Asal Usul Praktek Sholat
Bukhori (810-870) dalam Shahih menceritakan bagaimana shalat diperintahkan pada awal mulanya.Sebagai ibadah wajib,shalat diperintahkan pertama kali pada malam kenaikan Isra’ (QS.Al-Isra’:17), Ketika Nabi Muhamad  SAW dibawa oleh Malaikat Jibril ke Surga teratas.Disana Nabi Muhamad SAW bertemu dengan Nabi Musa,Nabi Isa,Nabi Ibrahim,Nabi Adam dan tokoh tokoh terkenal lainnya yang dianggap Nabi oleh kaum Muslim.Nabi Muhamad SAW , Menurut Bukhari,dituntun ketempat misterius  di Surga dan disana,Allah swt memerintahkan Nabi Muhamad Saw untuk melakukan lima puluh kali (50) shalat bagi kaum Muslim.

Tatkala  Nabi Muhamad kembali ke bumi ,beliau melewati Nabi Musa as yang menanyakan ke-padanya tentang jumlah shalat yang diperintahkan.Ketika Nabi Musa mendengar jumlah shalat lima puluh kali,  Musa  lalu meminta Nabi Muhamad SAW untuk kembali serta meminta Nabi Muhamad saw untuk kembali serta meminta Allah swt untuk mengurangi jumlah Shalat.”Karena pengikutmu tak akan mampu menanggungnya.”

Nabi Muhamad lalu melakukan usul Nabi Musa dan Allah swt mengurangi angka setengahnya.Nabi Musa sekali lagi ,member tahu bahwa jumlah itu masih terlalu banyak.Nabi Muhamad saw bolak-balik antara Allah dan Nabi Musa sampai Allah mengizinkan lima (5) Shalat.Imam Bukhori mengakhiri dengan hadist Qudsi ,”Ini adalah lima Shalat dan semuanya setara dengan lima puluh dalam pahala karena firmanku tidak boleh berubah.”

4 tipe  Menjumpai orang melakukan ibadah
Tahukah Anta,apa yang menjadi motivasi orang untuk melakukan kegiatan ritual (beribadah) kepada Allah? Jika kita meruju kepada Alquran ,kita tidak bisa mengelak untuk tidak beribadah sebab manusia (juga jin) diciptakan Allah tidak lain  kecuali untuk menyembah  kepada Allah.Namun ,Manusia memang merupakan makhluk yang diberi pilihan .Tak salah jika dalam kehidupan sehari-hari,Sebagaimana dikatakan Bib Muhamad Quraish Shihab,Kita bisa menjumpai  4 tipe orang dalam melakukan ibadah,diantaranya:

Pertama seseorang dalam melakukan ibadah demi imbalan (Surga),
Kedua , seseorang beribadah karena takut siksa alpi Neraka.Hal ini memperagakan sikap budak atau buruh terhadap majikan (Tuhan).
Ketiga,Seseorang  yang bersifat Arif,karena dia beribadah dengan menyadari betapa besar anugerahb yang telah diberikan Tuhan sehingga dia beribadah demi Allah Swt semata.Tidak mengharap lain kecuali hanya untuk Allah.
Keempat,Tlipe  Robot yang melakukan ibadah secara otomatis  (grubyak-grubyuk) tanpa sebuah pemikiran atallu penghayatan.Bahkan tidak mengerti apa esensi dan tujuan yang dilakukan.

Asal Usul Praktek Shalat dan 4 Tipe Menjumpai Orang Melakukan Ibadah

Asal Usul Praktek Sholat
Bukhori (810-870) dalam Shahih menceritakan bagaimana shalat diperintahkan pada awal mulanya.Sebagai ibadah wajib,shalat diperintahkan pertama kali pada malam kenaikan Isra’ (QS.Al-Isra’:17), Ketika Nabi Muhamad  SAW dibawa oleh Malaikat Jibril ke Surga teratas.Disana Nabi Muhamad SAW bertemu dengan Nabi Musa,Nabi Isa,Nabi Ibrahim,Nabi Adam dan tokoh tokoh terkenal lainnya yang dianggap Nabi oleh kaum Muslim.Nabi Muhamad SAW , Menurut Bukhari,dituntun ketempat misterius  di Surga dan disana,Allah swt memerintahkan Nabi Muhamad Saw untuk melakukan lima puluh kali (50) shalat bagi kaum Muslim.

Tatkala  Nabi Muhamad kembali ke bumi ,beliau melewati Nabi Musa as yang menanyakan ke-padanya tentang jumlah shalat yang diperintahkan.Ketika Nabi Musa mendengar jumlah shalat lima puluh kali,  Musa  lalu meminta Nabi Muhamad SAW untuk kembali serta meminta Nabi Muhamad saw untuk kembali serta meminta Allah swt untuk mengurangi jumlah Shalat.”Karena pengikutmu tak akan mampu menanggungnya.”

Nabi Muhamad lalu melakukan usul Nabi Musa dan Allah swt mengurangi angka setengahnya.Nabi Musa sekali lagi ,member tahu bahwa jumlah itu masih terlalu banyak.Nabi Muhamad saw bolak-balik antara Allah dan Nabi Musa sampai Allah mengizinkan lima (5) Shalat.Imam Bukhori mengakhiri dengan hadist Qudsi ,”Ini adalah lima Shalat dan semuanya setara dengan lima puluh dalam pahala karena firmanku tidak boleh berubah.”

4 tipe  Menjumpai orang melakukan ibadah
Tahukah Anta,apa yang menjadi motivasi orang untuk melakukan kegiatan ritual (beribadah) kepada Allah? Jika kita meruju kepada Alquran ,kita tidak bisa mengelak untuk tidak beribadah sebab manusia (juga jin) diciptakan Allah tidak lain  kecuali untuk menyembah  kepada Allah.Namun ,Manusia memang merupakan makhluk yang diberi pilihan .Tak salah jika dalam kehidupan sehari-hari,Sebagaimana dikatakan Bib Muhamad Quraish Shihab,Kita bisa menjumpai  4 tipe orang dalam melakukan ibadah,diantaranya:

Pertama seseorang dalam melakukan ibadah demi imbalan (Surga),
Kedua , seseorang beribadah karena takut siksa alpi Neraka.Hal ini memperagakan sikap budak atau buruh terhadap majikan (Tuhan).
Ketiga,Seseorang  yang bersifat Arif,karena dia beribadah dengan menyadari betapa besar anugerahb yang telah diberikan Tuhan sehingga dia beribadah demi Allah Swt semata.Tidak mengharap lain kecuali hanya untuk Allah.
Keempat,Tlipe  Robot yang melakukan ibadah secara otomatis  (grubyak-grubyuk) tanpa sebuah pemikiran atallu penghayatan.Bahkan tidak mengerti apa esensi dan tujuan yang dilakukan.

BACA JUGA
loading...
iklan banner
LightBlog
Posting Komentar

Random