8 Cara Hidup Sederhana Anak Pesantren Meski Dengan Uang Pas-Pasan

Banyak cara anak pesantren untuk hidup super hemat dan irit selama satu bulan biar kantong nggak cepat bolong. Anak pesantren tentu jago dalam kesederhanaan menghemat uang meski pas-pasan. Mereka tentu memiliki cara-cara bagaimana agar uang jajan bisa cukup sebelum tanggal kiriman datang. Nah lalu apa saja cara yang dilakaukan anak pesantren agar uang yang pas-pasan cukup. Yuk kita sima cara santri hidup hemat.

1.Rajin puasa

Yap, biar menghemat pengeluaran bulanan, santri biasanya mencoba sering-sering puasa. Baik puasa membayar utang puasa bulan Ramadan yang sempat bolong maupun puasa sunah. Puasa sunah bisa puasa Senin-Kamis atau puasa Nabi Daud yang praktiknya sehari puasa dan sehari nggak. Anak pesantren biasanya juga menyiasati hidup hemat dan irit melalui tirakat-tirakat puasa yang sudah diajarkan oleh gurunya. Selain untuk menghemat ini merupakan pendidikan secara luar dan dalam untuk menjadikan santri yang benar-benar berkualitas.hehehehe

2.Ikut Kondangan atau acara-acara tertentu yang disitu banyak menyediakan makanan

Nah, kalau ada banyak teman dekat yang dapat undangan kondangan atau sedang merayakan sesuatu, ikutlah bergaul. Lumayan kan, bisa makan gratis? Bisa mengirit pengeluaran buat makan dalam hari itu. Kalau urusan kondangan jangan tanya sama anak pesantren. Mereka tentunya sangat bersemangat pasalnya didalam kondangan itu biasanya yang mempunyai hajat banyak menyediakan makanan. Tak heran bila ini bisa membuat pengeluaran lebih sedikit. Kan MG (Makan Gratis)heeheehe

3.Menjadi orang baik dan budiman

Apa korelasinya? Ingat kata pepatah siapa yang menanam, dia yang menuai? Bentuk paling sederhana timbal balik jadi orang baik adalah kamu dapat bantuan dari orang lain, semisal ditraktir makan, dibeliin pulsa, dibayarin nonton film, ditebengin ke kantor, dan segala macam bentuknya. Buktikan deh, kalau nggak percaya!

Coba deh kita praktekan atau lihat saja disekitar kita bahwa kenyataannya orang baik itu selalu ditawari sesuatu oleh seseorang yang mempunyai respon simpati baik terhadap orang yang dianggapnya budiman. Apalagi anak pesantren, dengan kesantunanya tentu seseorang tidak segan memberikan penawaran-penawaran. Apa boleh buat menolak rejeki itu nggak baik lhoo.hihihihihihi

4.Membatasi pergaulan dengan teman yang menganggap duit Rp 100.000 kayak Rp 10.000

Bergaul dengan teman high end dan royal memang nggak salah, tapi kalau kamu memenuhi hasratmu untuk terus bersama mereka terutama saat mereka mau jalan-jalan dan belanja wah, duh ... siap-siap manyun, deh! Kantongmu pas-pasan, sementara mereka belanja dan jalan-jalan 'ugal-ugalan' karena kantongnya memang tebel. Berkomunikasi aja sama mereka sebagaimana mestinya. Tapi kalau diajak jalan-jalan atau belanja ke tempat wah sering banget, tolaklah secara halus, supaya pertemanan kalian nggak hancur. Lebih untung lagi, kalau kamu banyak berteman dengan orang-orang yang super hemat dan irit.

5.Kukuhkah niat dan disiplin diri

Siap takut anak pesantren itu sudah makanan sehari-hari dinasehati untuk selalu mengukuhkan niat dan disiplin, Nah perhatikanlah orang-orang yang sangat berniat untuk benar-benar hidup sederhana nggak neko-neko pasti kita bisa juga kok. Kita kan sama-sama lahir 9 bulan didalam kandungan sama-sama mempunyai akal, mask nggak bisa.hehe pasti bisaaaaa

6.Harus bisa membedakan antara lapar dan sekedar keinginan untuk jajan

Akan sangat terasa bedanya jika kamu paham dengan benar. Jika dengan memakan apapun yang ada sudah bisa meredakan keinginanmu untuk makan, berarti itu lapar. Jika apapun yang terjadi kamu harus makan makanan tertentu, berarti kamu hanya sedang ingin jajan. Tipe yang kedua itu bisa kamu tahan kok, tanpa takut akan kenapa-kenapa. Begitu ada keinginan makan makanan tertentu, langsung cari makanan yang sudah tersedia atau dekat denganmu untuk meredakannya, agar kamu gak jajan melulu.

7.Rajin mengajak teman memasak sendiri

Anak pesantren pesantren yang cakep tuh ya masak sendiri biar nantinya memiliki restoran bercabang-cabang dimanapun daerahnya. Kita bisa menerapkan ini memasak makanan yang seadanya yang penting bisa melerai perut yang mengamuk.

8.Berbelanja di tempat yang murah meriah tapi kualitas oke

Kita mau bergaya hidup berkelas tapi dengan budget pas-pasan? Bisa banget, asal kamu jeli melihat sasaran. Misalnya pengen baju keren ala artis Korea, carilah gerai baju atau online shop baju yang menawarkan harga terjangkau tapi kualitas masih oke sehingga nyaman dan aman kamu pakai. Kurang info tempat-tempat belanja terekomendasi buat kantong yang nggak tebel? Bisa tanya sama temen. Manfaatkan koneksimu dengan teman-teman. Biasanya ada tuh, teman yang suka banget hunting barang bagus tapi harga nggak bikin dompet hangus.

8 Cara Hidup Sederhana Anak Pesantren Meski Dengan Uang Pas-Pasan

8 Cara Hidup Sederhana Anak Pesantren Meski Dengan Uang Pas-Pasan

Banyak cara anak pesantren untuk hidup super hemat dan irit selama satu bulan biar kantong nggak cepat bolong. Anak pesantren tentu jago dalam kesederhanaan menghemat uang meski pas-pasan. Mereka tentu memiliki cara-cara bagaimana agar uang jajan bisa cukup sebelum tanggal kiriman datang. Nah lalu apa saja cara yang dilakaukan anak pesantren agar uang yang pas-pasan cukup. Yuk kita sima cara santri hidup hemat.

1.Rajin puasa

Yap, biar menghemat pengeluaran bulanan, santri biasanya mencoba sering-sering puasa. Baik puasa membayar utang puasa bulan Ramadan yang sempat bolong maupun puasa sunah. Puasa sunah bisa puasa Senin-Kamis atau puasa Nabi Daud yang praktiknya sehari puasa dan sehari nggak. Anak pesantren biasanya juga menyiasati hidup hemat dan irit melalui tirakat-tirakat puasa yang sudah diajarkan oleh gurunya. Selain untuk menghemat ini merupakan pendidikan secara luar dan dalam untuk menjadikan santri yang benar-benar berkualitas.hehehehe

2.Ikut Kondangan atau acara-acara tertentu yang disitu banyak menyediakan makanan

Nah, kalau ada banyak teman dekat yang dapat undangan kondangan atau sedang merayakan sesuatu, ikutlah bergaul. Lumayan kan, bisa makan gratis? Bisa mengirit pengeluaran buat makan dalam hari itu. Kalau urusan kondangan jangan tanya sama anak pesantren. Mereka tentunya sangat bersemangat pasalnya didalam kondangan itu biasanya yang mempunyai hajat banyak menyediakan makanan. Tak heran bila ini bisa membuat pengeluaran lebih sedikit. Kan MG (Makan Gratis)heeheehe

3.Menjadi orang baik dan budiman

Apa korelasinya? Ingat kata pepatah siapa yang menanam, dia yang menuai? Bentuk paling sederhana timbal balik jadi orang baik adalah kamu dapat bantuan dari orang lain, semisal ditraktir makan, dibeliin pulsa, dibayarin nonton film, ditebengin ke kantor, dan segala macam bentuknya. Buktikan deh, kalau nggak percaya!

Coba deh kita praktekan atau lihat saja disekitar kita bahwa kenyataannya orang baik itu selalu ditawari sesuatu oleh seseorang yang mempunyai respon simpati baik terhadap orang yang dianggapnya budiman. Apalagi anak pesantren, dengan kesantunanya tentu seseorang tidak segan memberikan penawaran-penawaran. Apa boleh buat menolak rejeki itu nggak baik lhoo.hihihihihihi

4.Membatasi pergaulan dengan teman yang menganggap duit Rp 100.000 kayak Rp 10.000

Bergaul dengan teman high end dan royal memang nggak salah, tapi kalau kamu memenuhi hasratmu untuk terus bersama mereka terutama saat mereka mau jalan-jalan dan belanja wah, duh ... siap-siap manyun, deh! Kantongmu pas-pasan, sementara mereka belanja dan jalan-jalan 'ugal-ugalan' karena kantongnya memang tebel. Berkomunikasi aja sama mereka sebagaimana mestinya. Tapi kalau diajak jalan-jalan atau belanja ke tempat wah sering banget, tolaklah secara halus, supaya pertemanan kalian nggak hancur. Lebih untung lagi, kalau kamu banyak berteman dengan orang-orang yang super hemat dan irit.

5.Kukuhkah niat dan disiplin diri

Siap takut anak pesantren itu sudah makanan sehari-hari dinasehati untuk selalu mengukuhkan niat dan disiplin, Nah perhatikanlah orang-orang yang sangat berniat untuk benar-benar hidup sederhana nggak neko-neko pasti kita bisa juga kok. Kita kan sama-sama lahir 9 bulan didalam kandungan sama-sama mempunyai akal, mask nggak bisa.hehe pasti bisaaaaa

6.Harus bisa membedakan antara lapar dan sekedar keinginan untuk jajan

Akan sangat terasa bedanya jika kamu paham dengan benar. Jika dengan memakan apapun yang ada sudah bisa meredakan keinginanmu untuk makan, berarti itu lapar. Jika apapun yang terjadi kamu harus makan makanan tertentu, berarti kamu hanya sedang ingin jajan. Tipe yang kedua itu bisa kamu tahan kok, tanpa takut akan kenapa-kenapa. Begitu ada keinginan makan makanan tertentu, langsung cari makanan yang sudah tersedia atau dekat denganmu untuk meredakannya, agar kamu gak jajan melulu.

7.Rajin mengajak teman memasak sendiri

Anak pesantren pesantren yang cakep tuh ya masak sendiri biar nantinya memiliki restoran bercabang-cabang dimanapun daerahnya. Kita bisa menerapkan ini memasak makanan yang seadanya yang penting bisa melerai perut yang mengamuk.

8.Berbelanja di tempat yang murah meriah tapi kualitas oke

Kita mau bergaya hidup berkelas tapi dengan budget pas-pasan? Bisa banget, asal kamu jeli melihat sasaran. Misalnya pengen baju keren ala artis Korea, carilah gerai baju atau online shop baju yang menawarkan harga terjangkau tapi kualitas masih oke sehingga nyaman dan aman kamu pakai. Kurang info tempat-tempat belanja terekomendasi buat kantong yang nggak tebel? Bisa tanya sama temen. Manfaatkan koneksimu dengan teman-teman. Biasanya ada tuh, teman yang suka banget hunting barang bagus tapi harga nggak bikin dompet hangus. BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random