beraat sama pesantren. Mungkin kata dan kejadian yang dialami waktu di pondok 15 pengalaman versi santriyai ini bisa membuat suasana indahnya jadi santri,bernostalgia lewat ulasan berikut ini.

1.Terkena Penyakit Kulit Atau Gudik

Terkena Penyakit Kulit Atau Gudik

Penyakit gatal-gatal atau gudik di pesantren sudah menjadi ciri khas seorang yang mondok tentunya, kalau belum gudiken belum bisa disebut santri kebanyakan teman-teman santri mengatakan. Bener gak sih ??

2.Antri Mengantri Saling Bergantian Kamar Mandi

Antri Mengantri Saling Bergantian Kamar Mandi


Kalau ini mah tentu sudah menjadi adat tradisi yang otomatis terjadi,namanya hidup dengan orang banyak. Apalagi waktu-waktu tertentu seperti waktu jam shalat subuh. Sambil ngantuk-ngantuk dan menahan rasa buang air kecil maupun besar mau enggak mau tetep harus sabar ngantri dong. Padahal udah diatas ujung tuh.hihihihihih itu baru namanya santri tetep harus ngantri deh.

3.Girang Atau Senang Berebut Makanan IN

Girang Atau Senang Berebut Makanan IN


Seneng banget rasanya kalau ada IN, entah itu dari wali santri yang datang atau santri yang baru dari rumah. Satu RT langsung menghampiri.heheehe hanya hitungan menit makanan habis di santap,yang punya sampai-sampai enggak kebagian

4.Mendapatkan Sanat Atau Ijazah Dari Guru

Mendapatkan Sanat Atau Ijazah Dari Guru


Inilah yang biasa ditunggu-tunggu oleh kebanyakan santri mendapatkan sanat atau ijazah dari guru karena Ijazah adalah juga menyambung sanad guru, yaitu hubungan ruh (jika tak jumpa dizamannya). Nah.. misalnya saya sudah punya ijazah suatu dzikir, maka saya sudah mempunyai hubungan dengan pemilik doa tsb walaupun belum pernah bertemu, misalnya anda mempunyai Guru kyai fulan, guru anda membuat sebuah doa yg sangat mulia, saya ingin mengamalkannya, ya boleh saja, namun bukankah baiknya saya izin padanya?,
jika tidak sempat atau ia telah wafat, maka saya izin dari anda, karena anda muridnya, anda lebih tahu apakah doa itu dan kemuliaannya, maka anda mengijazahkannya (mengizinkannya) pada saya, demikian ijazah dari para Imam Imam terdahulu diijazahkan pada muridnya demikinan berkesinambungan hingga kini.

5.Hafalan Nadzhom-Nadzhom Seperti Kitab Alfiyah dan kitab lainnya menjadi syarat sah disebut santri,karena hafalan merupakan tradisi pondok-pondok pesantren yang dianjurkan bahkan wajib. Konon katanya kalau hafal nadzhom-nadzhom di syair yang di kaji dipesantren mempunyai faedah tersendiri buat yang hafal. Seperti jikalau hafal Alfiyah kata guru saya tidak akan fakir dan akan hiduo bahagia. Tentu yang pernah mondok atau alumni mempunyai cerita kisah perjuangan menghafalkan bait-bait nadzhom yang dikaji di pesantren.

6.Kehilangan Sendal Karena Di Ghosop

Kehilangan Sendal Karena Di Ghosop


Inilah yang sering terjadi ketika dipesantren sendal tiba-tiba menghilang tanpa sepengetahuan pemiliknya. Tapi ini terjadi biasanya karena sendal yang sering berserakan ditempat-tempat tertentu dipesantren. Nah dibalik sendal yang sering menghilang ini semuanya karena sudah menjadi adat dan tradisi jadi aman-aman saja dan insyaallah halal untuk sesama santri. Karena biasanya sendal yang sering hilang adalah sendal yang parkir asal dan posisi sendal tidak berdiri. Kenapa bisa begitu karena ini sudah menjadi kesepakatan yang turun temurun.

7.Harus Tirakat Seperti Halnya Puasa menjadi syarat disebut santri,biasanya sih begitu celotehan anak-anak pondok. Tapi ada betulnya juga santr memang harus tirakat dan belajar prihatin.

Harus Tirakat Seperti Halnya Puasa menjadi syarat disebut santri



8.Hutang Jika Uang Saku Limit.hehehehe yah namanya anak perantauan rata-rata memang suka menghutang,berdasarkan pengakuan pengalaman banyak orang-orang rantauan memang mempunyai kebiasaan menghutang.



9.Memakai Pakaian Khas Santri, gak peduli kemanapun tetap sarung,baju koko dan peci tetep menempel di badan

Memakai Pakaian Khas Santri


10.Tidur Di Jaili Teman, polah santri satu ini memang membuat jengkel, walaupun hanya sembrono tetep saja ada yang mengalami.

Tidur Di Jaili Teman,


11.Malu-Malu Jika Bersimpangan Dengan Santri Putri Atau Sebaliknya

Malu-Malu Jika Bersimpangan Dengan Santri Putri Atau Sebaliknya


12.Pakaian Sering Menghilang Tak Terurus

Pakaian Sering Menghilang Tak Terurus


13.Kopi Dan Rokok Menjadi Budaya Untuk Menemani Obrolan Kebersamaan

Kopi Dan Rokok Menjadi Budaya Untuk Menemani Obrolan Kebersamaan


14.Suka Begadang Sampai Larut Malam

Suka Begadang Sampai Larut Malam


15.Khususnya Santri Putri Suka Berjalan Dengan Bergerombol Dan Menundukan Kepala Tersimpu Malu

Khususnya Santri Putri Suka Berjalan Dengan Bergerombol Dan Menundukan Kepala Tersimpu Malu


BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random