Pembahasan Tanda-Tanda Huruf Jar/Khafadh Dan Pemaknaan Konteks Kalimat

HURUF-HURUF JAR/ KHAFADH
وهي: من، وإلى، وعن، وعلى، وفي, ورب، والباء، والكاف، واللام، وحروف القسم وهي: الواو، والباء، والتاء
WA HIYA: MIN, WA ILAA, WA ‘AN, WA ‘ALA, WA FIY, WA RUUBA, WAL-BAA’U, WAL-KAAFU, WAL-LAAMU, WA HURUUFUL-QOSAMI WAHIYA: AL-WAAWU, WAL-BAA’U, WAT-TAA’U.

Huruf Khofadh (tanda isim) ada sembilan yaitu : MIN (dari), ILAA (ke), ‘AN (dari), ‘ALAA (diatas), FIY (didalam), RUBBA (jarang/sering), BA’ (dengan), KAF (seperti), LAM (bagi), HURUF QOSAM (huruf sumpah) yaitu: WAWU (demi), BA’ (demi) dan TA’ (demi).

KETERANGAN :
Huruf-huruf khofadh yg beramal mengkhofadhkan kalimat isim, sekaligus sebagai tanda kalimat isim itu sendiri semuanya berjumlah sembilan huruf. dalam kitab lain sering disebutkan dalam bab makhfudhatul-asmaa (isim-isim yg dikhofadhkan).
Huruf-huruf khofadh/Jar yaitu :

MIN (من)
Dalam penggunaan huruf Jar MIN ini, sering mempunyai faidah atau fungsi pemaknaan yg berbeda-beda tergantung konteks kalimat, diantaranya adalah 

1. Ibtida’ul-Ghayah / permulaan batas, baik secara zaman atau tempat, contoh

سرت من الغد

SIRTU MINAL-GHODI = aku pergi mulai besok

خرجت من البيت

KHOROJTU MINAL-BAITI = aku keluar dari rumah.


2. Tab’iidh / pembagian dari, contoh :

أخذت من الدراهم

AKHODZTU MINAD-DAROOHIMI = aku mengambil sebagian dari Dirham


3. Tabdiil / pergantian dari, contoh :

أرضيتم بالحياة الدنيا من الآخرة

ARODHIITUM BIL-HAYAATID-DUNYAA MINAL-AAKHIROTI = Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat?

4. Bayanul-Jinsi / penerangan jenis, contoh :

فاجتنبوا الرجس من الأوثان

FAJTANIBU AR-RIJSA MINAL-AUTSAANI = maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu


5. Ta’liil / pengajuan sebab atau alasan

مِمَّا خَطِيئَاتِهِمْ أُغْرِقُوا فَأُدْخِلُوا نَارًا

MIN-MAA KHOTHII’AATIHIM UGHRIQUU FADKHULUU NAARAN = Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka,

6. Sebagai Shilah apabila masuk pada isim nakirah dan di sebelumnya ada Nafi, Nahi atau Istifham, contoh :

ما جاء من أحد

MAA JAA’A MIN AHADIN = tidak seorangpun datang

لا تضرب من أحد

LAA TADHRIB MIN AHADIN = jangan pukul siapapun

هل رأيت من أحد

HAL RO’AITU MIN AHADIN = apakah kamu melihat seseorang?


7. Berfaidah makna BA’, contoh :

ينظرون من طرف خفي

YANZHURUUNA MIN THORFIN KHOFIYYIN = mereka melihat dengan pandangan yang lesu


8. Berfaidah makna ‘AN, contoh :

فويل للقاسية قلوبهم من ذكر الله

FAWAILUN-LILQOOSIYATI QULUUBUHUM MIN DZIKRILLAAHI = Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya daripada mengingat Allah


9. Berfaidah makna FIY, contoh :

أروني ماذا خلقوا من الأرض

ARUUNIY MAADZAA KHOLAQUU MINAL-ARDHI = Perlihatkanlah kepada-Ku (bahagian) manakah di bumi ini yang telah mereka ciptakan


10. Berfaidah makna ‘INDA, contoh :

لن تغني عنهم أموالهم ولا أولادهم من الله شيئا

LAN TUGHNIYA ‘ANHUM AMWAALUHUM WA LAA AWLAADUHUM MINALLAAHI SYAI’AN = Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak (siksa) Allah dari mereka


11. Berfaidah makna ‘ALAA, contoh :

ونصرناه من القوم

WA NASHORNAAHU MINAL-QOWMI = Dan Kami telah menolongnya atas kaum.

ILAA (إلى)
bersambung……….

Baca Juga: Tanda-Tanda Kalimah Isim Dan Contohnya

BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random